Anda di halaman 1dari 25

Pasal-pasal pada ISO 9001; ISO 14001; ISO 45001

mengacu pada konsep Sistem Manajemen yang memang memiliki kesamaan

ISO 14001, ISO 45001 ISO 9001


Quality Management System (4)

Organization
and its context Support
(4) (7)
Operation
(8)
Plan Do Customer
Requirements

Customer Planning Leadership Performance Result of the


Requirements (6) (5) Evaluation QMS
(9)

Product and
Services
Action Check
Improvement
Need and (10)
expectations
of relevant
interested
parties (4)

Organisasi ISO kemudian membuat High Level Structure


Guidance untuk penyusunan Sistem Manajemen ‘Apapun’
1
Cross Reference
PSL OHSAS 18001:2007 PSL ISO 45001:2018

1 Ruang Lingkup 1 Ruang Lingkup


2 Referensi Normatif 2 Referensi Normatif
3 Istilah dan Definisi 3 Istilah dan Definisi
4 Persyaratan Sistem Manajemen K3 4 Konteks Organisasi
4.1 Pemahaman Organisasi dan Konteksnya
4.2 Pemahaman Kebutuhan dan Harapan Pihak yang
Berkepentingan
4.1 Persyaratan Umum 4.3 Menentukan Ruang Lingkup Sistem Manajemen
K3
4.4 Sistem Manajemen K3
5 KEPEMIMPINAN (Judul)
5.1 Kepemimpinan dan Komitmen
4.2 Kebijakan K3 5.2 Kebijakan K3
4.3 PERENCANAAN (Judul) 6 PERENCANAAN (Judul)
6.1 TINDAKAN UNTUK MENANGANI RISIKO DAN
PELUANG (Judul)
6.2 SASARAN LINGKUNGAN DAN RENCANA
PENCAPAIANNYA (Judul)
Integrasi ISO 14001 & OHSAS 18001, I/Rev.03 Copyright@Sentral Sistem Jul 2016
Cross Reference
PSL OHSAS 18001:2007 PSL ISISO 45001:2018

4.3.1 Bahaya Risiko K3 6.1.1 Umum


6.1.2 Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko dan Peluang
6.1.2.1 Identifikasi Bahaya
6.1.2.2 Penilaian Risiko K3 dan Risiko Lainnya terhadap SMK3
6.1.2.3 Penilaian Peluang K3 dan Peluang Lainnya terhadap
SMK3
4.3.2 Persyaratan Hukum dan Lainnya 6.1.3 Kewajiban Kepatuhan
6.1.4 Rencana Tindakan
4.3.3 Sasaran dan Program 6.2.1 Sasaran Lingkungan
6.2.2 Rencana Tindakan untuk Mencapai Sasaran K3
4.4 IMPLEMENTASI DAN OPERASI (Judul) 7 PENDUKUNG (Judu)
7.4 KOMUNIKASI (Judul)
8 OPERASIONAL (Judul)
4.4.1 Sumber Daya Peran, Tanggung Jawab, 5.3 Peran, Tanggung Jawab & Wewenang di Organisasi
Tanggung Gugat dan Wewenang 7.1 Sumber Daya
4.4.2 Kompetensi, Pelatihan dan 7.2 Kompetensi
Kepedulian 7.3 Kepedulian
Integrasi ISO 14001 & OHSAS 18001, I/Rev.03 Copyright@Sentral Sistem Jul 2016
Cross Reference
PSL OHSAS 18001:2007 PSL ISO 45001:2018

4.4.3 Komunikasi, Partisipasi dan 7.4 Komunikasi (Judul)


Konsultasi 7.4.1 Umum
7.4.2 Komunikasi Internal
7.4.3 Komunikasi Eksternal
5.4 Konsultasi dan Partisipasi Pekerja

4.4.4 Dokumentasi 7.5 Informasi yang Didokumentasikan


7.5.1 Umum
4.4.5 Pengendalian Dokumen 7.5.2 Pembuatan dan Pemutakhiran
7.5.3 Pengendalian Informasi yang Didokumentasikan
4.4.6 Pengendalian Operasional 8.1 Perencanaan dan Pengendalian Operasional
8.1.2 Menghilangkan bahaya dan mengurangi risiko K3
8.1.3 Manajemen Perubahan
8.1.4 Pengadaan
8.1.4.2 Kontraktor
8.1.4.3 Outsourching
4.4.7 Kesiagaan dan Ketanggapan Darurat 8.2 Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat

