Anda di halaman 1dari 15

COST OF CAPITAL

(BIAYA MODAL)
Nama Kelompok 2:
Kelompok 01 Izza Dini Annisa
165030201111156
02 Tania Yunis
165030201111143
03 Yunita Rusiana
165030207111085
04 Baryatul Misbah
165030200111031

05 Ainun Oktaviani Putri


165030201111067

06 Miftah Qurrotul Aini


165030201111155
PENGERTIAN COST OF CAPITAL

Cost of capital (biaya modal) suatu perusahaan ialah bagian


(suku rate) yang harus dikeluarkan perusahaan untuk memberi
kepuasan pada investor-investornya pada tingkat risiko
tertentu.
Faktor - Faktor Biaya Modal

2. Faktor Keadaan -
4. Faktor Besarnya
Keadaan Pasar
Pembiayaan

1. Faktor Keadaan-Keadaan 3. Faktor Keputusan-


Umum Perekonomian Keputusan Operasi dan
keuangan Perusahaan
CARA
MENGHITUNG
COST OF
CAPITAL
Cost of Debt (kd)
Biaya hutang setelah pajak (kd) = Tingkat bunga atas hutang – penghematan pajak
= ki – ( kd.t )
= ki ( 1 - t )
Untuk menghitung hutang Ki, dengan cara :

Dimana : ki = biaya bunga sebelum pajak


Nnominal = Nilai nominal obligasi (par value)
Nbersih = Nilai bersih (net proceed penjualan obligasi)
n = umur obligasi
Contoh :
PT Jaya mengeluarkan obligasi dengan nilai nominal per lembar $1.000,
coupon rate 8% umur 20 tahun. Penerimaan bersih dari penjualan
obligasi adalah $ 940. Tingkat pajak 30%. Besarnya biaya modal atas
obligasi tersebut adalah :
Cost of Preferred Stock (kp)
Biaya modal saham preferen dihitung dengan cara membagi deviden saham
preferen per tahun (dp) dengan keuntungan bersih penjualan saham
preferen. Rumusnya yaitu :

Contoh :
Saham preferen PT Jaya bernilai nominal $100 per lembar dengan deviden
7%. Biaya penjualan saham 1% atau $1 per lembar. Saham dijual dengan
harga $98 per lembar. Perhitungan biaya modal saham preferen adalah :

Kp = 7% x 100 = 7,22%
98 - 1
Cost of Common Stock (ke)
Contoh :
Resort merencanakan melakukan investasi dengan kebutuhan dana kurang lebih sebesar Rp.85.000.000,-,
sumber dana dipenuhi dengan kombinasi menerbitkan Obligasi dan Saham (modal sendiri), sebagai berikut :
Obligasi, sejumlah 1000 lembar dengan nominal Rp.20.000,-/lembar;
harga jual Rp.19.000,- ;
biaya bunga 20%/tahun; jangka waktu 5 tahun ;
pajak penghasilan 10%.
Saham Preferen;1.000 lembar dengan nominal Rp.25.000,-/lembar;
harga jual Rp.24.000,-/lembar;
biaya emisi Rp.100,-/lembar;
Deviden sebesar 15%.
Saham Biasa; 4.000 lembar dengan nominal Rp.10.000,-/lembar;
harga jual Rp.9.500,-/lembar;
biaya emisi Rp.50,-/lembar;
Deviden diperkirakan Rp..1000,-/lembar ;
Tingkat pertumbuhan 4%.
Jawaban :

D
Kc
X 100% + g
= Pn

4.000.000,-
Kc X 100%
  )+
=( 37.800.000,- 4%=14,58
  %
PENGAMBILAN
KEPUTUSAN
DALAM BIAYA
MODAL
Pengambilan Keputusan
Menurut Horngren et al (2006;327-328) ada enam tahap dalam proses pengambilan keputusan
:

2. Tahap Pencarian 4. Tahap Pemilihan

1. Tahap Identifikasi 3. Tahap Akuisisi Informasi


5. Tahap Pembiayaan

6. Tahap Implementasi dan Pengendalian


Weighted Average Cost of Capital (WACC)

WACC = Wd.Kd (1-T) + Wp.Kp + Ws (Ks atau Ke)

Keterangan :
WACC : Biaya modal rata-rata tertimbang
Wd : Presentase utang dari modal
Wp : Presentase saham preferen dari modal
Ws : Presentase saham biasa atau laba ditahan dari modal
Kd : Biaya utang
Kp : Biaya saham preferan
Ks : Biaya laba ditahan
Ke : Biaya saham biasa baru
T : Pajak (dalam presentase)

Sumber : Atmaja (2008; 121)


Contoh :

Target struktur modal perusahaan adalah 30% hutang, 10% saham preferen dan
60% modal sendiri (yang seluruhnya berasal dari laba ditahan). Biaya hutang adalah
12%, biaya saham preferen 12,6% dan biaya laba ditahan 16,5%, pajak diketahui
sebesar 40%. Berapa struktur modal keseluruhannya ?

Penyelesaian :

WACC = Wd x Kd (1-T) + Wp x Kp + Ws x ks
= 0,3 x (12%) (1-40%) + 0,1 x (12,6%) + 0,6 x (16,5%)
= 13,32%
Thank You!
Any Question ?