Anda di halaman 1dari 46

Presented by:

Astrid Rahmawati NIM. 145100100111022


Gadis Ayu NIM. 145100101111067
Gulam Zakiya NIM. 145100500111001
Chintia Florabella NIM. 145100501111004
Eriska Ayu Imas Palupi NIM. 145100501111021
1
Perusahaan bertanggung jawab untuk menerapkan dan
melaksanakan program pengelolaan lingkungan dan melakukan
pemantauan lingkungan secara berkala (Environmental Responsibility).
 Efisiensi energi
 Reduksi
 Daur ulang
 Pengolahan limbah
Dengan ini, perusahaan akan memberikan dampak minimal terhadap
lingkungan (ramah lingkungan). Apa saja yang harus diperhatikan?
“Mengembangkan kebijakan lingkungan perusahaan”

Tugas: memeriksa kepatuhan perusahaan terhadap peraturan lingkungan,


komitmennya untuk pengelolaan lingkungan dan pemahaman serta
dukungan karyawan mengenai kepedulian terhadap lingkungan.
Bidang manajemen, bahan berbahaya, limbah, limbah
bahaya, penanganan, emisi udara, dan pengelolaan limbah.

Hasil pedoman menulis Kebijakan Lingkungan


(Environmental Policy) yang tepat bagi perusahaan
 Tujuan, target, atau konsep dalam
proses produksi, pengelolaan
sampah, dan kemasan.
 Perusahaan harus memastikan
bahwa seluruh karyawan dan
pihak lain terkait mengetahui,
menyetujui dan mematuhi
kebijakan tersebut.
Perusahaan harus memperhatikan standar
pengolahan limbah dan pelaksanaannya dilaporkan
secara berkala kepada Badan Lingkungan Hidup.
Nantinya BLH memberikan penilaian peringkat
kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan.
2

Hal ini dirancang untuk memberikan penilaian dari segi


mikrobiologi pada program pengendalian lingkungan
perusahaan serta untuk memberikan informasi yang akan
meningkatkan tingkat kontrol lingkungan.
 File di dalam rar
Digunakan untuk memonitor lingkungan didalam fasilitas pengolahan,
menghitung jika terdapat pathogen, seperti coliform, listeria, dan salmonela yang
mungkin mengkontaminasi produk yang sedang diproduksi
Terdapat beberapa zona, diantaranya :

Zona ini meliputi permukaan yang kontak dengan produk baik secara langsung atau
tidak sebelum produk tersebut masuk ke kemasan primernya. Contohnya antara lain
conveyor, pipa untuk menyalurkan produk , dan alat pemotong. Digunakan untuk
mengindikasi Coliform setiap minggunya

Zona ini meliputi area yang kontak dengan non-produk, tetapi letaknya sangat dengan
dengan produk. Contohnya tombol aperator, alat untuk menimbang, dan unit pembekuan.
Digunakan untuk mengidentifikasi genus Listeria dan Salmonella
Zona ini meliputi area yang kontak dengan non-produk didalam ruang pengolahan
yang lebih jauh dari permukaan yang kontak langsung dengan produk.Contohnya
antara lain dinding, dan langit-langit. Digunakan untuk mengidentifikasi genus
Listeria dan Salmonella

Zona ini meliputi area untuk mengontrol pengolahan yang teletak diluar ruang
pengolahan produk.Contohnya lorong. Digunakan untuk mengidentifikasi genus Listeria
dan Salmonella
Dilakukan dengan teknik sampling menggunakan swabs (seperti
cotton bud) secara aseptik.

Semua swabs harus diambil selama proses produksi setidaknya 3-4


jam dari proses produksi.

Pengambilan sampel dapat dilakukan selama jam istirahat atau


pada akhir proses produksi.

