Anda di halaman 1dari 37

PENGOPERASIAN PINTU

PERLINTASAN
ISI DIKLAT

Pendahuluan

Prosedur pelayanan perangkat pintu


perlintasan KA
PENDAHULUAN
•Tujuan pembelajaran
umum
•Tujuan pembelajaran
khusus
•Deskripsi
TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM
Peserta diklat dapat
memahami tentang
kompetensi dasar apa yang
harus dimiliki oleh seorang
PJL dan memahami prosedur
pengoperasian perangkat
pintu perlintasan sebagai
salah satu langkah strategik
dalam mewujudkan SDM
perkeretaapian yang handal
dan berkualitas
TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS
Peserta diklat dapat memahami tentang :

Hubungan pelayanan perangkat pintu perlintasan kereta api


terhadap sistem persinyalan

Jenis – jenis perangkat pintu perlintasan kereta api

Prosedur dan teknis pelayanan perangkat pintu perlintasan


kereta api
DESKRIPSI MATERI

Materi ini menguraikan tugas dan kewajiban


PJL yang terkait dengan kompetensi
pengoperasian perangkat persinyalan serta
menguraikan keterhubungan pelayanan
perangkat palang pintu perlintasan terhadap
sistem persinyalan elektrik
PROSEDUR PELAYANAN PERANGKAT
PINTU PERLINTASAN KA

Hubungan pelayanan perangkat pintu perlintasan kereta api terhadap


sistem persinyalan

Jenis perangkat pintu perlintasan kereta api

Prosedur dan teknis pelayanan perangkat pintu perlintasan kereta api

Tindakan yang harus dilakukan saat menghadapi kondisi darurat


HUBUNGAN PELAYANAN PERANGKAT PINTU
PERLINTASAN KERETA API TERHADAP SISTEM
PERSINYALAN

Di petak jalan yang dilengkapi dengan sistem persinyalan elektrik


pengenalan karakteristik sistem kerja pintu perlintasan kereta api
terhadap aspek persinyalan

Di petak jalan yang dilengkapi dengan sistem persinyalan mekanik


karakteristik sistem kerja pintu perlintasan kereta api terhadap aspek
persinyalan pada petak jalan seperti pintu perlintasan kereta api tidak
berpengaruh terhadap perubahan kedudukan sinyal, apabila sinyal
sudah dilayani PPKA ke posisi semboyan 5 atau 6, atau dengan kata lain
pintu perlintasan belum dilayani atau sudah dilayani tertutup maka
kedudukan sinyal tidak terpengaruh oleh tertutup atau tidaknya pintu
perlintasan
Di petak jalan yang dilengkapi dengan sistem persinyalan elektrik
pengenalan karakteristik sistem kerja pintu perlintasan kereta api
terhadap aspek persinyalan
• Pada petak jalan seperti ini pintu perlintasan kereta api berpengaruh
terhadap aspek perubahan sinyal apabila sinyal sudah dilayani PPKA dan
pintu perlintasan kereta api sudah dilayani kemudian PJL menekan tombol
tanda pintu perlintasan kereta api sudah dilayani tertutup, maka sinyal
akan dapat menunjukan aspek hijau atau kuning

• Sebaliknya jika sinyal sudah dilayani PPKA akan tetapi pintu perlintasan
kereta api belum dilayani dan PJL belum menekan tombol tanda pintu
perlintasan kereta api sudah dilayani tertutup, maka sinyal tidak akan
dapat menunjukan aspek hijau atau kuning

• Demikian pula walaupun sinyal sudah dilayani PPKA pintu perlintasan


sudah dilayani akan tetapi PJL belum menekan tombol tanda pintu
perlintasan kereta api sudah dilayani tertutup maka sinyal tidak dapat
menunjukan aspek hijau atau kuning

• Selanjutnya
Di petak jalan yang dilengkapi dengan sistem persinyalan elektrik
pengenalan karakteristik sistem kerja pintu perlintasan kereta api
terhadap aspek persinyalan
• Dan juga apabila sinyal sudah dilayani PPKA kemudian PJL menekan
tombol tanda pintu perlintasan kereta api sudah dilayani tertutup
sementara itu pintu perlintasan kereta api nya sendiri belum dilayani
(belum ditutup secara sempurna) maka sinyal tidak akan dapat
menunjukan aspek hijau atau kuning

