Anda di halaman 1dari 14

Dealkoholisasi/

Clearing/
Penjernihan
Kekompok 6
1. Aina khayyul M.
2. Zian faza Maulana
3. Hesti arifatul U
4. Latifatul Khilmi
5. Millatul Musyanida
Dealkoholisasi

Dealkoholisasi adalah suatu proses menghilangkan


alkohol dari dalam sel penyususun jaringan dengan
menggunakan xilol bertingkat. Zat kimia yang digunakan
untuk dealkoholisasi adalah dealkoholan
Penjernihan atau Clearing
Clearing merupakan proses yang harus
segera dilakukan setelah dehidrasi.
Tujuan dari penjernihan ini adalah untuk
mengeluarkan alcohol dari jaringan
setelah proses dehidrasi dengan suatu
suatu zat atau medium penjernih
sebelum proses penanaman dalam
paraffin.
We are awesome!
Macam-macam dealkohalan yang digunakan untuk pembuatan preparat
mikroskopis

1. Xylol/xylene Kelemahan :
- Jaringan hanya bisa d pindahkan ke
Xylol/Xylene hanya dari alkohol
Keunggulan :
absolute,
Prosesnya cepat, - jaringan tidak terlalu jelas transparan
Mudah di dapat, apa belum.
Harga tidak terlalu - Jaringan akan menjadi rapuh apabila
mahal terlalu lama berada di dalam xylol.
- Apabila dehidrasi tidak sempurna
,maka akan terjadi butiran-butiran
putih berkabut , hal ini akan
mengganggu pengamatan
2. Toluol atau Toulene

Keunggulan : Kelemahan :
Toluene lebih banyak digunakan Kalau terlalu lama dalam toluol ,jaringan
didalam laboratorium akan menjadi keras dan sukar diiris
Harga murah Jaringan dapat dipindahkan ke
kemikalia dari lakohol absolute
Mudah didapat
Prosesnya cepat
Jaringan yang akan menjadi
jernuh/transparan apabila
prosesnya telah selesai dan
sempurna
3. Minyak cengkeh

Keunggulan : KELEMAHAN

Prosesnya cepat Harga mahal Sukar


Jaringan dapat dipindahkan
memidnahkan ke paraffin
langsung dari alkohol 95%
Hanya menyebabkan sedikit
apabila pembuatanb
kerutan, sehingga sangat tepat preparatnya dengan metode
digunakan dalam penjernihan paraffin
berbagai kutu kecil yang dibuat
preparat whole mount.
4. Chloroform

Kelebihan

Menyebabkan sdikit kerutan walaupun jaringan ditinggal dalam waktu


lama
Dapat digunakan untuk jaringan-jaringan yang besar

Kekurangan

Harga mahal
Sukar dipindahkan ke paraffin apabila menggunakan metode paraffin
Untuk memindahkan jaringan harus 3-4 kali penggantian dalam
paraffin murni
Apabila masih ada sedikit saja kloroform dalam jaringan akan menyebabkan
sulit diiris
Perekatan
(mounting) Mounting/ penutupan adalah suatu proses penutupan
preparat dengan gelas.

Berfungsi untuk mengawetkan jaringan yang telah


diwarnai meggunakan entalen (perekat antara cover
glass dan object glass) sehingga jaringan akan awet
sampai 25 tahun. Lebih dari masa itu biasanya warna
akan memudar ,kanada balsam menjadi hitam
kekuningan dan mungkin akan retak dan buram.
Zat yang digunakan dalam perekatan

1. Entalen DPX
zat yang cocok untuk semua
teknik pewarnaan yang kompatibel
dengan penggunaan alkohol dan
aromatic. (xylene atau toluene) sebagai
agen cleaning. DPX adalah campuran
dari disyrene, plalsticizer yang
dilarutkan dalam toluene atau xylene
2. Candal balsam
merupakan media perekatan yang
diperoleh dari pohon balsam cemara.
Candal balsam terdiri dari terpenes,
carboxylic, acid, estersnya. Sifatnya
hampir sama dengan kaca dengan kaca
sehingga preparat jaringan dapat dilihat
dari bawah mikroskop. mengandung anti
oksidan yang menghambat warna prepRt
memuda. digunakan untuk perekatan
Prosedur penutupan preparat

1. Ambillah satu/lebih obyek dari medium


xylol dengan cepat dan letakkan diatas
gelas benda (minimal 1,5 cm dari sisi kiri).

2. Teteskan setetes kanada balsam pada obyek yang


bersangkutan dengan cepat.
3. Kandal balsam diposisi miring dan sisi
gelas penutup yang berlawanan ditahan
dengan ujung jarum.
4. Selanjutnya secara hati-hati turunkan gelas penutup sampai
menyentuh kanada balsam dan ujung jarum ditarik keluar dari gelas
penutup.

5. Hasil yang diharapkan yaitu obyek tidak terbakar


karena kekeringan dengan posisi ditengah, tidak
terjadi gelembung udara dan tidak ada kanada
balsam yang keluar dari tepi atau atas gelas penutup.
Pelabelan (Labelling)

Pelabelaan /labelling adalah suatu proses memberikan label


sebagai identitas pada preparrat yang bersangkutan

Label yang lengkap berisi :


1. nama preparat
2. macam preparat
3. metode,
4. zat warna yang digunakan
5. tanggal pembuatan yang ditulis sesingkat mungkin biasanya
digunakan kode-kode tertentu.
Tempat menempelkan label dianjurkan pada 0,5
cm dari sisi sebelah kanan gelas benda dengan
posisi memanjang. Apabila terlalu tepi akan
mudah terkeluoas , posisi memanjang akan
mempermudah pemakai preparat dalam
menemukan di dalam kotak preparat.
TERIMA KASIH