Anda di halaman 1dari 44

Prof. Dr. Ir. Y. Marsono, MS.

Lab. Pangan & Gizi FTP


UNIVERSITAS GADJAH MADA
ANALISIS SITUASI PANGAN DAN GIZI:
PENGERTIAN
Kegiatan pengamatan terhadap kondisi
pangan dan gizi masyarakat yang bertujuan
agar pengambilan keputusan dalam
penentuan kebijakan dan program-program
dapat terarah kepada perbaikan pangan dan
gizi masyarakat terutama dari golongan
miskin.
ANALISIS SITUASI PANGAN GLOBAL
 Pengamatan terhadap kondisi pangan GLOBAL
khususnya pangan pokok dengan tujuan dapat
dipakai pertimbangan dalam perencanaan pangan
dan gizi nasional
 Secara khusus diamati pangan pokok (sumber
karbohidrat) yaitu sereal.
 Pengamatan meliputi :
• produksi, penggunaan, stock dan perdagangan.
GLOBAL OVERVIEW
 PENGERTIAN/BATASAN:
 Cereal : wheat, rice dan Coarse grain
 Coarse grain: cereal diluar wheat dan rice (misal sorgum,
barley, jagung (kecuali AS).
 Berdeda dengan coarse grained = biji-bijian yang digiling
kasar)
GLOBAL CEREAL SUPPLY AND DEMAND
 World cereal situation
 World cereal production
 Far east cereal production
 World cereal stock
World cereal stocks
2011 2012 2013 2014
Total cereal 498.0 516.8 497.3 558.9
Wheat 184.1 180.2 155.3 163.3
Coarse grain 168.6 175.3 167.3 212.5
Rice 145.4 161.3 174.7 183.1
Developed countries 151.9 148.5 110.3 144.8
Developing countries 346.2 368.3 387.0 414.1
-Afrika 34.7 37.0 34.0 33.1
- Central america 6.0 4.5 5.1 5.9
- South America 21.1 22.2 16.9 25.0
- Asia 284.0 304.2 330.6 349.7
Indonesia 10.4 12.4 13.3 13.2
Philippines 2.9 3.5 2.5 2.8
WORLD CEREALMARKET,
(MILLION TONNES)
2009/2010 2010/2011 2011/2012 2012/2013 2013/2014
(forecast)
Production 2265.7 2256.6 2353.3 2306.8 2514.8
Supply 2758.7 2729.6 2854.3 2826.3 3020.0
Utilization 2232.8 2270.6 2326.6 2324.7 2419.8
Trade 278.2 288.9 319.4 309.3 325.3
Ending stocks 522.9 501.0 519.4 505.1 578.5
World stock to 23.0 21.5 22.3 20.9 23.7
use ratio (%)
Major exporters 19.6 17.4 18.0 17.0 18.9
stock to
disappearance
ratio (%)
WORLD WHEAT MARKET,
(MILLION TONNES)
2009/2010 2010/2011 2011/2012 2012/2013 2013/2014
(forecast)
Production 685.8 653.8 702.4 660.2 716.2
Supply 847.3 844.6 888.1 841.1 875.3
Utilization 654.8 657.7 699.1 684.9 690.3
Trade 131.0 128.0 147.2 139.8 146.0
Ending stocks 190.8 185.7 180.9 159.0 179.3
World stock to 29.0 26.6 26.4 23.0 25.4
use ratio (%)
Major exporters 21.7 20.8 18.1 14.3 16.0
stock to
disappearance
ratio (%)
WORLD RICE MARKET,
(MILLION TONNES)
2009/2010 2010/2011 2011/2012 2012/2013 2013/2014
(forecast)
Production 456.4 469.7 486.1 491.1 493.9
Supply 587.7 607.2 631.3 652.3 668.9
Utilization 448.9 461.3 470.4 477.8 489.4
Trade 31.3 36.3 38.4 37.3 38.3
Ending stocks 137.6 145.2 161.3 175.0 179.1
World stock to 29.8 30.9 33.8 35.8 35.9
use ratio (%)
Major exporters 21.6 20.7 25.2 28.5 28.0
stock to
disappearance
ratio (%)
World rice market
800
.
700

600

500
Production
Supply
400
Utilization

300 Trade
Ending stocks
200

100

0
2009/2010 2010/2011 2011/2012 2012/2013 2013/2014
(forecast)
Global cereal supply and demand indicator

Average 2012/2013 2013/2014


06/067– 10/11
Ratio of world stocks to utilization
(%)
Wheat 24.5 22.4 23.1
Coarse grain 15.5 13.6 17.0
Rice 28.0 35.8 37.3
Total cereal 20.7 20.6 22.8
Ratio of major exporters’ supplies to 120.9 108.0 117.7
normal market requirements (%)
Ratio of major exporter stocks to their
total disappearance (%)
Wheat 17.5 13.5 12.6
Coarse grain 12.9 7.6 13.0
Rice 20.3 27.8 29.6
Total cereals 16.9 16.3 18.4
Ratio stock to utilization (cereal)
40

