Anda di halaman 1dari 32

Konsep Pengaturan Pengelolaan

Teknologi Informasi Direktorat


Jenderal binaKonstruksi

Disusun oleh
Tim Project Management Planning (PMP)
Direktorat Jenderal Bina Konstruksi
Agenda
• Pengelolaan Teknologi Informasi Direktorat Jenderal Bina Konstruksi
dan Dasar Hukumnya
• Arsitektur Aplikasi Sesuai Permen PUPR No. 35/PRT/M/2016
• Arsitektur Makro Sistem Informasi Direktorat Jenderal Bina Konstruksi
(SI DJBK)
• Tata Kelola Teknologi Informasi DJBK
• Langkah-langkah Pengembangan Peta Jalan dan Cetak Biru
Pengelolaan Teknologi Informasi DJBK
Pengelolaan Teknologi Informasi DJBK dan
Dasar Hukumnya
Pengelolaan Teknologi Informasi
• Pengelolaan teknologi informasi di lingkungan Direktorat Jenderal
Bina Konstruksi (DJBK) diperlukan untuk mewujudkan SI DJBK yang
terintegrasi
• Tujuan SI DJBK adalah mendukung produk utama dari DJBK, yaitu
regulasi dan informasi yang diperoleh dari mekanisme pengumpulan
data berdasarkan TUSI dan RENSTRA
• Tata kelola teknologi informasi di DJBK dapat digunakan sebagai
pedoman untuk meningkatkan tingkat kesuksesan dari
pengembangan sistem informasi di lingkungan DJBK, baik secara
fungsional maupun kegunaan.
Project Management Planning (PMP)
• Melakukan perencanaan Sistem Informasi Direktorat Jenderal Bina
Konstruksi (SI DJBK)
• Menetapkan cetak biru SI DJBK berdasarkan cetak biru/peta jalan
Kementrian PUPR
• Melakukan pemetaan data sesuai TUSI di DJBK
• Merancang struktur data sistem informasi di DJBK
• Melakukan koordinasi pengembangan sistem informasi di DJBK agar
terbentuk SI DJBK yang terintegrasi
• Melakukan pendampingan pengembangan sistem informasi di DJBK
dan manajemen pengembangannya
Dasar Hukum
• Peraturan Menteri PUPR No. 17/PRT/M/2016 tentang
Penyelenggaraan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Kementrian
PUPR
• Peraturan Menteri PUPR No. 35/PRT/M/2016 tentang Cetak Biru
Teknologi Informasi dan Komunikasi di Kementrian PUPR
• UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi
Peraturan Menteri PUPR No.
17/PRT/M/2016
• Terdapat aplikasi umum dan khusus
• Aplikasi umum adalah aplikasi e-Gov yang dapat digunakan oleh
seluruh unit organisasi di Kementrian PUPR
• Aplikasi khusus adalah aplikasi e-Gov yang digunakan untuk
memenuhi kebutuhan unit organisasi tertentu sesuai dengan tugas
dan fungsinya
• Bab 2, pasal 4 ayat 1: Infrastruktur yag digunakan harus sesuai dengan
standar teknologi, interoperabilitas dan keamanan informasi

Standarisasi Format (Bab II Pasal 4 Ayat 3)


Data dan Informasi (Bab V Pasal 10)

Wajib disediakan oleh masing-masing unit organisasi

Memenuhi kaidah struktur data, interoperabilitas, kebaruan,


keakuratan, kerahasiaan, dan keamanan informasi
Data dan Informasi

Dikelola dan dikumpulkan oleh unit organisasi dan pusdatin

Dapat dimanfaatkan oleh seluruh unit organisasi


Tata Kelola (Bab VIII Pasal 17)
• Ayat 1 bagian f: Tata kelola e-Gov unit organisasi dilaksanakan oleh:
(f)Pada Direktorat Jenderal Bina Konstruksi oleh Sekretariat Direktorat
Jenderal Bina Konstruksi
• Ayat 2, Penyelenggarae-Gov sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
sesuai kewewenangannya mempunyai tugas:
• (b) Menyusun rencana dan mengembangkan e-Gov unit organisasi sesuai
cetak biru
• (d) menyediakan dan memutakhirkan data dan informasi
• (e) menyediakan akses bagi sistem informasi lain

