Anda di halaman 1dari 21

PEMBUATAN TABLET MENGGUNAKAN

METODE GRANULASI BAHAS


(Bagian II)
Disusun Oleh :
Citra Almira (1718.6.016)
Della Oktaviana (1718.6.021)
Fatmawati (1718.6.033)
Fega Nurhaliza (1718.6.034)
Ghea Eltiara Gustan (1718.6.036)
Siti Nurmaya (
PENGERTIAN TABLET

• Tablet merupakan bahan obat dalam bentuk


sediaan padat yang biasanya dibuat dengan
penambahan bahan tambahan farmasetika yang
sesuai, (Ansel hal. 244)
• Sedangkan menurut Farmakope IV (1995),
tablet adalah sediaan padat yang mengandung
bahan obat dengan atau tanpa bahan pengisi .
KOMPONEN FORMULASI TABLET

• Pengisi/pengencer (diluents)
• Pengikat (binders dan adhesive)
• Penghancur (disintegrants)
• Pelincir (lubricant)
• Pelicin (glidan)
METODE GRANULASI BASAH

• Granulasi basah adalah proses menambahkan


cairan pada suatu serbuk atau campuran serbuk
alam suatu wadah yang dilengkapi dengan
pengadukan yang akan menghasilkan granul
(Chorles J.P Siregar, 2008).
METODE GRANULASI BASAH
FORMULASI
Paracetamol 500 mg
CTM 2 mg
Amylum (FD) / Amprotab 6% Fase Dalam
Konsentrasi pasta amylum 10%
Pewarna qs

Amylum (FL) 5%
Mg. Stearat 1%
Fase Luar
Talkum 2%
Vitamin C 50 mg
PERHITUNGAN FASA DALAM
• PCT = 500 mg x 200 = 100 g
• CTM = 2 mg x 200 = 400 mg
Total zat aktif (FD) = 100,4 g
• Amprotab = 6/100 x 700 mg = 42 mg
= 42 mg x 200 = 8,4 g
• Pasta Amylum = 10g/100ml aquadest
Amylum (tapioka) 10 g
Aquades ad 100 ml
PERHITUNGAN & PENIMBANGAN BAHAN

1. Berat Amprotab yang digunakan dalam pasta


a. Berat beaker glass kosong = 113,654 g
b. Beaker glass + pasta = 208,538 g
c. Beaker glas + pasta sisa = 173,655 g
d. Pasta yang digunakan = 208,538 – 173,655 = 34,883 g
e. Amprotab pro pasta yang digunakan = 10/100 x 34,833 = 3,5 g

2. Fase Dalam Teoritis


a. Zat aktif = 100,4 g
b. Amprotab = 8,4 g
c. Amylum pro pasta = 3,5 g
Total fase dalam teoritis = 112,3 g
PERHITUNGAN & PENIMBANGAN BAHAN

3. Fase Luar Teoritis


a. Amilum = 5% x 112,3 g x 100/92 = 6,1 g
b. Talkum = 2% x 112,3 g x 100/92 = 2,4 g
c. Mg.Sterat = 1% x 112,3 g x 100/92 = 1,2 g
d. Vitamin C = 50 mg x 200 = 10 g
Total fase luar teoritis = 19,7 g

3. Massa Tablet Total Teoritis


Fase dalam + Fase luar
= 112,3 g + 19,7 g
= 132 g
PERHITUNGAN & PENIMBANGAN BAHAN

5. Berat Satuan Tablet Teoritis


132 g : 200 = 0,66 g = 660 mg
6. Fasa Dalam Nyata
a. Berat granul hasil pengeringa = 118 g
b. Berat granul untuk uji LOD = 10 g
c. Berat fasa dalam nyata = 118 g – 10 g = 108 g
7. Fasa Luara Nyata
a. Amilum/Amprotab = 5% x 108 g x 100/92 = 5,9 g
b. Talkum = 2% x 108 g x 100/92 = 2,3 g
c. Mg.Stearat = 1% x 108 x 100/92 = 1,2 g
d. Vitamin C = 50 mg x 200 = 10 g
Total fasa luar nyata = 19,4 g
PERHITUNGAN & PENIMBANGAN BAHAN

8. Massa Tablet Total Nyata


Fasa dalam + Fasa Luar
= 108 g + 19,4 g = 127,4 g
9. Jumlah Tablet yang akan diproduksi
= 127,4 g : 200 = 193,03 = 193 tablet
10. Berat Satuan Tablet Nyata
= 127,4 g : 193 = 0,66 g = 660 mg
± 5% = 627 mg s/d 693 mg
11. Rendemen Jumlah Tablet
% Rendemen = 174/193 x 100%
= 90,16%
EVALUASI MASSA GRANUL
EVALUASI MASSA GRANUL
EVALUASI MASSA GRANUL
EVALUASI TABLET

1. Uji Organoleptis
– Bentuk tablet = Bulat
– Warna tablet = Pink
– Bau =-
– Cacat fisik =-
EVALUASI TABLET

2. Uji Keseragaman Bobot


Dari 20 tablet yang di uji hanya
2 tablet yang tidak
memenuhi persyaratan
karena melebihi bobot 693
mg yait tablet kedua
dengan bobot 697, dan
tablet ke 13 dengan bobot
696 mg.
Tablet ini masih memenuhi
persyaratan.
EVALUASI TABLET
Keseragaman ukuran tablet sangat
3. Uji Keseragaman Ukuran baik, karena diameter tablet <1,83cm
dan >0,20cm.
EVALUASI TABLET

4. Uji Kekerasan
Hasil rata-rata uji
kekerasan tablet
memenuhi
persyaratan yaitu
6,05kg/cm2 yang
berada dalam rentan
4-10kg/cm2.
EVALUASI TABLET
EVALUASI TABLET

6. Uji Waktu Hancur


Waktu yang diperlukan untuk tablet hancur yaitu 2 menit
yang berarti memenuhi persyaratan, bahwa untuk tablet
yang tidak bersalut waktu yang dibutuhkan untuk hancur
yaitu kurang dari 15 menit.
PEMBAHASAN & KESIMPULAN