Anda di halaman 1dari 56

SISTEM POLITIK ISLAM

UNTUK
MEWUJUDKAN NEGARA
BALDATUN THOYYIBATUN WA RABBUN GHAFUR

NGOPI HITAM 1
BANDAR LAMPUNG, 15 FEBRUARI 2019
APAKAH NEGARA INI
SUDAH MASUK
KATEGORI
BALDATUN TAYYIBATUN
WA RABBUN GHAFUUR
Kesadaran atas fakta Kesadaran atas SOLUSI
Yang RUSAK PENGGANTI

METODE PERUBAHANNYA

PELAKU YG FAHAM
METODE PERUBAHANNYA
FAKTA 1

Caranya?
JIKA BALAPAN ,SIAPA PEMENANGNYA ?
Negara Sekuler Negara Islam

Bagaimana
Bagaimana Karaktersitik ?
Metode ?
Kesadaran atas fakta Kesadaran atas SOLUSI
Yang RUSAK PENGGANTI

METODE PERUBAHANNYA

PELAKU YG FAHAM
METODE PERUBAHANNYA
KARAKTERISTIK NEGARA
SEKULER
• SISTEM POLITIK MENGGUNAKAN
SISTEM DEMOKRASI
• Agama hanya diakui dalam masalah ritual.

8
Apa Demokrasi?
Demokrasi bukanlah
sekedar prosedural
melainkan sebuah sistem.

Demokrasi: sebuah ideologi yang ditata


dengan memadukan nilai-nilai liberal
kebebasan individu, persamaan,
martabat, dan persaudaraan, rule of
law serta proses politik yang
demokratis.
(The International Relation Dictionary,
Jack C. Plano)
Hakikat Demokrasi
No. Pilar Realitas
Demokrasi
1. Asas Pemisahan agama dengan
Sekulerisme kehidupan
2. Kedaulatan Kedaulatan di tangan pemilik
di tangan modal
rakyat
3. Suara Hanya segelintir orang wakil
Mayoritas rakyat (560 orang anggota DPR
dari 230 juta penduduk)
No. Pilar Demokrasi Realitas
4. Jaminan terhadap Negara hanya pengawas.
liberalisme: Tanggung jawab pengayoman
pemeliharaan dilimpahkan
kepada swasta.
a. Kebebasan Pemurtadan, aliran sesat
beragama Ahmadiyah, Lia Eden, dll.
b. Kebebasan Penghinaan pada Rasul, al-
berpendapat Quran, pelecehan Islam, dll
c. Kebebasan Privatisasi, penjajahan asing
pemilikan atas SDA, UU Migas, UU
Minerba, UU BHP, dll
d. Kebebasan Seks bebas, aborsi, pembagian
perilaku kondom gratis, ATM kondom,
pornografi pornoaksi, dll
No. Pilar Demokrasi Realitas
5. Trias Politika Eksekutif, legislatif dan
yudikatif berasal dari
’orang’ partai sehingga
meniscayakan
kongkalingkong
6 Kontrak Sosial Rakyat memilih wakil
rakyat/penguasa dalam
pemilu dengan cek
kosong untuk
melaksanakan
sekulerisme.
Inti demokrasi adalah
menjadikan manusia sebagai
TUHAN dalam membuat
hukum!
Demokrasi lahir dari akidah
sekulerisme, memisahkan agama dari
kehidupan. Akal manusia merupakan
alat sekaligus sumber hukum.
Untuk Siapa
Demokrasi?

• Presiden Abraham Lincoln (1860-1865)


mengatakan bahwa demokrasi adalah “from the
people, by the people, and for the people”.
• Namun, Presiden Rutherford B. Hayes, pada
tahun 1876 (hanya sebelas tahun setelah
Lincoln meninggal), mengatakan bahwa kondisi
di Amerika Serikat pada tahun itu adalah “from
company, by company, and for company”.
Untuk Apa Demokrasi?

