Anda di halaman 1dari 7

MODEL SPESIASI

2. Spesiasi Parapatrik
3. Spesiasi Simpatrik
Spesiasi parapatrik/ Semi geografik

Terjadi karena adanya variasi frekuensi kawin dalam suatu populasi yang menempati
wilayah yang sama.
 Spesies baru terbentuk dari populasi yang berdekatan.
 Terjadi ketika terdapat perubahan drastis pada lingkungan habitat tetua spesies.
 Suatu populasi yang berada di dalam wilayah tertentu harus berusaha untuk beradaptasi,
dimulai dengan memperluas daerah ke daerah lain yang masih berdekatan dengan
daerah asalnya.
 Apabila di area yang baru ini terjadi seleksi, maka perubahan gen akan terakumulasi dan
dua populasi akan berubah menjadi teradaptasikan dengan lingkungan barunya.
 Kedua populasi tersebut akan terpisah, namun secara geografis letaknya berdekatan
sepanjang gradient lingkungan.
Contoh dari spesiasi parapatrik

Rumput Anthoxanthum odoratum, yang dapat mengalami


spesiasi parapatrik sebagai respon terhadap polusi logam
terlokalisasi yang berasal dari pertambangan.
 Pada kasus ini, tanaman berevolusi menjadi resistan
terhadap kadar logam yang tinggi dalam tanah. Seleksi
terhadap perkawinan silang dengan populasi tetua
menghasilkan perubahan pada waktu pembungaan &
menyebabkan isolasi reproduksi. Seleksi terhadap hibrid
antar dua populasi dapat menyebabkan "penguatan",
yang merupakan evolusi sifat yang menunjukkan
perkawinan dalam spesies, serta peralihan karakter, yang
terjadi ketika dua spesies menjadi lebih berbeda
tampilannya.
Spesiasi Simpatrik (Sympatric Speciation)

 Terbentuknya spesies baru akibat adanya dua populasi spesies yang berbeda yang
menghuni habitat yang sama dan pada akhirnya spesies tersebut akan mengalami
diferensiasi dan pemisahan genetik yang menghasilkan isolasi reproduksi.
 Spesiasi akan bersifat simpatrik jika suatu penghalang biologis untuk interbreeding muncul,
tanpa segregasi spesial permulaan.

Representasi skematik spesiasi sympatric.


A. Penyimpangan kecil yang
mengarahkan pada beberapa tingkat
pemisahan genetik dalam populasi
tunggal; B. Diferensiasi dan pemisahan
genetik yang menghasilkan isolasi
reproduksi.
 Spesies baru muncul di dalam lingkungan hidup populasi tetua
 Isolasi genetik berkembang tanpa adanya isolasi geografis.
 Jika mutasi tunggal atau perubahan kromosom menimbulkan isolasi reproduktif lengkap
di dalam satu tahap tidak akan dengan sukses bereproduksi kecuali jika ada perkawinan
interbreeding.
 Salah satu jenis spesiasi simpatrik melibatkan perkawinan silang dua spesies yang
berkerabat, menghasilkan spesies hibrid.
 Tidak umum terjadi pada hewan karena hewan hibrid biasanya mandul.
Contoh dari spesiasi simpatrik:

 Perubahan inang pada serangga fitofagus.


 Spesiasi sympatric melibatkan pemilihan
untuk menggunakan sumber daya yang
 Tanaman Arabidopsis thaliana dan berbeda.
Arabidopsis arenosa berkawin silang,  Misalnya, serangga parasit mungkin dapat
menghasilkan spesies baru Arabidopsis merubah inang. Beberapa individu mulai
suecica. bertelur dalam spesies baru dari inangnya.
 Penggandaan kromosom dalam spesies Lalat ini meletakkan telurnya di hawthorn,
merupakan sebab utama isolasi reproduksi, yang buahnya dimakan oleh larva.
karena setengah dari kromosom yang  Pada tahun 1864 Rhagoletis polmonella
berganda akan tidak sepadan ketika ditemukan dalam apel, kemudian serangga
berkawin dengan organisme yang ini menjadi parasit pada buah-buahan
kromosomnya tidak berganda. lainnya, dan sekarang kita bisa
membedakan antara 'ras apel' dan 'ras
hawthorn' yang berbeda genetik, yang
ditandai dengan frekuensi yang berbeda
dari varian enzim.
Arabidopsis thaliana Arabidopsis arenosa Arabidopsis suecica