Anda di halaman 1dari 45

1

A. PANDANGAN SEBELUM INDONESIA MERDEKA


1. Ir SOEKARNO
PADA TGL 1 JUNI 1945 Ir SOEKARNO PIDATO DI DEPAN SIDANG
BADAN PENYELIDIKAN USAHA USAHA PERSIAPAN KEMERDEKAAN
DGN JUDUL “TENTANG DASAR UNTUK INDONESIA MERDEKA”
YAITU:
a. SILA KEBANGSAAN INDONESIA.
b. SILA INTERNASIONALISME ATAU PERIKEMANUSIAN.
c SILA MUFAKAT DEMOKRASI
d. SILA KESEJAHTERAAN SOSIAL
e. SILA KETUHANAN

2
2. Prof MOH YAMIN, S.H.
PIDATO MOH YAMIN DIUCAPKAN PADA TANGGAL 29 MEI 1945
DIDEPAN SIDANG BADAN PENYELIDIKAN USAHA USAHA
PERSIAPAN KEMERDEKAAN/ BPUPK YANG BERJUDUL “
ASAS DAN DASAR NEGARA KEBANGSAAN REPUBLIK
NDONESIA ” TERDIRI LIMA ASAS DAN DASAR YAITU:
a. PERI KEBANGSAAN
b. PERI KEMANUSIAAN
c. PERI KETUHANAN
d. PERI KERAKYATAN
e. KESEJAHTERAAN RAKYAT

3
B. PANDANGAN SESUDAH INDONESIA MERDEKA
SOEHARTO
PENDAPAT PRESIDEN SOEHARTO DIKUTIP DARI PIDATO
TANGGAL 1 JUNI 1967 DAN 1968. PANCASILA MERUPAKAN LIMA
DASAR YG MERUPAKAN SATU RANGKAIAN KESATUAN, SATU
TOTALITAS YG MERUPAKAN SATU KEBUDAYAAN YG TUNGGAL,
YG TIAP TIAP SILA HARUS MENGANDUNG KEEMPAT SILA YG LAIN.
TIAP SILA TDK BOLEH DILEPASKAN DARI SILA YG LAIN.
PANCASILA SEBAGAI DASAR FALSAFAH NEGARA DITEGASKAN
DALAM KATA PEMBUKAAN UUD 1945, YAITU:
A KETUHANAN YANG MAHA ESA
B. KEMANUSIAN YANG ADIL DAN BERADAB
C. PERSATUAN INDONESIA
D. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSAAN
DALAM PERMUSYAWARATAN/PERWAKILAN
E. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INSONESIA

4
1. SILA PERTAMA, KETUHANAN YANG MAHA ESA.
MENGANDUNG PENGERTIAN PENGAKUAN BANGSA IND THD ADANYA
TUHAN. SILA INI DITEGASKAN LAGI DLM PASAL 29 AYAT (1) UUD 1945
“NEG BERDASARKAN KETUHANAN YG MAHAESA”. SILA INI MEMBERI
PETUNJUK JALAN DAN BIMBINGAN DALAM MELAKSANAKAN SILA SILA
YG LAIN SERTA MENJAMIN PERKEMBANGANNYA DAN TUMBUH
SUBURNYA KEHIDUPAN BERAGAMA, MENGAJARKAN KITA
BERTOLERANSI AGAMA, SUATU TOLERANSI YG SEBETULNYA
DIAJARKAN OLEH SETIAP AGAMA.

2. SILA KEDUA, KEMANUSIAAN YG ADIL DAN BERADAB.


MENEMPATKAN MANUSIA SESUAI DENGAN HARKATNYA SEBGAI MAHLUK
TUHAN, OLEH KARENA ITU PANDANGAN BANGSA IND THD MANUSIA
TIDAK MENGHENDAKI ADANYA PENINDASAN MANUSIA OLEH MANUSIA
YG LAIN, BAIK SECARA LAHIRIAH MAUPUN BATINIAH BAIK OLEH BANGSA
SENDIRI MAUPUN OLEH BANGSA LAIN

5
3. SILA KETIGA, PERSATUAN INDONESIA.
MENGANDUNG PRINSIP NASIONALISME, CINTA BANGSA DAN TANAH AIR,
MENGGALANG TERUS PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA. NASIONALISME ADL
SYARAT MUTLAK BAGI PERTUMBUHAN & KELANGSUNGAN HIDUP SUATU BANGSA DLM
ABAD MODERN SEKARANG INI.
4. SILA KEEMPAT, KERAKYATAN YG DIPIMPIN OLEH HIKMAT
KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN.
MENGANDUNG DEMOKRASI DLM ARTI UMUM, YAITU PEMERINTAHAN DARI RAKYAT,
UNTUK RAKYAT. HIKMAH PERMUSYAWARATAN BERARTI BAHWA TINDAKAN BERSAMA
DIAMBIL SESUDAH ADA KEPUTUSAN BERSAMA.
5. SILA KELIMA, KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT
INDONESIA.
MENGHENDAKI ADANYA KEMAKMURAN YG MERATA DIANTARA SELURUH RAKYAT,
BUKAN MERATA YANG STATIS, MELAINKAN MERATA YG DINAMIS DAN MENINGKAT.
KEADILAN SOSIAL BERARTI HARUS MELINDUNGI YANG LEMAH. PERLINDUNGAN YG
DIBERIKAN ADL UNTUK MENCEGAH KESEWENANG WENANGAN DARI YG KUAT UNTUK
MENJAMIN ADANYA KEADILAN.

