Anda di halaman 1dari 8

BAB II

MENJELAJAH DUNIA PUSTAKA

A. Membangun Konteks Teks Ulasan Buku


Teks ulasan disebut juga teks review. Ulasan pada umumnya ditulis dalam
bentuk artikel, sehingga teks ulasan dapat disebut artikel ulasan.
Ulasan dapat dibuat terhadap buku, artikel, karya sastra (cerpen, novel, drama,
dan puisi), karya seni (musik, tari,kriya, lukis, pertunjukkan, dan film), peristiwa
olahraga, atau kegiatan sosial lainnya.
Ulasan merupakan teks yang berfungsi untuk menimbang, menilai, dan
mengajukan kritik terhadap karya atau peristiwa yang diulas tersebut (Gerot &
Wignell, 1994; Hyland & Diani, 2009).
Sebagai sebuah genre, teks ulasan buku berisi tentang deskripsi dan evaluasi
terhadap buku itu.
Ulasan buku memaparkan tujuan buku ditulis, menguraikan strukturnya,
menjelaskan gaya penulisannya, dan meletakkan isinya ke dalam konteks
yang lebih luas dengan cara membandingkannya dengan buku-buku lain
yang sejenis.
Dalam membuat ulasan buku, diperlukan gabungan kemahiran
menguraikan isi buku, menganalisis bagaimana buku memenuhi tujuannya
bagi pembaca, dan mengekspresikan reaksi penulis sendiri.
Secara keseluruhan, proses menguraikan, menganalisis, dan
mengekspresikan pandangan personal melalui teks ulasan disebut
mengevaluasi buku (Hyland & Diani, 2009).
B. Menelusuri dan Menganalisis Model Teks Ulasan Buku

1. Menelusuri Model Teks Ulasan Buku


a. Struktur Teks dan Hubungan Genre pada Teks Ulasan Buku
Struktur teks ulasan terdiri dari Identitas, Orientasi, Tafsiran Isi, Evaluasi, dan
Rangkuman.
Teks Ulasan dibuka dibuka dengan orientasi yang mendeskripsikan buku yang
diulas, dan dilanjutkan dengan dengan tafsiran isi yang memaparkan isi buku,
kemudian disusul evaluasi yang menggambarkan penilaian, dan dibagian akhir
ditutup dengan rangkuman evaluasi yang merupakan penegasan ulang terhadap
hasil evaluasi.
Genre itu adalah jenis teks. Genre didefinisikan sebagai proses sosial yang
berorientasi kepada tujuan yang dicapai secara bertahap. Genre dikatakan
bertahap karena untuk mencapai tujuannya, teks disusun dalam struktur yang
mengandung tahapan-tahapan pada struktur teks.
Ulasan buku merupakan perwujudan dari proses sosial yang terjadi di
lingkungan budaya akademis, dan teks akademis disusun melalui tahapan-
tahapan tertentu untuk merealisasikan tujuan sosial akademik teks tersebut.
b. Simpulan tentang Struktur Teks dan Hubungan Genre pada Teks Ulasan Buku
• Fungsi retoris perlu dibedakan dengan fungsi sosial. Yang pertama berkaitan dengan
fungsi genre mikro yang ada pada setiap tahapan, sedangkan yang kedua berkaitan
dengan fungsi genre makro yang mewadahi tujuan teks ulasan buku secara keseluruhan.
• Identitas merupakan identifikasi terhadap buku yang diulas. Identitas meliputi data-data
penerbitan buku tersebut.
• Tahapan orientasi berisi deskripsi umum buku yang diulas.
• Deskripsi umum berupa paparan tentang penulis buku, latar belakang penulis, manfaat
buku, dll.
• Tahapan Tafsiran isi berisi paparan isi bab demi bab. Biasanya menceritakan ulang hal
yang dilakukan oleh penulis dan memberikan gambaran terperinci mengenai buku yang
diulas.
• Tahapan Evaluasi dilakukan penilaian terhadap karya itu atas berbagai kelemahan dan
kelebihannya.
• Evaluasi dapat menyangkut penataan bab, penampilan, atau kualitas buku.
• Tahapan Rangkuman Evaluasi memberikan ulasan akhir yang berisi simpulan dari buku
yang diulas.
2. Menganalisis Aspek Penilaian, Formulasi Bahasa, dan Manfaat Teks
Ulasan Buku
a. Menganalisis Aspek Penilaian
Beberapa aspek penilaian yang dapat dianalisis, antara lain:
(1) Persamaan dan perbedaan struktur teks;
(2) Cara masing-masing ulasan itu memanfaatkan genre mikro;
(3) Kedalaman informasi;
(4) Aspek yang dinilai;
(5) Derajat ketajaman penilaian; dan
(6) Pertimbangan sebagai dasar penilaian.
b. Menganalisis Formulasi Bahasa Evaluasi
Unsur penilaian atau evaluasi dalam buku terletak pada tahapan evaluasi.
Namun, hal ini tidak berarti bahwa penilaian harus selalu berada di tahapan
tesebut. Penilaian dapat muncul ditahapan manapun kecuali tahapan identias.
Menilai atau mengevaluasi adalah menyatakan pandangan, sikap, dan posisi
terhadap sesuatu yang dinilai. Pandangan, sikap, dan posisi penilai yang
menunjukkan gradasi itu terlihat terutama pada penggunaan leksis nomina,
verba, adjektiva, dan adverbial.