• Pada kondisi sinyal sudah menunjukkan aspek hijau atau kuning kemudian
pintu perlintasan kereta api terbuka sebelum kereta api lewat maka sinyal
secara otomatis akan kembali ke aspek merah

Sebelumnya
Di petak jalan yang dilengkapi dengan sistem persinyalan mekanik karakteristik sistem kerja
pintu perlintasan kereta api terhadap aspek persinyalan pada petak jalan seperti pintu
perlintasan kereta api tidak berpengaruh terhadap perubahan kedudukan sinyal, apabila
sinyal sudah dilayani PPKA ke posisi semboyan 5 atau 6, atau dengan kata lain pintu
perlintasan belum dilayani atau sudah dilayani tertutup maka kedudukan sinyal tidak
terpengaruh oleh tertutup atau tidaknya pintu perlintasan

(6) Kereta api


(5) Kereta api
berjalan hati hati
diperbolehkan
dengan kecepatan
berjalan
terbatas
Semboyan 5
Semboyan 5 adalah semboyan tetap yang berupa ;

Papan merah pada tiang sinyal tidak terlihat ( sinyal tebeng )

Lengan pada papan terlihat menyerong ( sinyal tebeng )

Lengan pada sebelah kanan tiang sinyal menyerong keatas ( sinyal keluar )

Lengan pada sebelah kanan tiang sinyal menyerong keatas dan lengan lain
mendatar ( sinyal masuk )

Lampu pada sinyal elektrik menyala hiijau

Semboyan 5 mengisyaratkan bahwa jalur kereta api yang akan dilewati


berstatus aman, kereta api yang akan melewatinya diperbolehkan untuk
melanjutkan perjalanan
JENIS JENIS PERANGKAT PINTU
PERLINTASAN KERETA API

Jenis perangkat pintu perlintasan manual

Jenis perangkat pintu perlintasan semi otomatis

Jenis perangkat pintu perlintasan full otomatis


Jenis Perangkat pintu perlintasan
manual
• Peringatan kepada pengguna jalan raya berupa lampu kelap kelip dan
bunyi alarm dilakukan secara manual dilakukan oleh petugas penjaga
perlintasan melalui penekan tombol alarm dan lampu alarm. Pekerjaan ini
dilakukan menjelang waktu aman akan lewat kereta api wilayah
perlintasan

• Setelah langkah pertama dikerjakan maka langkah kedua yaitu menutup


palang pintu perlintasan secara cermat dan beraturan supaya tidak
bermasalah bagi pengguna jalan raya dengan tetap memperhatikan
ketepatan tindakan tepat waktu

• Setelah palang pintu perlintasan tertutup kemudian kereta lewat dan


seluruh rangkaian meninggalkan jalur perlintasan maka langkah terakhir
adalah membuka palang pintu secara manual oleh PJL dan menghentikan
alarm dan lampu peringatan

• Selanjutnya
Jenis Perangkat pintu perlintasan
manual
• Ada juga type mekanik berupa hand generator, perangkat pintu perlintasan
seperti ini biasanya terpasang di wilayah stasiun dan situasi jalan raya
termasuk yang tidak ramai

• Palang perlintasan hand generator dilayani oleh PPKA, menggunakan alat


ontel seperti mengayuh sepeda hanya pelayanannya diputar dengan tangan
yang menghasilkan tenaga generator untuk menutup atau membuka palang
pintu perlintasan
Jenis perangkat pintu perlintasan
semi otomatis
• Peringatan kepada pengguna jalan raya berupa lampu kelap kelip dan
bunyi alarm terjadi secara otomatis ketika kereta api telah melalui jalur
sensor yang terletak di jarak aman kurang lebih jaraknya 1.500 m dari
wilayah perlintasan

• Setelah penjaga perlintasan mendengar bunyi alarm dan lampu peringatan


menyala kelap kelip maka PJL menutup pintu perlintasan secara manual,
ada persinyalan elektrik dilanjutkan dengan tindakan menekan tombol
mengerti dan pernyataan perlintasan telah ditutup

