Anda di halaman 1dari 14

RETENSI URINE

 Tidak mampu mengeluarkan Urine

 Sehingga urine tertahan dalam


Buli - Buli
 ANAMNESA :
– Tidak bisa kencing : Hematuria ?
– Menetes
– Nyeri perut bawah / benjolan
 FISIK :
 Massa Suprasimfisis dengan
balotement (+)

 Nyeri dan rasa ingin kencing bila


ditekan pada perkusi : Redup
 RETENSI URINE

Bloody Discharge (+) Bloody Discharge (-)


Suspek Ruptura Urethra Tidak curiga Ruptura Uretra

D.C
Kontra Indikasi DC
Pasang Sistostomi

Gagal Berhasil

Sistostomi

Catat
Jumlah Urine yang keluar
Warna Urine yang keluar
Penyebab Retensi Urine :

1. BPH (Pembesaran Prostat)


2. Striktur Uretra
3. Batu Uretra
4. Bekuan Darah
5. Meatal Stenosis
6. Neurogenik
7. Ruptur Uretra
 1. BPH ( Pembesaran Prostat)

– Usia > 50 Th
– Kronis ada riwayat prostatisme
– Bisa mengeluh kencing netes
– Colok dubur >
– Sistogram, identasi dasar buli - buli
 2. STRIKTUR URETRA

• Usia Dewasa muda


• Riwayat :
– Trauma uretra
– Instrumentasi uretra
– Uretritis
– “Pass of Stone”
• Pancaran sebelumnya kecil, jauh
• (Penurunan Kaliber pancaran)
• Fisik normal atau teraba jaringan
fibrotik pada daerah uretra (anterior)
• Uretrografi, penyempitan uretra
 3. BATU URETRA
• Usia sembarang (biasanya dewasa
muda)
• Riwayat : Nyeri pinggang keluar batu
disuria, hematuria
• Mendadak
• Bisa teraba batu pada uretra anterior
• BNO : Bisa tampak batu
 4. BEKUAN DARAH

Riwayat Hematuria

Mendadak retensi
 5. MEATAL STENOSIS
• Semua usia, jarang pada anak
• Kronis
• Fisik jelas
 6. NEUROGENIK
 Riwayat :
– DM
– Trauma Vertebra
– Stroke
– Post partum
 7.RUPTUR URETRA
– Riwayat Trauma
– Klinis ada jejas
– Bloody discharge
– Colok dubur : Flooating Prostate
– Urine infiltrat
– Uretrografi Kontra indikasi pasang kateter