Anda di halaman 1dari 27

PAROTITIS EPIDEMIKA

PADA ANAK
Cresentia Irene Iskandar
112017248

KEPANITERAAN KLINIK
ILMU KESEHATAN ANAK
RSPAD GATOT SOEBROTO
STATUS PEMERIKSAAN PASIEN
• Identitas Pasien
• Nama : An. RF
• Jenis Kelamin : Laki – laki
• Tanggal Lahir / Usia : 30 Januari 2011 / 7 tahun
• Alamat : Desa Kembang Manis, Kel.
Kemang
• No. Rekam Medis : 86.84.xx
• Datang Sendiri / Rujukan : Datang Sendiri
• Agama : Islam
• Suku Bangsa : Melayu
ANAMNESIS
• Alloanamnesis
22 Mei 2018

Bengkak pipi kiri dan kanan


• Bengkak • Masih
• Bengkak
pipi kiri- bengkak
membesar
kanan • Lunak
• Lunak
• Lunak • Nyeri tekan
• Nyeri tekan
• Nyeri tekan • Nyeri saat
• Nyeri saat
• Nyeri saat menelan
menelan
menelan • Hangat
• Hangat
• Hangat • Demam
• Demam
• Demam naik turun

2 hari 1 hari Hari


SMRS SMRS masuk RS
(20-05-18) (21-05-18) (22-05-18)
• RPD = Limfoma Non-Hodgkin sejak usia 6 tahun.

• RPK & lingkungan sekitar = tidak ada yang menderita


parotitis, keganasan.

• R.Kehamilan
- Anak 1 dari 2 bersaudara
- Rutin ANC ke Puskesmas (4x)
- Sakit (-), trauma (-), keguguran (-)
• R.Kelahiran
- Lahir 30 Januari 2011
- SC = indikasi CPD
- 37 minggu
- 3000 gram/ 42 cm/ 33 cm
- Langsung menangis. APGAR ibu tidak tahu
- Kuning (-), kejang (-)
• R.Perkembangan

Perkembangan Jenis Usia


Menegakkan kepala 3 bulan
Membalik badan 4 bulan
Duduk 6 bulan
Motorik Kasar
Merangkak 4 bulan
Berdiri 4 bulan
Berjalan 12 bulan
Bahasa Bicara 4 bulan
Menulis Ibu lupa
Motor Halus dan Kognitif Membaca Ibu lupa

Perkembangan sesuai Prestasi


umur Belajar Rata-rata
• R.Nutrisi

ASI Eksklusif 6 bulan Durasi 6 bulan, frekuensi


3x/hari

Susu formula Sejak usia 2 bulan Frekuensi 8x/hari

Bubur susu Sejak usia 7 bulan Frekuensi 3x/hari

Nasi tim Sejak usia 9 bulan Frekuensi 3x/hari

Makanan Sejak usia 12 bulan Frekuensi 3x/hari


dewasa

Asupan nutrisi baik


Makanan Frekuensi
Nasi Setiap hari sebanyak 3x sehari
Sayur Setiap hari sebanyak 3x sehari
Daging 3x dalam seminggu, daging harus dibentuk
seperti bakso

Telur 2x dalam seminggu


Ikan 3x dalam seminggu
Tahu Tidak suka
Tempe 3x dalam sehari
Susu (takaran) Susu formula, 1 botol (120 ml) / hari
• R.Imunisasi
Jenis Imunisasi Ke-
I II III IV V
Hepatitis B Saat Lahir Usia 1 bulan Usia 6 bulan
Polio Saat lahir Usia 2 bulan Usia 4 bulan
BCG Usia 2 bulan
DTP Usia 2 bulan Usia 4 bulan Usia 6 bulan

HiB - - - - -
Campak Usia 9 bulan
MMR Usia 15 bulan

Imunisasi Lain - - - - -

Imunisasi dasar & tambahan anak tidak lengkap


• R.Keluarga

Tanggal
Jenis Lahir Abortu Mati Keterangan
No Lahir Hidup
Kelamin Mati s (sebab) kesehatan
(usia)
1 Pasien Laki-laki  - - - NHL
2 1 tahun Laki-laki  - - - Sehat
• Identitas orangtua
Data Orang Tua Ayah Ibu
Nama Tn. Suliadi Ny. Zefmi
Usia 36 Tahun 34 Tahun
Pernikahan Ke 1 1
Usia Saat Menikah 28 Tahun 26 Tahun
Pendidikan Sarjana Sarjana
Pekerjaan PNS ASN
Agama Islam Islam
Suku Bangsa Melayu Melayu
Riwayat Penyakit Tidak ada Tidak ada
Konsanguinitas Tidak ada Tidak ada
• R.Sosial Ekonomi
- Tinggal bersama ayah, ibu dan adik
- Padat penduduk
- Ventilasi rumah baik
- Kamar mandi & jamban
- Air minum dari air kemasan isi ulang
- Sekitar tempat tinggal bersih
PEMERIKSAAN FISIK
• Tinggi badan : 116 cm
• Berat badan : 18,5 kg
• Lingkar kepala : 50 cm ( -2< x <SD ) :
normocephal
• BB/U : 18,5/23 x 100% = 80,4% (berat
badan baik)
• TB/U : 116/122 x 100% = 95,0%
(baik)
• BB/TB : 18,5/20,5 x 100% =
90,2% (normal)
• Tanda Vital

