Anda di halaman 1dari 29

KAJIAN EKONOMI

PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR


BARAT KABUPATEN
PURWAKARTA BERDASARKAN
NILAI TATA GUNA LAHAN DAN
MATA KULIAH WAKTU TEMPUH
EKONOMI DAN KEBIJAKAN WILAYAH

KELOMPOK I :
ANDRI : 21040113410018
DWI CAHYO : 21040113410019
EDI SUKANDAR : 21040113410014
NOPTRI JUMARIO : 21040113410036
NURHIKMAH P : 21040113410038
YUSTINUS BIMA : 21040113410025
LOGO
OUTLINE

PENDAHULUAN

KAJIAN LITERATUR

GAMBARAN UMUM WILAYAH KAJIAN

ANALISIS DAN PEMBAHASAN

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI


PENDAHULUAN

Identifikasi Isu dan Permasalahan


 Kondisi eksisting jalan lingkar barat Kabupaten Purwakarta dalam
kondisi rusak berat dan sebagian ruas jalan terputus akibat longsor.
 Arus lalu lintas orang, barang, dan jasa dari/ menuju lokasi kajian
menggunakan transportasi air (Perahu) dengan biaya transportasi
yang mahal.
 Aksesibilitas dari/menuju lokasi kajian (Kec. Sukasari dan Kec.
Maniis) menjadi rendah.
 Waktu tempuh dari/menuju lokasi kajian (Kec. Sukasari dan Kec.
Maniis) menjadi rendah.
 Keuntungan dari surplus produk komoditi tata guna lahan di wilayah
kajian menjadi rendah

Company Logo
PENDAHULUAN (Lanjutan....)

Tujuan Kajian
 Menghitung biaya yang timbul akibat pembangunan jalan lingkar
barat.
 Menghitung nilai ekonomi eksisting berdasarkan tata guna lahan di
wilayah kajian, yang meliputi : nilai pertanian, perkebunan,
peternakan, perikanan, dan kehutanan.
 Menghitung estimasi biaya transportasi nilai ekonomi sektor
pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan pada
kondisi sebelum dan sesudah pembangunan jalan lingkar barat.
 Menghitung biaya akibat peningkatan aksesibilitas (waktu tempuh)
pada kondisi sebelum dan sesudah pembangunan jalan lingkar
barat
KAJIAN LITERATUR

Tata Guna Lahan dan Sistem Transportasi

Perubahan Guna Lahan

Meningkatnya Nilai Lahan Meningkatnya Bangkitan


Pergerakan

Meningkatnya Kebutuhan
Meningkatnya Aksesibilitas Pergerakan

Meningkatnya Fasilitas
Transportasi

Sumber : Paquette et al, Traffic Engineering : Planing and Design, 1982 dalam Febri Susanto, 2004
KAJIAN LITERATUR

Nilai Ekonomi Lahan (Barlowe dalam Pravitasari, 2007)

Nilai Ekonomi Lahan adalah sisa surplus ekonomi sebagai bagian


dari nilai produk total atau pendapatan total yang ada setelah
pembayaran dilakukan untuk semua faktor biaya total.

Surplus ekonomi sumber daya lahan dilihat berdasarkan kualitas


lahan (ricardian rent) maupun karena lokasi areal lahan yang
strategis (locational rent)

Locational rent sangat ditentukan oleh kemudahan aksesibilitas


suatu lahan untuk memperoleh surplus ekonomi sebesar-
besarnya.
KAJIAN LITERATUR

DEFINISI DAN KLASIFIKASI JALAN

Definisi Jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala


bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang
diperuntukkan bagi lalu lintas, yang berada pada permukaan tanah, di
atas permukaan tanah, di bawah permukaan tanah dan/atau air, serta di
atas permukaan air, kecuali jalan kereta api, jalan lori, dan jalan kabel.

