Anda di halaman 1dari 10

TATA KRAMA DALAM

PENGEMBANGAN
KEPRIBADIAN Kelompok 2
Nurfiani
Artdiena Luthfi Adibah
Siti Hardiana
Sahraen
Parida
Made Widhi Suwari
Sekar Meidiana utami
TATA KRAMA

 Tata krama terdiri dari kata “tata” dan “krama”. Tata


berarti aturan, adat, norma, peraturan. Krama berarti
sopan santun, prilaku santun, tingkah laku yang santun,
bahasa yang santun, kelakuan yang santun, tindakan
yang santun.
 Menurut H. Burhanudin salam tata karma atau etika
adalah filsafat yang berbicara mengenai nilai norma
yang berprilaku manusia dalam hidupnya.
Tata Krama Etika MANFAAT

Tata karma etika memiliki 3 arti 1. Seseorangdapat mengambil keputusan


1. Etika dalam arti nilai-nilai atau dalam suatu maslah dengan bijak.
norma-norma yang menjadi 2. Memberika pengenalan bagaimana
pegangan bagi seseorang menjalani hidup melalui rangkaian
atau suatu kelompok orang tindakan sehari-hari.
dalam mengatur tingkah 3. Membuat menjadi disegani, dihormati.
lakunya. 4. Memudahkan hubungan baik dengan
2. Etika dalam arti kumpulan asas orang lain.
atau nilai moral dimaksudkan 5. Memberikan keyakinan pada diri sendiri
sebagai kode etik dalam setiap situasi.
3. Etika dalam arti ilmu tentang 6. Menjadikan anda dapat memilihara
yang baik atau buruk. suasana yang baik dalam berbagai
lingkungan, baik itu lingkungan keluarga,
pergaulan, dan dimana anda bekerja.
Tata Krama Dalam Pergaulan

Tata karma pergaulan berkaitan erat


dengan etiket atau etika.

dasar-dasar tata krama/ Etika yaitu :


Bersikap sopan dan ramah kepada siapa saja
Memberi perhatian kepada orang lain
Berusaha Selalu menjaga perasaan orang lain
Bersikap ingin membantu
Dapat menguasai diri, mengendalikan emosi dalam situasi
apapun
Memiliki rasa toleransi yang tinggi.
Ciri individu yang memiliki tata krama yang baik
Memiliki rasa percaya diri ketika mengadapi masyarakat dari tingkat
manapun.
Tingkah laku dan ucapannya selalu mempertimbangkan serta
mencerminkan perhatian kepada orang lain.
Bersikap sopan, ramah dan selalu menunjukan sikap
mempertimbangkan seta mencerminkan perhatian kepada orng
lain.
Bisa menguasai diri sendiri dan selalu ber4usaha tidak menyinggung,
CIRI INDIVIDU
mengganggu, YANG
menyakiti MEMILIKI
perasaan dan TATA
pikiran orang lain.
Selalu berusaha tidak mengecewakan, membuat gusar apalagi
KRAMA YANG BAIK
membuat orang marah, walaupun diri sendiri dalam keadaan sedih,
kesal, lelah ataupun jenuh.
Tolong

Di Meja hal yang


Makan harus Terima
Kasih
diajarkan
pada usia dini
dalam
bertata krama
Maaf Berbagi
ETIKA

Aturan perilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan


antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan
mana yang buruk. Begitu halnya dengan profesi kebidanan,
diperlukan suatu petunjuk bagi anggota profesi tentang
bagaimana mereka harus menjalankan profesinya, yaitu
ketentuan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan
oleh anggota profesi, tidak saja dalam menjalankan tugas
profesinya melainkan juga menyangkut tingkah laku dalam
pergaulan sehari-hari dimayarakat, yang dalam hal ini kode
etik profesi kebidanan.
Kode Etik
Kebidanan

Norma-norma yang harus diindahkan oleh setiap


profesi dalam melaksanakan tugas profesinya dan
hidupnya di masyarakat. Norma tersebut berisi
petunjuk bagi anggota profesi tentang bagaimana
mereka menjalankan profesinya dan larangan, yaitu
ketentuan tentang apa yang boleh dan tidak boleh
diperbuat atau dilaksanakan oleh anggota profesi,
melainkan juga menyangkut tingkah laku pada
umumnya dalam pergaulan sehari-hari di masyarakat.
PENJELASAN KODE ETIK
KEBIDANAN
 Kewajiban Bidan terhadap Klien dan Masyarakat
 Kewajiban Bidan terhadap Tugasnya
 Kewajiban Bidan terhadap Sejawat dan Tenaga Kesehatan
Lainnya
 Kewajiban Bidan terhadap Profesinya
 Kewajiban bidan terhadap diri sendiri
 Kewajiban Bidan Terhadap Pemerintah, Nusa, Bangsa dan
Tanah Air
 Hak bidan