Anda di halaman 1dari 10

TINJAUAN SOSIAL DAN BUDAYA

TENTANG PERAWATAN PALIATIF

Oleh
kelompok 3
Definisi perawatan paliatif
Perawatan paliatif menurut WHO (2002)
adalah “pendekatan yang bertujuan untuk
meningkatkan kualitas kehidupan pasien dan
keluarganya menghadapi masalah-masalah
yang berhubungan dengan penyakit yang
mengancam jiwa, dengan mencegah dan
meringankan penderitaan melalui identifikasi
awal dan penilaian serta terapi rasa sakit dan
masalah lain–baik fisik, psikososial maupun
spiritual” (Roslina,2013).
Next

Perawatan paliatif adalah pendekatan yang bertujuan


memperbaiki kualitas hidup pasien dan keluarga yang
menghadapi masalah yang berhubungan dengan penyakit
yang dapat mengancam jiwa, melalui pencegahan dan
peniadaan melalui identifikasi dini dan penilaian yang
tertib serta penanganan nyeri dan masalah-masalah lain,
fisik, psikososial dan spiritual
(KEPMENKES RI NOMOR: 812, 2007).
Pengertian sosial budaya

social budaya mengacu pada kehidupan bermasyarakat


yang menekankan pada aspek adat istiadat dan kebiasaan
masyarakat itu sendiri.
Tinjauan Sosial Budaya Perawatan
Paliatif
Pengaruh kebudayaan, tanpa disadari kebudayaan telah
menanamkan garis pengaruh sikap terhadap berbagai
masalah. Kebudayaan telah mewarnai sikap anggota
masyarakat, karena kebudayaanlah yang memberi corak
pengalaman individu-individu masyarakat.
Menurut Green dalam Notoatmodjo
(2007)
Green dalam Notoatmodjo (2007) mengatakan bahwa
perilaku manusia dari tingkat kesehatan dipengaruhi oleh
2 faktor pokok yaitu faktor perilaku (behaviour cause)
dan faktor di luar perilaku (non-behaviour cause).
Perilaku itu sendiri terbentuk dari tiga factor, yaitu :
1. Faktor Predisposisi (predisposing factors)
2. Faktor pendukung (enabling factors)
3. Faktor pendorong (reinforcing factors)
Kajian Sosial Budaya Tentang
Perawatan Paliatif
Salah satu faktor yang menentukan kondisi kesehatan
masyarakat adalah perilaku kesehatan masyarakat itu
sendiri. Dimana proses terbentuknya perilaku ini
dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah
faktor sosial budaya, bila faktor tersebut telah tertanam
dan terinternalisasi dalam kehidupan dan kegiatan
masyarakat ada kecenderungan untuk merubah perilaku
yang telah terbentuk tersebut sulit untuk dilakukan.
Tujuan kajian sosial budaya tentang
perawatan paliatif
dalam kajian sosial budaya tentang perawatan paliatif
bertujuan untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi-
tingginya, meningkatkan kualitas hidup pasien dan
keluarga dalam menghadapi masalah yang berhubungan
dengan penyakit yang mengancam kehidupan.
Budaya Masyarakat Tentang
Pengobatan Pada Penyakit Paliatif
Pemahaman masyarakat terhadap hal-hal yang dipercayai
secara turun-temurun merupakan bagian dari kearifan
lokal yang sulit untuk dilepaskan. Hingga pemahaman
magis yang irasional terhadap pengobatan melalui dukun
sangat dipercayai oleh masyarakat. Peranan budaya dan
kepercayaan yang ada dimasyarakat itu diperkuat oleh
rendahnya tingkat pendidikan dan tingkat ekonomi