Klasifikasi Jalan Umum menurut fungsinya ke dalam jalan arteri, jalan


kolektor, jalan lokal dan jalan lingkungan

(Menurut UU No 38 Tahun2004 tentang Jalan)


KAJIAN LITERATUR

JARINGAN TRANSPORTASI TERHADAP STRUKTUR


KOTA
Pengaruh jaringan transportasi terhadap aktivitas, guna lahan, maupun
struktur kota dapat dilihat dari beberapa struktur kota, yaitu grid, linear,
dan sentripetal (Hutchinson, 1974).
Jalan Lingkar termasuk ke dalam pola jaringan sentripetal.
Adanya prasarana transportasi yang baik akan mempengaruhi pola
pemanfaatan lahan. Bila akses transportasi ke suatu ruang kegiatan
diperbaiki, maka ruang kegiatan tersebut akan lebih menarik dan
biasanya lebih berkembang (Tamin, 1997).

Konsep dasar dari interaksi antara tata guna lahan dan transportasi
adalah aksesibilitas (Hanson, 1995). Aksesibilitas adalah konsep yang
menggabungkan sistem tata guna lahan secara geografis dengan sistem
jaringan transportasi yang menghubungkannya. (Black dalam Tamin,
1997).
KAJIAN LITERATUR

INDIKATOR KELAYAKAN EKONOMI


Benefit Cost Ratio adalah perbandingan antara present value benefit dibagi dengan present
value cost. Hasil (B/C-R) dari suatu kegiatan dikatakan layak secara ekonomi apabila nilai (B/C-
R) lebih besar dari nilai 1 (satu).

Net Present Value adalah selisih antara nilai manfaat dengan biaya yang seluruhnya dinyatakan
dalam nilai sekarang. Bila nilai NPV positif (NPV > 0), maka dikatakan bahwa kegiatan itu layak
untuk dilaksanakan.

Economic Internal Rate of Return merupakan tingkat pengembalian berdasarkan pada


penentuan nilai tingkat bunga (discount rate), dimana semua keuntungan masa depan yang
dinilai sekarang dengan discount rate tertentu adalah sama dengan biaya kapital atau present
value dari total biaya.
GAMBARAN UMUM WILAYAH KAJIAN
(KEC. SUKASARI & KEC. MANIIS)

PETA ADMINISTRASI KAB. PURWAKARTA

Wilayah Kajian
Kec. Sukasari

Wilayah Kajian
Kec. Maniis

Sumber : Perda RTRW Nomor 11 Tahun 2012 Kab. Purwakarta tahun 2011
GAMBARAN UMUM WILAYAH KAJIAN
(Lanjutan...)
TATA GUNA LAHAN
Volume Surplus dan Defisit Produk Perkebunan

Volume Produksi (Ton) Jumlah Konsumsi (Ton) Surplus Produksi (Ton) Nilai Ekonomi Surplus
No Jenis Komoditi Kec. Jumlah
Kec. Sukasari Kec. Maniis Kec. Maniis Kec. Sukasari Kec. Maniis Harga Satuan (Rp/Kg)* Jumlah Harga (Rp)
Sukasari Surplus
(1) (2) (3) (4) (3) (4) (3) (4) (4) (3) (4)

1 Karet 19,65 850,65 3,93 255,20 15,72 595,46 611,18 27.000,00 16.501.725.000,00

2 Kelapa 41,50 50,14 8,30 15,04 33,20 35,10 68,30 2.700,00 184.404.600,00

3 Kopi 2,70 3,05 0,54 0,92 2,16 2,14 4,30 15.300,00 65.713.500,00

4 Aren 2,20 3,57 0,44 1,07 1,76 2,50 4,26 12.000,00 51.108.000,00

5 Melinjo 14,80 80,30 2,96 24,09 11,84 56,21 68,05 8.000,00 544.400.000,00

6 Jahe 7,43 29,25 1,49 8,78 5,94 20,48 26,42 2.500,00 66.047.500,00
Jumlah Total
88,28 1.016,96 17,66 305,09 70,62 711,87 782,50 17.413.398.600,00
Sumber BPS Kab. Purwakarta
* Dinas Perkebunan Prov. Jabar