George W. Bush: “Jika


kita mau melindungi
negara kita dalam
jangka panjang, hal
terbaik yang dilakukan
adalah menyebarkan
kebebasan dan
demokrasi” (Kompas,
6/11/2004).
Michael Stewart (Sistem-Sistem Pemerintahan
Modern, hal 459):

”Kaum komunis bersikeras bahwa hukum


demokrasi yang tegak di atas dasar kebebasan
berkreasi, berpendapat, bertingkah laku dan
berkepribadian, hanyalah sebuah prinsip yang
kotor dan rusak. Mereka berargumentasi bahwa
demokrasi kapitalisme telah mentolelir
pengrusakan masyarakat –khususnya para
pemudanya– melalui film-film dan bioskop-bioskop
serta penyebaran kemungkaran serta kekejian.”
Benjamin Constan berkata:
”Demokrasi membawa kita
menuju jalan yang
menakutkan, yaitu
kediktatoran parlemen.”
Demokrasi: Kekuasaan pemilik
modal

Individualistik

Liberal

Politik Ekonomi

Demokrasi Kapitalis
Kapitalis
Demokrasi

•Pemilik Modal
•Negara Besar
Pemilu Penyandang Dana

Iklan
•Wk Rakyat
•Penguasa dll

•UU
•Kebijakan (Mengabdi pada kepentingan
pemilik modal dan negara
besar)
Jadi, kalau digembar-
gemborkan bahwa demokrasi
adalah pemerintahan untuk
rakyat, ini merupakan
kebohongan. Rakyat
yang dimaksud hanyalah
segelintir orang!
Misal, kasus Freeport Papua
• Penghasilan Freeport per tahun rata-rata
Rp40 Triliun.
• 90%-nya milik asing.
• Pendapatan CEO-nya Rp432 milyar/tahun
(Rp36 milyar per bulan) atau Rp1,4 milyar
per hari.
• Pendapatan rakyat Papua rata-rata Rp2
juta/tahun (Rp167 ribu/bulan) atau
Rp5.567 per hari.
DEMOKRASI
• Secara akidah bertentangan dengan akidah
Islam
• Secara hukum bertentangan dengan hukum
Islam
• Secara politik hanya melahirkan homo
homini lupus (manusia menjadi serigala
bagi manusia yang lain)
• Secara ekonomi tidak menjamin
kesejahteraan
• Secara praktik penuh tipu daya
Kesadaran atas fakta Kesadaran atas SOLUSI
Yang RUSAK PENGGANTI

METODE PERUBAHANNYA

PELAKU YG FAHAM
METODE PERUBAHANNYA
• JADI SOLUSI PENGGANTINYA :

SISTEM POLITIK KOMUNIS ?


ATAU

SISTEM POLITIK ISLAM ?


KENAPA HARUS
SISTEM POLITIK ISLAM ?
• ISLAM MENGATUR SELURUH ASPEK KEHIDUPAN

• KEWAJIBAN MENERAPKAN ISLAM SECARA KAAFAH

• SISTEM POLITIK BAGIAN DARI SYARIAT ISLAM


SISTEM POLITIK ISLAM
ISLAM

MEMISAHKAN

2 1
KEKUASAAN KEDAULATAN

DITANGAN UMMAT DI TANGAN SYARA’

3 4
KEPEMIMPINAN TABANNY HUKUM
TUNGGAL SYARA’
1. KEDAULATAN DI TANGAN SYARA’

‫اءك‬ َ ‫ّللاُ َوالَ تَت َّ ِب ْع أ َ ْه َواء ُه ْم‬


َ ‫ع َّما َج‬ ‫اح ُكم بَ ْينَ ُهم ِب َما أَنزَ َل ه‬
ْ َ‫ف‬
﴾٤٨﴿ ‫ق‬ ‫ِم َن ا ْل َح ِه‬
“maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan
janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan
kebenaran yang telah datang kepadamu”
(QS. Al-Maidah:48)