35

30

25

Wheat
20 Coarse grain
Rice
15 Total cereal

10

0
AVERAGE 6/7 - 2009/2010 2010/2011 2011/2012 2012/2013 2013/2014
10/11
LOW-INCOME FOOD-DEFICIT
COUNTRIES (LIFDCs)
 LIFDCs was developed by FAO in 1970, to assis in
analysing and discussing food security issues
 LIFDCs defined as nations that are:
 Poor: with a net income per person that falls below the
level used by the world bank to determine eligibility
for IDA assisitanse. At presents: less than US$ 1,395 per
person.
 Net importers of food –which imports of basic
foodstuffs outweighing exports over the pass three
years.
LOW-INCOME FOOD-DEFICIT
COUNTRIES (LIFDCs) 2013
 Africa: 28 negara (termasuk Mesir)
 America: 3 negara : Haiti, Honduras, Nicaragua
 Oceania; 14 negara
 Asia: 17 negara termasuk Indonesia, Philippines,
Kamboja, Korea Utara, India, Bangladesh, Irak
LOW-INCOME FOOD-DEFICIT
COUNTRIES (LIFDCs) 2016
 Africa: 37 negara
 America: 2 negara : Haiti, Nicaragua
 Oceania; 2 negara (Papua New Guinea, Solomon
Islands)
 Asia: 11 negara : Afganistan, Bangladesh,Korea Utara,
India, Kyrgyzstan, Nepal, Pakistan, Syrian Arab
Republic, Tajikistan, Uzbekistan, Yemen.
GNI (Gross National Income)
Indonesia
Tahun GNI
GNI (pendapatan nasional bruto)
adalah jumlah nilai tambah oleh
semua produsen penduduk
(USD)
ditambah pajak produk
(dikurangin subsidi) tidak 1970 2,840
termasuk dalam penilaian output
ditambah penerimaan bersih
penghasilan utama (kompensasi
1998 4,070
karyawan dan pendapatan
properti) dari luar negeri 2008 7,220
2014 10,180
2017 11,900
CEREAL PRODUCTION OF LIFDCs
CEREAL IMPORTS OF LIFDCs
ANALISIS KEBUTUHAN PANGAN
POKOK
 Pangan pokok merupakan pangan yang
memberikan kontribusi kalori terbesar pangan
masyarakat (misal di Indonesia beras)
 Ada 5 komoditas pangan utama: beras,
jagung,kedelai, daging dan gula
 Ada kelompok pangan lain yang juga merupakan
kebutuhan dasar selain pangan pokok, misal
umbi-umbian,pangan hewani, kacang-kacangan
dsb.
Kontribusi enersi per kelompok pangan dalam pola
makan rata-rata (kalori/kapita/hari), 2004-2009 (BPS)
Kel pangan 2004 2005 2006 2007 2008 2009
Padi2an 1.248,2 1.240,6 1.223,7 1243,7 1281,4 1.235,8
umbi2an 77,3 72,7 61,2 62,3 62,1 47,7
Pangan hewani 134,1 138,9 129,3 155,3 156,6 148,0
Minyak & lemak 194,6 199,3 196,4 202,7 203,9 195,1
Buah/biji berminyak 47,3 50,6 44,7 46,8 41,7 37,3
Kacang2an 64,3 67,5 66,2 72,6 62,3 57,5
Gula 100,7 99,1 88,9 96,1 94,2 87,0
Sayur & buah 87,0 92,9 83,2 100,3 100,3 84,0
Lain-lain 32,6 35,0 33,4 35,2 35,7 35,1
Total 1.986,0 1.996,0 1.927,0 2.015,0 2.038,0 1.927,5
Konsumsi beberapa pangan penting
(kg/kapita/tahun)(BPS)
Pangan 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 perub
ahan
Beras 105,2 104,0 100,0 104,9 102,2 100,8 102,8 -
Terigu 8,4 8,2 11,3 11,2 10,3 10,3 10,9 +
Umbi2an 21,9 18,5 19,4 18,9 14,7 14,2 14,6 -
Daging 4,1 3,2 4,4 4,2 3,9 4,5 4,8 +
unggas
Daging 1,8 1,4 1,8 1,7 1,6 1,7 2,0 0
ruminan
sia
Ikan 18,6 17,8 17,9 18,4 17,1 18,1 18,9 0
Sayuran 50,8 51,1 57,8 56,3 49,7 49,3 48,8 -
Buah 31,7 23,6 34,1 31,9 23,1 27,9 23,2 -
TREND PERUBAHAN POLA KONSUMSI
 Terjadi penurunan konsumsi beras - baik
 Tetapi juga terjadi penurunan konsumsi
umbi-umbian dan kenaikan konsumsi
terigu --- diversifikasi bukan mengarah ke
pangan lokal tapi pada pangan impor --
bahaya ketergantungan pada LN --
 Bagaimana efeknya pada sustainabilitas
pangan????
Produksi padi 2010-2013
Perkembangan luas panen dan produktivitas
Perkembangan (%)
Komoditi Parameter 2004 2005 2006 2007
2007 04 - 07
Luas Panen
Padi
(ribu ha) 11.923,0 11.839,1 11.786,4 12.124,8 2,87 0,57
Produktifitas
(ku/ha) 45,4 45,7 46,2 47,1 1,84 1,19