• Laju nadi : 100x / menit, isi cukup, teratur


• Laju nafas : 20x / menit, tipe abdominal
• Suhu : 36,4o C
• Saturasi Oksigen : 98 %, udara ruangan
• Keadaan umum : Tampak sakit sedang
• Kesadaran : GCS 15 : E4, M6, V5
Compos mentis
• Status mental : Tenang
• Pernafasan = tidak ada kelainan
• Sirkulasi = tidak ada kelainan
• Kejang = tidak ada
• Rangsang meningeal = tidak ada
• Kepala = normocephal
• Mata = tidak ada kelainan
• Telinga = tidak ada kelainan
• Hidung = tidak ada kelainan
• Mulut = Tonsil T2-T2, faring hiperemis (-), Kel. Parotis
membesar, nyeri tekan (+)
• Leher = tidak ada pembesaran KGB
• Thorax = tidak ada kelainan
• Paru = tidak ada kelainan
• Jantung = tidak ada kelainan
• Abdomen = tidak ada kelainan
• Genitalia = tidak ada keluhan, pemeriksaan tidak
dilakukan
• Anus = tidak ada keluhan, pemeriksaan tidak dilakukan
• Ekstremitas = tidak ada kelainan
• Refleks = tidak ada kelainan
PEMERIKSAAN PENUNJANG
• Tanggal 18-05-2018

• Hemoglobin : 12,3 g/dL


• Hematokrit : 35 %
• Leukosit : 5.910 /uL
• Trombosit : 240.000 / uL
RESUME
• Seorang anak laki-laki usia 7 tahun dibawa oleh ibunya
dengan keluhan bengkak pipi kanan dan kiri sejak 2 hari
SMRS. Bengkak teraba lunak, hangat dan nyeri saat di
tekan. Pasien juga mengalami demam dan disertai nyeri
saat menelan. Demam tidak disertai dengan menggigil
dan kejang. Tidak terdapat benjolan di leher, ketiak dan
lipat paha. BAK dan BAB baik tidak ada keluhan. Pada
pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum tampak
sakit sedang, kesadaran compos mentis frekuensi nadi
100 x/menit, frekuensi nafas 20 x/menit, dan suhu tubuh
36,4 °C. Sklera tidak ikterik, konjungtiva tidak anemis.
Kelenjar parotis teraba membesar, nyeri tekan positif,
tonsil T2-T2.
DIAGNOSIS BANDING
• Parotitis
• Infeksi gigi
• Parotitis supurativa
• Obstruksi duktus Stenson
DIAGNOSIS KERJA
• Parotitis
• Limfoma Non Hodgkin on Kemoterapi
• Tonsilitis akut
• Intake susah
PENATALAKSANAAN
• IVFD D5 ¼ NS 1500 ml
• Makanan Biasa 1800 kcal
• Ibuprofen 3x100 gram
• Isoprinosin syrup 3x5ml PO
PROGNOSIS
• Quo ad Vitam : Bonam
• Quo ad Functionam : Bonam
• Quo ad Sanationam : Bonam
FOLLOW UP
• 23-05-18 • 24-05-18

S = demam (+), nyeri saat S = demam (+/-), nyeri saat


menelan (+) menelan (-)
O = CM, HR 88x/menit, RR O = CM, HR 105x/menit, RR
20x/menit, Suhu 36,8oC, 23x/menit, Suhu 37,5oC,TD
mukosa bukal bengkak, tonsil 110/75 mmHg, nyeri tekan
T2-T2 parotis (-)
A = parotitis, LMNH on A = parotitis, LMNH on
kemoterapi, tonsilitis akut, kemoterapi, tonsilitis akut,
intake susah intake susah
P = IVFD D5 ¼ NS 1500 ml, P = makan adekuat,
Makanan biasa 1800 kcal, Makanan biasa 1800 kcal,
Ibuprofen 3x100 gram, Ibuprofen 3x100 gram,
Isoprinosin syrup 3x5ml PO Isoprinosin syrup 3x5ml PO
• 25-05-18

S = demam (+/-), nyeri saat menelan (-)


O = CM, HR 101x/menit, RR 25x/menit, Suhu
37,5oC, TD 100/70 mmHg, nyeri tekan parotis
(-)
A = parotitis, LMNH on kemoterapi, tonsilitis
akut, intake susah
P = Pasien boleh rawat jalan, Ibuprofen
3x100 gram, Isoprinosin syrup 3x5ml PO,
Paracetamol forte syrup 250mg/5ml
- Bengkak pipi

ANALISIS bilateral
- Lunak
- Nyeri tekan
- Nyeri menelan
ANAMN - Demam
- Pola hidup ESIS
sehat
- Kebersihan
EDUKA - Demam
tubuh PF - Kel.parotis
- Imunisasi SI
nyeri tekan,
lunak
Keluhan - Tonsil T2-T2

PROGN - Tidak
PP
OSIS diperlukan
- Ad vitam =
bonam
- Ad fungsionam TERAPI - Simptomatik
= bonam - Ibuprofen 5-
- Ad sanasionam 10mg/kgBB
= bonam - Isoprinosin
50mg/kgBB