Anda di halaman 1dari 13

Penanganan Dilema Etik

Keperawatan dalam
Kasus Euthanasia
By: Kelompok 10
Alur Pembahsan
• Definisi dan fakta lapangan
• Pengkajian kasus berdasarkan hukum yuridis
dan agama Islam
• Kesimpulan dan penanganan
Definisi dan fakta lapangan
• Euthanasia merupakan upaya untuk mengakhiri hidup
seseorang ketika mengalami sakit yang tidak dapat
disembuhkan, guna mengakhiri penderitaannya. Di
Indonesia, euthanasia tidak dapat dilakukan dan merupakan
perbuatan yang ilegal. Baik dalam hukum positif maupun
dalam kode etik kedokteran diatur bahwa melakukan
euthanasia tidaklah diperbolehkan. (Rada, 2013)
• Euthanasia ialah sumber dilema etik
• Perlu pertimbangan dan analisis yang kuat berlandaskan
hukum dan fakta.
• Perawat harus tinggi wawasan dan intelektualnya.
• Euthanasia pasif (ventilator) dan euthanasia aktif (suntik
mati)
• Perawat harus memutuskan.
Pengkajian secara yuridis
• Tidak ada satupun undang – undang di indonesia yang
membahas secara khusus kasus euthanasia.
• Yang berhubungan bab XIX pasal 338 sampai dengan
pasal 350 tentang kejahatan terhadap jiwa orang.
• Kejahatan yang ditujukan terhadap jiwa manusia yang
dilakukan dengan sengaja (dolense misdrijven), pada pasal 338
sampai dengan pasal 350 KUHP.
• Kejahatan yang ditujukan terhadap jiwa manusia yang terjadi karena
kealpaan (culponse misdrijven).Pada pasal 359 KUHP.
Pengkajian secara yuridis
• Tidak ada satupun undang – undang di indonesia yang
membahas secara khusus kasus euthanasia.
• Yang berhubungan bab XIX pasal 338 sampai dengan
pasal 350 tentang kejahatan terhadap jiwa orang.
• Kejahatan yang ditujukan terhadap jiwa manusia yang
dilakukan dengan sengaja (dolense misdrijven), pada pasal 338
sampai dengan pasal 350 KUHP.
• Kejahatan yang ditujukan terhadap jiwa manusia yang terjadi karena
kealpaan (culponse misdrijven).Pada pasal 359 KUHP.
• Pasal 338: “Barangsiapa sengaja merampas nyawa orang lain,
diancam, karena pembunuhan, dengan pidana penjara paling lama
lima belas tahun”.
• Pasal 340: “Barang siapa sengaja dan dengan rencana lebih
dahulu merampas nyawa orang lain diancam, karena pembunuhan
dengan rencana (moord), denganpidana mati atau pidana penjara
seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh
tahun.”
• Berdasarkan hukum di indonesia, tindak pembunuhan dalam bentuk
apapun tetap tidak diperbolehkan baik sengaja ataupun tidak
disengaja, terlebih direncanakan.
Pengkajian euthansia berdasarkan hukum Islam
• Banyak tokoh islam Indonesia
yang menentang, dan adapula
yang memperbolehkannya.
Euthanasia An – Nisa
• Boleh apabila: penderita penyakit
yang tidak akan sembuh dan Aktif > 29
penyakit menular

Tidak boleh karena persoalan


Euthanasia Al – Imran

hidup mati sepenuhnya hak Allah
SWT. Manusia tidak bisa
mengambil hak Allah SWT Pasif > 156
Penanganan
Dilema Etik
dalam Kasus
Euthanasia
Analisis

Contoh kasus

Sikap perawat

Penanganan masalah
• Analisis perawat
• Berfikir kritis
• Memiliki intelektual dan wawasan yang luas
• Tidak menafsirkan hukum secara kontekstual
• Mencabut ventilator (euthanasia pasif)
• Membiarkan pasien yang sakit parah hingga meninggal (euthansia pasif)
• Menyuntik mati pasien yang sakit menahun, tidak kunjung sembuh, dan
penyakit menular (euthanasia aktif)
• Sikap perawat dan Penanganan masalah
 Euthanasia Pasif:
 Perawat menjelaskan terlebih dahulu kronologis keadaan pasien
 Menanyakan kepada keluarga pasien.
 Memberi pilihan kepada pasien/keluarga pasien.
 Melakukan tugas sesuai pilihan keluarga pasien.
 Euthanasia Aktif:
 Menjelaskan kronologis keadaan pasien
 Menanyakan kepada pasien
 Memberikan kesempatan kepada keluarga pasien untuk memutuskan
 Apabila keluarga pasien meminta di suntik mati, maka perawat dapat
menolak dengan menjelaskannya secara baik baik dan sopan.
• Perawat dihadapkan dengan masalah ekonomi keluarga pasien
• Pada keadaan tertentu perawat dihadapkan pada persoalan ekonomi
keluarga pasien, dimana untuk melanjutkan pengobatan di RS keluarga
pasien sudah tidak mampu dan ketika meminta untuk di suntik mati saja
tenaga medis tidak mau, maka yang dilakukan perawat ialah
mengembalikan pasien pada keluarga pasien.