Interoperability
UU Jasa Konstruksi
• UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi
• Bab III Pasal 4 ayat 1(g), tanggung jawab pemerintah pusat:
tersedianya sistem informasi jasa konstruksi
• Bab III Pasal 5 ayat 1(m), kewewenangan pemerintah pusat:
mengumpulkan dan mengembangkan sistem informasi yang terkait
dengan pasar jasa konstruksi di negara yang potensial untuk pelaku
usaha jasa konstruksi nasional
• Bab III Pasal 8:
• Mengembangkan sistem informasi jasa konstruksi nasional
• Mengumpulkan data dan informasi jasa konstruksi nasional dan internasional
UU Jasa Konstruksi
• Bab III Pasal 6 ayat 7, Pasal 7 (b), dan Pasal 8(b) tentang
kewewenangan pemerintah daerah untuk mengumpulkan data dan
membangun sistem informasi jasa konstruksi untuk cakupan daerah
• Bab IX Pasal 83 tentang sistem informasi jasa konstruksi
• Sistem informasi yang terintegrasi
• Berkaitan dengan tanggung jawab dan kewewenangan, tugas pembinaan, dan
tugas pelayanan
• Setiap pengguna jasa dan penyedia jasa serta institusi yang terkait dengan
jasa konstruksi HARUS memberikan data dan informasi
• Dikelola pemerintah pusat
• Pembiayaan APBN
• Diatur lebih lanjut melalui PERMEN
Arsitektur Aplikasi Sesuai Permen PUPR No.
35/PRT/M/2016
Pertukaran Data

Penyusunan
Pertukaran kamus data dari Pengelolaan
Data masing-masing Master Data
data
Arsitektur Makro SI DJBK
Makro SI Jakon
Terintegrasi
Makro SI DJBK
Proses Bisnis

Lintas Direktorat
Proses Bisnis
Setiap Direktorat
Dir #1 Dir #1 Dir #5

TUSI
Pemetaan Data

Data Data Data

Input Output Input Output Input Output

Proses #1 Proses #2 Proses #N

Proses Bisnis
Pemetaan Data

Sumber
Data Data Data Data

Input Output Input Output Input Output

Proses #1 Proses #2 Proses #N Internal


Ekster-
nal

Proses Bisnis
Sistem App #1 App #2 App #N
Informasi
DJBK Model Basis Data SI DJBK

Data Data Data

Input Output Input Output Input Output

Proses #1 Proses #2 Proses #N

Proses Bisnis
Sistem SI DJBK merupakah
sebuah bangunan
Informasi
DJBK

Data Mart
Mekanisme Validasi Data SI DJBK

RENSTRA
Tata Kelola Teknologi Informasi DJBK
Arsitektur SI DJBK
TUSI

Sistem Eksternal
App Dir #1 App Dir #2 App Dir #3

Communication Data Master


Communication Hub
Hub redundant

Sekretariat
App Dir #4 App Dir #5
dan Balai
Data Warehouse

TUSI
Langkah-langkah Pengembangan Peta Jalan dan
Cetak Biru Pengelolaan Teknologi Informasi DJBK
Metodologi Pemetaan seluruh existing system

Pemetaan detail tugas dan kegiatan


direktorat dan sekretariat

Pemetaan data di DJBK

Gap Analysis sistem informasi

Pendampingan (pengembangan dan


Pilot Project pembuatan sistem informasi baru)
Pemetaan Existing Information System
DJBK Aplikasi
Sekretariat SKPK
KMP
SPI
Direktorat 1 SIIPI
App Dir 1
Direktorat 2 Kompetensi.pemantauan.info (perorangan)
Pemantauan.info (institusi)
App Dir 2
Direktorat 3 SIPJAKI -> jasakonstruksi.net
MPK -> mpk.binakonstruksi.pu.go.id -> SIMLAKI
App Dir 3
Direktorat 4 App Dir 4
Direktorat 5 App Dir 5
Balai Dayanaker
Distance learning -> pjjak.net
Pemetaan Data
Eksternal dan
Direktorat
Pemetaan Data
• Didapatkan standarisasi data
Standarisasi data ini memungkinkan analisis dan konsolidasi data yang lebih baik
• Menghindari data-data yang redundant
Mengurangi kerancuan pada hasil analisis data. Suatu parameter atau indikator
akan memiliki nilai yang sama di berbagai sistem informasi.
• Didapatkan pustaka data
Data-data yang redundant dapat dikumpulkan dalam suatu pustaka data yang
dapat diakses dari berbagai sistem informasi
Sistem Informasi Direktorat Jenderal Bina Konstruksi

Pustaka Data

Communication Hub

Sistem Sistem Sistem


Informasi A Informasi B Informasi C
Peta Jalan SI DJBK
• Pengembangan sistem informasi harus sejalan dengan peta jalan DJBK
dan regulasi jasa konstruksi
• Arsitektur SIDJBK harus mengakomodasi pertukaran data antar sistem
• Setiap sistem yang dikembangkan harus didesain untuk dapat
berkomunikasi dengan sistem lainnya
• Perlu dibuat standar pertukaran data dan communication hub untuk
mengakomodasi layanan berbagi data
• Mengarah ke SI Jakon terintegrasi
Terima Kasih