Anda di halaman 1dari 56

METODE PENELITIAN

SOSIAL EKONOMI
PENDAHULUAN

Dr. Juarini
Dr. Nanik Dara Senjawati
Vandrias Dewantara, MSi
Pertemuan-1 1
Program Studi Agribisnis UPN “V” YK
KONTRAK PERKULIAHAN

Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 2


DESKRIPSI

Metode Penelitian Sosial


Ekonomi merupakan MK yang
bertujuan untuk memberikan
pengetahuan dan keterampilan
dalam membuat karya ilmiah dan
melakukan penelitian.

Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 3


Kompetensi Umum

• Setelah mengikuti kuliah ini diharapkan


mahasiswa dapat membuat karya
ilmiah dan melakukan penelitian.

Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 4


Ketentuan-ketentuan

1. Mahasiswa berhak mengikuti ujian akhir semester apabila jumlah


kehadiran kuliah minimal 14 (???) kali.
2. Apabila terdapat tugas baik individu maupun kelompok dengan
batas waktu pengumpulan tugas yang telah disepakati maka tidak
ada toleransi keterlambatan pengumpulan. Keterlambatan dianggap
tidah mengerjakan tugas yang bersangkutan.
3. Mahasiswa berhak megetahui perolehan nilai sementara dan
pengembalian tugas yang sudah dikoreksi.
4. Mahasiswa tidak diperkenankan “titip presensi”, apabila terjadi
maka mahasiswa yang “titip” dan “menandatangankan” presensi
mahasisa lain dianggap tidak masuk pada hari yang bersangkutan.
5. Apabila mahasiswa berbuat curang saat UTS dan UAS dan terdapat
dalam berita acara ujian maka nilai UTS dan UAS dianggap 0.

Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 5


Kompetensi Khusus:
Mahasiswa mampu menjelaskan metode ilmiah
yang digunakan dalam penelitian

Mahasiswa memiliki motivasi, dapat meringkas


komunikasi lisan dan berargumen logis

Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 6


Apa itu Penelitian?

Pertemuan-1 7
Program Studi Agribisnis UPN “V” YK
PENELITIAN ILMIAH

• HAKIKAT TERJDINYA PENELITIAN


• Ciri khas manusia adalah rasa ingin tahu yng terus menerus
• Mengapa?
• Tidak puas menerima kenyataan, karena apa yang dilihat
memiliki aspek ganda yaitu aspek statis dan dinamis
• Aspek statis : apa yang benar-benar ia lihat
• Aspek dinamis : terjadinya perubahan-perubahan,
perkembangan-perkembangan dll
• Apa hubungan penelitian dan rasa ingin tahu ?

Pertemuan-7 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 8


Penelitian adalah penyaluran rasa ingin tahu dalam
konteks keilmuan. Manusia selalu mencari sebab
dari serentetan akibat.

Hasrat ingin tahu manusia yang tidak pernah


padam mendorong manusia melakukan penelitian.

“ Penelitian tidak lain adalah berarti


mempertanyakan”

Pertemuan-7 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 9


Apa itu penelitian?
• Penelitian adalah suatu proses yang melibatkan
ANDA dalam sejumlah langkah logis
• Penelitian merupakan suatu proses dari langkah-
langkah yang digunakan untuk mengumpulkan
dan menganalisis informasi untuk meningkatkan
pemahaman ANDA tentang suatu topik atau
issue.
• Langkah :
1. Mengajukan Pertanyaan
2. Mengumpulkan data untuk menjawab
pertanyaan tersebut
3. Menyajikan jawaban untuk pertanyaan
tersebut (John Creswell)
Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 10
Mengapa penelitian penting?
1. Penelitian menambah pengetahuan kita
Kita melaksanakan penelitian, untuk
memberikan kontribusi pada informasi yang
sudah ada tentang berbagai masalah
2. Penelitian memperbaiki praktik
Dengan memperbaiki pratik, para praktisi dapat
menjadi praktisi yang lebih baik
3. Penelitian menginformasikan perdebatan
kebijakan
Pembuat kebijakan diberi informasi tentang
perdebatan dan posisi yang diambil saat ini
Langkah dalam proses penelitian
1. Mengidentifikasi masalah
2. Penetapan maksud penelitian
3. Tinjauan pustaka
4. Mengumpulkan data yang relevan
5. Menganalisis dan menginterpretasi data
6. Pelaporan dan evaluasi penelitian
BERFIKIR ILMIAH
Berfikir ilmiah yaitu cara berfikir yang menunjukkan sikap:
1. Skeptis (menanyakan bukti dan fakta yang mendukung
setiap pertanyaan)
2. Analitis (menganalisis setiap pertanyaan atau persoalan
mana yang releven dan tidak relevan, mana yan utama
dan bukan utama/
3. Kritis (selalu mendasarkan pada logika, mampu
menimbang berbagai hal secara obyektifberdasar data,
dan analisis akal sehat)