6
DR. MOH HATTA

PANDANGAN HATTA TENTANG PANCASILA DIAMBIL DARI PIDATO TGL


17 SEPTEMBER 1976 DIDEPAN KONGRES “MESSAGE TO THE CHINESE
GROUP CONFERENCE” ANTARA LAIN SBB:
1. BELIEF IN GOD
2. HUMANITY
3. THE UNITY OF INDONESIA
4. REPRESENTATIONAL DEMOCRACY
5. SOCIAL JUSTICE
“ THE VERY STRUCTURE OF THE CONSTITUTION OF THE REPUBLIC
OF INDONESIA, WHICH FORMS THE GUIDELINES FOR THE
GOVERNMENT OF THE STATE, IS BASED ON THESE FIVE PRECEPTS”

7
PROF MR SUNARKO
DLM BUKUNYA “SUSUNAN NEGARA KITA I, SUNARKO
MENGEMUKAKAN PANDANGANYA TENTANG PANCASILA SEBAGAI
BERIKUT: MENURUT PANCASILA, MAKA PEMERINTAH HARUS
MENJAMIN PERIKEMANUSIAAN, KEADILAN SOSIAL, KETUHANAN
DAN KEDAULAUTAN RAKYAT SEHINGGA PEMERINTAH YG BERANI
MELANGGAR KEMERDEKAAN AGAMA, NYATA NYATA AKAN
MELANGGAR SATU ATAU LEBIH DARI SILA TERSEBU, DAN DGN
DEMIKIAN BERTINDAK TIDAK SAH, KARENA MELAMPAUI BATAS
KEKUASAANNYA.
1. KETUHANAN YANG MAHAESA
2. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
3. PERSATUAN INDONESIA
4. FAHAM KEDAULATAN RAKYAT
5. FAHAM KEADILAN SOSIAL

8
LAMBANG NEGARA “GARUDA PANCASILA”
BURUNG GARUDA PANCASILA DISAHKAN OLEH PEMERINTAH DENGAN
PERATURAN PEMERINTAH NO.66 TAHUN 1951 TANGGAL 17 OKTOBER
1951.
PENGERTIAN BURUNG GARUDA
ADL BURUNG YG TERBESAR DAN BERANI YG HIDUP DI BUMI
INDONESIA DAN SERING DISEBUT DENGAN RAJAWALI.
1. SAYAP TERDIRI DARI 17 HELAI BULU YG BERARTI TGL 17/TGL
PROKLAMASI, EKORNYA TERDIRI 8 HELAI BULU YG BERARTI BLN
PROKLAMASI, DAN JUMLAH BULU KEDUA SAYAP + BULU EKOR + DUA
SAYAP + EKOR MAKA AKAN DIDAPAT PENJUMLAHAN: 17+17+8+2+1 = 45
YG BERARTI TH PROKLAMASI.
2. PERISAI ATAU TAMENG YG MENGGANTUNG DIDADA DAN RANTAI
EMAS PD LEHER BURUNG GARUDA BERARTI LAMBANG
PERLINDUNGAN BAGI SEGENAP BANGSA INDONESIA.
3. GARIS MELINTANG DITENGAH PERTANDA LETAK DAERAH
INDONESIA DI KATULISTIWA, YG MERUPAKAN RATNA MUTU MANIKAM
YG MENABURI SEKITAR KATULISTIWA TERSEBUT.

9
PANCASILA DALAM SIMBOLIK BURUNG GARUDA ADL SBB:

1. BINTANG LIMA EMAS MELAMBANGKAN SILA KETUHANAN


YANG MAHAESA.

2. RANTAI BULAT YANG PERSEGI, LAMBANG LAKI-LAKI DAN


WANITA ADALAH MENUNJUKKAN SILA KEMANUSIAAN YANG
ADIL DAN BERADAB.

3. POHON BERINGIN YANG RINDANG DAUNNYA ADALAH


LAMBANG SILA PERSATUAN INDONESIA

4. KEPALA BANTENG, PERTANDA SEMANGAT JUANG YANG


TINGGI DARI RAKYAT INDONESIA, DAN LAMBANG SILA
KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN
DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN.

5. PADI DAN KAPAS, PERTANDA BAHWA INDONESIA MERDEKA


UNTUK MENCAPAI KEMAKMURAN SELURUH BANGSA
INDONESIA, DAN LAMBANG SILA KEADILAN SOSIAL BAGI
SELURUH RAKYAT INDONESIA

10
PANCASILA DAN PENDIDIKAN
NASIONAL
DALAM U.U NO.2TH 1989 TTG SISTEM PENDIDIKAN
NASIONAL DIKEMUKAKAN BBRP KONSEP SBB:

1. PENDIDIKAN NAS ADL PDK YG BERAKAR PD KEBUD BGS


INDO & BERDSRN PD PANCASILA DAN UUD 1945.
2. PENDIDIKAN NAS BERFUNGSI UNT MENGEMBANGKAN
KEMAMPUAN SERTA MENINGKATKAN MUTU KEHIDUPAN
X
& MARTABAT MANUSIA IND DLM RANGKA MEWUJUDKAN
TUJUAN NAS.
3. PENDIDIKAN NAS MRPN UPAYA MENINGKT TARAF &
MUTU KEHIDUPAN BGS DAN PENGEMBANGAN KEBUD
NAS, YG DIHRP MENAIKKAN HARKAT DAN MARTABAT
MANUSIA IND.