c. Menganalisis Manfaat Teks Ulasan Buku


Dalam membuat sintesis gagasan, penulis harus dapat meringkas satu buku atau
satu karya menjadi beberapa kalimat saja.
Dengan ringkasan tersebut dapat dibuat sintesis teori yang disajikan dalam bab
landasan teori atau tinjauan pustaka.
C. Membangun Teks Ulasan Buku Secara Bersama-sama
1. Merekonstruksi Teks Ulasan Buku
Ada tiga teks ulasan yang dijadikan bahan rekonstruksi. Teks yang pertama
adalah teks ulasan terhadap buku hasil terjemahan dari bahasa Inggris ke
dalam bahasa Indonesia. Dua teks yang lain adalah ulasan terhadap buku
bahasa yang ditulis dalam bahasa Inggris.

2. Membuat Teks Ulasan Buku


Seorang pengulas pada prinsipnya adalah kritikus.
Dalam mengulas sebuah buku atau bahan lain, seorang pengulas harus
bersikap jujur dalam mengungkapkan pendapat dan pandangannya. Jujur
berarti bersikap terbuka dalam mengemukakan kelebihan dan kekurangan
buku yang diulas.
Untuk menghasilkan ulasan yang baik, diperluan prosedur yang mengandung
langkah-langkah operasional, antara lain:
a) Mencari buku yang diulas.
b) Membaca secara kritis.
c) Membuat ringkasan.
Meringkas adalah menyatakan kembali buku yang dibaca dengan lebih
singkat dengan mengungkapkan pokok-pokoknya saja.
d) Menentukan kriteria penilaian.
Kriteria dapat ditentukan berdasarkan cakupan isi buku yang diulas,
kedalamannya, kualitasnya, gaya penulisannya, atau pokok-pokok yang
menjadi perhatian khusus.
e) Mencari buku pembanding dan referensi untuk rujukan.
Pembanding yang dapat digunakan adalah buku-buku atau bahan-bahan
sejenis yang sudah terbit sebelumnya, baik yang ditulis oleh orang lain
maupun oleh penulis yang bukunya sedang diulas.
f) Menulis ulasan yang dimaksud.
Dalam menulis ulasan buku, pengulas hendaknya selalu berpegang kepada
struktur teks dengan tahapan-tahapan yang menjadi kerangka teks.