Setelah pengujian laboratorium selesai, dilakukan analisis hasil


uji lab.
Menentukan bagaimana dan kapan
pengujian akan dilakukan

Tindakan apa yang akan diambil ketika


hasil positif ditemukan

Siapa yang akan bertanggung jawab untuk


program pemantauan lingkungan tersebut
3
Salah satu alat bantu dalam melaksanakan fungsi utama manajemen, pengawasan,
dan pengendalian

Menurut Mulyadi
Aktivitas
(2002), Audit
“Auditing adalah suatu proses sistematik untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara
objektif mengenai pertanyaan-pertanyaan tentang kegiatan dan kejadian ekonomi, dengan
tujuan untuk menetapkan tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataa tersebut dengan
kriteria yang telah ditetapkan, serta penyampaian hasil-hasilnya kepada pemakai yang
berkepentingan”
Seiring perkembangan industri, perusahaan yang sedang berkembang dan sudah menjadi
pemain besar di pasar kemungkinan akan menghadapi konsumen atau supplier yang
menginginkan audit pada perusahaan.

IT CAN BE
enlightening experience
for companies
terrifying experience

OR
Third
Customer
Party Audit oleh pihak
Audit Merupakan audit yang
melibatkan customers Audits ketiga dilakukan
untuk mengunjungi oleh perusahaan
atau menggunakan yang tidak
fasilitas yang tersedia. berafiliasi dengan
Selama kunjungan, customers, tetapi
auditor akan meminta disewa oleh
untuk melihat catatan customers untuk
dan dokumen sistem memeriksa sistem
mutu yang kualitas
berhubungan dengan perusahaan.
produk. Auditor
mempunyai
standar untuk
mengaudit
perusahaan
Walk trough

Question and Answer

Document and System Review

Wrap up
1. Walk-through
Sebelum kedatangan auditor,manajer sanitasi, manajer pabrik,
dan manajer pegendalian mutu (Quality control) harus mengadakan
“walk-through” untuk mengevaluasi dan memperbaiki setiap
daerah yang bisa ditingkatkan.
Setelah tiba, inspektur harus diperlakukan sebagai layaknya
pengunjung, diberikan dokumen GMP, dan dipersilahkan masuk
Ketika guide (Manager QC) datang, inspektur harus dibawa ke ruang
konferensi.
Inspektur akan meminta untuk melihat fasilitas dan guide harus siap
untuk melakukan “tour” dalam pabrik (keliling pabrik).
Auditor mempunyai standar untuk mengaudit perusahaan. Auditor akan
memeriksa secara teliti pada sanitasi, pemeliharaan, pengendalian
hama, penyimpanan peralatan, dan praktek produksi yang baik
Sering kali inspektur akan ingin melihat ke dalam freezer, kulkas, lemari,
dan gudang dan bahkan berjalan sekitar bagian luar fasilitas
2. Question and answer
Ketika walk through selesai, pemandu dan auditor
akan kembali ke ruang konferensi untuk sesi tanya
jawab.
Biasanya ketika walk through akan menimbulkan
banyak pertanyaan mengenai perusahaan, produk,
dan pegawainya.
Terjadi pertukaran informasi ketika sesi ini, beberapa
inspektur akan menggunakannya untuk menentukan
kualifikasi, pengetahuan, dan pengalaman dari QC
manager sebagai ukuran seberapa baik kualitas
program yang telah dilaksanakan
3. Document and system review
Dalam persiapan untuk tahap ini, manajer QC harus memiliki panduan HACCP, panduan QC,
buku pest control 1 dan 2, panduan other programs, dan panduan shipping/receiving agar
siap untuk evaluasi.
Inspektur

