Anda di halaman 1dari 27

Siklus Asam Sitrat

= Tricarboxylic Acid
(TCA) Cycle
= Siklus Krebs
Dr. Hairrudin M.Kes
Pendahuluan

• : rangkaian reaksi di dalam mitokondria


yang menyebabkan katabolisme asetil-KoA
dengan membebaskan sejumlah ekuivalen
hidrogen yang dalam oksidasi
menyebabkan pelepasan dan
penangkapan sebagian besar energi (ATP)
• Matrik mitokondria
Kepentingan Biomedis

• Fungsi utama : lintasan akhir bersama


oksidasi karbohidrat, lipid dan protein
• Mempunyai peranan penting dalam proses
glukoneogenesis, transaminasi, deaminasi
dan lipogenesis
Reaksi-reaksi
1. R. Kondensasi (Enz: sitrat sintase=condensing
enzyme)
2. Isomerisasi asam sitrat (Enz: akonitase)
3. Oksidasi dekarboksilasi isositrat (Enz: isositrat
dehidrogenase)
4. Oksidasi dekarboksilasi α ketoglutarat (Enz:
komplek α ketoglutarat dehidrogenase)
5. Fosforilasi tingkat substrat
6. Tahap-tahap akhir
Reaksi Kondensasi
Isomerisasi Asam Sitrat
Okssidasi dekarboksilasi isositrat
Oksidasi dekarboksilasi α
ketoglutarat
Fosforilasi tingkat substrat
Tahap Akhir
Energi yang dihasilkan

- 3 NADH --- rantai respirasi = 9 ATP


- 1 FADH2--- rantai respirasi = 2 ATP
- 1 GTP ----------------------- = 1 ATP

TOTAL = 12 ATP
Hubungan antara metabolisme
karbohidrat, lemak protein dan
Siklus Krebs

Ket : (1) kataboolisme Protein, (2) katabolisme


lemak, (3) karbohidrat, (4) Asam Amino, (5)
Acetyl-CoA, (6) Piruvat, (7) Siklus Krebs
Pemenuhan Kebutuhan
Oksaloasetat =reaksi anaplerotik
• Perubahan piruvat menjadi oksalo asetat dengan
bantuan enzim karboksilase
Piruvat + ATP +CO2 Oksaloasetat + ADP + Pi
• Perubahan piruvat menjadi malat dengan
bantuan malic enzyme, malat selanjutnya
dirubah menjadi oksaloasetat
piruvat + CO2 + NADPH Malat + NADP+
• Net reaction:

• Acetyl CoA + Pi + 2H2O + GDP +


3NAD+ + FAD

GTP + 3NADH + 2H+ + FADH2 +


2CO2
Inhibitor Siklus Asam Sitrat

• Fluoro asetat (racun tikus) : menghambat


enzim akonitase
• Arsenit : bereaksi dengan gugusan dithiol
dari asam lipoat
• Asam Malonat : inhibitor kompetitif enzim
suksinat dehidrogenase
Rantai Respirasi dan
Fosforilasi Oksidatif
Rantai Respirasi
• Energi yang dibebaskan selama oksidasi
karbohidrat, lipid dan protein terdapat dalam
mitokondria sebagai unsur ekuivalen pereduksi
(- H atau elektron)
• Mitokondria mengandung seri katalisator yang
dikenal sebagai rantai respirasi
• Rantai respirasi mengumpulkan, mengangkut
unsur ekuivalen pereduksi dan mengarahkannya
pad reaksi akhir dg oksigen untuk membentuk
air
Fosforilasi Oksidatif

• Didalam mitokondria juga terdapat mesin


untuk menangkap energi bebas yang
dilepas sebagai fosfat berenergi tinggi
• Sistem dalam mitokondria yang
memasangkan rantai respirasi dengan
pembentukan intermediet berenergi tinggi
(ATP) disebut fosforilasi oksidatif
Kepentingan Biomedis
• Fosforilasi oksidatif memungkinkan organisme
aerob menangkap energi bebas dari substrat
respiratorik dalam proporsi yang lebih besar dari
organisme anaerob
• Sejumlah obat (seperti amobarbital) dan racun
(seperti sianida dan CO) menghambat fosforilasi
oksidatif
• Defek turunan yang mengalami gangguan pada
rantai respirasi dan fosforilasi oksidatif
menyebabkan miopati dan encepalopati