Anda di halaman 1dari 12

1

Ns. Atika, S.Kep

3/29/2019
2

PENDAHULUAN
 Pemahaman terhadap aspek hukum dalam
Keperawatan Gawat Darurat bertujuan
meningkatkan kualitas penanganan pasien dan
menjamin keamanan serta keselamatan
pasien.

 Aspek hukum menjadi penting karena


konsensus universal menyatakan bahwa
pertimbangan aspek legal dan etika tidak
dapat dipisahkan dari pelayanan medik yang
baik

3/29/2019
3

undang-undang yang mengatur


tentang keperawatan gawat darurat
yaitu Pasal 11 Peraturan Menteri
Kesehatan tentang Informed Consent
menyatakan, dalam hal pasien tidak
sadar/pingsan serta tidak didampingi
oleh keluarga terdekat dan secara
medik berada dalam keadaan gawat
darurat dan atau darurat yang
memerlukan tindakan medik segera
untuk kepentingannya, tidak diperlukan
persetujuan dari siapapun. (Per.
Menkes, 1989).

3/29/2019
4

ASPEK LEGAL
KEWAJIBAN :
1. Menolong
 KUHP Pidana Ps. 304 : Membiarkan seseorang
dalam keadaan sengsara
 KUHP Pidana Ps. 531 : Tidak memberikan
pertolongan pada orang yang sedang
menghadapi maut
 UU Kesehatan No. 23/ 92 Ps. 5 : Wajib
memelihara dan meningkatakan kesehatan
 KODEKI Ps. 15 : Wajib melakukan pertolongan
darurat

3/29/2019
5

2. Bekerja hati – hati sebaik – baiknya :


 KUHPid. Ps. 359
360 Kelalaian, kealpaan
361
 UU Kes Ps 53 1. Perlindungan hukum
2. Standar Profesi & hak
pasien
54 Lalai / alpa Tindakan
disiplin
55 Ganti Rugi
59 Perizinan Sarana Kesehatan
 KUH Perdata Ps. 1365 Ganti rugi karena perbuatan
melanggar hukum
1366 Ganti Rugi Karena kelalaian
1367 Ganti rugi karena perbuatan
bawahan

3/29/2019
6

3. Melapor
• KUHAP Ps. 108 : Melapor bila ada tindak pidana

4. Membantu Penyidik
• KUHAP Ps. 179 : Wajib memberi keterangan ahli
• UU Kes. 53 (3) : Tindakan medis untuk kepentingan
pembuktian

5. Administratif
• Permenkes No. 749/ Men. Kes/ Per / XII/ 1989
tentang rekam medis
• Permenkes No. 585/ Men. Kes/ Per/ IX/ 1989
tentang persetujuan tindakan medik

3/29/2019
7

TINDAK PIDANA
Bisa terjadi pada keadaan berikut :
1. Kecelakaan, karena lalai/ alpa, KUHAP
Ps. 359 – 361
2. Bunuh diri karena mendorong/
menyediakan sarana bunuh diri KUHP Ps.
345
3. Penganiayaan, KUHP Ps. 351 – 358
4. Pembunuhan, KUHP Ps. 338 - 340

3/29/2019
8

HAK DAN KEWAJIBAN PASIEN

Didalam mendapatkan layanan


kesehatan, pasien mempunyai hak dan
kewajiban sebagaimana Surat edaran
DirJen Yan Medik No:
YM.02.04.3.5.2504 Tentang Pedoman
Hak dan Kewajiban Pasien, Dokter dan
Rumah Sakit, th.1997; UU.Republik
Indonesia No. 29 Tahun 2004 Tentang
Praktek Kedokteran dan Pernyataan/SK
PB. IDI

3/29/2019
9

HAK PASIEN
Hak pasien adalah hak-hak pribadi yang dimiliki manusia
sebagai pasien:
1. Hak memperoleh informasi mengenai tata tertib dan
peraturan yang berlaku di rumah sakit. Hak atas pelayanan
yang manusiawi, adil dan jujur
2. Hak untuk mendapatkan pelayanan medis yang bermutu
sesuai dengan standar profesi kedokteran/kedokteran gigi
dan tanpa diskriminasi
3. Hak memperoleh asuhan keperawatan sesuai dengan
standar profesi keperawatan
4. Hak untuk memilih dokter dan kelas perawatan sesuai
dengan keinginannya dan sesuai dengan peraturan yang
berlaku di rumah sakit
5. Hak dirawat oleh dokter yang secara bebas menentukan
pendapat klinik dan pendapat etisnya tanpa campur tangan
dari pihak luar.
6. Hak atas ”privacy” dan kerahasiaan penyakit yang diderita
termasuk data-data medisnya kecuali apabila ditentukan
berbeda menurut peraturan yang berlaku
3/29/2019
10
7. Hak untuk memperoleh informasi /penjelasan secara lengkap tentang
tindakan medik yg akan dilakukan thd dirinya.
8. Hak untuk memberikan persetujuan atas tindakan yang akan
dilakukan oleh dokter sehubungan dengan penyakit yang
dideritanya
9. Hak untuk menolak tindakan yang hendak dilakukan terhadap
dirinya dan mengakhiri pengobatan serta perawatan atas tanggung
jawab sendiri sesudah memperoleh informasi yang jelas tentang
penyakitnya.
10. Hak didampingi keluarga dan atau penasehatnya dalam beribad
dan atau masalah lainya (dalam keadaan kritis atau menjelang
kematian)
11. Hak beribadat menurut agama dan kepercayaannya selama tidak
mengganggu ketertiban & ketenangan umum/pasien lainya.
12. Hak atas keamanan dan keselamatan selama dalam perawatan di
rumah sakit
13. Hak untuk mengajukan usul, saran, perbaikan atas pelayanan rumah
sakit terhadap dirinya
14. Hak transparansi biaya pengobatan/tindakan medis yang akan
dilakukan terhadap dirinya (memeriksa dan mendapatkan
penjelasan pembayaran)
15. Hak akses /’inzage’ kepada rekam medis/ hak atas kandungan Isi
rekam medis miliknya.
3/29/2019
11

KEWAJIBAN PASIEN

1. Memberikan informasi yang lengkap dan jujur


tentang masalah kesehatannya kepada dokter
yang merawat
2. Mematuhi nasihat dan petunjuk dokter atau dokter
gigi dan perawat dalam pengobatanya.
3. Memberikan imbalan jasa atas pelayanan yang
diterima. Berkewajiban memenuhi hal-hal yang
telah disepakati/perjanjian yang telah dibuatnya

3/29/2019
12

TERIMA KASIH….
3/29/2019