Volume Surplus dan Defisit Produk Peternakan

Volume Produksi Jumlah Konsumsi (Ton) Surplus Produksi (Ton) Nilai Ekonomi Surplus
No Jenis Komoditi Kec. Jumlah
Kec. Sukasari Kec. Maniis Kec. Maniis Kec. Sukasari Kec. Maniis Harga Satuan (Rp/Kg)* Jumlah Harga (Rp)
Sukasari Surplus
(1) (2) (3) (4) (3) (4) (3) (4) (4) (3) (4)

1 Daging 157,31 399,08 77,98 157,41 79,33 241,67 321,00 72.708,00 23.339.268.000,00

2 Telur 41,19 107,83 34,85 70,35 6,34 37,48 43,82 15.773,00 691.172.860,00
Jumlah Total
198,50 506,91 112,83 227,76 85,67 279,15 364,82 24.030.440.860,00

Sumber BPS Kab. Purwakarta

* Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Purwakarta


GAMBARAN UMUM WILAYAH KAJIAN
(Lanjutan...)
TATA GUNA LAHAN (Lanjutan.....)
Volume Surplus dan Defisit Produk Perikanan

Volume Produksi (Ton) Jumlah Konsumsi (Ton) Surplus Produksi (Ton) Nilai Ekonomi Surplus
No Jenis Komoditi Jumlah
Kec. Sukasari Kec. Maniis Kec. Sukasari Kec. Maniis Kec. Sukasari Kec. Maniis Harga Satuan (Rp/Kg) Jumlah Harga (Rp)
Surplus
(1) (2) (3) (4) (3) (4) (3) (4) (4) (3) (4)
1 Ikan 12.609,01 27.660,10 241,09 486,66 12.367,92 27.173,44 39.541,36 18.000,00
711.744.480.000,00
Jumlah Total 12.609,01 27.660,10 241,09 486,66 12.367,92 27.173,44 39.541,36 711.744.480.000,00

Sumber BPS Kab. Purwakarta

Volume Surplus dan Defisit Produk Kehutanan

Volume Produksi (batang) Jumlah Konsumsi (Batang) Surplus Produksi (Batang) Volume Produksi (batang)
No Jenis Komoditi Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kecamatan Kecamatan Jumlah
Harga Satuan (Rp/Kg) Kecamatan Maniis
Sukasari Maniis Sukasari Maniis Sukasari Maniis Surplus
(1) (2) (3) (4) (3) (4) (3) (4) (4) (3) (4)
1 Bambu 58.128,00 17.516,25 8.719,20 99.258,75 49.408,80 148.667,55 10.000,00
116.775,00 1.486.675.500,00

Jumlah Total 116.775,00 58.128,00 17.516,25 8.719,20 99.258,75 49.408,80 148.667,55 1.486.675.500,00

Sumber BPS Kab. Purwakarta


Dinas Kehutanan Kab. Purwakarta

Rekapitulasi Nilai Ekonomi Tata Guna Lahan Rekapitulasi Nilai Surplus Tata Guna Lahan

No Jenis Komoditi Nilai Ekonomi (Rp) No Jenis Komoditi Nilai Ekonomi (Rp)
1 Pertanian 77.003.558.000,00 1 Pertanian 59.641.157.000,00
2 Perkebunan 24.755.243.000,00 2 Perkebunan 17.413.398.600,00
3 Peternakan 36.802.007.720,00 3 Peternakan 24.030.440.860,00
4 Perikanan 724.843.980.000,00 4 Perikanan 711.744.480.000,00
5 Kehutanan 1.749.030.000,00 5 Kehutanan 1.486.675.500,00
Jumlah Total 865.153.818.720,00 Jumlah Total 814.316.151.960,00
PDRB 7.708.470.000.000,00 PDRB 7.708.470.000.000,00
Prosentase thd PDRB 11,22% Prosentase thd PDRB 10,56%
GAMBARAN UMUM WILAYAH KAJIAN
(Lanjutan...)

