Anda di halaman 1dari 4

Adsorpsi jenis II s/d V

Pada jenis II dan III dianggap terjadi lapisan multi molekular. Brunauer,
Emmett, dan Teller memberikan persamaan untuk ini :

Adsorpsi jenis II s/d V


V = volume gas diserap (0ᵒC, 76 cm Hg)
P = Tekanan
T = Temperatur
Po = tekanan uap jenuh gas diserap pada temperatur T
Vm = volume gas diserap (0ᵒC, 76 cm Hg), bila lapisan 1 molekul
C = tetapan
E1 = panas adsorpsi untuk lapisan pertama
EL = panas pencairan gas

Bila E1 > EL diperoleh jenis II, bila E1 < EL diperoleh jenis III

Adsorpsi jenis II s/d V


Pada jenis IV dan V. Kecuali terjadi lapisan multi molekular, juga terjadi
kondensasi gas pada pori-pori adsorbens.

Bila E1 > EL diperoleh jenis IV, bila E1 < EL diperoleh jenis V


Luas adsorbens tiap satuna massa, ditentukan oleh rumus Brunauer, Emmett,
dan Teller :
𝑃𝑜 . 𝑉𝐵
෍= 𝑁. 𝑆
𝑅 𝑇𝑜
෍ = 𝑙𝑢𝑎𝑠 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 𝐴°2

Po = 1 atm N = bilangan Avogadro


To = 273,2 ⁰K R = Tetapan gas
S = Luas permukaan yang ditutup 1 molekul
VB = volume gas diserap untuk membentuk 1 lapisan molekul
Adsorpsi zat terlarut oleh zat padat
Zat-zat yang terlarut dapat di adsorpsi oleh zat padat, misalnya :
CH3COOH dan NH3 oleh karbon aktif
Fenolftalein dari larutan asam dan basa oleh karbon aktif
Ag+ atau Cl- oleh AgCl
S= oleh As2 S3
Adsorpsi jenis II s/d V
C lebih baik menyerap non elektrolit dan makin besar BM makin baik.
Zat anorganik lebih baik menyerap elektrolit. Adanya pemilihan zat yang
diserap menyebabkan timbulnya adsorpsi negatif.
Menurut Freudlich:
y = k . C1/n
y = massa zat diadsorpsi per massa adsorben
k = tetapan
C = konsentrasi pada saat kesetimbangan
n = tetapan

1
log y = log k + log C grafik log y terhadap log c, berupa garis lurus
𝑛
Adsorpsi pada permukaan larutan

Sabun mempunyai daya menurunkan tegangan muka air, tegangan muka air =
72 dyne/cm, adanya 0,0035 molar Na, menyebabkan tegangan muka air ± 30
dyne/cm pada suhu 25⁰C.

Zat-zat seperti sabun, asam sulfonat tertentu dan zat-zat organik tertentu, yang
Adsorpsi jenis II s/d V
dapat menurunkan tegangan muka, disebut surface active agents.