Anda di halaman 1dari 13

RANGKUMAN MATERI BAHASA

INDONESIA BAB 1 – 4 KELAS IX I

Dhea Azkiya
Bab 1. Teks Laporan

Pengertian Teks Laporan Percobaan


Teks laporan percobaan adalah teks yang berisi paparan tentang tujuan,
proses, dan hasil percobaan.
Ciri Ciri Teks Laporan :
 Melaporkan hasil percobaan.

 Percobaan ilmiah dilakukan guna menguji sesuatu.

 Teks laporan percobaan diawali dengan memaparkan tujuan percobaan.

 Memaparkan bahan dan alat yang diperlukan untuk melasanakan


percobaan.
 Memaparkan prosedur melaksanakan percobaan dan melakukan
pengamatan.
 Memaparkan pencatatan hasil percobaan.

 Diakhir laporan diaparkan simpulan hasil percobaan berdasarkan hasil


analisis terhadap data hasil pengamatan.
Struktur Isi Teks Laporan Percobaan :
• Dibawah ini merupakan struktur teks laporan
percobaan.
• Judul.

• Tujuan.

• Bahan dan alat.

• Langkah-langkah kegiatan.

• Hasil percobaan.

• Simpulan.
Bab 2. Pidato Persuasif
Pengertian Pidato Persuasif
Pidato persuasif adalah jenis pidato yang bertujuan
untuk menarik perhatian para pendengar,
memengaruhi, serta bersifat mengajak atau
membujuk para pendengar
Tujuan Pidato Persuasif
Pidato persuasif bertujuan penguatan tanggapan,
pembentukan tanggapan, dan pengubahan
tanggapan.
Struktur Pidato Persuasif
• Salam pembukaan.

• Pendahuluan. Pendahuluan berisi gambaran dari isi

pidato tersebut.
• Isi pidato. Isi pidato meliputi maksud dan tujuan,
rencana, sasaran, dan tindakan atau langkah-
langkah.
• Penutup. Penutup berisi kesimpulan, harapan, dan
salam penutup.
Bab 3. Menyusun Cerita pendek

Pengertian cerpen
Pengertian Cerpen adalah karangan pendek yang
berbentuk prosa, yang mengisahkan sepenggal
kehidupan tokoh yang penuh pertikaian, peristiwa
yang mengharukan dan menyenangkan, serta
mengandung pesan yang tidak mudah dilupakan.
Ciri-ciri cerpen
• Adapun ciri-ciri dari cerpen secara umum adalah sebagai berikut:
• Panjang karangan ± 3-10 halaman (kurang dari 10.000 kata )
• Ceritanya singkat, pendek, padat, dan berarti dan lebih pendek daripada novel.
• Ceritanya fiktif dan rekaan
• Penggunaan kata-katanya sangat ekonomis
• Habis dibaca sekali duduk
• Penokohannya sangat sederhana, singkat, dan tidak mendalam
• Sumber cerita dari kehidupan sehari-hari
• Mengangkat masalah tunggal kehidupan pelaku
• Tokoh-tokohnya mengalami konflik sampai pada penyelesaian
• Penggunaan kata-katanya (khas) dan mudah dikenal masyarakat
• Meninggalkan kesan mendalam dan efek terhadap perasaan pembaca
• Menceritakan satu kejadian dari terjadinya perkembangan jiwa dan krisis
• Beralur tunggal dan lurus
Ciri atau kaidah kebahasaan cerpen
• Memuat kata sifat yang mendeskripsikan pelaku seperti penampilan fisik juga
kepribadian tokoh yang diceritakan dalam cerpen, seperti misalnya sosoknya tinggi
atau perawakannya gagah, rambutnya beruban dan sifat tokoh lainnya.
• Memuat kata keterangan untuk mendeskripsikan latar waktu tempat dan suasana,
sebagai contoh misalnya: di pagi hari yang cerah, di kebun bambu yang rimbun
dengan dedaunan dan lain sebagainya.
• Menggunakan kalimat langsung dan juga tidak langsung untuk penulisan dalam
percakapan di dalam cerpen
• Bisa menggunakan gaya bahasa yang bersifat konotasi seperti misalnya : pucuk
langit, memanggang bus, bajing loncat dan mulut terminal.
• Bahasa yang digunakan tidak baku dan tidak formal.
• Bisa menggunakan gaya bahasa Perbandingan, pertentangan, pertautan maupun
perulangan.
Struktur isi dari Cerpen
• ABSTRAK: ringkasan/inti cerita, dalam cerpen abstrak ini sifatnya opsional boleh
di libatkan atau tidak, tidak jadi masalah
• ORIENTASI: pengenalan latar cerita atau bagian pendahuluan dalam sebuah
cerita, baik pengenalan sifat tokoh tempat terjadinya peristiwa dalam cerita,
maupun pengenalan suasana dalam cerita.
• KOMPLIKASI: bagian yang memuat masalah konflik dalam cerita, masalah mulai
timbul karena sebab-akibat rangkaian peristiwa, kemudian sampai pada klimaks
• EVALUASI: penurunan masalah yaitu struktur konflik yang terjadi yang mengarah
pada klimaks mulai mendapatkan penyelesaian dari konflik tersebut.
• RESOLUSI: penyelesaian masalah yaitu struktur teks yang mengungkapkan solusi
yang dialami tokoh atau pelaku.
• KODA: pelajaran yang bisa dipetik dari cerita oleh si pembaca, koda ini sifatnya
opsional boleh dilibatkan atau pun tidak
Unsur intrinsik cerpen :
• Tema cerita
• Alur Cerita atau plot
• Penokohan
• Latar
• Sudut Pandang

