Anda di halaman 1dari 20

KELOMPOK 3

INTI BANGUNAN

SKO5
PENGERTIAN
JENIS INTI BANGUNAN

BAHAN STRUKTUR INTI BANGUNAN

JENIS STRUKTUR INTI BANGUNAN

UTILITAS INTI BANGUNAN


STUDI KASUS
INTI
BANGUNAN
Inti bangunan (core) suatu tempat untuk meletakan sistem
transportasi vertikal dan mekanis dengan bentuk yang
disesuaikan dengan fungsi bangunan serta untuk menambah
kekakuan bangunan diperlukan sistem struktur dinding geser
JENIS
INTI BANGUNAN
JENIS
INTI BANGUNAN
01.
nti dan Bentuk Bangunan
Bujur Sangkar
Bentuk bujur sangkar banyak
digunakan untuk bangunan
perkantoran dengan koridor
mengelilingi inti bangunan.
Contoh : Gedung Blok ‘G’ DKI,
Gedung Indosat, Wisma Bumi Putera
di Jakarta dan One Park Plaza di Los
02.
Inti dan Bentuk
Bangunan
Segitiga
Contoh dari inti bangunan dengan
bentuk segitiga adalah Hotel
Mandarin di Jakarta, Gedung US Steel
di Pittsburg Amerika Serikat, Riverside
Development di Brisbane Australia
dan Central Plaza di Hongkong.
03.
Inti dan Bentuk
Bangunan
Lingkaran
Menara berbentuk lingkaran biasanya digunakan
pada fungsi hunian (apartemen dan hotel)
dengan koridor berada di sekeliling inti bangunan
sebagai akses ke unit-unit hunian. Contoh dari
inti bangunan dengan bentuk lingkaran adalah
ShinYokohama Hotel di Jepang, Marina City di
Chicago Amerika Serikat dan Gedung Tabung
04.
nti dan Bentuk Bangunan
Memanjang
Bangunan dengan bentuk memanjang biasanya
digunakan untuk fungsi hotel, apartemen atau
perkantoran. Seperti Gedung Central plaza di
Jakarta, Gedung Inland Steel di Chicago Amerika
Serikat merupakan bangunan memanjang dengan
inti di luar bangunan.
04.
nti dan Bentuk Bangunan
Memanjang
Bangunan dengan bentuk memanjang biasanya
digunakan untuk fungsi hotel, apartemen atau
perkantoran. Seperti Gedung Central plaza di
Jakarta, Gedung Inland Steel di Chicago Amerika
Serikat merupakan bangunan memanjang dengan
inti di luar bangunan.
04.
nti dan Bentuk Bangunan
Memanjang
Inti bangunan yang terletak di sisi bangunan
contohnya adalah Hotel Atlet Century, Hotel
Horizon dan Wisma Metropolitan di Jakarta
04.
nti dan Bentuk Bangunan
Memanjang
Inti yang berada di tengah bangunan biasanya
digunakan untuk fungsi perkantoran. Contohnya
adalah Wisma Indocement di Jakarta, Connaught
Center(Jardine House) di Hongkong, Rockefeller
Center dan Chase Manhattan Bank di New York
Amerika Serikat.
04.
nti dan Bentuk Bangunan
Memanjang
Inti yang terletak di tengah bangunan memanjang
memiliki banyak pola. Contohnya adalah Kantor
Depdiknas (Departemen Pendidikan Nasional) di
Jakarta dan Gedung Phoenix-Rheinrohr di
Dusseldorf Jerman.
05.
nti dan Bentuk Bangunan
Patahan/Silang
Bangunan dengan bentuk ‘silang’ dan ‘Y’,’T’,’H’
atau ‘V’, merupakan variasi dari bangunan bentuk
memanjang. Bentuk seperti ini dimaksudkan
untuk mendapatkan luas lantai tipikal yang cukup
luas tetapi bangunan tetap dapat memanfaatkan
paencahayaan alamiah. Bangunan dengan bentuk
ini banyak digunakan untuk fungsi hotel,
06.
nti dan Bentuk Bangunan
Y
Contoh dari inti bangunan dengan bentuk Y
adalah Gedung Unilever di Hamburg jerman,
Gedung Unesco di Paris dan Hotel Duta Merlin di
Jakarta
07.
nti dan Bentuk Bangunan
Acak
Inti bangunan yang terletak di luar titik berat
massa bangunan dan ditempatkan secara acak
kurang menguntungkan bagi perencanaan
bangunan tahan gempa. Contoh bangunan yang
menggunakan bentuk inti tersebut adalah Gedung
MBf Tower di Penang Malaysia dan Conrad
International Centennial di Singapura
KARAKTERISTIK
INTI BANGUNAN
01.
Taipei 101
Luas lahan : 200.000 m2 , memiliki tinggi gedung hingga
Tinggi gedung : 508 meter (101 lantai)
Arsitek : C.Y. Lee. Modular
Transformasi dari bamboo asli dari Taiwan dan deretan
ruang yang bertingkat serta terinspirasi dari bentuk
pagoda, yaitu sebuah kuil Buddha berbentuk menara.
Setiap modular terdiri atas 8 lantai, yang dalam
kepercayaan mereka merupakan angka keberuntungan dan
kekayaan yang semakin menonjolkan identitas Taipei
sebagai pusat keuangan.
Jenis core :
Core and outrigger
Sistem Core dan Outrigger system.

2 sistem struktur bangunan diikat, biasanya pusat inti


bangunan dan sebuah sistem tepi bangunan, untuk
menghasilkan sebuah struktur bangunan yang lebih baik
jika dibandingkan dengan bangunan yang hanya
menggunakan 1 jenis sistem.
CORE AND
OUTRIGGER SYSTEM
Bangunan tinggi yang tidak menggunakan sistem ini
memiliki peluang lebih besar untuk terpengaruh oleh
beban lateral, sehingga bangunan tersebut dapat dengan
mudah mengalami kerusakan.

Outrigger diletakkan pada puncak bangunan. Namun


cara ini bisa dibilang kuranf efektif dikarenakan beban
lateral yang bekerja pada tengah bangunan tidak bisa
diatasi dan disalurkan dengan baik.

Outrigger diletakkan pada tengan dan puncak bangunan.


Beban lateral yang bekerja dapat disalurkan dengan baik
sehingga bangunan dapat berdiri dengan lebih kokoh.