Integrasi ISO 14001 & OHSAS 18001, I/Rev.03 Copyright@Sentral Sistem Jul 2016
Cross Reference
PSL OHSAS 18001:2007 PSL ISO 45001:2018
4.5 PEMERIKSAAN 9 EVALUASI KINERJA (Judul)
9.1 PEMANTAUAN, PENGUKURAN, ANALISA dan
EVALUASI (Judul)
4.5.1 Pemantauan dan Pengukuran Kinerja 9.1.1 Umum
4.5.2 Evaluasi Pemenuhan 9.1.2 Evaluasi Pemenuhan
4.5.3 Ketidaksesuaian dan Tindakan 10.2 Ketidaksesuaian dan Tindakan Perbaikan
Perbaikan dan Pencegahan
4.5.3.1 Investigasi Insiden 10.2.1 Investigasi Insiden
4.5.4 Rekaman dan Pengelolaan Rekaman 7.5.3 Pembuatan dan Pemutakhiran
7.5.3 Pengendalian Informasi yang Didokumentasikan
4.5.5 Audit Internal 9.2 Audit Internal
9.2.1 Umum
9.2.2 Program Audit Internal
4.6 Tinjauan Manajemen 9.3 Tinjauan Manajemen
10 PENINGKATAN (Judul)
10.1 Umum
10.3 Peningkatan yang Berkelanjutan

Integrasi ISO 14001 & OHSAS 18001, I/Rev.03 Copyright@Sentral Sistem Jul 2016
Apa yang berubah dari OHSAS 18001:2007
menjadi ISO 45001:2018 ???
1. Sistem berbasis Risiko (6.1.1.), yang bersumber dari :
- Konteks organisasi (isu internal dan eksternal serta harapan dan keinginan pihak
yang berkepentingan) (4.1. dan 4.2.)
- Bahaya dan Risiko K3 (6.1.2.1)
- Peraturan Perundangan dan Persyaratan Lainnya yang belum terpenuhi (6.1.3)

2. Leadership & Commitment (5.1.)

3. Konsultasi dan Partisipasi Pekerja (5.4)

4. Fokus menghilangkan Bahaya dan Mengurangi Risiko K3 (8.1.2)

5. Manajemen Perubahan (8.1.3)

6. Pengadaan (8.1.4)
- Kontraktor (8.1.4.2)
- Outsourching (8.1.4.3)

Integrasi ISO 14001 & OHSAS 18001, I/Rev.03 Copyright@Sentral Sistem Jul 2016
7
Apakah risiko itu?
Definisi risiko berdasarkan ISO 31000

“Risk is all about uncertainty, or more importantly, the effect of


uncertainty on the achievement of objectives.
This is where ISO 31000 is clearly different from existing guidelines in
that the emphasis is shifted from something happening – the event –
to the effect on objectives
Source: Kevin W. Knight, AM, Chair of the ISO 31000 working group
& Chair of ISO 31004 project committee ,ISO Focus, June 2009

Dalam ISO 45001:2018, Risiko dibagi menjadi 2, yaitu Risko K3 dan Risko
Lainnya.
“Risk K3” adalah kombinasi dari kemungkinan terjadinya kejadian atau
paparan bahaya yang terkait dengan pekerjaan dan keparahan yang
menyebabkan cedera dan penyakit akibat kerja (3.18) yang dapat
disebabkan oleh kejadian atau paparan.

“Risiko Lainnya” yang dimaksud sama halnya dengan yang


dimaksudkan dalam ISO 31000 yaiu “efek ketidakpastian” yang terkait
dengan organisasi dan bisnis / operasional perusahan misalnya yang
dapat menyebabkan kerugian baik dari segi finansial ataupun
infrasturktur, terganggunya operasional perusahaan, penurunan citra
perusahaan, pencabutan izin usaha sampai ke penutupan usaha dan
lainnya. 8
Isu Eksternal :
Isu Internal International, national, regional, local
(positif dan negaitif)
(positif dan negatif)
• Legal : Peraturan baru …
• Nilai : Standard Perilaku
• Teknologi : Teknologi produk/ proses
• Budaya : Saling tuding Tuntutan dan
• Kompetisi : Kompetitor baru
• Pengetahuan : pengetahuan
• Pasar : Kondisi pasar Harapan dari
tentang teknologi produk yang
• Budaya masyarakat : Sosial media, pihak terkait
proses yang masih lemah
marketing online
• Major isu terkait kinerja
• Kondisi politik :
perusahaan
• Kondisi lingkungan bisnis

Monitor and review,


Develop necessary action to address the impact

9
1. IDENTIFIKASI ISU INTERNAL SAAT INI DAN YANG AKAN DATANG. Dampak
peristiwa terhadap RISIKO POSITIF atau NEGATIF (PELUANG)

Sejarah masalah Fondasi Kesehatan Perusahaan saat ini Kelebihan perusahaan


di perusahaan atau • Budaya yang perlu diperbaiki (motivasi, yang belum di explore,
di perusahaan lain team work, kreatifitas, improvement dll) exploitasi
• Pengetahuan yang dirasakan lemah
• Major issue terkait dengan Kinerja
Perusahaan