11
1. PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA.
PANCASILA MEMPUNYAI KEDUDUKAN SEBAGAI POKOK KAIDAH
NEGARA YG FUNDAMENTAL. DLM HAL INI PANCASILA MERUPAKAN
SUMBER DR SEGALA SUMBER HUKUM / SUMBER DR TERTIB HUKUM
KETATANEGARAAN DI IND.

2. PANCASILA SBG PANDANGAN HIDUP.


PS MEGANDUNG NILAI-NILAI & NORMA-NORMA YG DIYAKINI AKAN
KEBENARANNYA, DIANGGAP PALING BAIK DAN PALING LAYAK UNT
DIPERGUNAKAN SBG PEDOMAN HIDUP DAN ACUAN TINDAKAN. PS SBG
PANDANGAN HIDUP MEMILIKI 2 FUNGSI SBG UKURAN BAIK BURUK,
BENAR SALAH DAN SBG PENGARAH, PEDOMAN, PETUNJUK ARAH,
BIMBINGAN DAN TUNTUNAN BAGI SETIAP TINDAKAN YANG AKAN
DILAKUKAN.

12
3. PANCASILA SBG KEPRIBADIAN BANGSA.
BERPERAN DLM MENUNJUKKAN ADANYA KEPRIBADIAN BGS IND YG
DPT DIBEDAKAN DENGAN KEPRIBADIAN BGS LAIN, YAITU BERUPA SIKAP,
TINGKAH LAKU DAN PERBUATANNYA YANG SENANTIASA SELARAS,
SERASI DAN SEIMBANG SESUAI DGN PENGHAYATAN & PENGAMALAN
SILA SILA PANCASILA SCR BULAT DAN UTUH.
4. PANCASILA SBG IDEOLOGI NASIONAL BERSUMBER PD
PANDANGAN HIDUP BGS INDONESIA, HSL PEMIKIRAN YG SEDALAM
DALAMNYA TTG KEHIDUPAN BERMASYARAKAT, BERBANGSA DAN
BERNEGARA YG DIINGINKAN SERTA AKAN DIGUNAKAN UNT MENGATUR
DAN MENYELENGGARAKAN PEM.
5. PANCASILA SBG JIWA BGS BERFUNGSI DAN BERPERAN
MEMBERIKAN SEMANGAT, MENDORONG DINAMIKA MASYARAKAT, SERTA
MEMBIMBING BANGSA KEARAH TUJUAN NAS UNT MEWUJUDKAN MASY
YG ADIL DAN MAKMUR BERDSRKAN PANCASILA DAN UUD 1945.

13
6. PANCASILA SBG TUJUAN BGS INDONESIA
TUJUAN YG AKAN DICAPAI OLEH BANGSA IND, SUATU
MASYARAKAT ADIL DAN MAKMUR YG MERATA MATERIIL DAN
SPIRITUIL, DIDLM WADAH NKRI YG MERDEKA BERKEDAULATAN
RAKYAT, BERSATU, AMAN, TERTIB DAN DAMAI, DLM KAWASAN
NASIONAL DAN INTERNASIONAL.

7. PANCASILA SBG PERJANJIAN LUHUR


PERJANJIAN LUHUR RAKYAT IND YG DISETUJUI OLEH WAKIL
RAKYAT IND MENJELANG DAN SESUDAH PROKLAMASI KEMERDEKAAN
YG KITA JUNJUNG TINGGI, BUKAN SEKEDAR KRN IA DITEMUKAN
KEMBALI DR KEPRIBADIAN & CITA CITA BGS IND, MELAINKAN KRN
PANCASILA MAMPU MEMBUKTIKAN KEBENARANNYA SETELAH DIUJI
OLEH SEJARAH PERJUANGAN BANGSA.

14
8. PANCASILA SEBAGAI MORAL PERJUANGAN/
PEMBANGUNAN
A. SEBAGAI NILAI PENGUKUR BAIK BURUKNYA KEBIJAKSANAAN
& PELAKS PEMBANGUNAN DI SEGALA BIDANG.
B. SEBAGAI NILAI PENGUKUR BAGI CARA2 DLM MELAKS PEMB
C. SUMBER INSPIRASI PERJUANGAN PEMBANGUNAN
D. SBG KEKUATAN PENDORONG & PENGGERAK PEMB NASIONAL
E. PENGARAH & SUMBER CITA2 BGS DAN SASARAN2 PEMB
NASIONAL
F. SUMBER KETAHANAN NAS YG MRPN MODAL PERJUANGAN UNT
MENCAPAI SASARAN PEMB NASIONAL.
G. SEBAGAI PEMBIMBING MORAL DLM PELAKSANAAN &
PENGAWASAN PEMBANGUNAN PD TINGKAT OPERASIONAL UNIT2
PEMB NASIONAL.