Pertemuan-7 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 13


KADAR ILMIAH PENELITIAN
Kadar ilmiah suatu penelitian tergantung pada
pengalaman dan ketrampilan peneliti, dana yang
tersedia, waktu, dan data yang tersedia.
Kriteria kadar ilmiah :
1. Kemampuannya memberikan pengertian
(understanding) tentang masalah yang diteliti, sehingga
masalah atau persoalan menjadi lebih jelas
2. Kemampuannya meramalkan (predictive power),
artinya sampai dimana kesimpulan yang sama dapat
dicapai bila data yang sama ditemukan di tempat yang
lain atau di waktu yang lain.

Pertemuan-7 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 14


PENGERTIAN PENELITIAN

Menjelaskan
Membandingkan
Mengevaluasi
Menguji
Menemukan
Memecahkan masalah

PENERAPAN SESUATU
METODA ILMIAH
Kerja bakti perbaikan jalan

Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 15


Pengertian Metode Ilmiah/Metode Penelitian
Metode penelitian pada dasarnya adalah cara
ilmiah untuk mendapatkan data dengan
tujuan dan kegunaan tertentu
Cara Ilmiah :
Kegiatan penelitian didasarkan pada ciri-ciri
keilmuan yaitu rasional, empiris, dan
sistematis
Data :
Valid, reliabel, obyektif
Tujuan
Secara umum ada 3 tujuan penelitian :
1.penemuan, contoh : menemukan cara yang
paling efektif untuk memberantas korupsi
2. pembuktian, contoh : membuktikan apakah
insentif dapat meningkatkan prestasi kerja
3. pengembangan, contoh : mengembangkan
sistem pemberdayaan masyarakat yang efektif
Kegunaan
Melalui penelitian, kita dapat menggunakan
hasilnya. Secara umum hasil penelitian dapat
digunakan untuk memahami ( memperjelas
suatu masalah yang semula tidak diketahui
menjadi tahu), memecahkan (meminimalkan
atau menghilangkan masalah) , dan
mengantisipasi masalah (mengupayakan agar
masalah tidak terjadi)
• METODA ILMIAH

• Ada Masalah Yang Jelas


• Ada Tujuan Yang Ditetapkan
• Menggunakan Teori/Pengalaman
• Menggunakan Data/Fakta
• Menggunakan Metoda Yang Baku
Tema, Topik, Perumusan Masalah, dan Judul
Penelitian
• PERBEDAAN TEMA, TOPIK, JUDUL
• Tema,Topik, dan judul pada dasarnya hampir
sama maknanya, yaitu :
pokok pikiran suatu karangan, dan nama yang
digunakan untuk makalah atau buku.
pokok pembicaraan dalam diskusi atau dialog,
• Untuk jelasnya, marilah kita kutip apa yang
dikemukakan oleh Pusat Bahasa lewat Kamus
Besar Bahasa Indonesia, sbb.
Tema
 Pokok pikiran, dasar cerita (yang dipercakapkan, dipakai
sebagai dasar mengarang, menggubah sajak, dsb).
• Topik
 Pokok pembicaraan dalam diskusi, ceramah, karangan, dsb;
bahan diskusi. Hal yang menarik perhatian umum waktu
akhir-akhir ini; bahan pembicaraan.
• Judul
 Nama yang dipakai untuk buku atau bab dalam buku yang
dapat menyiratkan secara pendek isi buku atau bab itu.
Kepala karangan (cerita, drama; tajuk). Berjudul berarti
berkepala karangan; bertajuk
Topik Penelitian

