Anda di halaman 1dari 17

MALARIA

Malaria
• Penyakit infeksi akut – kronik yang disebabkan oleh satu
atau lebih spesien Plasmodium

• Daerah transmisi utama : Asia, Afrika, Amerika Selatan

• Plasmodium falciparum = malaria tropikana


• Plasmodium vivax = malaria tertiana
• Plasmodium ovale = malaria ovale
• Plasmodium malariae = malaria kuartana
Penularan
• Alamiah = gigitan nyamuk anophelles
• Bukan alamiah = malaria bawaan (kongenital), penularan
secara mekanik (transfusi darah/jarum suntik)
Masa inkubasi
• Plasmodium falciparum : 12 hari
• Plasmodium vivax & ovale : 13-17 hari
• Plasmodium malariae : 28-30 hari
Anamnesis
• Demam intermiten (diselingi periode bebas demam)
• Lemas, mual, muntah, tidak nafsu makan, nyeri
punggung, nyeri daerah perut, pucat, mialgia, atralgia
• Pasien berasal dari daerah endemis malaria
• Pada infeksi campuran, demam terus-menerus

Dingin

TRIAS
MALARIA

Berkeringat Demam
Pemeriksaan fisik
• Anemia
• Muntah / diare
• Ikterus
• Hepato-splenomegali

• Pada malaria berat (P. Falciparum)


- Hiperparasitemia, >5% eritrosit terinfeksi parasit
- Malaria serebral dengan penurunan kesadaran
- Anemia berat, Hb <7 g/dL
- Perdarahan
- Ikterus, bilirubin serum >50 mg/dL
- Gagal ginjal
- Hiperpireksia
- Edema paru
- Syok, hipotensi, gangguan asam basa
Pemeriksaan penunjang
• Pemeriksaan hapus darah tepi
- Tebal : ada tidaknya Plasmodium
- Tipis : identifikasi spesies / tingkat parasitemia
Tatalaksana
• Medikamentosa
Klorokuin sulfat PO 25 mg/kgBB terbagi dalam3 hari :
hari 1-2 = 10 mg/kgBB
hari 3 = 5 mg/kgBB
Kina IV 1mg garam/kgBB/dosis dalam 10 cc/kgBB larutan
dextrose 5% atau NaCl 0,9%
Diberikan perinfus dalam 4 jam, diulang tiap 8 jam dengan
dosis yang sama sampai terapi oral dapat dimulai.
Total pemberian obat 7 hari
• P. falciparum yang resisten klorokuin
Kuinin sulfat PO 10 mg/kgBB/dosis, 3x sehari, selama 7
hari
Dosis untuk bayi : 10 mg/umur(bulan) dibagi 3 bagian
selama 7 hari
Tetrasiklin PO 5 mg/kgBB/kali, 4x sehari, selama 7 hari
(Maksimal 4x250mg/hari)
• Regimen alternatif
Kuinin sulfat PO
Kuinin dihidroklorid IV + Pirimetamin sulfadoksin PO

• Pencegahan relaps
Primakuin fosfat oral
Malaria falciparum : 0,5-0,75 mg basa/kgBB, dosis
tunggal, pada hari 1 pengobatan
Malaria vivax, malariae, ovale : 0,25 mg/kgBB, dosis
tunggal, selama 5-14 hari
• Suportif
Cairan (oral / parenteral)
Nutrisi
Transfusi PRC 10 ml/kgBB atau WB 20 ml/kgBB apabila
Hb<7,1 g/dL
Perdarahan -> beri komponen yang sesuai
Pengobatan gangguan asam basa dan elektrolit
Pertahankan fungsi sirkulasi
Pertahankan oksigenasi jaringan (oksigen)
Pertahankan kadar gula normal
• Antipiretik
Bila demam >39oC
Komplikasi
• Malaria serebral
• Black water fever (hemoglobinuri masif)
• Anemia
• Dehidrasi, gangguan asam basa dan elektrolit
• Hipoglikemi berat
• Gagal ginjal
• Edema paru akut
• Kegagalan sirkulasi
Pencegahan
• Kemoprofilaksis
Mulai 1-2 minggu sebelum pergi ke daerah endemis
sampai 4 minggu setelah meninggalkan daerah
tersebut.
• Menghindar dari gigitan nyamuk
- Memakai kelambu/kasa anti nyamuk
- Menggunakan obat pembunuh nyamuk
• Vaksin Malaria