Anda di halaman 1dari 20

KONSEP

DASAR
KEHAMILAN
Oleh ; ASMAWATI
GENETIKA

PEMATANGAN OVUM

PEMATANGAN SPERMA

KROMOSOM
GEN DAN KROMOSOM
Material genetik yang dibawa dalam nukleus setiap sel tubuh
menentukan karakter fisik individu

Material ini adalah DNA yang diketahui sebagai kromosom

Setiap kromosom terdiri dari berbagai segment kecil DNA yang


disebut gen

Gen atau kombinasi gen memiliki kode informasi yang menentukan


karakteristik unik setiap individu

Kode informasi mengandung pesan linear yang spesifik dari molekul


gen dan gen bekerja dengan interaksi dengan lingkungan
KROMOSOM
Tiap kromosom mengandung rangkaian atas
ribuan gen
Normalnya terdapat 46 kromosom pada sel tubuh
kecuali sel sex matur yang masing-masing memiliki 23
kromosom
Bentuk dan ukuran kromosom individu
berbeda
Kromosom terdiri dari 2 bagian longitudinal
yang disebut kromatid
Dua kromosom penentu jenis kelamin pada tiap sel
atas 2 kromosom : X pada anak perempuan dan 1
kromosom Y pada anak laki-laki normal
KONSEPSI
• PENYATUAN ANTARA 1 SEL TELUR
DENGAN 1 BUAH SPERMA YANG
MENANDAI AWAL SEBUAH
KEHAMILAN
• TERDIRI DARI PEMBENTUKAN
GAMET (TELUR DAN SPERMA),
OVULASI (PELEPASAN SEL
TELUR), DAN PENGGABUNGAN
GAMET DAN IMPLANTASI EMBRIO
Oogenesis
Pembelahan
miosis I

Oosit
sekunder
Oosit
prmer
oogonia
MATURASI SEL OVUM
 Oogonia membesar membentuk oosit
primer selama awal kehidupan janin
 Oogenesis merupakan proses
pembentukan ovum mulai selama
kehidupan fetus perempuan
 Umumnya diestimasi sekitas 2 juta oosit
primer menurun secara spontan, hanya
400-500 ovum yang akan matur selama
kurang lebih 35 tahun reproduksi
perempuan
OVUM
Setiap bulan 1 ovum dikeluarkan dari ovarium
Saat ovulasi ovum dilepaskan oleh pengaruh hormon
gonadotropin dan ruptur folikel de graaf

Ovum bergerak ke sepanjang tuba ke cavum uteri


akibat adanya peningkatan hormon estrogen yang
meningkatkan motilitas tuba uterin dan cilia untuk
menangkap ovum

Ovum diselimuti oleh sebuah lapisan tembus cahaya


(zona pelucida), lapisan luar corona radiata
Ovum berdiameter 0,2 mm dan hampir tidak tampak
dengan mata telanjang
Gambar ovum
SPERMATOZOA
Menyerupai kecebong , ukuran lebih kecil dari ovum, yang
dikeluarkan oleh cairan semen yang mengandung 200-500 juta
sperma ke vagina

Sperma terdiri dari 3 bagian : kepala, bagian leher, dan


ekor

Sperma berenang dengan gerakan flagella dari ekor


yang dapat mencapai lokasi fertilisasi dalam 5 menit
tetapi rata-rata waktu transit 4-6 jam
Banyak sperma yang hilang dalam vagina karena mukosa
cervix atau endometrium atau memasuki tuba
Gambar …
Sperma berjalan sepanjang saluran reproduksi
wanita dengan enzim yang diproduksi untuk
membantu kapasitasi (perubahan fisiologis yang
membuang pembungkus pelindung dari kepala
sperma)

Enzim yang diperlukan sperma untuk penetrasi


lapisan protektif ovum sebelum terjadi fertilisasi
FERTILISASI
Penyatuan ovum
dan sperma

Terjadi pada ampulla


dari tuba uterin

Hanya terjadi pada 1


sel telur yang matur
Fertilisasi
Ovum matang yang dilepaskan, fertilisasi harus terjadi secara cepat
karena kemapuan ovum dapat difertilisasi hanya 24 jam - 48 jam,
setelah itu mengalami atropi dan tidak berfungsi

Ovum yang dilepaskan folikel de graaf ovarium pada waktu ovulasi


didorong mendekati tuba falopii melalui fimbriae yang akan
membuka tuba falopii

Kombinasi kerja peristaltik tuba dan gerakan cilia


tuba membantu ovum berjalan di sepanjang tuba.

Fertilisasi berlangsung di ampula (1/3 bagian luar tuba uterina)


Fertilisasi
Sperma masuk ke cervix dengan migrasi yang cepat menuju
cavum uterine

Sperma aktif mencapai bagian luar tuba falopii


dalam 75 menit
Bergabung dengan ovum pada distal tuba
falopii

Penetrasi sperma melalui membran vitelina


ovum

Pembelahan sel dimulai membentuk


massa kecil (morula)
IMPLANTASI
Terjadi pada fundus uteri anterior
dan posterior

Berlangsung hari ke-7-10 pasca


konsepsi

Setelah implantasi, endometrium


dinamakan dengan decidua

Desidua basalis, desidua kapsularis


dan desidua vera
IMPLANTASI
Zona Pelucida degenerasi , sel tropohoblast menggantikan sel endometrial
pada lokasi implantasi

Blastocyst tertanam di endometrium biasanya pada anterior dan posterior


tuba

Trophoblast mensekresi enzim yang dapat membuat lobang pada endometrium


sampai masuknya blastocyst

Villi chorionik berkembang diluar trophoblast dan berkembang


ke pembuluh darah dan mengisi rongga endometrium

Implantasi pada endometrium disebut decidua


(decidua basalis, decidua capsularis dan decidua vera)