Memimpin jalannya sesi ini berdasarkan panduan yang ada dan mengajukan beberapa
pertanyaan.
Ini adalah inti dari audit karena memungkinkan auditor untuk menentukan apakah
semua sistem yang diperlukan, sepenuhnya di dokumentasikan dan secara rutin di
audit oleh manajemen.
Bersiaplah untuk menjawab semua pertanyaan, tetapi harus dijawab sesuai dengan jelas
dan ringkas
4. Wrap up
Setelah kesimpulan sesi tanya jwab, biasanya auditor meminta waktu tenang untuk
mengisi formulir survei internal.
Setelah auditor menyelesaikan laporan, auditor akan meminta pertemuan Wrap up
cepat.
Ketika semua pihak siap, auditor akan menyajikan ringkasan pendek dari
temuan baik secara lisan maupun dengan salinan laporan audit.
Jika audit adalah audit yang dinilai, auditor biasanya akan memberikan beberapa
indikasi berapa skor yang diperoleh dan hubungannya terkait apakah perusahaan

lolos ? tidak lolos? atau


lolos bersyarat?
Jika hasil audit adalah lolos bersyarat perusahaan harus mengambil semua
langkah untuk memahami kondisi sebelum auditor meninggalkan perusahaan.
Perlu dicatat !
Perusahaan harus mempertimbangkan setiap rekomendasi yang auditor buat
selama audit, apakah itu mengenai kebersihan, pemeliharaan, GMP, atau
perubahan sistem.
4
Dengan pasar meningkat, maka sangat penting untuk
perusahaan berpikir globally dan act locally. Salah satu
cara untuk membawa perusahaan untuk fokus di
tindakannya dalam masyarakat yaitu program tanggung
jawab sosial (social responsibility program).
SRP adalah tanggung jawab semua
karyawan, karena karyawan merupakan
bagian penting dari perusahaan
CSR (Coorporate Social Responsibility) adalah suatu tindakan atau
konsep yang dilakukan oleh perusahaan (sesuai kemampuan
perusahaan tersebut) sebagai bentuk tanggung jawab mereka
terhadap sosial/lingkungan di mana perusahaan tersebut berada.
Implementasi penting > Perusahaan membuat tim untuk
pengembangan ide, menunjuk individu untuk
memimpin upaya masuk dalam masyarakat, mencari
peluang pemasaran masyarakat
Konsep CSR juga dilandasi oleh argumentasi moral

Tidak ada satu perusahaan pun yang hidup di dalam suatu ruang hampa dan
hidup terisolasi. Perusahaan hidup di dalam dan bersama suatu lingkungan.
Perusahaan dapat hidup dan dapat tumbuh berkat masyarakat dimana
perusahaan itu hidup, menyediakan berbagai infrastruktur umum bagi
kehidupan perusahaan tersebut, antara lain dalam bentuk jalan, transportasi,
listrik, pemadaman kebakaran, hukum dan penegakannya oleh para
penegak hukum
Pertama
Suatu peran yang sifatnya sukarela (voluntary), dimana suatu perusahaan membantu mengatasi masalah sosial dan lingkungan,
oleh karena itu perusahaan memiliki kehendak bebas untuk melakukan atau tidak melakukan peran ini

Kedua
Di samping sebagai institusi profit, perusahaan menyisihkan sebagian keuntungannya untuk kedermawanan (philanthropy) yang
tujuannya untuk memberdayakan sosial dan perbaikan kerusakan lingkungan akibat eksplorasi dan eksploitasi.

Ketiga
CSR sebagai bentuk kewajiban (obligation) perusahaan untuk peduli terhadap dan mengentaskan krisis kemanusiaan dan
lingkungan yang terus meningkat
Contoh SRP pada
Nestle
CONTOH
Social Responsibility Statement