15
PANCASILA SEBAGAI MORAL PEMBANGUNAN
1. PEMBANGUNAN
A. BERDASARKAN PANCASILA
MANUSIA SEBAGAI PELAKU, IKUT SERTANYA SELURUH WARGA
MASYARAKAT DAN SELURUH BANGSA DALAM HAL: TENAGA DAN
FIKIRANNYA, ILMU DAN KETRAMPILAN, KEAHLIAN DAN
KEMAMPUAN.
B. TUJUANNYA MASYARAKAT PANCASILA
MANUSIA SEBAGAI TUJUAN PEMBANGUNAN YANG:
MEDATANGKAN KEMAKMURAN, MENJAMIN KEADILAN SOSIAL,
MELIPUTI BIDANG LAHIRIAH DLM KESEIMBANGANNYA DENGAN
BIDANG ROHANIAH, TDK SEMATA MATA DISATU DAERAH TTP JUGA
MERATA DISELURUH WILAYAH.
2. CARA-CARA
A. MENJUNJUNG TINGGI MARTABAT MANUSIA
B. BERDASARKAN MORAL PERJUANGAN, PANCASILA

16
HAKEKAT PANCASILA DAN NILAI-NILAI YG
TERKANDUNG DIDALAMNYA
Pancasila yg akan dimaknai nilai-nilainya adalah
Pancasila yg tercantum dalam pembukaan UUD 1945.
1. NILAI DASAR YG TERKANDUNG DLM SILA
KETUHANAN YANG MAHA ESA.
NILAI DASAR DR SILA PERTAMA AL. MENCAKUP TGJWB
BERSAMA DR SEMUA GOL BERAGAMA & KEPERCAYAAN
THD TYME UNT TEUS DAN BERSAMA SAMA MELETAKKAN
LANDASAN SPIRITUAL, MORAL DAN ETK YG KUKUH BAGI
PEMB NASIONAL, SERTA MENCAKUP KETAQWAAN THD
TYME SESUAI AGAMA & KEPERCAYAAN MASING2 MNRT
DSR KEMANUSIAN YG ADIL, BERADAB, HORMAT
MENGHORMAY ANAT PEMELUK AGAMA.

17
2. NILAI DASAR YG TERKANDUNG DLM SILA
KEMANUSIAAN YG ADIL DAN BERADAB.

- NILAI DASAR DR SILA KEDUA MENCAKUP


PENINGKATAN MARTABAT, HAK DAN KEWAJIBAN ASASI
WARGA NEG, PENGHAPUSAN PENJAJAHAN,
KESENGSARAAN DAN KETIDAKADILAN DR MUKA BUMI.

- HARKAT DANMARTABAT MANUSIA SBG MAHLUK TYME.


TIDAK SEMENA MENA THD ORANG LAIN. MENJUJUNG
TINGGI NILAI2 KEMANUSIAN. GEMAR MELAKUKAN
KEGIATAN KEMANUSIAN. BERANI MEMBELA KEBENARAN
& KEADILAN HORMAT MENGHORMATI & BEKERJASAMA
DENGAN BANGSA 2 LAIN.

18
3. NILAI DASAR YG TERKANDUNG DLM SILA
PERSATUAN INDONESIA

NILAI DSR DARI SILA KETIGA MENCAKUP PENINGKATAN PEMBINAAN


BGS DISEMUA BIDANG KEHIDUPAN MANUSIA, MASY, BGS DAN NEG
SHG RASA KESETIAKAWANAN MAKIN KUAT DLM RANGKA
MEMPERKUKUH PERSATUAN & KESATUANG BGS.
- MENEMPATKAN PERS & KES SERTA KEPENTINGAN &
KESELAMATAN BGS NEG DIATS KEPENTINGAN PRIBADI GOL.
- KESNGGUPAN DAN KERELAAN BERKORBAN UNT KEPENTINGAN
BGS NEG.
- MEMILIKI RASA CINTA TANAH AIR INDONESIA.
- MEMILIKI RASA KENGGAAN THD BGS NEG IND
- MEMILIKI RASA PERSATUAN ATAS DSR BHINEKA TUNGGAL IKA.
- MEMAJUKAN PERGAULAN DEMI KES DAN PERSATUAN BGS.

19
4. NILAI DASAR YG TERKANDUNG DLM SILA
KERAKYATAN YG DIPIMPIN OLEH HIKMAT
KEBIJAKSANAN DLM PERMUSYAWARATAN
PERWAKILAN.
NILAI DSR YG TERKANDUNG DLM SILA KEEMPAT MENCAKUP UPAYA
MAKIN MENUMBUHKAN & MENGEMBANGKAN SISTEM POL DEMOKRASI
PANCASILA, MENGEMBANGKAN KESADARAN DAN TGJWB POLITIK
WARGA NEGARA SERTA MENGGAIRAHKAN RAKYAT DLM PROSES
POLITIK.
- KESAMAAN KEDUDUKAN, HAK & KEWAJIBAN SETIAP WARGA
NEG.
- MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN NEGARA DAN MASYARAKAT
- TIDAK MEMAKSAKAN KEHENDAK KPD PIHAK LAIN.
- DLM MENGAMBIL KEPUTUSAN SECARA MUFAKAT,
KEKELUARGAAN, MENJUJUNG TINGGI KEPUTUSAN MUSYAWARAH.
- MENJUNJUNG TINGGI HARKAT DAN MARTABAT MANUSIA,
SERTA NILAI2 KEBENARAN DAN KEADILAN.