Jaringan
Transportasi Ruas Jalan Lingkar
Barat

Jalan

PANJANG (KM)
KONDISI
No. TAHUN TAHUN TAHUN TAHUN TAHUN
JALAN
2008 2009 2010 2011 2012
1. Baik 210,283 311,194 339,199 376,984 424,774
(29,2%) (43,2%) (47,0%) (52,2%) (58,3%)
11.4%
2. Sedang 237,549 183,975 175,038 139,045 119,122
(33,0%) (25,5%) (24,2%) (19,3%) (16,3%) 14.0%
3. Rusak 132,790 108,969 105,164 114,324 102,368
(18,4%) (15,1%) (14,6%) (15,8%) (14,0%)
4. Rusak Berat 139,878 116,362 102,699 91,847 83,002 16.3% 58.2%
(19,4%) (16,2%) (14,2%) (12,7%) (11,4%)
JUMLAH 720,500 720,50 722,10 722,200 729,266

Sumber: LAKIP Dinas Bina Marga dan Pengairan Kab. Purwakarta, Tahun 2012
Baik Sedang Rusak Rusak Berat
PROSES EVALUASI KEBIJAKAN DAERAH (EX-ANTE)

Rencana Tindak / Program


Kegiatan :
Rencana Umum Jaringan 1. Pembangunan Jalan Lingkar
Transportasi Jalan (RUJTJ) Barat Kabupaten Purwakarta
Kabupaten Purwakarta
Tahun 2001
Bahan Kebijakan :
a. Nilai tata guna lahan
b. Manfaat Efisiensi biaya Transportasi
dan Waktu Tempuh
c. Pengembangan Jaringan Jalan
Revisi Kebijakan RUJTJ
bila hasil evaluasi tidak
layak secara
4. Evaluasi :
ekonomi/finansial
Kelayakan Ekonomi Proyek
(BCR, NPV, IRR)

Prioritas Penanganan
Pembebasan Lahan untuk
Mendukung Program Kegiatan
Pembangunan Jalan Lingkar
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN

RENCANA DAN PROGRAM KEGIATAN PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR BARAT KABUPATEN PURWAKARTA
TARGET TAHUN KE---
NO JENIS PROGRAM DAN KEGIATAN NILAI KEGIATAN (Rp) KETERANGAN
KUANTITAS SATUAN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

I Program Pembebasan Lahan

Pembebasan lahan Ex. Perhutani 4.000.000.000,00 40.000,00 M2

II Program Pembangunan Jalan dan Jembatan

1 Pembuatan DED Jalan Lingkar Barat Kab. Purwakarta 1.350.000.000,00 1 Keg

Pembangunan Jalan Lingkar Barat STA 00+000 s/d STA


2 18.000.000.000,00 10,00 Km
10+000
Pembangunan Jalan Lingkar Barat STA 10+000 s/d STA
3 16.740.000.000,00 9,30 Km
19+300
Pembangunan Jalan Lingkar Barat STA 19+300 s/d STA
4 14.760.000.000,00 8,20 Km
27+500
Pembangunan Jalan Lingkar Barat STA 27+500 s/d STA
5 18.000.000.000,00 10,00 Km
37+500

6 Pemb. Jembatan Rangka Baja L = 50 m 21.000.000.000,00 3,0 bh

7 Pemb. Gorong-gorong plat beton 1.500.000.000,00 150,0 bh

Pengawasan Teknis Pembangunan Jalan Lingkar Barat Kab.