Unsur Ektrinsik Cerpen :


a. Latar belakang masyarakat
b. Biaografi pengarang atau latar belakang penulis
c. Nilai-nilai yang terkandung di dalam cerpen
Langkah-langkah menulis cerpen :
1. Observasi (pengamatan) dan menentukan tema
2. Menentukan latar , tokoh ,sudut pandang, dan konflik
3. Menyusun peristiwa-peristiwa
4. Memilih kata-kata
Bab 4. Teks Tanggapan

Pengertian
Asal kata “tanggapan” adalah “tanggap”. Adapun artinya
adalah segera mengetahui (keadaan) dan memperhatikan
sungguh-sungguh /dapat mengetahui dan menyadari gejala yg
timbul.

Macam-macam :
a. Tanggapan berupa pertanyaan
b. Tanggapan berupa dukungan
c. Tanggapan berupa penolakan
d. Tanggapan berupa kritikan
e. Tanggapan berupa penengah
Cara memberikan tanggapan yang baik
a. Bahasa yang digunakan harus santun
b. Alasan yang tepat atau logis
Struktur Teks Tanggapan Kritits :
• Evaluasi,merupakan bagian pertama dalam Teks Tanggapan Kritis. Bagian
Evaluasi berisi pernyataan umum tentang apa yang akan disampaikan penulis
dalam teks.
• Deskripsi Teks,merupakan bagian kedua atau lebih jelasnya adalah bagian isi
dalam Teks Tanggapan Kritis. Bagian Deskripsi Teks ini memuat informasi tentang
data-data dan pendapat pendapat yang mendukung pernyataan atau
melemahkan pernyataan.
• Penegasan Ulang,merupakan bagian ketiga teks atau lebih jelasnya adalah
bagian terakhir teks yang berisi penegasan ulang terhadap apa yang telah
dilakukan atau yang telah diputuskan.

Kaidah Kebahasaan Teks Tanggapan Kritis :
• Kalimat kompleks, kalimat yang memiliki lebih dari dua
struktur dan dua verba.
• Konjungsi, kata penghubung yang menghubungkan setiap
kata dan juga setiap struktur.
• Kata Rujukan, sesuatu yang digunakan pemberi informasi
(pembicara) untuk menyokong atau memperkuat pernyataan
dengan tegas. Dikenal juga dengan sebutan referensi.
• Pilihan Kata, pemilihan kata yang sesuai dalam
penggunaan dan pembuatan teks tanggapan kritis.

Anda mungkin juga menyukai