20
SEJARAH PANCASILA
1. MERUPAKAN SUATU PROSES, PANCASILA BUKAN LAHIR SECARA
MENDADAK PADA TH 1945.
2. ERAT HUBUNGANNYA DENGAN SEJARAH INDONESIA & KEBUDAYAAN
INDONESIA.
- MELALUI KEGEMILANGAN SEJARAH KENEGARAAN SRIWIJAYA,
MAJAPAHIT, MATARAM DLL
- MENGALAMI MASA PENDERITAAN PENJAJAHAN 3 ½ ABAD + 3 ½
TH.
- MEMILIKI SEJARAH PERJUANGAN KEMERDEKAAN/PERGERAKAN
NASIONAL YG MELIPUTI LAPISAN MASYARAKAT YG LUAS &
BERBAGAI BIDANG KEGIATAN DI MASY. (GERAKAN CENDEKIAWAN
SAMPAI GERAKAN KEKUATAN RAKYAT).
PROSES SEJARAH INI SECARA KESELURUHAN MEMBENTUK:
- KEPRIBADIAN BANGSA
- PANDANGAN HIDUP DAN DASAR NEGARA
- LAHIRNYA BANGSA DAN NEGARA
Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 21
PENGALAMAN SEJARAH PANCASILA
1. ANCAMAN TERHADAP PANCASILA (INGIN MERUBAH)
- PERGOLAKAN POLITIK (KEGIATAN KONSTITUANTE)
- PEMBERONTAKAN BERSENJATA (PKI, DARRUL ISLAM DLL)
- ANCAMAN IDEOLOGI LAIN (NASAKOM, SOSIALISME INDONESIA)
2. MEMPERSOALKAN KEMBALI PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA
- MEMENTAHKAN KEMBALI KESEPAKATAN NASIONAL, MENCEDERAI
PERJANJIAN LUHUR BANGSA INDONESIA.
- MENIMBULKAN PERGOLAKAN2 DAN KEGONCANGAN2 DALAM
MASYARAKAT KARENA MENGENAI SESUATU HAL YANG MENDASAR.
- MENGAKIBATKAN PENUNDAAN PEMBANGUNAN, SEDANGKAN
HANYA DGN PEMBANGUNAN MAKA TUJUAN KEMERDEKAAN UNT
MEWUJUDKAN MASYARAKAT MAJU, SEJAHTERA DAN BERKEADILAN
SOSIAL DAPAT DIWUJUDKAN
3. KESELURUHAN KELEMAHAN SELAMA INI TERNYATA BERPANGKAL
PD BELUM DIHAYATI & DIAMALKANNYA PANCASILA SECARA BENAR

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 22


PANCASILA & PEDOMAN PENGHAYATAN DAN
PENGAMALAN PANCASILA

1. MELESTARIKAN PANCASILA BERARTI MENJADIKAN PANCASILA


SEBAGAI BAGIAN YANG UTUH YG TIDAK TERPISAHKAN DARI
SELURUH CARA HIDUP MASYARAKAT KITA.
- MENDARAH DAGINGKAN PANCASILA DENGAN
MENGGUNAKAN P4 SEBAGAI PEDOMAN.
2. MERUPAKAN PROSES PENDIDIKAN DALAM ARTI LUAS, YG
DILAKUKAN SECARA SADAR, TERATUR DAN BERENCANA.
- SASARANNYA MENDIDIK ORANG LAIN DAN DIRI SENDIRI
- TAHAP TAHAPANNYA: PENGENALAN, PEMAHAMAN,
PENDALAMAN DENGAN BIMBINGAN, MEWUJUDKAN.

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 23


Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 24
I. KEDUDUKAN UUD 1945

1. CITA CITA HUKUM REPUBLIK INDONESIA PANCASILA.


- PENJELASAN UMUM NO III
2. HUKUM DASAR TERTULIS UUD 1945 DAN HUKUM DASAR TIDAK TERTULIS, -
PENJELASAN UMUM NOMOR I
a. SEBAGAI NORMA HUKUM
1) MENGIKAT.
- PEMERINTAH
- SETIAP LEMBAGA NEGARA / SETIAP LEMBAGA MASYARAKAT
- SETIAP WARGA NEGARA
2) BERISI NORMA-NORMA
- HARUS DILAKSANAKAN
- HARUS DITAATI
b. SEBAGAI HUKUM DASAR
1) SUMBER HUKUM TERTINGGI
- PRODUK PRODUK HUKUM
- KEBIJAKSANAAN PEMERINTAH
2) ALAT KONTROL

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 25


II. SIFAT UNDANG UNDANG DASAR 1945
1. MERUPAKAN ATURAN ATURAN POKOK.
A. GARIS BESAR SEBAGAI INSTRUKSI
- KEPADA PEMERINTAH PUSAT DAN LAIN LAIN.
- UNTUK MENYELENGGARAKAN KESEJAHTERAAN SOSIAL.
B. PENYELENGGARANYA.
DENGAN UU KARENA LEBIH MUDAH DENGAN CARA
MEMBUATNYA, MENGUBAHNYA DAN MECABUTNYA.
2. SINGKAT DAN SUPEL
A. UNTUK DAPAT MENGIKUTI DINAMIKA KEHIDUPAN
MASYARAKAT.
B. TIDAK LEKAS KETINGGALAN ZAMAN.
3. MENEKANKAN PERLUNYA SEMANGAT.
A. SEMANGAT PARA PEMIMPIN PEMERINTAHANYELEN
B. SEMANGAT PARA PENYELENGGARA NEGARA.