8 900.000.000,00 1 Keg
Purwakarta
III Program Pemeliharaan Jalan dan Jembatan
Pemeliharaan Jalan Lingkar Barat STA 00+000 s/d STA
1 2.000.000.000,00 10,00 Km
10+000
Pemeliharaan Jalan Lingkar Barat STA 10+000 s/d STA
2 1.860.000.000,00 9,30 Km
19+300
Pemeliharaan Jalan Lingkar Barat STA 19+300 s/d STA
3 1.640.000.000,00 8,20 Km
27+500
Pemeliharaan Jalan Lingkar Barat STA 27+500 s/d STA
4 2.000.000.000,00 10,00 Km
37+500

JUMLAH ESTIMASI BIAYA (I+II+III) 103.750.000.000,00


ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI

Penilaian Kelayakan Usaha :


Aspek Finansial/Ekonomi
Net Present Value (NPV) dan Perhitungan untuk mencari selisih /membandingkan
B/C Ratio biaya dan pendapatan yang sudah discount rate

Internal Rate Return Perhitungan untuk mencari tingkat discount rate


sehingga biaya sama dengan pendapatan

Profitability Index/Ratio Perhitungan untuk membandingkan antara


pendapatan dengan investasi sehingga dapat diketahui
kemampuan menghasilkan laba perusahaan

Ketentuan :
Berdasarkan aspek finansial, maka secara kuantitatif dapat ditentukan kelayakan usaha sebagai
berikut :
 B/C RATIO > 1  LAYAK dan sebaliknya.
 Nilai NPV > 0  LAYAK dan sebaliknya.
 PROFITABILITY INDEX >1  LAYAK dan sebaliknya.
 IRR > TINGKAT BUNGA  LAYAK dan sebaliknya.
ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI

 ESTIMASI BIAYA PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR BARAT


VOLUME
KOMPONEN BIAYA ESTIMASI BIAYA
NO KUANTITAS SATUAN HARGA SATUAN

I BIAYA PELAKSANAAN FISIK


A Biaya Pembebasan Lahan
1 Lahan Kosong 40.000,00 M2 100.000,00 4.000.000.000,00
2 Bangunan - - -
Jumlah Biaya A 4.000.000.000,00
B Biaya Peningkatan Jalan (Hotmix, lebar perkerasan 6 m)
1 STA 00+000 s/d STA 10+000 10,00 Km 1.800.000.000,00 18.000.000.000,00
2 STA 10+000 s/d STA 19+300 9,30 Km 1.800.000.000,00 16.740.000.000,00
3 STA 19+300 s/d STA 27+500 8,20 Km 1.800.000.000,00 14.760.000.000,00
4 STA 27+500 s/d STA 37+500 10,00 Km 1.800.000.000,00 18.000.000.000,00
Jumlah Biaya B 67.500.000.000,00

C Biaya Pembuatan Jembatan Rangka Baja Bentang 50 M


1 Pemb. Jembatan Rangka Baja L = 50 m 3,0 bh 7.000.000.000,00 21.000.000.000,00
Jumlah Biaya C 21.000.000.000,00
D Biaya Pembuatan Gorong-Gorong, L=6m
1 Pemb. Gorong-gorong plat beton 150,0 bh 10.000.000,00 1.500.000.000,00
Jumlah Biaya D 1.500.000.000,00
JUMLAH BIAYA PELAKSANAAN FISIK (I) 94.000.000.000,00

II BIAYA PERENCANAAN
1
37,5 Km 1,5% * Biaya Fisik 1.350.000.000,00
Perencanaan Teknis Jalan (Full Design) dan jembatan
Jumlah Biaya II 1.350.000.000,00

III BIAYA PENGAWASAN


1
37,5 Km 1,0% * Biaya Fisik 900.000.000,00
Pengawasan Teknis Jalan (Full Design) dan jembatan
Jumlah Biaya III 900.000.000,00

IV BIAYA PEMELIHARAAN RUTIN


1 STA 00+000 s/d STA 10+000 10 Km 200.000.000,00 2.000.000.000,00
2 STA 10+000 s/d STA 19+300 9,3 Km 200.000.000,00 1.860.000.000,00
3 STA 19+300 s/d STA 27+500 8,2 Km 200.000.000,00 1.640.000.000,00
4 STA 27+500 s/d STA 37+500 10 Km 200.000.000,00 2.000.000.000,00
Jumlah Biaya IV 7.500.000.000,00

JUMLAH ESTIMASI BIAYA (I+II+III+IV) 103.750.000.000,00


Sumber: Harga Satuan Per KM Dinas Bina Marga dan Pengairan Kab. Purwakarta, Tahun 2012
ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI
(Lanjutan..)

