Anda di halaman 1dari 22

LANDASAN PENDIDIKAN PANCASILA

DI
PERGURUAN TINGGI
LANDASAN DIK. PS

① LANDASAN HISTORIS
② LANDASAN KULTURIL
③ LANDASAN YURIDIS
④ LANDASAN FILOSOFIS

2
LANDASAN HISTORIS

Beratus-ratus thn bgs Indonesia berjuang utk


menemukan jati dirinya sbg suatu bgs yg
merdeka, mandiri dan memiliki prinsip-prinsip
yg tersimpul dlm pandangan hidup serta filsafat
hidup bgs.
LANDASAN HISTORIS

Sejarah panjang yg diawali sejak zaman


kerajaan-kerajaan kuno Indonesia hingga
datangnya bangsa-bangsa lain yg
menjajah dan menguasai Indonesia.
LANDASAN HISTORIS

Stlh melalui proses yg panjang dgn ditemukannya


jati dirinya yg di dlmnya tersimpul watak, sifat dan
ciri khas bgs Indonesia yg berbeda dgn bgs lain,
maka oleh para pendiri negara kita dinamakan lima
prinsip yg diberi nama Pancasila.
LANDASAN HISTORIS

Bgs Indonesia hrs memiliki visi, pandangan


hidup yg kuat, agar kokoh sbg bgs yg
mandiri, maka dgn kesadaran berbgs dan
bernegara yg berakar pd sejarah bgsnya
akan terwujud.
LANDASAN HISTORIS

Asal mula nilai-nilai Pancasila dari bgs


Indonesia sendiri, yg lahir, tumbuh dan
berkembang dari adat-istiadatnya sendiri,
tradisinya sendiri, budaya sendiri,
kepustakaannya sendiri dan kepercayaan
atau keagamaannya senidiri, maka bgs
Indonesia menjadi kausa materialis.
LANDASAN HISTORIS

Atas dasar alasan historis inilah, maka perlu


dipahami dan dikaji dgn kesadaran dan
wawasan kebgsaan yg kuat agar secara
ilmiah Pancasila menjadi dasar filsafat
negara dan Ideologi nasional serta nilai-
nilainya melekat dlm kelangsungan hidup
bangsa Indonesia.
LANDASAN KULTURIL

Ciri-ciri khas yang dimiliki setiap


bgs di dunia berbeda-beda, sesuai
dgn sejarah berdirinya negara
masing-masing, shg melahirkan
sejarah kebudayaannya yg
berbeda-beda.
9
LANDASAN KULTURIL

Asas kulturil yg dimiliki suatu bgs, melekat pd bgs itu sendiri,


misalnya :

Negara Komunistik,
Negara Liberalistik,
Negara Persemakmuran dan
Negara Federal,

masing-masing mendasarkan konsep dasar filsafat negaranya


secara tertentu.
LANDASAN KULTURIL

Nilai-nilai kemasyarakatan dan kenegaraan yg


terkandung dlm sila-sila Pancasila, merupakan
hasil karya besar dari tokoh-tokoh kenegarawan
putra Indonesia sendiri, di antaranya ialah :
Mr. M. Yamin,
Prof. Soepomo,
Bung Karno,
Bung Hatta,
dan lain lain.
LANDASAN KULTURIL

Bgs Indonesia memiliki asas kulturil yg


berbeda dgn bgs lain. Asas kulturil
tersebut diangkat dari nilai-nilai
kulturil bangsa Indonesia sendiri yg
sangat luhur.
LANDASAN KULTURIL

Oleh karena itu, karya-karya besar bgs


Indonesia yg merupakan hasil pemikiran
ttg bgs dan ngr Indonesia yg mendasarkan
kepd pandangan hidup dan prinsip nilai-
nilai yg terkandung dalam sila-sila
Pancasila, hrs selalu dikembangkan secr
dinamik dlm semua strata kehidupan bgs
Indonesia.
LANDASAN YURIDIS
• Landasan yuridis perkuliahan Pendidikan
Pancasila di PT tertuang dlm :
a. UU. No. 2 Tahun 1989 ttg Sistem Pendidikan
Nasional yakni Pasal 39 yg menetapkan
bahwa isi Kurikulum setiap jenis, jalur dan
jenjang Dik wajib memuat :
- Pendidikan Pancasila,
- Pendidikan Agama dan
- Pendidikan Kewarganegaraan
yg merupakan kelompok Mata Kuliah
Pengembangan Kepribadian (MKPK).
b. Dalam Peraturan Pemerintah
Nomor 60 Tahun 1999 tentang
Pendidikan Tinggi pasal 13 ayat 2
ditetapkan bahwa Kurikulum
yang berlaku secara Nasional
diatur oleh Menteri Pendidikan
dan Kebudayaan (Menteri
Pendidikan Nasional).
Perkuliahan Pendidikan Pancasila diatur
dlm Surat Keputusan Direktur Jenderal
Pendidikan Tinggi Departemen
Pendidikan Nasional RI Nomor :
38 / DIKTI / Kep / 2002, yg merupakan
penyempurnaan lebih lanjut dari
kurikulum Keputusan Dirjen Dikti :
No. 265 / DIKTI / Kep / 2000 dan
No. 356 / DIKTI / Kep / 1995.
Rambu-rambu pelaksanaan MKPK di
Perguruan Tinggi (SK. Dirjen Dikti No.
38/Dikti/Kep/2002), khususnya Pendidikan
Pancasila ialah mengantarkan Mahasiswa
memiliki :
1. kemampuan utk mengambil sikap yg
bertanggungjawab sesuai dgn hati
nuraninya;
2. Kemampuan utk mengenali mslh hdp
dan kesejahteraan serta cara-cara
pemecahannya;

3. Kemampuan mengenali perubahan-


perubahan dan perkemb. iptek dan seni ;

4. Kemampuan utk memaknai peristiwa


sejarah dan nilai-nilai budaya bgs utk
menggalang persatuan Indonesia.
LANDASAN FILOSOFIS

• Kenyataan secara filosofis dan


obyektif bahwa bngsa Indonesia
dalam hidup bermasyarakat dan
bernegara mendasarkan pada nilai-
nilai dalam sila-sila Pancasila, yang
secara filosofis merupakan filosofi
bangsa Indonesia sebelum
mendirikan negara.
Sebelum bangsa Indonesia
mendirikan negara, bangsa
Indonesia ialah bangsa yang
berketuhanan dan berkemanusiaan,
ini terwujud dalam kenayataan
obyektif bahwa manusia makhluk
Tuhan Yang Maha Esa.
Berdirinya Negara, harus memenuhi
beberapa syarat, yaitu :
- adanya persatuan yang
terwujudkan sebagai rakyat,
- adanya pemerintah,
- adanya wilayah dan
- adanya asas kerokhanian.
• Pancasila perlu dijabarkan ke dalam
sistem perundang-undangan di
Indonesia.

• Oleh karena itu, Pancasila yang


menjadi dasar filsafat negara dan
pandangan filosofis bangsa
Indonesia, merupakan sumber nilai
dalam pelaksnaan kenegaraan.