َ ‫ّللاُ فَُأ ُ ْولَئ ِِ َك ُه ُم ْال َكا ِف ُر‬


﴾٤٤﴿ ‫ون‬ ‫َو َمن لَّ ْم يَ ْح ُكم ِب َما أَنزَ َل ه‬
“Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang
diturunkan Allah, Maka mereka itu adalah orang-orang yang
kafir” (QS. Al-Maidah:44)
Kedaulatan di tangan syara’
1. Syariah sebagai satu-satunya sistem
pengaturan seluruh aspek kehidupan
masyarakat
2. Syariat sebagai obligation, bukan option
3. Musyawarah hanya dilakukan untuk hal
teknis pelaksanaan syariah
4. Di luar masalah tasyri’ (sistem administrasi,
SIM dll), khalifah bisa mengambil dari luar
Islam
36
2. KEKUASAAN DI TANGAN UMMAT
‫من مات وليس في عنقه بيعة مات ميتة جاهلية‬
“Siapa saja yang mati dan di pundaknya tidak ada baiat (kepada
khalifah), maka matinya dalam keadaan mati jahiliyah”

‫ومن بايَ َع إماما فأعطاه صفقة يده وثمرة قلبه ف ْليط ْعه‬
‫ُنق االخر‬َ ‫ضربوا ع‬ ْ ‫آخر يُنازعْه فا‬
ُ ‫ فان جاء‬,‫ع‬
َ ‫ان استطا‬
“Siapa saja yang telah berbai’at kepada imam dan dia-pun telah
memberikan uluran tangannya dan buah hatinya, hendaknya
dia mentaati imam itu selagi masih mampu. Jika ada orang lain
akan mencabut kekuasaan darinya, maka penggallah leher
orang lain itu”
Kekuasaan di tangan rakyat
1. Khalifah dipilih oleh rakyat secara langsung
atau melalui majlis ummat
2. Khalifah dipilih untuk melaksanakan syariah,
bukan untuk melaksanakan kedaulatan rakyat
(demokrasi)
3. Bukan sistem teokrasi yang mengatakan
pemimpin ditunjuk Tuhan
4. Khalifah bisa salah, maka rakyat (baik secara
langsung maupun melalui majlis ummat) wajib
mengawasi jalannya kepemimpinan 38
3. KEPEMIMPINAN TUNGGAL

‫إذا بويع لخليفتين فاقتلوا االخر منهما‬


”Apabila dibai’at dua orang khalifah, maka bunuhlah
yang terakhir dari keduanya“

‫وأم ُركم جمي ٌع على رج ٍل واح ٍد يريد‬


ْ ‫من أتاكم‬
‫ق جماعتكم فاقتلوه‬ ُ ‫فر‬
ّ ُ‫ أو ي‬,‫ُق عصاكم‬َ ‫أن يَش‬
”Siapa saja yang datang kepada kamu sekalian,
sedangkan urusan kalian berada di tangan seorang
(khalifah), kemudian dia hendak memecah-belah
kesatuan jama’ah kalian, maka bunuhlah dia“
Kesatuan ummat
Di seluruh dunia hanya boleh ada satu orang
khalifah

“Siapa saja yang datang kepada kalian, sementara


urusan kalian berkumpul di tangan seorang
khalifah, kemudian ia hendak merobek kesatuan
dan memecah belah jamaah kalain, maka
bunuhlah “(HR. Muslim)

“Jika dibaiat dua orang khalifah, maka bunuhlan


yang terakhir dari keduanya” (HR. Muslim) 40
4. PEMIMPIN YANG BERHAK
MENTABANNY HUKUM
‫أمر االمام يرفع الخالف‬
“Perintah imam (khalifah) menghilangkan
perselisihan (dikalangan fuqoha)”

‫أمر االمام نافذ ظاهرا وباطنا‬


“Perintah imam (khalifah) berlaku,
baik secara lahir maupun batin”
Hak tabanni pada khalifah