 ESTIMASI MANFAAT EFISIENSI BIAYA TRANSPORTASI


Biaya Kecepata
Biaya Lama Total Biaya
Sewa Biaya BBM Jarak n Rata2 Waktu Kapasitas
Kendaraan Bongkar Waktu Angkutan
No Kecamatan Mobil Per Jam Tempu Kend Tempu Angkut
Per Jam Muat Sewa per Ton
Per Jam (Rp) h (Km) (Km/jam h (jam) (Ton)
(Rp) (Jam) (Jam) (Rp)
(Rp) )

1 Jatiluhur 90.000 17.032,50 107.032,50 8 35 0,23 2,00 2,23 4,00 59.632,39

2 Sukasari 90.000 17.032,50 107.032,50 30 35 0,86 2,00 2,86 4,00 76.451,79

3 Maniis 90.000 17.032,50 107.032,50 40 35 1,14 2,00 3,14 4,00 84.096,96

Biaya
Biaya Total Biaya
Sewa Biaya BBM Jarak Kecepatan Waktu Bongkar Kapasitas
Kendaraan Waktu Angkutan
No Kecamatan Mobil Per Jam Tempuh Rata2 Kend Tempuh Muat Angkut
Per Jam Sewa per batang
Per Jam (Rp) (Km) (Km/jam) (jam) (Jam) (Batang)
(Rp) (Jam) (Rp)
(Rp)

1 Jatiluhur 90.000 17.032,50 107.032,5 8 35 0,46 2,00 2,46 200 1.314,97

2 Sukasari 90.000 17.032,50 107.032,5 30 35 0,86 2,00 2,86 200 1.529,04

3 Maniis 90.000 17.032,50 107.032,5 40 35 1,14 2,00 3,14 200 1.681,94

Sumber : hasil perhitungan dan analisis


 ESTIMASI MANFAAT EFISIENSI BIAYA TRANSPORTASI (Lanjutan...)
Sebelum Pembangunan Jalan Setelah Pembangunan Jalan

Biaya
Volume Biaya
No. Kecamatan Satuan Transporta Selisih (Rp)
Komoditas Transportasi Jumlah Biaya Jumlah Biaya
si Per Ton
Per Ton atau Transportasi Transportasi
atau Per
Per Batang (Rp) (Rp)
Batang
(Rp)
(Rp)

1 Sukasari 20.105,87 Ton 259.632,39 5.220.136.177,10 76.451,79 1.537.129.970,65 3.683.006.206,46

99.258,75 Btng 3.314,97 329.039.849,39 1.529,04 151.770.173,71 177.269.675,68

2 Maniis 43.624,31 Ton 359.632,39 15.688.715.711,31 84.096,96 3.668.672.208,25 12.020.043.503,05

49.408,80 Btng 4.314,97 213.197.525,03 1.681,94 83.102.601,78 130.094.923,25

21.451.089.262,83 5.440.674.954,38 16.010.414.308,44

Sumber : hasil perhitungan dan analisis


ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI
(Lanjutan..)

 ESTIMASI MANFAAT EFISIENSI WAKTU TEMPUH


WAKTU TEMPUH SEBELUM PEMBANGUNAN JALAN

Asal Tujuan Waktu Tempuh (Menit)


Kec. Sukasari Kota Purwakarta 186
Kec. Maniis Kota Purwakarta 329

WAKTU TEMPUH SETELAH PEMBANGUNAN JALAN

Kecepatan
Asal Tujuan Jarak (Km) Rencana Waktu Tempuh (Menit)
(Km/Jam)
Kota
Kec. Sukasari 30 35 51
Purwakarta
Kota
Kec. Maniis 40 35 69
Purwakarta

Sumber : hasil perhitungan dan analisis


ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI
(Lanjutan..)

