Anda di halaman 1dari 5

Rukun Puasa Ramadhan

Rukun puasa ada tiga yang menjadi komponen pembentuk


hakikatnya yaitu:
a. Mencegah diri dari segala yang membatalkan mulai dari
terbit fajar hingga terbenam matahari.
b. Niat yaitu tekad bulat hati untuk berpuasa sebagai
aktualisasi pelaksanaan perintah Allah SWT dan
pendekatan diri kepada-Nya.
c. Pelaku puasa ( ash-shaim ) yaitu orang yang sah berpuasa
dalam artian telah memenuhi syarat-syarat wajib puasa
antara lain islam,akil baligh,mampu berpuasa,dan bebas
dari halangan syara’ seperti haid dan nifas bagi kaum
perempuan.
Hikmah Puasa
1. Untuk pendidikan/latihan rohani
a. Mendidik jiwa agar dapat menguasai diri
b. Mendidik nafsu agar tidak senantiasa dimanjakan
dan dituruti
c. Mendidik jiwa untuk dapat memegang amanat
dengan sebik-baiknya
d. Mendidik kesabaran dan ketabahan
2. Untuk perbaikan pergaulan
Orang yang berpuasa akan merasakan segala
kesusahan fakir miskin yang banyak menderita
kelaparan dan kekurangan. Dengan demikian akan
timbul rasa suka menolong kepada orang-orang yang
menderita.
3. Untuk kesehatan
4. Sebagai rasa syukur atas segala nikmat Allah
c. Puasa Nadzar (kaulan)

Puasa Nadzar (kaulan) adalah puasa yang


diwajibkan orang kepada dirinya sendiri dengan
cara bernadzar (kaul) kepada Allah swt. Maka
yang bersangkuatan harus berpuasa sesuai
nadzarnya, baik cara maupun jumlahnya. Adapun
dasarnya yaitu :
d. Puasa Kaffarah

Puasa Kaffarah ialah puasa penghapusan dosa karena


melakukan pelanggaran berat yang seharusnya tidak di
lakukannya. Pelanggaran berat yang dimaksud ialah:
1. Sengaja membatalkan puasanya dibulan ramadhan
dengan melakukan hubungan badan (jima’)
2. Melakukan beberapa pelanggaran ketika masih dalam
keadaan ihram, padahal ia tidak mampu menyembelih
dam (hewan)
3. Membunuh orang tidak sengaja.
4. Terkena sumpahnya sendiri dengan sebab melanggarinya.
5. Melakukan zhihar.