Sesuatu yang menjadi perbincangan,


dapat berupa kumpulan permasalahan
atau dapat juga berupa tujuan
tertentu
Menemukan Topik Penelitian
1. Pengalaman beriteraksi dengan anggota
masyarakat, di mana saja dan kapan saja.
Semakin banyak orang membaca
lingkungannnya, semakin banyak dan mudah
pula dia menemukan topik-topik penelitian.
2. Bersumber dari berbagai lembaga riset
perguruan tinggi dan dari berbagai diskusi
orang-orang tertentu.
Pedoman memilih topik
1. Topik memerlukan perhatian berlanjut minat
anda untuk waktu lama

2. Hindari topik yang ambisius dan terlalu


menantang

3. Hindari topik yang berkaitan dengan emosi


dalam kehidupan pribadi
4. Topik yang mampu mengasah kemampuan
sendiri

5. Topik yang memiliki kontribusi potensial


yang orisinal sehingga mampu
mendemonstrasikan kemampuan sendiri
dalam hal subyek ilmu dan metode.
Cara mempertajam Topik
1. Penajaman lingkup, daerah studi, waktu,
metode
2. Penajaman obyek penelitian
3. Penajaman tujuan
4. Penajaman peubah (variabel)
5. Menambahkan beberapa kata benda, kata
kerja
Contoh: (lengkapi agar tajam)
• Pembangunan dan Lingkungan Kota Pantai
• Konflik antara pembangunan dan lingkungan
kota pantai
• Perkembangan hubungan desa – kota
• Pertumbuhan jumlah pemukiman kota dan
dampaknya terhadap harga lahan
perdesaan
• Penurunan populasi ternak ayam buras.
Alasan Pemilihan Topik
1. Jelaskan mengapa topik dipilih
- ada tujuan spesifik
- ada kesenjangan antara kenyataan (das
sein) dan seharusnya (das solen)
2. Jelaskan penelitian yang pernah dilakukan
• Penelitian ini berbeda, bukan duplikasi,
mengisi kekosongan, mengaplikasikan rumus,
dsb
3. Meyakinkan pembimbing, penguji,
pemberi dana
Saya memilih topik ini karena ….

Menjadi bagian dari latar


belakang masalah
Topik Yang Tajam Ke Rumusan Masalah
• Lebih Mempertajam, lebih fokus dan tajam
• Apa yang tidak anda ketahui atau pahami dan
apa seharusnya jawabannya (…sdh ada
dugaan)
• Mencoba membuat pertanyaan untuk
menjawab isu
(1)Kalimat interogatif
(2) menunjukkan pertautan dua variabel,
(3)memungkinkan menjawab
Topik Yang Tajam Ke Rumusan Masalah

• Memberikan jalan mencari sumber bacaan


• Gunakan kata tanya apa, apakah, siapa,
kapan, mengapa (What, Who, Why, When,
Which, How). 5 W + 1 H
• Setelah topik penelitian ditemukan,
diteruskan dengan merumuskan masalah
yang berkemungkinan untuk diteliti.
• Untuk mendapatkan permasalahan yang
diinginkan, peneliti harus
mengidentifikasi sebanyak mungkin
masalah dari topik yang telah dipilih
tersebut agar peneliti lebih leluasa
memilih masalah yang paling mendekati
selera atau kehendaknya.
1. IDENTIFIKASI MASALAH
PENELITIAN
•Penelitian dimulai mengidentifikasi suatu topik
untuk diteliti –biasanya isue atau permasalahan di
masyarakatb yang perlu diatasi.
•Identifikasi masalah terdiri atas penetapan
masalah yang akan diteliti, mengembangkan
justifikasi untuk menelitinya, dan mengemukakan
pentingnya penelitian
• Dengan menetapkan masalah, peneliti membatasi
pokok nmateri dan memfokuskan perhatian pada
aspek penelitian tertentu
Pertemuan-7 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 34
Masalah :
Sebuah kalimat tanya atau pernyataan yang menanyakan.
Kriteria Masalah yang baik :
• Permasalahan yang baik harus memuat hubungan dua
variabel atau lebih. Misal : apakah A terkait dengan B?
Bagaimana A dan B terkait dengan C? Bagaimana A terkait
dalam kondisi C dan D ?
• Masalah harus dinyatakan secara jelas dan dalam bentuk
pertanyaan. Kita tidak boleh membuat pernyataan seperti
: Masalahnya adalah…. Atau Maksud kajian ini adalah…
• Masalah harus dirumuskan sedemikian rupa sehingga
menyiratkan adanya kemungkinan pengujian empiris.
Beberapa contoh masalah penelitian :

1. Apakah pemberian berbagai insentif berpengaruh


terhadap hasil belajar siswa?
2. Apakah penggunaan pupuk kimia berkorelasi dengan
risiko produksi
3. Apakah risiko produksi padi lahan sawah irigasi lebih besar
daripada lahan tadah hujan?
4. Apakah perusahaan “X” menganaktirikan pekerja wanita?
5. Bagaimanakah iklim organisasi mempengaruhi kinerja
karyawan?
6. Apakah pendidikan yang demokratis dapat meningkatkan
proses belajar mahasiswa?
7. Apakah cara belajar kelompok baik bagi anak-anak?