Manfaat yang bisa didapat


Jika masalah • Menaikkan image
terulang, Risiko yang • Mendapatkan order baru
bisa terjadi ? Jika terus berlanjut, konsekuensi • Mendapatkan profit lebih
Dahulu mungkin lanjutannya apa ? • Efisiensi yang lebih baik
dampaknya kecil • Menaikkan harga
sekarang bisa saja • dll
besar, atau sebaliknya

10
Identifikasi Tuntutan dan Kebutuhan dari Pihak terkait
Contoh : tuntutan untuk mempekerjakan Harapan : mendapatakan
penduduk lokal, kewajiban untuk sertifikasi informasi forecast 3 bulan,
peralatan dan sertifikasi pekerja melakukan safety briefing
(induction) sebelum bekerja

Exp :
Company - Minimum
profit
- Tidak terjadi
insiden

Contoh : Tidak rasis,


tidak diskriminasi,
mendapat
kesempatan yang
Keterlibatan Perusahaan
sama, perlindungan
dalam meningkatkan taraf Contoh : hokum terhadap
hidup penduduk sekitar, tidak - Perusahaan investasi alat pekerja yang
menyebabkan polusi ukur yang lebih canggih mengalami
- Penerapan SMK3 11
kecelakaan kerja
Tindakan untuk mengatasi RISIKO & PELUANG (6.1.4)

Mempertimbangkan

Isu internal &


eksternal (4.1)
Menetapkan Risiko & Peluang
Sistem Manajemen K3
Kebutuhan &
Harapan pihak yang
berkepentingan (4.2)
Bahaya (6.1.2.1)
Lingkup sistem
manajemen K3 (4.3)
Risiko K3 dan risiko
lainnya (6.1.2.2)
• memberikan jaminan bahwa sistem manajemen K3 dapat
mencapai hasil yang diharapkan;
Peluang K3 dan
• mencegah atau mengurangi pengaruh yang tidak diharapkan
peluang lainnya
• mencapai peningkatan / perbaikan berkelanjutan. (6.1.2.2)
Organisasi harus memelihara informasi terdokumentasi dari :
• risiko dan peluang yang perlu ditangani Persyaratan hukum
• proses-proses yang dibutuhkan dalam mengendalikan risiko untuk & persyaratan lain
memiliki keyakinan mencapai sesuai yang direncanakan. (6.1.3)
12
Integrasi ISO 45001 & ISO 14001 1/rev.00 (c)Copyright, Sentral Sistem. May 2018
Penilaian Risiko dan Peluang

Proses
Penilaian Risiko K3 & Risiko lainnya
• Menilai risiko K3 dari bahaya yang telah
di identifikasi, dengan pertimbangan
Peluang K3 & Peluang lainnya pengenalian yang telah ada
• Menentukan dan menilai risiko lainnya
• Menilai peluang K3 untuk meningkatkan terkait Sistem Manajemen K3
kinerja K3 mempertimbangkan kebijakan,
proses dan aktifitas • Metodologi dan kriteria penilaian dengan
• Menilai peluang lainnya untuk memperbaiki pertimbangan lingkup dan ukuran organisasi
sistem manajemen K3 • Sistematika penilaian diharapkan PROAKTIF bukan
• Mempertimbangkan manfaat dan peluang REAKTIF. Dan As Low As Reasonably Practicable
peningkatan sistem manajemen (ALARP)

• Risiko dan peluang K3 dapat menghasilkan


Risiko dan Peluang bagi organisasi
• Proses penilaian ditetapkan sebagai
informasi terdokumentasi dan terpelihara
implementasinya 13
Integrasi ISO 45001 & ISO 14001 1/rev.00 (c)Copyright, Sentral Sistem. May 2018
ISO 45001 sangat menekankan pada
Leadership & Komitmen (5.1.) serta
Konsultasi dan Partisipasi (5.4.)

Integrasi ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001, Copyright, Sentral Sistem April 14
2018
• KEBIJAKAN
 Dalam pembuatan kebijakan harus mengandung komitmen
untuk konsultasi dan partisipasi dari pekerja (Klausul 5.2.f)

• KEPEMIMPINAN DAN KOMITMEN


 Melindungi pekerja dari tindakan balas dendam saat
melaporkan insiden, bahaya, risiko dan peluang (Klausul 5.1.k)
 Menjamin Organisasi menetapkan dan menerapkan proses
untuk konsultasi & partisipasi pekerja (Klausul 5.1.L)
Pengembangan Tata Kelola K3
(Kesehatan Keselamatan Kerja)
HANYA FOKUS KE SISTEM SISTEM MANAJEMEN K3
ATAU KE ATURAN K3 DAN PERILAKU

DARI SISTEM PENGAWASAN KE SISTEM PARTISIPATIF :


