Anda di halaman 1dari 18

Edema Paru

Santi Dwi Rahmawati 1102013262

Pembimbing : dr. Yenny Rahmawati,Sp.Rad


KEPANITERAAN KLINIK RADIOLOGI RSUD PASAR REBO PERIODE 24
DESEMBER 2018 – 12 JANUARI 2019
Definisi
Edema paru adalah akumulasi cairan di paru- paru yang dapat
disebabkan oleh tekanan intrvaskular yang tinggi (edema paru
kardiak) atau karena peningkatan permeabilitas membran kapiler
(edema paru non kardiak) yang mengakibatkan terjadinya
ekstravasasi cairan
Manifestasi Klinis

• Sesak nafas

Stadium 1 : Adanya distensi dan pembuluh darah kecil paru yang


prominen akan memperbaiki pertukaran gas di paru dan sedikit
meningkatkan kapasitas difusi gas CO.
Stadium 2 : Pada stadium ini terjadi edema paru intersisial. Batas
pembuluh darah paru menjadi kabur, demikian pula hilus juga menjadi
kabur dan septa interlobularis menebal (garis Kerley B).
Stadium 3: terjadi edema alveolar.
Gambaran Radiologi yang ditemukan
• Pelebaran atau penebalan hilus (dilatasi vaskular di hilus)
• Corakan paru meningkat (lebih dari 1/3 lateral)
• Kranialisasi vaskuler
• Hilus suram (batas tidak jelas)
• Interstitial fibrosis (gambaran seperti granuloma-granuloma kecil atau
nodul milier)
• Gambaran air bronchogram terlihat pada beberapa kasus edema paru
• Garis kerley A merupakan garis linier panjang yang membentang dari
perifer menuju hilus yang disebabkan oleh distensi saluran
anastomose antara limfatik perifer dengan sentral.
• Garis kerley B terlihat sebagai garis pendek dengan arah horizontal 1-
2 cm yang terletak dekat sudut kostofrenikus yang menggambarkan
adanya edem septum interlobuler.
• Garis kerley C berupa garis pendek, bercabang pada lobus inferior
namun perlu pengalaman untuk melihatnya karena terlihat hampir
sama dengan pembuluh darah.
air bronchograms di
zona kanan atas
menunjukkan air space
shadow yang luas di
seluruh seluruh paru
kanan
Edema paru kardiogenik
• Edema paru kardiogenik ialah edema yang disebabkan oleh adanya
kelainan pada organ jantung. Misalnya, jantung tidak bekerja
semestinya seperti jantung memompa tidak bagus atau jantung tidak
kuat lagi memompa.
Edema paru non kardiogenik

Ada beberapa keadaan klinik yang berhubungan dengan edema paru


yang disebabkan penurunan tekanan onkotik plasma, misal apa
penyakit hati (sirosis) dan sindrom nefrotik.

Tampak Infiltrat alveolar difus tidak merata dan terjadi bilateral dengan
gambaran bronkogram udara, yang merupakan karakteristik dari edema
paru non kardiogenik dan cedera paru akut
Edema paru interstisial
• Penebalan septa interlobular — garis Kerley B
• cairan di jaringan ikat sentral paru-paru — garis Kerley A
• Peribronchial cuffing : terlihat sebagai penebalan dincing bronchial
akibat retensi cairan dalam intertitial paru.
• Cairan dalam fissura : kekeruhan dan penebalan celah interlobar
• Efusi pleura : biasanya bilateral, tetapi bila unilateral, biasanya sisi
kanan
• Hilangnya pembuluh darah besar
Edema paru alveolar
• meliputi densitas wilayah udara yang tidak jelas, dan tidak merata
yang sering terletak di pusat dan menyisakan sepertiga bagian luar
paru-paru, Ini disebut pola batwing (sayap-malaikat) atau butterfy,
dan disarankan untuk edema paru dibandingkan penyakit ruang
udara lainnya seperti pneumonia.
• Efusi pleura biasanya muncul jika edema berasal dari kardiogenik