Anda di halaman 1dari 19

PSIKOLOGIS (Mental)

KASUS II (DEMENSIA)
Disusun oleh : kelompok I
PERUBAHAN – PERUBAHAN PADA LANSIA
BERDASARKAN KASUS
Teori yang berkaitan dengan perubahan psikososial
lansia berdasarkan kasus adalah :

 Teori kejiwaan lansia : -


 Teori psikologis : Teori tugas perkembangan :
- lansia tidak menyesuaikan diri dengan
penurunan kekuatan fisik dan kesehatan
- lansia tidak membentuk hubungan dengan
orang-orang sebaya
- lansia tidak menyesuaikan diri dengan peran
sosial secara luwes
Faktor – faktor yang mempengaruhi kesehatan
psikososial lansia :
 Penurunan kondisi fisik :
- karena lansia sudah mengalami gangguan
memori dan orientasi
- tidak mampu melakukan perawatan diri secara
mandiri dan membutuhkan bantuan orang lain
(seperti: kuku kotor, mulut berbau, gigi tidak
lengkap dan adanya caries gigi)
- lansia tampak bingung.
Mini mental state Examination
Daftar pertanyaan penilaian
1. Tanggal berapakah hari ini ? • 0-2 kesalahan =baik
(bulan,tahun) • 3-4 kesalahan = gangguang intelek
2. Hari apakah ini ? ringan
3. Apakah nama tempat ini ? • 5-7 kesalahan = gangguan intelek
4. Berapa nomor telepon bapak/ibu ? sedang
(bila tidak ada telpon,dijalan •8-10 kesalahan = gangguan intelek
apakah rumah bapak/ibu ?) berat
5. Berapakah umur bapak/ibu ?
6. Kapan bapak/ibu lahir ? Bila penderita tidak pernah sekolah,
(tanggal,bulan,tahun) nilai kesalahan diperbolehkan +1 dari
7. Siapakah nama gubernur kita ? nilai diatas.
(walikota,lurah,camat)
8. Siapakah nama gadis ibu anda ? Bila penderita sekolah lebih dari SMA,
9. Hitung mundur 3-3,mulai dari 20 ! kesalahan yang diperbolehkan -1 dari
nilai diatas.
MMSE :
klien mengalami demensia berat yaitu
dengan rentang normal 0-15 berat
PENGKAJIAN PADA LANSIA
1. Data biologis :
 Nama : TN. A
 Umur : 79
 Pendidikan terakhir :
 Agama :
 Status perkawinan :
 Penampilan umum : penampilan kurang menarik, bau
badan,bau mulut ,kulit kepala kotor dan bau
 Ciri ciri tubuh : rambut putih,kulit kepala kotor
dan bau
 Alamat :
 Orang terdekat yang dapat dihubungi :
 Hubungan dengan klien :
2.Genogram : -

3. Riwayat pekerjaan : pabrik alumunium


4. Riwayat lingkungan hidup :
5. Riwayat rekreasi :
6. Sistem pendukung :
7. Deskripsi kekhususan
8. Status kesehan : gangguan memori dan
orentasi,tidak mampu melakukan keperawatan
mandiri secara mandiri dan membutuhkan
bantuan orangsering tersingung dan mudah
marah
9. ADL (activity daily living) : tidak mampu
melakukan ADL secara mandiri
10. Tijauan sistem :
a. Keadaan umum : klien tampk tidak bersih, tidak
terawat
b. Tingkat kesadaran :
c. Skala koma glasgow :
d. Tanda-tanda vital : TD :140/80 mmHg, suhu
370C, RR 24x/menit, Nadi 75x/menit
e. Sistem kardiovaskuler :
 Inspeksi :
 Palpasi :
 Perkusi :
 Auskultasi :

f. Sistem pernafasan :
 Inspeksi : 24x/menit
 Palpasi :
 Perkusi :
 Auskultasi :
g. Sitem integumen :
 Inspeksi : kulit kepala kotor
 Palpasi :

h. Sitem perkemihan : Klien tidak mampu toileting


i. Sistem muskuloskletal : ROM tidak baik, keterbatasan
dalam melakukan aktivitas sehari – sehari
j. Sitem endokrin :
k. Sistem immune : -
l. Sistem gastrointestina : Tidak ada masalah
m. Sistem reproduksi :
n. Sistem persyarafan : Tidak mampu melakukkan aktivitas
sehari – hari, gangguan memori dan orientasi
11. Sistem kognitif/afektif/sosial : -