Pada _____________________________, kami berkomitmen untuk menjalankan bisnis kami secara bertanggung jawab secara
sosial dan memenuhi nilai etis. Kami menyadari tanggung jawab kami untuk berkontribusi pada masyarakat yang
mendukung kami. Dengan demikian kita menyumbangkan sebagian dari keuntungan kami untuk lokal nonprofits dan
mitra masyarakat. Beberapa favorit kami adalah ____________________, __________________, Dan _____________________.
Pada _____________________________, kami percaya bahwa karyawan adalah salah satu
aset kami yang paling penting. Kami menyadari tanggung jawab kami untuk memberikan kesempatan meningkatkan
kehidupan mereka melalui pendidikan berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat.
Kami mendorong para karyawan untuk mengambil peran aktif dalam masyarakat dan dukungan ini memiliki fleksibilitas
dalam waktu dan dana.
Kami bangga untuk menyediakan lingkungan kerja di mana karyawan dihargai,dianggap bernilai dan diberikan balasan .
manajemen kami mempromosikan sebuah kebijakan "pintu terbuka" untuk kekhawatiran, pikiran, dan umpan balik dari
staf. Kami mempromosikan berdasarkan manfaat dan keterampilan dan tidak membeda-bedakan berdasarkan usia,
warna kulit, keyakinan, atau orientasi hubungan.
Kami mengakui kewajiban orangtua dan keluarga dari karyawan kami dan memastikan bahwa semua anggota staf yang
didukung dengan menjadi fleksibel dengan jam mereka atau membiarkan mereka waktu pribadi dalam waktu singkat.
Kami menyediakan lingkungan kerja yang kreatif di mana semua anggota staf kamididorong untuk mengembangkan
keterampilan mereka dalam posisi mereka saat ini serta dalam bekerja lingkungan pada umumnya.
Pada _____________________________, kami berusaha untuk menjadi pelayan yang baik darilingkungan Hidup. Kami
berusaha untuk mendaur ulang, menghemat energi, dan menggunakan kembali bahan bila masih mungkin.
Ini adalah tujuan kami untuk mengurangi jejak ekologi kita. Beberapa cara yang kita lakukan ini
__________________, _____________________, Dan _____________________.
5
Dapat digunakan untuk pengujian
mutu prduk serta juga dapat
digunakan untuk membantu evaluasi
HACCP

 Membuktikan garis dasar kualitas


 Membuktikan kesalahan claim
 Menemukan jika ada masalah
 Tes mikrobiologi
 Tes fisik
 Tes kimia
 Destruktif dan non destruktif
 Solusi mudah menguji produk dengan
“menyewa” lab luar
Choose, memilih jenis laboratorium yang dituju
contoh : lab analitik, full -service lab
Location
Cost, biaya
Timeliness
Quality Control
Chain-of-custody
• Kronologis pendokumentasian barang bukti, dari
mulai di temukan di TKP hingga penduplikasian
dan penyimpanannya baik secara fisik ataupun
digital

• Setelah tahap penyelesaian, salinan disimpan


perusahaan, CoC asli dimasukkan ke dalam package
dengan sampel
6
 Setiap perusahaan yang memproduksi banyak produk
perhari dan banyak dokumen untuk disimpan
 Akibat : membatasi kecepatan yang dibutuhkan untuk
melacak produk jika tidak tertata rapi
 Solusi  Julian Date
 Dokumen yang disimpan:
Dokumen produksi, dokumen pemeriksaan
Dokumen QC
microbiological and other lab testing records
Hold and release and destruction notices
Customer complaints; shipping and receiving documents
and inspections
 File di dalam rar
 366 folder manila yang dilabeli dengan
stiker konsekutif Julian date
 File dilabeli sebagai 001 – 366
 Menggunakan Bankers’ boxes untuk
menyimpan record
Menyimpan jumlah banyak
Mudah diangkut
 Beberapa record yang berhubungan dengan hari tertentu harus
diletakkan di file sebagai repositori pusat untuk referensi
penyimpanan dan masa depan
 Kedua ujung kotak bankers’ boxes harus diberi label dengan tahun
dan rentang tanggal catatan yang terkandung di dalamnya
 Case harus disimpan di ruangan yang aman, terkunci dan dingin
untuk waktu tidak kurang dari 3 tahun
 Folder file harus di bersihkan setiap 6 bulan sehingga dapat selalu
membuka penyimpanan arsip
OTHER
FORMS