(SAFETY PATROL) SEMUA ORANG ADALAH
SAFETY OFFICER

DARI FOKUS APD KE FOKUS


(ALAT PELINDUNG DIRI) PENGENDALIAN BAHAYA

DARI KONTROL ACCIDENT KE KONTROL UNSAFE ACT


DAN INCIDENT DAN UNSAFE ACCIDDENT
16
• PELAKSANAAN
 Menetapkan mekanisme, waktu, pelatihan dan
sumberdaya yang diperlukan untuk pelaksanaan
konsultasi dan partisipasi. (Klausul 5.4.a)
 Memberikan akses yang tepat untuk informasi yang jelas,
dimengerti dan relevan tentang sistem manajemen K3. (Klausul
5.4.b)
 Menyingkirkan dan menghilangkan rintangan atau hambatan untuk
berpartisipasi. (Klausul 5.4.c)
 Konsultasi dan partisipasi terhadap pekerjaan yang langsung
terlibat/pekerja non-manajerial (pekerja dan management terkait).
(Klausul 5.4.d & e)
 Melibatkan pekerja dalam investigasi untuk pelaksanaan corrective
action. (Klausul 10.2.b)
• REVIEW
 Dalam agenda Tinjauan Manajemen harus mencakup pembahasan
tentang konsultasi & partisipasi pekerja. (Klausul 9.3.d.5)

• IMPROVEMENT / PERBAIKAN BERKELANJUTAN


 Mempromosikan budaya K3. (Klausul 10.3.b)
 Mempromosikan partisipasi pekerja.(Klausul 10.3.c)
 Mengkomunikasikan hasil perbaikan berkelanjutan yang relevan
terhadap pekerja. (Klausul 10.3.d)
 Dapat memberikan inspirasi
 Memberikan motivasi ke pekerja lain untuk berpartisipasi
ISO 45001, menekankan pada pencegahan
Hazard dan Memimalkan OH&S Risk
• OH&S Policy (5.1.d), Komitmen untuk Mencegah Bahaya dan
Meminimalkan risiko OH&S
• Operational control (8.1.2) Menghilangkan Bahaya dan Mengurangi
Risiko OH&S

• Others :
• 8.1.3. Management of Change
• Proses baru, biasanya memiliki potensi Risiko tinggi
• Perubahan bisa menciptakan Risiko atau Peluang baru
• 8.1.4.2. Koordinasi yang lebih baik dengan contractor yang bekerja pada area
yang sama

19
8.3.1 Manajemen Perubahan
Organisasi harus menetapkan proses untuk menerapkan dan
mengendalikan perubahan sementara dan tetap yang berdampak pada
kinerja K3, termasuk :
1. Perubahan Operation:
Perubahan pada produk, jasa dan proses,
termasuk :
 Relayout baru
 Perubahan struktur organisasi
 Perubahan metode kerja SEMENTARA PERMANEN
 Modifikasi peralatan Membuat JSA Revisi HIRADC
 Pergantian karyawan untuk pekerjaan
 Produk & material baru / perubahan non rutin
2. Perubahan Peraturan
 Perubahan pada persyaratan hukum dan persyaratan lainnya
Misal : Monitoring secara rutin & dampak perubahan

3. Perubahan Knowledge
 Perubahan pengetahuan dan informasi tentang bahaya dan risiko K3
Misal : Identifikasi risiko dengan menggunakan teknik / pengetahuan baru (Bow Tie)
4. Perkembangan Pengetahuan & Teknologi

Dulu : Sekarang :
HP, Power Bank dianggap tidak berbahaya HP, Power Bank dianggap tidak
berbahaya

 Teknologi Material : Kandungan Cat dengan material solvent diganti


dengan penggunaan material waterbase
Perkembangan teknologi sensor, teknologi monitoring (industri 4,0)
PENGADAAN (8.1.4)
Kontraktor (8.1.4.2)
Outsourching (8.1.4.3)

Integrasi ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001, Copyright, Sentral Sistem April 23
2018
Contractor adalah Partner dalam mencegah
Bahaya dan Mengurangi Risiko OH&S

Area Kerja Bersama


Aktifitas dan Aktifitas dan
kegiatan operasi kegiatan operasi
dari organisasi Contractor yang
yang berdampak berdampak terhadap
terhadap pekerja • Organisasi
kontraktor • Interested party

Saling Mendukung

24
ISO 45001 Menekankan pada
Emergency Prepadness bukan pada Responnya
KUNCI KEBERHASILAN dalam meminimalisasi dampak dari suatu
insiden adalah KESIAPAN
• Organisasi juga harus mempertimbangkan kebutuhan dan
kemampuan dan menjamin keterlibatan interested party dalam
pengembangan perencanaan (Emergency Prepadness); 8.2.g
• Penekanan OHSAS terhadap Emergency Prepadness; 8.2.a s/d f

25

Anda mungkin juga menyukai