12. Data penunjang : MMSE : Klien


mengalami demensia berat yaitu 11
dengan rentang normal 0-15 berat
NO DATA MASALAH

1. DS : Defisit Perawatan Diri


Keluarga menitipkan lansia
karena keluarga sibuk dengan
urusan perkerjaan sehinga tidak
sanggup mengurus lansia

DO :
Sulit mandi, berpakaian, dan
toleting

Kuku klien kelihatan kotor,


badan klien bau, penampilan
kurang menarik, kulit kepala
kotor dan bau, gigi klien tanpak
tidak lengkap dan tanpak adanya
caries pada gigi klien
Diagnosa keperawatan

1. Defisit Perawatan Diri b/d


ketidakmampuan melakukkan
aktifitas sehari - hari
INTERVENSI
DIAGNOSA TUJUAN INTERVENSI

Defisit Perawatan Diri Setelah dilakukan Self Care Assistance :


Berpakian tindakkan keperawatan Dressing / Grooning
selama 3 hari pasien
mampu : Pantau tingkat kekuatan
Mampu melakukan tugas dan toleransi aktifitas
fisik yang paling mendasar Pantau peningkatan dan
dan aktifitas pribadi penurunan kemampuan
perawatan pribadi secara untuk berpakian dan
mandiri dengan atau tanpa melakukan perawatan
alat bantu rambut
Mampu mengenakkan Bantu pasien memilih
pakaian dan berhias pakian yang muda di pakai
sendiri secara mandiri dan di lepas
tanpa alat bantu Pasilitasi pasien untuk
Mampu mempetahankan menyisiri rambut bila
kebersihan pribadi dan memungkinkan
penampilan yang rapi Pertahankan privasi saat
secara mandiri dengan pasien berpakian
atau tanpa alat bantu Beri pujian atas usuha
untuk berpakian sendiri
Defisit Perawatan Diri Setelah dilakukan Self-Care Assistence:
Eliminasi tindakkan keperawatan Toileting
selama 3 hari pasien
mampu untuk melakukan Membantu pasien
aktifitas eliminasi secara ketoilet / commode /
mandiri atau tanpa alat bedpan / fraktur pan /
bantuan dan membersikan urinoir pada selang waktu
diri setelah eliminasi tertentu
Pertimbangkan respon
pasien terhadap kurang
privasi
Menyediakan privasi
selama eliminasi
Memfasilitasi kebersihan
toilet setelah selesai
eliminasi
Ganti pakaian pasien
setelah eliminasi
Menyiram toilet atau
membersikan
penghapusan alat (
commod, pispot )
Defisit Perawatan Diri Setelah di lakukan Self-Care Assitance:
Mandi tindakkan selama 3 hari Bething/Hygiene
pasien mampu untuk
membersihkan tubuh Pertimbangkan budaya
sendiri secara mandiri pasien ketika
atau tanpa alat bantu mempromosikan aktivitas
dan membersikan lalu perawatan diri
mengeringkan tubuh  Pertimbngkan usia
pasien ketika
mempromosikkan aktivitas
perawatan diri
Menentukkan jumlah
jenis dan bantuan yang
dibutuhkan seperti
tempat handuk, sabun,
deodoran, alat pencukur
dan aksesesoris lainnya
yang dibutuhkan
disamping tempt tidur
atau kamar mandi
Mempasilitasi gigi pasien
menyikat sesuai
Mempasilitasi diri mandi
pasien, sesuai
Memantau kebersihan
kuku, menurut kemampuan
perawatan diri pasien
Memantau integritas kulit
pasien
Menjaga kebersihan ritual
THANK YOU