• Setelah palang pintu perlintasan tertutup kemudian kereta api lewat dan
seluruh rangkain meninggalkan jalur perlintasan, maka palang pintu
perlintasan secara otomatis akan terbuka atau naik keatas dan alarm
berhenti serta lampu peringatan padam
Jenis perangkat pintu perlintasan
full otomatis
• Peringatan kepada pengguna jalan raya berupa lampu kelap kelip dan
bunyi alarm terjadi secara otomatis ketika kereta api telah melalui jalur
sensor yang terletak di jarak aman

• Kemudian palang pintu perlintasan akan menutup secara otomatis dan jika
lalu lintas begitu padat maka PJL dapat menekan tombol untuk
menghentikan gerak turun palang pintu perlintasan dan melepaskan lagi
ketika situasi jalan raya telah memungkinkan ditutup

• Setelah palang pintu perlintasan tertutup kemudian kereta lewat dan


seluruh rangkaian meninggalkan jalur perlintasan dan melewati sensor
kereta api telah lewat di perlintasan, maka palang pintu secara otomatis
akan terbukadan alarm berhenti serta lampu peringatan padam
Prosedur dan teknis pelayanan
perangkat pintu perlintasan kereta api
Type NIPPON manual

Type NIPPON system otomatis

Type ALKMAAR system manual

Type ALKMAAR semi otomatis

Type ALKMAAR full otomatis

Type HAND GENERATOR

Peringatan bagi pelayan pintu perlintasan kereta api


Type NIPPON Manual
a) Peringatan lampu silang datar minimal 5-7 detik

b) Apabila dalam keadaan mendesak pada waktu lengan pintu bergerak


turun ada kendaraan yang menyerobot, tekan tombol emergency lengan
pintu akan berhenti, setelah kendaraan bebas, tombol emergency dilepas
dan pintu perlintasan akan bergerak turun lagi
Type NIPPON System Otomatis
Ada 2 cara pelayanan pintu perlintasan kereta api type
NIPPON System Otomatis yaitu dapat dilayani secara
manual dan juga dapat dilayani secara otomatis

Pelayanan Pelayanan Pelayanan Pelayanan Pelayanan Pelayanan


secara secara semi semi secara full secara full Apabila
manual manual otomatis otomatis otomatis otomatis dalam
menutup membuka menutup membuka menutup membuka keadaan
pintu pintu pintu pintu pintu pintu mendesak
pelintasan perlintasan perlintasan perlintasan perlintasan perlintasan
Pelayanan secara manual menutup
pintu perlintasan
a) Saklar mode diputar ke M

b) Jika PJL telah menerima berita bahwa KA akan melewati di perlintasan


kereta api maka ;

Saklar alarm diputar ke R

Lampu silang datar menyala berkedip dan alarm berbunyi

Tombol gate ditekan

Lengan tertutup
Pelayanan secara manual membuka
pintu perlintasan
a) Saklar alarm diputar ke N

b) Maka lengan pintu membuka

c) Lampu silang datar padam dan alarm berhenti


Pelayanan secara semi otomatis
menutup pintu perlintasan
a) Saklar mode diputar ke SA

b) Jika PJL telah menerima berita bahwa KA akan melewati perlintasan,


dan KA sudah menginjak daerah peringatan, lampu silang datar menyala
dan alarm berbunyi maka ;
a) Tombol gate ditekan
b) Lengan pintu menutup
Pelayanan semi otomatis membuka
pintu perlintasan
• Setelah KA meninggalkan jalan perlintasan kereta api, maka lengan pintu
akan membuka secara otomatis, lampu silang datar padam dan alarm
berhenti secara otomatis
Pelayanan secara full otomatis
menutup pintu perlintasan
a) Saklar mode diputar ke A