1. Apa yang ditabanni khalifah menjadi


hukum yang akan diterapkan oleh
negara
2. Khalifah mentabanni perkara yang
menyangkut kemashlahatan rakyat
3. Tabanni khalifah akan menjaga
kesatuan umat, mencegah perselisihan
42
EKSISTENSI SISTEM
POLITIK ISLAM
ADALAH
KHILAFAH
Khilafah / Imamah
Kepemimpinan umum bagi seluruh
kaum muslimin di dunia untuk
menegakkan syariat Islam,
menyatukan umat dan mengemban
dakwah ke segenap penjuru dunia.
44
Kewajiban Menegakkan
Khilafah
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah rasul-
Nya dan Ulil amri di antara kalian sekalian”
(QS An Nisa : 59)

"Siapa saja yang melepas tangannya dari ketaatan kepada Allah,


niscaya ia akan berjumpa dengan Allah di hari kiyamat tanpa
memiliki hujjah. Dan siapa saja yang mati sedangkan di
pundaknya tidak ada baiat, maka matinya seperti mati jahiliyah“
(HR. Muslim)

Kaedah syara’:
ma la yatimmu al wajibu illa bihi fahuwa wajibun

Khilafah diperlukan untuk menyempurnakan kewajiban


penerapan syariah dan kesatuan ummat (ukhuwwah)

45
Batas Waktu
Pengangkatan Khalifah
• Umat Islam wajib senantiasa hidup
dalam kepemimpinan satu
imam/khalifah. Tidak boleh hidup
tanpa khalifah lebih dari tiga hari dua
malam
• Kekosongan imam lebih dari tiga hari
dua malam namun disertai upaya
serius untuk mengangkatnya, insha
Allah akan menggugurkan dosa.
46
Aqad Khilafah

• Berdasarkan kerelaan (ridla) dan


pilihan bebas (ikhtiyar)
• Ketika seseorang telah sempurna
dan sah diangkat menjadi
khalifah, maka harus dibai’at
(ta’at) oleh seluruh kaum muslim
47
Syarat In’iqad Khalifah
• Muslim
• Laki-laki
• Baligh
• Berakal
• Adil
• Merdeka
• Mampu melaksanakan amanat khilafah
48
Empat Syarat Negara Khilafah

• Kekuasaan mandiri, bersandar kepada


umat Islam
• Keamanan di tangan umat Islam
• Menerapkan syariat Islam secara
serentak dan menyeluruh
• Khalifah yang memenuhi syarat in’iqad
dibaiat meskipun tidak memenuhi syarat
afdhaliyah
49
Struktur
Khilafah

50
PENDAPAT INTELEKTUAL DAN TOKOH,
ILMUWAN NON MUSLIM TENTANG
KHILAFAH

51
53
Metode Penegakan Sistem POLITIK
Islam dan Khilafah
1. Jalan Parlemen  Parsial dan cenderung
Pragmatis
 Parpol  Pemilu  Kursi
 Tidak Bisa merubah
legislatif  sistem !
Mempengaruhi  Terhalang UU Parpol 
pembentukan UU  Parpol tidak boleh merubah
negara sesuai asasnya

2. Jalan Umat Thalabun Nushrah


 Umat yang sadar
menuntut perubahan ke
arah Islam

54
Penerimaan Kekuasaan Melalui Jalan
Umat
PENGUASA
MABDA BARU
(Aqidah dan Nidzam)

Memutus
kepercayaan x KELOMPOK
DAKWAH

PERCAYA

Ahlu quwah
RAKYAT (Militer & Politisi
• Fikriyah (melalui perubahan pemikiran)

• Siyasiyah (politis, karena akar masalah umat adalah persoalan politik)

• Jamaiyyah (diorganisasi dengan sistem dan kepemimpinan khas jamaah)

• La maddiyah (non kekerasan, tapi tidak berarti tidak mengajarkan jihad)

• Asasiyah (mendasar) untuk penyelesaian menyeluruh

• Alamiyah (universal), maka networking ada di seluruh dunia

• Extra Parlementer
Dakwah seperti ini perlu waktu, kesabaran dan istiqamah

56