Luas Panen
Jagung
(ribu ha) 3.356,9 3.626,0 3.345,8 3.629,1 8,47 2,92
Produktifitas
(ku/ha) 33,4 34,5 34,7 36,6 5,50 3,09

Luas Panen
Kedelai
(ribu ha) 565,2 621,5 580,5 458,9 (20,96) (5,86)
Produktifitas
(ku/ha) 12,8 13,0 12,9 12,9 0,23 0,29
Sumber : BPS, 2008
LUAS PANEN (ha), BPS 2010
Uraian 2008 2009 2010 Perkembangan

Angka Angka 2008-2009 2009-2010


sementara ramalan

Jawa 5.742.270 6.091.552 6.039.392 349.282 -52.160


(6,08%) (-0,86%)

Luar jawa 6.585.155 6.786.487 6.852.357 201.332 65.870


(3,86%) (0,97%)

Indonesia 12.327.425 12.878.039 12.891.749 550.614 13.710


(4,47%) (0,11%)
Produktivitas (ku/ha), BPS 2010
Uraian 2008 2009 2010 Perkembangan

Angka Angka 2008-2009 2009-2010


sementara ramalan

Jawa 56,33 57,19 57,98 0,86 0,79


(1,53%) (1,38%)

Luar jawa 42,89 43,46 43,60 0,97 0,14


(2,28%) (0,32%)

Indonesia 48,94 49,95 50,34 1,01 0,39


(2,06%) (0,78%)
Produksi (ton), BPS 2010
Uraian 2008 2009 2010 Perkembangan

Angka Angka 2008-2009 2009-2010


sementara ramalan

Jawa 32.346.997 34.835.263 35.018.342 2.488.266 183.079


(7,69%) (0,53%)

Luar jawa 27.978.928 29.494.066 1.515.138 1.515.138 385.292


(5,42%) (1,31%)

Indonesia 60.325.925 64.329.329 64.897.700 4.003.404 568.371


(6,64%) (0,88%)
Perkembangan produksi padi
PRODUKSI DAN PRODUKTIVITAS
PADI 1984-2013
PRODUKSI DAN PRODUKTIVITAS
PADI 1984-2013
Produksi dan konsumsi beras
(juta ton)
Tahun Produksi Konsumsi
(juta ton) (juta ton)
2010 39,4 33
2011 36,9 33
2012 38,8 33
2013 34 39
2014 34,5 34,5
PRODUKSI, KONSUMSI DAN NERACA
BERAS 2015-2019 (juta ton)
Tahun Produksi Konsumsi Neraca
2105 43,9 31,9 10,6
2016 44,9 32,3 11,1
2017 46,2 32,7 11,9
2018 47,4 33,1 12,7
2019 48,6 33,5 13,5
PERKIRAAN KEBUTUHAN DAN
PRODUKSI BERAS 2015-2020
TAHUN KEBUTUHAN PRODUKSI
2015 33,01 43,04
2016 33,00 44,34
2017 32,99 45,67
2018 32,98 47,75
2019 32,97 49,90
2020 32,96 51,40
SUSTAINABILITAS BERAS
INDONESIA
 Berdasar data perkembangan produksi beras
1984 – 2013 serta prediksi produksi dan
kebutuhan beras 2015-2020 maka
sustainabilitas pangan (beras) di Indonesia
cukup bagus.
 Yang perlu diperhatikan adalah bahwa
dalam membuat prediksi pasti ada asumsi-
asumsi.
SUSTAINABILITAS BERAS
INDONESIA
 Pada prediksi kebutuhan terlihat ada penurunan
kebutuhan beras, di lain pihak pasti ada kenaikan
jumlah penduduk. Kalau terjadi penurunan
kebutuhan pada saat terjadi kenaikan jumlah
penduduk berarti HARUS TERJADI PENURUNAN
ASUPAN BERAS PER KAPAPITA.
 Kondisi riil seperti apa sangat tergantung presisi dari
asumsi yang diambil
 Kaitan kecukupan pangan dengan pertambahan
penduduk akan di bahas di sesi lain.