b) Jika PJL telah menerima berita bahwa KA akan melewati perlintasan,


dan KA sudah menginjak daerah peringatan, lampu silang datar menyala
dan alarm berbunyi, setelah 5-7 detik lengan pintu perlintasan kereta api
akan tertutup secara otomatis
Pelayanan secara full otomatis
membuka pintu perlintasan
• Setelah KA meninggalkan jalan perlintasan kereta api, maka lengan pintu
akan membuka secara otomatis, lampu silang datar padam dan alarm
berhenti secara otomatis
Apabila dalam keadaan mendesak
• Apabila dalam keadaan mendesak pada waktu lengan pintu bergerak turun
ada kendaraan yang menyerobot, tekan tombol emergency lengan pintu
akan berhrnti, Setelah kendaraan bebas, tombol emergency dilepas dan
pintu perlintasan kereta api akan bergerak turun kembali
Type ALKMAAR System Manual
• Apabila dalam keadaan mendesak pada waktu lengan pintu bergerak turun
ada kendaraan yang menyerobot, tekan tombol stop lengan pintu akan
berhenti. Setelah kendaraan bebas, tombol stop dilepas dan pintu
perlintasan akan bergerak turun lagi
Type ALKMAAR Semi Otomatis
Pelayanan semi otomatis Pelayanan semi otomatis
Apabila keadaan
menutup pintu membuka pintu
mendesak
perlintasan perlintasan
• Jika PJL menerima • Setelah KA • Apabila pada waktu
berita bahwa KA akan meninggalkan jalan lengan turun ada
melewati jalan perlintasan kereta api kendaraan yang
perlintasan kereta api, maka tombol buka menyerobot, tekan
dan KA telah pintu ditekan maka tombol stop maka
menginjak daerah lengan pintu lengan pintu akan
peringatan dan lampu perlintasan kereta api berhenti
silang datar menyala akan membuka, lampu
dan alarm berbunyi silang datar padam dan
maka tombol tutup alarm berhrnti
pintu ditekan maka berbunyi
lengan pintu
perlintasan KA akan
tertutup
Type ALKMAAR Full Otomatis
Pelayanan secara full Pelayanan secara
otomatis menutup pintu otomatis membuka
perlintasan pintu perlintasan
Apabila dalam keadaan
mendesak pada waktu
pintu bergerak turun
Jika PJL talah menerima Setelah KA kendaraan menyerobot,
berita bahwa KA meninggalkan tekan tombol stop
melewati jalan perlintasan kereta lengan akan berhenti.
perlintasan , dan KA api, maka lengan Setelah kendaraan
telah menginjak daerah pintu perlintasan bebas maka tombol stop
peringatan dan lampu kereta api akan lepas dan pintu
silang datar menyala dan membuka secara
alarm berbunyi, maka otomatis , lampu perlintasan akan
selang waktu 5-7 detik silang padam dan bergerak turun lagi
lengan pintu perlintasan alarm akan
kereta api akan menutup berhenti berbunyi
secara otomatis
Type HAND GENERATOR
Menutup pintu perlintasan
• Jika PJL menerima berita bahwa KA akan melewati jalan perlintasan maka pegang
kedua engkol penggerak kemudian putar keduanya searah putaran jarum jam
sampai putarannya ringan / los

Membuka pintu perlintasan


• Setelah KA meninggalkan jalan perlintasan kereta api maka buka pintu perlintasan
kereta api dengan cara pegang kedua engkol penggerak kemudian putar keduanya
berlawanan arah jarum jam sampai putaran ringan / los

