Anda di halaman 1dari 17

Xanthelasma

 Xanthelasma adalah kumpulan kolestrol


di bawah kulit dengan batas tegas
berwarna kekuningan biasanya di sekitar
mata, sehingga sering disebut
xanthelasma palpebra
 Pada penelitian didapatkan
xanthelasma dominan pada wanita
dengan perbandingan 32% dan 17,4%.

 Xanthelasma bermanifestasi pada usia


15-73 tahun, dengan puncaknya pada
dekade keempat dan kelima.
Hiperlipoproteinemia
• Primer :
dislipoproteinemia,
hipertrigliseridimia
dan defisiensi lipase
• Sekunder : DM yang
tidak terkontrol
 Pada xantelasma terjadinya akumulasi
kolesterol yang berawal dari darah, di
mana jumlah kolesterol yang paling
banyak berasal dari LDL yang masuk
melalui dinding vaskuler. Dikatakan
bahwa trauma dan inflamasi dapat
merubah permeabilitas vaskuler
sehingga lipoprotein dapat masuk ke
dalam kulit.
 Timbul plak irregular
di kulit, warna
kekuningan sering kali
disekitar mata Ukuran
xanthelasma bervariasi
berkisar antara 2 – 30
mm, adakalanya
simetris.
 Tidak gatal
 Tidak nyeri
Lab darah : plasma
lipid, HDL dan LDL

Histologi
 Syringoma
 Syringomas adalah adenoma jinak yang
berasal dari sel-sel yang berhubungan
dengan kelenjar keringat ekrin. Yang
umumnya timbul di daerah wajah
 Wanita lebih rentan
 Usia remaja
 Dilaporkan siringoma dijumpai sebanyak
18% pada orang dewasa yang
menderita sindroma down
 Genetik

 Paparan sinar matahari

 Pemakaian bahan kimia seperti arsen,


belirium, cadmium,mercury, plumbum dll

 Kelenjar keringat yang sangat produktif.


 Syringoma umumnya dianggap sebagai
neoplasma jinak yang membedakan garis ekrin.
Tes imunohistokimia enzim menunjukkan adanya
enzim ekrin seperti aminopeptidase leusin,
dehidrogenase suksinat, dan fosforilasa.
 Timbul bintik-bintik
berwarna kulit, disekitar
kedua kelopak mata
 Papul uk 1-2mm
 Simetris
 tidak gatal, tidak nyeri
 Histopatologi
Elektrokauter
•Laser CO2

Eksisi

•Dermabrasi