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 26


III. MAKNA PEMBUKAAN UUD 1945.

1. SUMBER DARI MOTIVASI DAN ASPIRASI PERJUANGAN


DAN TEKAD BANGSA INDONESIA.
2. SUMBER DARI CITA HUKUM DAN CITA MORAL YANG
INGIN DITEGAKKAN DALAM LINGKUNGAN NASIONAL,
MAUPUN DALAM PERGAULAN BANGSA BANGSA DI DUNIA.
3. MEMPUNYAI NILAI NILAI YANG UNIVERSAL, YANG
DIJUNJUNG TINGGI OLEH BANGSA BANGSA BERADAB DI
SELURUH MUKA BUMI
4. MEMPUNYAI NILAI NILAI YANG LESTARI, KARENA IA
MAMPU MENAMPUNG DINAMIKA MASYARAKAT, DAN AKAN
TETAP MENJADI LANDASAN PERJUANGAN BANGSA DAN
NEGARA SELAMA BANGSA TETAP SETIA KEPADA NEGARA
PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945.

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 27


MAKNA TIAP ALINEA PEMBUKAAN
UUD 1945
ALINEA 1
1. SOCIO HISTORIS
A. DALIL OBYEKTIF
- BAHWA PENJAJAHAN TIDAK SESUAI DENGAN
PERIKEMANUSIAAN DAN PERIKEADILAN.
- BAHWA SEMUA BANGSA DI DUNIA HARUS DAPAT
MENJALANKAN HAK AZASINYA YAITU HAK UNTUK
MERDEKA.
B. PERNYATAAN SUBYEKTIF
ASPIRASI BANGSA INDONESIA UNTUK MEMBEBASKAN
DIRI DARI PENJAJAHAN.

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 28


C. LANDASAN POKOK POLITIK LUAR NEGERI.

- MELAWAN SETIAP BENTUK PENJAJAHAN, MENDUKUNG


KEMERDEKAAN SETIAP BANGSA.

- MENENTANG SETIAP HAL ATAU SIFAT YANG TIDAK


SESUAI DENGAN PERIKEMANUSIAAN DAN
PERIKEADILAN.

2. YURIDIS

A. DASAR HUKUM DARI PEMBENTUKAN NEGARA


REPUBLIK INDONESIA.

B. BAHWA BERDASARKAN HUKUM ALAM ADALAH HAK


AZASI SETIAP BANGSA UNTUK MEMPEROLEH
KEMERDEKAAN.

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 29


ALINEA 2
1. SOCIO HISTORIS
ALINEA INI MENUNJUKKAN KETAJAMAN PENILAIAN:
A. BAHWA PERJUANGAN PERGERAKAN DI INDONESIA TELAH
SAMPAI PADA TINGKAT YANG MENENTUKAN.
B. BAHWA MOMENTUM YANG TELAH DICAPAI TERSEBUT HARUS
DIMANFAATKAN UNTUK MENYATAKAN KEMERDEKAAN.
C. BAHWA KEMERDEKAAN TERSEBUT BUKANLAH TUJUAN
TERAKHIR TETAPI MASIH HARUS DIISI DENGAN MEWUJUDKAN
NEGARA INDONESIA YANG MERDEKA, BERSATU, BERDAULAT, ADIL
DAN MAKMUR.
2. YURIDIS
ALINEA INI MENUNJUKKAN UNSUR UNSUR NEGARA
MERDEKA, MENURUT ANGGAPAN BANGSA INDONESIA YAITU:
1. MERDEKA
2. BERSATU
3. BERDAULAT
4. ADIL DAN MAKMUR

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 30


ALINEA 3
1. SOCIO HISTORIS.
a. PENGUKUHAN DARI PROKLAMASI KEMERDEKAAN.
b. MEMUAT MOTIVASI SPIRITUAL YG LUHUR, SUATU KEHIDUPAN
YG BERKESEIMBANGAN MATERIIL DAN SPIRITUAL, DIDUNIA
AKHIRAT.
c. MENUNJUKKAN KETAQWAAN BANGSA INDONESIA TERHADAP
TYME. BERKAT RIDHONYA BANGSA INDONESIA BERHASIL DLM
PERJUANGAN MENCAPAI KEMERDEKAANNYA.
2. YURIDIS
a. MENUNJUKKAN ADANYA PERJANJIAN KEMASYARAKATAN
ATAU PERJANJIAN MEMBENTUK NEGARA.
b. BERBEDA DGN TEORI ROUSSEAU, MAKA PERJANJIAN
KEMASYARAKATAN DISINI:
- ATAS BERKAT RAHMAT ALLAH YANG MAHA KUASA
- DIDORONG OLEH KEINGINAN YANG LUHUR SUPAYA
BERKEHIDUPAN KEBANGSAAN YANG BEBAS

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 31


ALINEA 4
1. SOCIO HISTORIS
A. TUJUAN NEGARA:
NEG INDONESIA MEMPUNYAI FUNGSI YANG SEKALIGUS
MENJADI TUJUANNYA YAITU
1) MELINDUNGI SEGENAP BANGSA INDONESIA DAN
SELURUH TUMPAH DARAH INDONESIA,
2) MEMAJUKAN KESEJAHTERAAN UMUM.
3) MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA & IKUT MELAKS
KETERTIBAN DUNIA YG BERDASARKAN KEMERDEKAAN,
PERDAMAIAN ABADI DAN KEADILAN SOSIAL.
B. PRINSIP DASAR: MENYUSUN KEMERDEKAAN KEBANGSAAN
INDONESIA DLM SATU UUD NEG INDONESIA YG TERBENTUK DLM
SUATU SUSUNAN NEG RI YG BERKEDAULATAN RAKYAT.
C. DASAR FALSAFAH NEGARA YAITU PANCASILA.