Apabila kendaraan mendesak pada waktu lengan pintu bergerak ada kendaraan
menyerobot, maka hentikan gerak putaran engkol, setelah kendaraan bebas maka
lanjutkan sampai pintu perlintasan kereta menutup
Peringatan bagi pelayan pintu
perlintasan kereta api
a) Dilarang keras memutar saklar pelayanan atau menekan tombol secara
kasar
b) Dilarang keras memutar saklar pelayanan pada pintu perlintasan kereta
api type alkmaar ke arah berlawanan dengan jarum jam
c) Dilarang keras memutar saklar pelayanan pada pintu alkmaar dari
kedudukan normal langsung kedudukan tutup pintu atau buka pintu
d) Apabila terganggu jaringan PLN maka
a) Pintu perlintasan diijinkan dilayani hanya 7x, selanjutnya lengan pintu diikat
pada tiangnya
b) Gunakan bendera merah/ lentera bercahaya merah pada malam hari untuk
mengamankan kereta
c) Apabila PLN telah normal kembali tunggu sampai kurang 30 menit untuk
dilayani secara normal
Selanjutnya
Peringatan bagi pelayan pintu
perlintasan kereta api
e) Untuk pintu perlintasan kereta api type NIPPON otomatis apabila terjadi gangguan
listrik PLN maka putar saklar mode dari posisi A ke posisi SA selanjutnya ikuti petunjuk
d a, b, c.
f) Untuk pintu perlintasan type AKMAAR otomatis apabila terjadi gangguan listrik PLN
maka putar saklar mode dari posisi normal ke posisi gangguan selanjutnya ikuti
petunjuk butir d. a, b, c.
g) Setiap gangguan PLN catat di buku gangguan
h) Apabila lengan pintu perlintasan KA/ perlintasan kereta api ditabrak/ mengalami
kerusakan :
a) Semua lengan pintu perlintasan KA tidak boleh digunakan
b) Tombol harus dikembalikan pada posisi normal
c) Gunakan bendera merah/ lentera merah pada malam hari
d) Lengan diikat pada tiang
e) Catat identitas pelanggar dan laporkan pada kepala distrik terkait
f) Putaran genta harus dicek setiap digunakan 10 kereta api
g) Gunakan pesawat televon dengan baik dan benar
Selanjutnya
Peringatan bagi pelayan pintu
perlintasan kereta api
i) Pelayanan warning alarm ( bel peringatan KA akan lewat )
a) Alarm bunyi berarti ada kereta api akan lewat
b) Segera melakukan persiapan dan menutup pintu perlintasan
c) Tekan tombol reset bila pintu perlintasan KA telah tertutup sempurna dan
yakinlah pintu aman
d) Jangan tekan tombol reset jika pintu KA belum aman
e) Bunyi alarm satu nada berarti satu KA yang akan lewat
f) Bunyi dua berarti dua KA yang akan lewat
TINDAKAN YANG HARUS DILAKUKAN
SAAT MENGHADAPI KONDISI DARURAT
1) Kereta api tidak terlihat memakai semboyan akhir
a) Tangguhkan pembukaan kembali pintu perlintasan KA
b) Segera kabarkan ke PPKA arah kedatangan kereta api tersebut
dengan menggunakan pesawat telekomunikasi
c) Waspadai jalur yang baru dilewati KA dikhawatirkan jika sarana
menggelinding searah dengan KA sebelumnya
d) Tunggu kabar lebih lanjut dari PPKA terkait
e) Apabila telah mendapat kepastian dari PPKA tentang amannya
jalur maka pintu perlintasan kereta api dapat dibuka

Selanjutnya
TINDAKAN YANG HARUS DILAKUKAN
SAAT MENGHADAPI KONDISI DARURAT
2. Terdengar genta semboyan bahaya 55c
a) Bagian langsiran tidak dapat dikendalikan meluncur ke petak jalan
b) Lokomotif menggelinding tidak terkendali
c) Rangkaian kereta api menggelinding ke petak jalan
d) Kegagalan pengereman
e) Kereta api yang telah berangkat dituntut untuk berhenti atau mundur kembali ke
stasiun sebelumnya karena di depannya ada laporan jalan berbahaya
f) Dll

Ini berarti penjaga pintu perlintasan harus segera menutup perlintasan, kemudian
berjaga jaga untuk kondisi darurat. Setelalh mencari tahu penyebabnya, sambil tetap
waspada terhadap jalur tersebut dan jika KA lewat berusaha mnghentikan dengan
semboyan 3
Selanjutnya
TINDAKAN YANG HARUS DILAKUKAN
SAAT MENGHADAPI KONDISI DARURAT
3. Ada rintangan yang menghalangi jalur KA di pintu perlintasan kereta api
a) Segera komunikasikan dengan PPKA
b) Lindungi dengan semboyan 3, tindakan ini dilakukan terlebih dahulu mengetahui
semboyan 55a1 atau 55a2
c) Segera membebaskan hal tersebut dari rintangan
d) Apabila telah terbebas, maka PJL segera kabarkan ke PPKA bahwa jalur telah
bisa dilewati
e) Perihal kejadian tersebut dicatat dalam buku laporan dinasan lengkap mulai jam
kejadian sampai dengan selesainya masalah tersebut

4. Palang pintu perlintasan ditabrak kendaraan


a) Menahan sopir dan dicatat identitasnya untuk pernyataan tertulis ybs telah
menabrak perlintasan
b) Kemudian laporkan kepada atasan dan PPKA hulu maupun hilir
c) Selama belum diperbaiki maka pengamanan perjalanan KA menggunakan
bendera merah dan peluit dan inventaris lain yang mungkin, misalnya alat
pengeras suara