Pertemuan-7 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 36


2. MAKSUD PENELITIAN
• Pernyataan pada tujuan penelitian
menyampaikan tujuan penelitian secara
keseluruhan
• Pernyataan dalam tujuan penelitian
selanjutnya dipersempit menjadi hipotesis
penelitian sebagai jawaban atas pertanyaan
penelitian (rumusan masalah)
3. TINJAUAN PUSTAKA
• Kegiatan dalam penelitian menemukan
berbagai rangkuman: buku, jurnal dan
publikasi lain tentang suatu topik
• Memilih secara selektif kepustakaan mana
yang akan digunakan, kemudian merangkum
kepustakaan tersebut dalam laporan tertulis
• Ketrampilan menulis tinjauan pustaka akan
berkembang seiring waktu dengan latihan
4. PENGUMPULAN DATA
• Pengumpulan data berarti mengidentifikasi
dan menyeleksi individu-individu untuk
penelitian, mendapatkan ijin untuk meneliti
mereka,mengumpulkan informasi dengan
menanyakan sejumlah pertanyaan kepada
mereka atau mengobservasi mereka
• Langkah ini menghasilkan sekumpulan angka
atau kata (respons, pendapat, atau kutipan)
5.ANALISIS DAN INTERPRETASI
DATA
• Setelah pengumpulan data, peneliti perlu
mengkaji informasi yang diperoleh
• Analisis data terdiri atas memilah data,
menentukan respons individual, selanjutnya
menyatukannya untuk merangkumnya
• Rangkuman hasil analis dapat
direpresentasikan dalam bentuk tabel, angka,
gambar (grafik, diagram)
• Interpretasi data bertujuanmemberi
penjelasan dan menarik kesimpulan hasil
analisis dalam bentuk kata-kata untuk
memberikan jawaban atas pertanyaan
penelitian
• Dalam laporan penelitian ANALISIS DAN
INTERPRETASI DATA dituliskan dalam bab
HASIL PENELITIAN
6. PELAPORAN PENELITIAN
• Setelah melaksanakan penelitian, peneliti
akan menyusun laporan tertulis dan
mendistribusikannya kepada pembaca
terpilih
• Dalam semua jenis laporan, peneliti perlu
bersikap hormat dengan menghindari
bahasa yang mendeskriminasikan gender,
ras, agama, atau kelompok etnis.
RAGAM PENELITIAN

PENELITIAN
DESKRIPTIF VS INFERENSIAL

RAGAM
PENELITIAN
PENELITIAN
KUANTITATIF VS KUALITATIF

Program Studi Agribisnis UPN “V”


Pertemuan-1 43
YK
PILIHAN METODA

(1) TUJUAN PENELITIAN


(2) PARADIGMA (EMIK /ETIK)
-------------------------
(1) FAKTOR PENELITI
(2) ORGANISASI PENELITI
(3) PEMESAN (PEMBERI DANA)
(4) POLITIS
Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 44
PERBEDAAN PENELITIAN
KUALITATIF DAN KUANTITATIF
KUANTITATIF KUALITATIF
1. Dapat merekayasa situasi dan 1. Wajib menjaga keaslian situasi
kondisi masyarakat yang diteliti kondisi tsb

2. Menggunakan pendekatan etik 2. Menggunakan pendekatan


artinya peneliti dalam emik yang berarti dalam
mengumpulkan data dengan pengumpulan data peneliti
menetapkan terlebih dulu mencatat ceritera responden
konsep penelitian sebagai secara rinci kemudian
variabel-variabel yang saling diungkapkan tanpa campur
berhubungan dari teori yang tangan pendapat peneliti
sudah ada yang dipilih oleh sendiri sesuai dengan bahasa
peneliti. kemudian dicari dan pandangan para
indikator-indikatornya dan dari responden
situ disusun kuesioner

Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 45


KUANTITATIF KUALITATIF
3. Peneliti bertolak dari variabel 3. Peneliti berangkat dari persepsi
yang terdapat dalam teori, responden sendiri dalam
dikumpulkan data melalui bentuk ceritera yang rinci,
kuesioner dan pengukuran kemudian responden dengan
variabel dila-kukan melalui dibantu oleh peneliti
definisi ope-rasional. memberikan tafsiran guna
singkatnya peneli-tian menyusun konsep sebagai
kuantitatif berangkat dari temuan singkatnya penelitian
konsep untuk menguji teori. kualitatif mengembangkan,
menciptakan dan menemukan
teori

Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 46


KUANTITATIF KUALITATIF
4. Merumuskan hipotesis yang 4. Boleh saja menggunakan atau
berasal dari teori sejak awal tidak menggunakan hipotesis
untuk diuji hipotesis ditemukan
ditengah penggalian data
kemudian dibuktikan melalui
pengumpulan data yang lebih
mendalam

5. Dalam teknik pengumpulan 5. menggunakan wawancara dan


data terutama menggunakan observasi partisipasi
kuesioner

Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 47


6. dalam perumusan masalah 6. dalam perumusan masalah
ingin mengetahui tingkat ingin mengetahui makna yang
pengaruh, keeratan korelasi ada dibalik ceritera para
atau asosiasi antar variabel responden

7. dalam menarik sampel 7. jumlah responden baru


berupaya mencapai tingkat diketahui setelah pe-
keperwakilan populasi ngumpulan data mengalami
kejenuhan. artinya pencarian
responden berhenti pada saat
informasi yang diperoleh tidak
berubah-ubah lagi melalui
teknik bola salju

Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 48


8. Dalam penarikan 8. Dalam penarikan kesimpulan
kesimpulan berproses berproses secara induktif,
secara deduktif artinya proses diawali dari upaya
memperoleh data yang rinci dari
responden, seperti riwayat
hidup, daur ulang, kehidupan
tanpa evaluasi dan interpretasi,
dikatagori, diabstraksi, kemudian
dicari tema, konsep, atau teori
sebagai temuan

9. menyajikan data berupa 9. Data disajikan dalam bentuk


angka atau tabel ceritera rinci sesuai dengan
bahasa dan pandangan
responden

Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 49


10. menggunakan definisi 10. tidak perlu menggunakan
operasional definisi operasional karena tidak
perlu mengukur variabel

11. analisis data dilakukan 11. analisis data dilakukan sejak


diakhir pengukuran data awal turun kelokasi dengan cara
dengan menggunakan meng-angsur atau menabung
perhitungan statistik informasi, mereduksi,
mengelompokan, dan akhirnya
menemukan konsep proposisi
dan membangun teori

Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 50


12. Dalam mengambil kesimpulan 12. Kesimpulan dilakukan melaui
sepenuhnya dilakukan oleh chek and richek dan melalui
peneliti berdasarkan hasil kesepakatan subyek
perhitungan atau analisis penelitian
statistik

13. Instrumen penelitiannya 13. Penelitilah yang menjadi


adalah kuesioner instrumennya, karena peneliti
sebagai manusia dapat
beradaptasi dengan para
responden yang menjadi
sumber data penelitian

Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 51


PENELITIAN PENELITIAN
KUANTITATIF KUALITATIF

Data kuantitatif Data Kualitatif


Penelusuran artifisial Penelusuran alamiah
Perspektif Etik Perspektif Emik
Deduktif Induktif
Hukum Saintifik Kultural
Idealisme Realisme

Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 52


PILIHAN:

(1) Kuantitatif atau Kualitatif


(2) Kuantitatif mendukung Kualitatif
(3) Kualitatif mendukung Kuantitatif
(4) Seimbang
(5) Kuantitatif atau Kualitatif, dengan
Penggabungan Data & Analisisnya

Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 53


Cara memilih
metode yang sesuai
There is no single methodology that can
be applied universally

analogi

Alat kedokteran secanggih apapun


hanya untuk diagnose penyakit tertentu,
bukan untuk semua penyakit
Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 54
Memilih metode

Keserasian antara :

1.Rumusan masalah (research question),

2.Tujuan Penelitian,

3.Generalisasi atau tidak

Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 55


S
a
m
p
a
i

J
u
m
p
a

Pertemuan-1 Program Studi Agribisnis UPN “V” YK 56