Anda di halaman 1dari 12

Klasifikasi dan Mekanisme Nyeri

Kepala
• International Headache • Klasifikasi ini digunakan
Society (IHS) oleh para dokter dan
mengeluarkan tenaga kesehatan
klasifikasi dan kriteria sebagai patokan dasar
diagnostik nyeri kepala untuk menganalisa dan
dalam wujud The membuat diagnostik
International nyeri kepala
Classification of
Headache Disorders 3rd
edition (ICHD-3)
• IHS mengelompokkan nyeri kepala menjadi 3
kategori umum:
a. Nyeri kepala primer
b. Nyeri kepala sekunder
c. Nyeri kepala dengan neuropati kranial, nyeri
wajah lain dan nyeri kepala lainnya
Nyeri Kepala Primer

Nyeri kepala primer merupakan


nyeri kepala yang tidak
diasosiasikan dengan patologi atau Dibagi berdasarkan
kelainan lain yang profil gejalanya menjadi
menyebabkannya migrain, nyeri kepala
tipe tegang, dan
Trigeminal autonomic
cephalalgias (TACs)
Migrain
Migrain Tanpa Aura Migrain dengan Aura
• Karakteristik nyeri kepala • Ditandai oleh gejala
unilateral, berdenyut, neurologis yang biasanya
intensitas sedang atau mendahului atau kadang-
berat, bertambah berat kadang menemani saat
dengan aktivitas fisik yang nyeri kepala
rutin atau diikuti dengan • Aura bersifat reversibel
mual, fotofobia dan
fonofobia
Nyeri Kepala Tipe Tegang (NKTT)
NKTT Episode Jarang NKTT Episode Sering
• Sekurang-kurangnya terjadi • Sekurang-kurangnya terjadi
10 episode nyeri kepala 10 episode nyeri kepala
dengan rata-rata <1hari per dengan rata-rata 1-14 hari
bulan (<12 hari per tahun) per bulan selama >3 bulan
(>12 hari dan <180 hari per
tahun)
NKTT Episode Kronik
• Sekurang-kurangnya terjadi lebih dari sama
dengan 15 hari per bulan dengan rata-rata
selama >3 bulan (>180 hari tahun)
Trigeminal Autonomic Cephalalgias
(TACs)
• Dibagi menjadi nyeri kepala tipe cluster dan
paroxysmal hemicrania
Nyeri Kepala Tipe Cluster
• Serangan berat, nyeri
yang ketat dan
unilateral pada orbital,
supraorbital, temporal
atau kombinasi
• Berlangsung 15-180
menit, 1-8 kali sehari
Paroxysmal Hemicrania
• Serangan berat, nyeri
yang ketat dan
unilateral pada orbital,
supraorbital, temporal
atau kombinasi
• Berlangsung 2-30 menit
dan terjadi beberapa
kali setiap harinya
Nyeri Kepala Sekunder

Nyeri kepala sekunder merupakan nyeri


kepala yang dikarenakan penyakit lain
sehingga terdapat peningkatan tekanan
intrakranial atau nyeri kepala yang jelas
terdapat kelainan anatomi maupun
struktur
Nyeri Kepala Sekunder
a. Nyeri kepala karena trauma pada kepala dan / atau leher
b. Nyeri kepala karena gangguan vaskular pada kranial atau
servikal
c. Nyeri kepala karena gangguan non vaskular pada
intrakranial
d. Nyeri kepala karena suatu substansi atau withdrawal
e. Nyeri kepala karena infeksi
f. Nyeri kepala karena homeostasis
g. Nyeri kepala atau nyeri wajah karena gangguan pada
kranial, leher, mata, telinga, hidung, rongga sinus, gigi,
mulut, atau struktur wajah atau struktur kranial lainnya
h. Nyeri kepala karena gangguan psikiatri