 ESTIMASI MANFAAT EFISIENSI WAKTU TEMPUH


Nilai Ekonomi Akibat Efisiensi Waktu Tempuh Sebelum dan Sesudah Pembangunan Jalan Lingkar
Sebelum Pembangunan Jalan Setelah Pembangunan Jalan
Volume
No. Tujuan Satuan Jumlah Biaya Jumlah Biaya Selisih (Rp)
Kendaraan Biaya Biaya
Transportasi Transportasi
Transportasi Transportasi
(Rp) (Rp)

Kec. Sukasari

1 Truk 5.026 smp/th 109.708,3 551.393.978 48.164,63 242.075.405 309.318.573,38

Kec. Maniis

2 Truk 10.906 smp/th 173.392,6 1.891.020.241 58.867,88 642.013.045 1.249.007.196,15

2.442.414.219 884.088.450 1.558.325.769,53

Sumber : hasil perhitungan dan analisis


Asumsi : Volume kendr = Vol Komodi ti: Kapasitas Kendr
ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI

 PERHITUNGAN BCR, NPV, IRR


TAHUN DF
COST BENEFIT PV (COST) PV (BENEFIT) CASH FLOW
KE- (10%)

1 5.350.000.000,00 - 0,9091 4.863.636.364 - (Rp5.350.000.000)

2 18.600.000.000,00 17.568.740.078 0,8264 15.371.900.826 14.519.619.899 (Rp1.031.259.922)

3 24.340.000.000,00 18.447.177.082 0,7513 18.287.002.254 13.859.637.176 (Rp5.892.822.918)

4 22.360.000.000,00 19.369.535.936 0,6830 15.272.180.862 13.229.653.668 (Rp2.990.464.064)

5 25.600.000.000,00 20.338.012.733 0,6209 15.895.585.870 12.628.305.774 (Rp5.261.987.267)

6 2.000.000.000,00 21.354.913.369 0,5645 1.128.947.860 12.054.291.876 Rp19.354.913.369

7 1.860.000.000,00 22.422.659.038 0,5132 954.474.100 11.506.369.518 Rp20.562.659.038

8 1.640.000.000,00 23.543.791.990 0,4665 765.072.104 10.983.352.721 Rp21.903.791.990

9 2.000.000.000,00 24.720.981.589 0,4241 848.195.237 10.484.109.416 Rp22.720.981.589

JUMLAH 103.750.000.000,00 167.765.811.814,80 73.386.995.476,61 99.265.340.048,80

Sumber : hasil perhitungan dan analisis menggunakan Excel

Nilai BCR = 1,62, (BCR >1, LAYAK secara ekonomi)


Nilai NPV sebesar Rp. 25.878.344.572,19, (NPV >0, LAYAK secara ekonomi)
Nilai IRR sebesar 35,7%, (IRR >10%, LAYAK secara ekonomi)
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

