Anda di halaman 1dari 8

PITUITARY/

MASTER OF
GLANDS
Disusun Oleh:
KELOMPOK 1
FARMASI C
Ine Rosmala Dewi 3311171096
Ayu Sri Gandasari 3311171098
Riva Tiara Sabrina 3311171111
Dini Andini 3311171124
PENDAHULUAN
◉ Kelenjar ini terbagi menjadi
bagian anterior dan posterior, Kelenjar ini terbagi menjadi :
yang asal embriologi, fungsi 1. Adenohypophysis
dan mekanisme kontrolnya 2. Lobus posterior
berbeda-beda pula Karena
demikian pentingnya bagian
lobus anteriornya, maka
kelenjar ini biasa disebut
“master gland”.
HORMON YANG DIHASILKAN
ADENOHYPOPHYSIS a. Somatotrof hormone
b. LTH (Luteotropic Hormone)/PROLACTIN
c. TSH (Thyroid Stimulating Hormone)
d. ACTH (Adrenocorticotropic Hormone)
e. GONADOTROPIC/HORMON KELAMIN (FSH,
LH)

LOBUS INTRAMEDIA MSH (Melanotropin Stimulating Hormone)


LOBUS a. OKSITOSIN/OXYTOCIN
POSTERIOR/NEUROHIPO b. VASOPRESIN
PHYISIS c. ADH
ADENOHYPOPHYSIS
Adenohypofise adalah pusat hormonal yang mengatur
dan mengendalikan hormon-hormon, contohnya:
◉ Somatotrophormon (STH) yang berfungsi
merangsang metabolisme lemak, pembentukan
protein dan pertumbuhan.
◉ FSH & LH berfungsi untuk merangsang
pembentukan folikel dan memicu ovulasi.
CLOMIPHENE CITRATE
Mekanisme kerja: Digunakan untuk induksi ovulasi, merupakan golongan antiestrogen
(memblok estrogen) yang menyebabkan kelenjar hipofisis melepaskan lebih banyak FSH dan
LH yang merangsang pertumbuhan folikel pada indung telur.

Farmakokinetik
◉ Absorpsi. Obat clomiphene citrate diserap baik dalam saluran pencernaan
◉ Distribusi. Berkat protein plasma yang menghubungkan kuat obat perlahan menghilang dari
plasma. Clomiphene dan metabolit yang mengalami enterohepatic daur ulang dan
menumpuk di lemak jaringan.
◉ Metabolisme. Clomiphene dimetabolisme di hati, memiliki aktivitas antiestrogenic.
◉ Eksresi. Pengeluaran sisa metabolit dari dalam tubuh melalui urine.
KORTIKOTROPIN (ACTHAR Gel)
Mekanisme kerja : Merangsang korteks adrenal untuk mensekresikan kortikosteroid.
Farmakokinetik : Obat dalam bentuk gel dan gas mudah diabsorpsi ke dalam sirkulasi.
Ada beberapa formulasi yang dicampur Zn untuk memeperlambat penyerapan. Waktu
paruh obatnya adalah 15-20 menit. Diekskresikan melalui urin.
Dosis : SK => IM : 40 U, setiap 12-24 jam.
Aturan Pakai : Disuntikan ke otot atau di bawah kulit. Kadang diberikan setiap hari
atau setiap 2-3 hari.