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 32


2. YURIDIS

A. UNSUR UNSUR NEGARA: PEMERINTAH, BANGSA, WILAYAH


B. TUJUAN NEGARA INDONESIA
C. SISTEM HUKUM DASAR KITA, DENGAN UNDANG UNDANG
DASAR NEGARA INDONESIA (TERTULIS)
D. BENTUK NEGARA KITA: REPUBLIK
KEKUASAAN TERTINGGI: KEDAULATAN RAKYAT
E. DASAR NEGARA: PANCASILA

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 33


SISTEM HUKUM DASAR TERTULIS

1. HUBUNGAN PEMBUKAAN DENGAN BATANG TUBUH


(PASAL PASAL) UUD 1945 (PENJELASAN UNDANG
UNDANG DASAR 1945 UMUM NO III)
2. PEDOMAN ATAU CARA YG DIPAKAI UNTUK
MERUMUSKAN PASAL PASAL DLM BATANG TUBUH
UNDANG UNDANG DASAR 1945.
3. ADANYA ATURAN PERUBAHAN UNDANG UNDANG
DASAR, ATURAN PERALIHAN DAN ATURAN
TAMBAHAN.

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 34


HUBUNGAN PEMBUKAAN DENGAN BATANG
TUBUH (PASAL PASAL) UUD 1945

1. PEMBUKAAN MEMUAT POKOK POKOK PIKIRAN YG


MELIPUTI SUASANA KEBATINAN DARI UNDANG UNDANG
DASAR NEGARA INDONESIA
2. POKOK POKOK PIKIRAN DLM PEMBUKAAN MEWUJUDKAN
CITA CITA HUKUM YG MENGUASAI HUKUM DASAR NEGARA YG
TERTULIS DAN TIDAK TERTULIS, MEMEBERIKAN KEDUDUKAN
YG LEBIH TINGGI.
3. UUD MENCIPTAKAN POKOK POKOK PIKIRAN INI DLM PASAL
PASALNYA. MENUNJUKKAN ADANYA FUNGSI ATAU HUBUNGAN
LANGSUNG ANTARA PEMBUKAAN DAN PASAL PASAL UUD.
SUATU KESATUAN YANG TIDAK DAPAT DIPISAHKAN KARENA
MERUPAKAN KESATUAN NILAI DAN NORMA YANG TERPADU.

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 35


PEDOMAN/CARA YG DIPAKAI UNT MERUMUSKAN
PASAL PASAL DLM BATANG TUBUH UUD 1945:
1. PENCIPTAAN LEBIH LANJUT POKOK POKOK PIKIRAN DLM
PEMBUKAAN KE PASAL PASAL. (PASAL PASAL ADL
SEKEDAR PENJABARAN LEBIH LANJUT)
2. MENGGUNAKAN POKOK POKOK PIKIRAN DLM
PEMBUKAAN SEBAGAI PATOKAN PATOKAN:
a.
MELINDUNGI SEGENAP BGS IND DAN SELURUH TUMPAH
DARAH IND, DENGAN BERDASAR ATAS PERSATUAN
DENGAN MEWUJUDKAN KEADILAN SOSIAL BAGI
SELURUH RAKYAT IND.
b. HENDAK MEWUJUDKAN KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH
RAKYAT.
c YG BERKEDAULATAN RAKYAT BERDASAR ATAS
KERAKYATAN DAN PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN.
d. BERDASAR ATAS KETUHANAN YME MENURUT DASAR
KEMANUSIAAN YG ADIL DAN BERADAB.
Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 36
3. BERDASARKAN KUNCI KUNCI POKOK SISTEM
PEMERINTAHAN NEGARA.
a. INDONESIA ADALAH NEG YG BERDASAR ATAS HUKUM.
b. SISTEM KONSTITUSINAL
c. KEKUASAAN NEGARA YG TERTINGGI DI TANGAN MAJELIS
PERMUSYAWARATAN RAKYAT.
d. PRESIDEN IALAH PENYELENGGARA PEMERINTAH NEGARA
YANG TERTINGGI DI BAWAH MAJELIS.
e. PRESIDEN TDK BERTANGGUNG JAWAB KEPADA DEWAN
PERWAKILAN RAKYAT.
f. MENTERI NEGARA IALAH PEMBANTU PRESIDEN, MENTERI NEG
TIDAK BERTANGGUNGJAWAB KEPADA DPR.
g. KEKUASAAN KEPALA NEGARA TIDAK TAK TERBATAS.

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 37


2. POKOK PIKIRAN KEDUA (Keadilan Sosial).

NEGARA HENDAK MEWUJUDKAN KEADILAN SOSIAL BAGI


SELURUH RAKYAT. TIDAK DIMUNGKINKAN ADANYA
KELOMPOK ATAU PERORANGAN DIRUGIKAN DALAM MENCARI
KEADILAN SEMUANYA BERHAK MENIKMATI KEADILAN

3. POKOK PIKIRAN KETIGA (Kedaulatan Rakyat).


NEGARA YANG BERKEDAULATAN RAKYAT, BERDASAR ATAS
KERAKYATAN DAN PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN.

a. SISTEM NEG YG TERBENTUK DLM UUD HARUS


BERDASAR ATAS KEDAULATAN RAKYAT DAN BERDASAR ATAS
PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN.

b. MEMANG ALIRAN INI SESUAI DENGAN SIFAT


MASYARAKAT INDONESIA.

