Anda di halaman 1dari 4

MENENTUKAN BESAR

FUSE PADA INSTALASI TAMBAHAN


(MODIFICATION)
MENTOR PART I
AGUS SUPRIYANTO
82310006
BAIK TEMEN2 SEMUA,DIKESEMPATAN KALI INI SAYA AKAN MENCOBA
SHARING MENGENAI BAGAIMANA CARA MENENTUKAN BESAR FUSE PADA
INSTALASI TAMBAHAN ATAU MODIFIKASI PADA SIRKUIT ELECTRIC.

• UKURAN FUSE
Sebelum menentukan ukuran fuse,terlebih dahulu kita harus tau nilai daya (watt) dan nilai
arus nya (ampere) dengan menggunakan metode power triangle.
dimana : P = daya (watt)
P
I = arus (ampere)
V I V = tegangan (volt)

Agar fuse yg digunakan dapat awet,maka ukuran fuse (rated current) harus 2x dari
besar arus yg melewatinya.
Titik putus (breakpoint) suatu fuse dapat menggunakan rumus

Titik putus (breakpoint) = 1,35 x rated current (ampere)


Contoh:
Beban yang akan dipasang pada suatu unit adalah 260 W, maka:

1. Beban yang digunakan 260 W, maka arus yang akan diserap adalah: 260W/24 V = 10,8 A
(gunakan rumus power triangle yaaa....)

2. Ukuran dari fuse adalah (rated current) = 10,8 A x 2 = 21,6 A (seperti yg sudah dijelaskan
di atas,agar fuse awet maka besarnya harus 2x dr besar arus yg melewatinya)

3. karena tidak ada ukuran fuse yg besarnya 21,6 A,Maka ukuran fuse adalah 25 A
(ukuran fuse diambil satu tingkat diatas rated current)

Itulah temen2 langkah bagaimana cara menentukan berapa nilai fuse yang harus digunakan
Pada instalasi tambahan....