Anda di halaman 1dari 16

Abdul Kholiq

Adinar
R
Dina Aprilla Zefira H
Rifka Pratiwi Hutapea
Sri Rahmawati O
D
O
P
H
Y
T
A
Ciri ciri rhodophyta
BENTUK TALUS
 Dasar talus biasanya terdiferensiasi sebagai holdfast sederhana
HABITAT RHODOPHYTA
 melekat pada dasar atau batu-batuan sampai
beberapa puluh meter di bawah permukaan laut.
Beberapa spesies terdapat di air tawar.
CARA HIDUP
 Bersifat autotrof (pigmen fikoeritrin (merah) dan
fikosianin (biru), tetapi ada yang heterotrof. Yang
heterotrof tidak berkromatofora dan hidup sebagai
parasit pada ganggang lain.
REPRODUKSI
 Reproduksi aseksual dengan fragmentsi, tetraspora, atau tunas
Contoh : Corrallina, Palmaira, Batrachospermum moniliforme,
Gelidium, Gracilaria, Eucheuma,dan Scicania furcellata.
 Secara seksual, melalui peleburan sel jantan dan sel betina dari
tanaman jantan dan tanaman betina yang berbeda
 Mengandalkan arus air untuk menyatukan gamet (tidak ada flagel)
Siklus reproduksi
alga merah
Perbandingan
tetraspora
rhodophyta dengan
alga lain

phaeophyta

rhodophyta
Polysiphonia nigra
Eucheuma spinosum

Gelidium Gracilaria
MANFAAT
 Alga merah jenis tertentu dapat menghasilkan agar yang
dimanfaatkan antara lain sebagai bahan makanan dan kosmetik,
misalnya Eucheuma spinosum.
 Chondrus crispus dan Gigortina mamilosa menghasilkan
karagen yang dimanfaatkan untuk penyamak kulit, bahan
pembuat krem, dan obat pencuci rambut.
Peranan Alga Merah (rhodophyta)

 Beberapa alga merah yang dikenal dengan sebutan alga koral


menghasilkan kalsium karbonat didinding selnya. Kalsium
karbonat ini sangat kuat dalam mengatasi terjangan ombak.
Kelebihan ini menjadikan alga koral memiliki peran penting dalam
pembentukan terumbu karang.
 Selain itu alga merah dapat menyediakan makanan dalam jumlah
banyak bagi ikan dan hewan lain yang hidup di laut. Jenis ini juga
menjadi bahan makanan bagi manusia misalnya Chondrus crispus
(lumut Irlandia) dan beberapa genus Porphyra.
.
 Alga merah lain seperti Gracilaria lichenoides, Euchema spinosum,
Gelidium dan Agardhiella dibudidayakan karena menghasilkan
bahan serupa gelatin yang dikenal sebagai agar-agar. Gel ini
digunakan untuk pengental dalam banyak makanan, perekat
tekstil, sebagai obat pencahar (laksatif), atau sebagai makanan
penutup.
Thank You