Anda di halaman 1dari 17

KOLIK RENAL

OLEH :
AYU ELITA SARI (30101306889)
ANATOMI
“Nyeri yang disebabkan spasme/kontraksi otot polos ureter atau
sistem kalises ginjal. ”

• Kolik renal biasanya disebabkan karena peregangan dari sistem kolektifus atau ureter.

• Obstruksi traktur urinarius merupakan mekanisme utama yang berperan menyababkan kolik renal. Hal

ini dapat ditunjukan dengan overdistensi sistem kolektivus pada retrogard ureteropelogram. Nyeri terjad

karena adanya peningkatan tekanan intraluminal yang meregangankan serabut saraf perifer.
ETIOLOGI
- Batu
- Bekuan darah
- Debris
Manifestasi
Mekanisme lokal seperti inflamasi, edema, hiperperistaltik, dan iritasi mukosa
mungkin berkontribusi pada persepsi nyeri pasien dengan batu ginjal.

Di ureter, nyeri lokal nya dijalarkan ke serabut saraf ilioinguinal dan genitalia yang
merupakan cabang dari saraf genitofemoralis. Sedangkan nyeri akibat obstruksi
dijalarkan sesuai dengan area batu pada sistem (flank and costovertebral angle).
GEJALA
Derajat dan lokasi nyeri pada pasien tergantung dari ukuran, letak dan derajat

obstruksi. Batu kecil pada ureter lebih sering menunjukan nyeri yang hebat

dibandingkan batu staghor besar yang biasanya nyerinya tumpul dan adanya rasa tak

nyaman ada flank.

Dapat diikuti dengan gejala lain, yakni : mual dan muntah, sering merasa ingin BAK

atau tak mampu menahan BAK, ataupun demam bila ada infeksi
The symptoms of acute renal colic depend on the location of the calculus. several regions may be involved:

 Renal Calyx

 Renal Pelvis

 Upper And Midureter

 Distal Ureter
Renal calyx
Nyerinya dalam, tumpul pada regio flank atau punggung yang dapat berintensitas berat ataupun ringan.

Nyeri dapat timbul setelah konsumsi air yang berlebihan.

Kalkuli pada kaliks biasanya kecil dan dapat keluar secara spontan. Retensi yang berlangsung lama dapat

menyebabkan terjadinya peristaltik antegard dan memicu terjadinya obstruksi.

Nyeri dapat dihilangkan dengan ESWL pada keluhan simptomatik akibat kalkuli kecil pada kaliks. Namun,

pada pasien dengan keluhan yang berulang dan memberat, percutaneus, retrogard dan teknik laparascopi

dapat menjadi managemen terapi yang baik.


Renal pelvis
Batu pada pelvis renal dengan ukuran dameter >1 cm biasanya menyebabkan obstruksi
pada ureteropelvic junction, dan menyebabkan nyeri hebat pada sudut costovertebra,
dari lateral ke musculus sacrospinalis dan dibawah costa 12. nyeri dapat bervariasi dari
tumpul sampai tajam dan biasaya bersifat menetap. Biasanya menjalar ke regio flank dan
dari anterior ke bagian atas ipsilateral kuadaran abdomen.
upper and midureter

Batu atau benda lain diproximal atau mid ureter sering menyebabkan nyeri yang hebat, nyeri pada flank
dan sudut costovertebra. Nyeri bersifat hebat dan intermiten.

Batu yang menetap  obstruksi konstan derajat berat  refleks autoregulasi & aliran balik pyelovenous
dan pyelolymphatic (untuk menurunkan tekanan saluran bagian atas)  secara perlahan menurunkan
tekanan intralumen  meringankan nyeri.

Nyeri karena kalkuli ureter meyebabkan nyeri yang dijalarkan sesuai dermatom saraf spinal. Batu pada
ureter proximal dapat menjalar ke regio lumbal dan flank. Batu pada ureter media dapat menjalar
keperut bagian bawah dan anterior dan dapat mencapai tulang pelvis serta ligamen ingunal.
Distal ureter
Kalkuli pada ureter distal dapat menyebabkan nyeri yang menjalar ke testis pada pria dan labia mayora
pada wanita. Penjalaran nyeri ini terjadi karena rangsangan yang berasal dari saraf genitalia atau
iileoingunalis yang merupakan cabang dari saraf genitofemoralis.

DD : torsio testis atau epididimitis.

Batu pada intramural ureter dapat di DD dengan : cystitis, urethritis, or prostatitis by causing suprapubic
pain, urinary frequency and urgency, dysuria, stranguria, or gross hematuria.

gangguan pencernaan jarang menyertai. Pada wanita, keluhan hampir sama dengan: menstrual pain,
pelvic inflammatory disease, and ruptured or twisted ovarian cysts .
Pemeriksaan penunjang
Px. Urin :
- Hematuria Radiologis (BNO, IVP,
- Piuria bila ada infeksi CT Scan atau USG)
- Kristal pembentuk batu

Menentukan letak, posisi, ukuran,


derajat obstruksi
Penatalaksanaan
Penatalaksanaan nyeri
analgesik narkotik secara parenteral atau obat golongan NSAID

Bila mengalami episode kolik yang sulit ditanggulangi  pasang DJ stent