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 38


POKOK POKOK PIKIRAN DALAM PEMBUKAAN
UUD 1945
1. POKOK PIKIRAN PERTAMA (Persatuan)
NEGARA MELINDUNGI SEGENAP BGS IND & SELURUH TUMPAH DARAH
IND DGN BERDSR ATAS PERSATUAN DGN MEWUJUDKAN KEADILAN
SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT IND.
a. DALAM PEMBUKAAN INI DITERIMA ALIRAN PENGERTIAN NEG
PERSATUAN, NEG YG MELINDUNGI & MELIPUTI SEGENAP BANGSA
SELURUHNYA.
b. JADI NEG MENGATASI SEGALA FAHAM GOLONGAN, SEGALA
FAHAM PERORANGAN.
c. NEGARA MENURUT PENGERTIAN PEMBUKAAN INI MENGHENDAKI
PERSATUAN MELIPUTI SEGENAP BANGSA INDONESIA SELURUHNYA.
d. INILAH SUATU DASAR NEGARA YG TIDAK BOLEH DILUPAKAN.

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 39


4. POKOK PIKIRAN KEEMPAT (Ketuhanan YME dan
kemanusiaan yang adil dan beradab)

a. NEGARA BERDASAR ATAS KETUHANAN YANG MAHA ESA


MENURUT DASAR KEMANUSIAAN YG ADIL DAN BERADAB.
b UNDANG UNDANG DASAR HARUS MENGANDUNG ISI YG
MEWAJIBKAN PEMERINTAH DAN LAIN LAIN PENYELENGGARA
NEGARA UNTUK MEMELIHARA BUDI PEKERTI KEMANUSIAAN YG
LUHUR DAN MEMEGANG TEGUH CITA CITA MORAL RAKYAT LUHUR

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 40


1. PASAL 2 YG MENGATUR TTG SISTEM PEM NEG,
MENGATUR TTG KEDUDUKAN, TUGAS, WEWENANG
& HUB ANTAR LEMBAGA NEG.
2. PASAL 2 YG MENGATUR HUB NEGARA DENGAN
WARGA NEG DAN PENDUDUK NEG, JUGA BERISI
ARAH YG AKAN DITUJU OLEH NEG DLM MENCAPAI
CITA CITA NEG & BANGSA. PASAL 2 INI JUGA
MENUANGKAN KONSEPSI NEG DI BIDANG POLITIK,
EKO, SOSBUD DAN PERTAHANAN KEAMANAN
NEGARA

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 41


BATANG TUBUH MERUPAKAN PENJABARAN DR POKOK 2
PIKIRAN YG TERKANDUNG DLM PEMBUKAAN. PEMBUKAAN
BERFUNGSI ATAU BERHUB LANGSUNG DENGAN BATANG
TUBUH, MENGANDUNG POKOK 2 PIKIRAN YG TERJABAR
DLM PASAL PASALNYA.
PEMBUKAAN YG MEMUAT DASAR FILSAFAT NEG DGN
BATANG TUBUH ADL KESATUAN TDK TERPISAHKAN &
MERUPAKAN RANGKAIAN KESATUAN NILAI & NORMA YG
TERPADU.
TIAP 2 PASAL DLM BATANG TUBUH TDK LAIN ADL
PANCARAN DR TIAP 2 SILA DARI PANCASILA YG TERDAPAT
DLM PEMBUKAAN.

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 42


1. NEGARA BERDASAR ATAS HUKUM (RECHTSSTAAT, TDK
BERDASAR ATAS KEKUASAAN BELAKA (MACHTSSTAAT).
Bahwa pem atau eksekutif dan semua lembaga neg lain haruslah tunduk
kepada hukum. Neg dlm penyelenggaraannya haruslah bertolak dari 2 landasan
yaitu faktor kegunaannya (doelmatigheid) dan landasan hukumnya
(rechtmatigheid).
2. SISTEM KONSTITUSIONAL
Pemerintah berdasar atas sistem konstitusi (hukum dasar), tidak bersifat
absolutisme (kekuasaan yg tidak terbatas).
3. KEKUASAAN NEG YG TERTINGGI DI TANGAN MPR.
Kedaulatan rakyat dipegang oleh suatu badan bernama MPR, sebagai
Majelis sebagai penjelmaan dari kedaulatan rakyat mempunyai kekuasan yg
sangat besar sekali dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara.

Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 43


4. PRESIDEN IALAH PENYELENGGARA PEMERINTAH NEG YG
TERTINGGI DIBAWAH MAJELIS.
Dibawah MPR Presiden ialah penyenggara pem neg tertinggi. Dalam
menjalankan pemerintahan neg, kekuasaan dan tanggungjawab adl di tangan
presiden.
5. PRESIDEN TDK BERTANGGUNGJAWAB KPD DEWAN
PERWAKILAN RAKYAT.
Disamping presiden ialah Dewan Perwakilan Rakyat, presiden harus
mendapat persetujuan DPR untuk membentuk Undang undang dan unt
menetapakan APBN.
6. MENTERI NEG IALAH PEMBANTU PRESIDEN, MENTERI NEG
TDK BERTANGGUNG JAWAB KPD DPR.
Presiden mengangkat dan memberhentikan menteri 2 negara.
Kedudukannya tdk tergantung kepada dewan , akan tetapi tergantung dari
presiden.
7. KEKUASAAN KEPADA NEG TDK TAK TERBATAS
Presiden bertgjwb kpd MPR, tetapi harus memperhatikan suara Dewan
Perwakilan Rakyat
Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 44
Stimik Kuwera Harvest Pancasila/Wahyu Darmono 45