Anda di halaman 1dari 8

ANALISIS

ANALISIS FILM“IRIS”
FILM “IRIS”
Kelompok 6

AMANDA RIZKY F. NIM 152310101102


DIAN NOVITA A. NIM 162310101108
FALITA RAUDINA M. NIM 162310101192
INDRA STIAWAN NIM 162310101207
AMELINA NIM 162310101216
ZULIHASTIKA MESLY E.P. NIM 162310101222
GAMBARAN FILM

Film ini mengisahkan perjalanan kisah hidup seorang Dame Iris


Murdoch seorang filosof terkenal sekaligu penulis 26 novel yang
menyebar karyanya dimana-mana. Cerita dari filom Iris ini bersifat
flash back dan orientasi sekarang sehingga membuat variasi
ceritanya menarik. Dimulai dengan kisah Iris yang diundang di
perjamuan makan besar di perkumpulan dosen pengajar di
universitas tempat Iris mengajar, Kemudian berganti alur ke masa
muda Iris yang mengenal suaminya yaitu Prof. John Bayley
Warthon seorang sastrawan yang dikisahkan saat itu masih menjadi
dosen muda. Mereka mulai berbincang satu sama lain hingga
menjalin hubungan yang dekat. Alkisah mereka menjadi pasangan
suami istri dengan berbagai cobaan yang dialami. Saat diundang
untuk menyaksikan rekaman ulang talkshownya disini muncul
penyakit Alzheimernya yang ditandai dengan disorientasi hingga
akhirnya selama masa perawatan di Vale House Irispun meninggal
disana dengan harapan dirinya dan John berada di surga
bersama.
DIAGNOSA 1

Disfungsi proses keluarga Ny. Iris berhubungan


dengan kekacauan dalam keluarga
Data maladaptif
1. Pasien sering mengalami konflik dalam rumah
tangga
2. Ketidakmampuan pasien dalam memenuhi
kebutuhan emosi anggota keluarga
3. Ketidakmampuan pasien dalam memenuhi
kebutuhan rasa aman anggota keluarga
CUPLIKAN FILM IRIS
DIAGNOSA 2

Risiko ketidakefektifan hubungn Ny. Iris berhubungan


dengan stresor yang dialaminya
Data maladaptif
1. Pasien stresor
2. Pengurungan salah satu pasangan
3. Pasien mengalami gangguan fungsi kognitif pada
salah satu pasangan
CUPLIKAN FILM IRIS
DIAGNOSA 3

Ansietas Tn. Lopezt berhubungan dengan


peningkatan ketegangan pada klien
Data maladaptif
• Klien tampak waspada
• Gerakan ekstra
• Klien gelisah
• Perilaku mengintai
• Klien gugup
• Peningkatan ketegangan pada klien
• Klien stresor
CUPLIKAN FILM IRIS