KESIMPULAN
 Kecamatan Sukasari dan Kecamatan Maniis merupakan wilayah kajian
yang dilalui oleh jalan lingkar barat Kabupaten Purwakarta.
 Nilai Ekonomi di wilayah kajian berdasarkan tata guna lahan adalah
sebesar Rp. 865.153.818.720 atau sebesar 11,22% dari nilai PDRB Kab.
Purwakarta
 Estimasi Biaya untuk pembangunan jalan lingkar barat Kabupaten
Purwakarta adalah sebesar Rp. 103.750.000.000
 Estimasi Manfaat dari dibangunnya jalan lingkar barat terhadap biaya
angkutan komoditi tata guna lahan di wilayah kajian sebesar Rp.
16.010.414.308 per tahun, dengan asumsi kenaikan komoditi 5% per tahun.
 Estimasi Manfaat dari dibangunnya jalan lingkar barat terhadap
penghematan waktu tempuh sebesar Rp. 1.558.325.769,53 per tahun,
dengan asumsi kendaraan yang lewat hanya truk pengangkut komoditi
surplus.
 Nilai BCR = 1,62, (BCR >1, pembangunan jalan LAYAK secara ekonomi)
 Nilai NPV sebesar Rp. 25.878.344.572,19, (NPV >0, Pembangunan Jalan
LAYAK secara ekonomi)
 Nilai IRR sebesar 35,7%, (IRR >10%, Pembangunan Jalan LAYAK secara
ekonomi)
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

REKOMENDASI
 Estimasi manfaat dari pembangunan jalan lingkar barat ini
perlu ditinjau dari aspek biaya operasional kendaraan (BOK)
yaitu membandingkan biaya operasional transportasi air
dengan biaya operasional kendaraan transportasi darat.
 Perlu dilakukan survey LHR terhadap angkutan orang di
dermaga sehingga diketahui jumlah orang yang melakukan
pergerakan dari/keluar wilayah Kecamatan Sukasari dan
Kecamatan Maniis.
 Perlu dilakukan survey kepemilikan kendaraan bermotor
pribadi, baik itu sepeda motor, kendaraan roda empat,
angkutan truk, dan lainnya di Kecamatan Sukasari dan
Kecamatan Maniis.
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

REKOMENDASI
 Estimasi manfaat dari pembangunan jalan lingkar barat ini
perlu ditinjau dari aspek biaya operasional kendaraan (BOK)
yaitu membandingkan biaya operasional transportasi air
dengan biaya operasional kendaraan transportasi darat.
 Perlu dilakukan survey LHR terhadap angkutan orang di
dermaga sehingga diketahui jumlah orang yang melakukan
pergerakan dari/keluar wilayah Kecamatan Sukasari dan
Kecamatan Maniis.
 Perlu dilakukan survey kepemilikan kendaraan bermotor
pribadi, baik itu sepeda motor, kendaraan roda empat,
angkutan truk, dan lainnya di Kecamatan Sukasari dan
Kecamatan Maniis.
DAFTAR PUSTAKA

 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Purwakarta, Rencana


Umum Jaringan Transportasi Jalan Kabupaten Purwakarta, 2001.
 Badan Pusat Statistik Kabupaten Purwakarta, 2012. Kabupaten Purwakarta
dalam Angka Tahun 2012.
 Dinas Bina Marga dan Pengairan Kab. Purwakarta, 2012. Laporan Kinerja dan
Akuntabilitas Pemerintah Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten
Purwakarta. Tahun 2012.
 Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan Kabupaten Purwakarta 2012.
Laporan Kinerja dan Akuntabilitas Pemerintah Dinas Pertanian, Kehutanan, dan
Perkebunan Kabupaten Purwakarta. Tahun 2012.
 Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Purwakarta 2012. Laporan Kinerja
dan Akuntabilitas Pemerintah Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten
Purwakarta. Tahun 2012.
 Susanto, Febri. 2004. Kajian Penanganan Persoalan Lalu Lintas Pada Ruas Jalan
yang Terpengaruh oleh Pusat Perbelanjaan ITC Kebon Kalapa. Tugas Akhir.
Departement Teknik Planologi. Institut Teknologi Bandung. Bandung.
 Tamin, Ofyar Z. 1997. Perencanaan dan Permodelan Transportasi. Bandung.
Penerbit ITB.
 Undang-Undang Nomor 38 tahun 2004 tentang Jalan.
 Warpani, Suwardjoko. 1990. Merencanakan Sistem Perangkutan. ITB Press :
Bandung.
 Wingo, Transportasi dan Guna Lahan, 1961
DOKUMENTASI
DOKUMENTASI
LOGO