Anda di halaman 1dari 9

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA

Simulasi
Tata Cara Pengisian &
Verifikasi Paket Kegiatan
(Tagging)
melalui e-Monitoring
Sorong, 29 Juni 2018
Kemajuan Pelaksanaan Program Padat Karya
Berdasarkan Data e-Monitoring

1| Sandingan Alokasi (Hasil Tagging)

*) Rencana adalah komitmen yang telah disampaikan Kementerian PUPR (locked)


**) Verifikasi Paket adalah hasil tagging/verifikasi paket kegiatan pada e-Monitoring Offline. Pagu eksisting saat ini sebesar
Rp. 2.603,25 Milyar, sehingga masih terdapat selisih antara pagu yang telah diverifikasi (tagging) dengan pagu eksisting

2
Kemajuan Pelaksanaan Program Padat Karya
Berdasarkan Data e-Monitoring

2| Realisasi

3
Flowchart e-Monitoring untuk Kegiatan Padat Karya
e-Monitoring Offline Ketentuan Pengisian dan Verifikasi Paket
(Tagging):
• Data program Padat Karya diinput
RKA-KL
Input Data
melalui aplikasi eMonitoring Offline;
Satker • Pemaketan dilakukan per Desa/Lokasi
(bukan glondongan);
Input Data
DIPA • Seluruh kegiatan Padat Karya
dilaksanakan secara swakelola (S);
Input Data
Paket (K/S/AU) dan • Alokasi pagu (fisik & upah) per titik lokasi,
subpaket (khusus rencana penyerapan keuangan dan
Kontraktual)
tenaga kerja, serta jumlah hari kerja dan
Input Rencana bulan pelaksanaan diisi sesuai ketentuan
Awal (Keu/Fisik) masing-masing kegiatan (Lihat Hal 5);
• Realisasi program padat karya (alokasi
Padat Ya dana fisik dan upah, realisasi tenaga
Verifikasi
Karya
Paket
kerja, serta jumlah hari kerja) harus
(Tagging) dilaporkan setiap bulan oleh Satker
Tidak melalui e-Monitoring, sesuai dengan
realisasi di lapangan;
Input Realisasi (Keu/Fisik),
Realisasi Tenaga Kerja, • Tanggung jawab pemutakhiran dan
Dokumentasi validitas data pada Kasatker PIP, dengan
sumber data berasal dari Konsultan
Cetak Kabupaten yang dilaporkan secara
Laporan
berkala kepada PPK.
4
Acuan Tagging/Verifikasi Paket (Rencana)
Berdasarkan Juknis Padat Karya No. 02/SE/CK/2018*

Jumlah Rata-Rata
Unit Cost Jumlah Hari Komposisi BLM/BDI Termin Pencairan
No Nama Kegiatan Tenaga Kerja Waktu Kerja
(Rp. Juta) Kerja (Upah & Fisik) BLM/BDI
Per Lokasi (Bulan)
Upah ≥ 35 %
1 KOTAKU ± 20 ± 500 3 25 70% - 30%
Fisik ≤ 65 %
Upah ≥ 35 %
2 PISEW ± 25 ± 600 3 25 70% - 30%
Fisik ≤ 65 %
Upah ≤ 35 %
3 SANIMAS REGULER ± 25 ± 450 3 22 40% - 30% - 30%
Fisik ≥ 65 %
SANITASI PERDESAAN PADAT Upah ≤ 35 %
4 ± 20 ± 300 2 25 70% - 30%
KARYA Fisik ≥ 65 %
Upah ≤ 25 %
5 TPS 3R ± 30 ± 550 3 22 40% - 30% - 30%
Fisik ≥ 75 %
Upah = -
6 PAMSIMAS REGULER ± 15 ± 245 3 25 40% - 40% - 20%
Fisik = 100 %
SPAM PERDESAAN PADAT Upah ≥ 30 %
7 ± 15 ± 350 3 25 70% - 30%
KARYA Fisik ≤ 70 %
*) sebagai acuan taggging/verifikasi pengisian rencana pada e-Monitoring, adapun realisasi menggunakan data real di lapangan

5
13
Tagging/Verifikasi Data Padat Karya pada e-Monitoring Offline

data yang perlu


diisi: alokasi pagu
(fisik & upah),
rencana &
realisasi
penyerapan

data yang
perlu diisi:
rencana &
realisasi jumlah
tenaga kerja
dan jumlah
hari kerja

6
Tagging/Verifikasi Data Padat Karya pada e-Monitoring Offline

7
Terima Kasih
Atas Perhatiannya
Status Anggaran

Rencana DIPA Eksisting


No Program Keterangan
(Rp Ribu) (Rp Ribu)

Total Revisi Anggaran Program BDI Kotaku sebesar Rp 1.368,5 Milyar. Perbedaan alokasi
anggaran dari rencana tersebut disebabkan adanya hasil verifikasi yang dilakukan oleh
CPMU KOTAKU yang menunjukan penurunan luasan kawasan kumuh, sehingga dilakukan
1 KOTAKU 1.535.800.000 1.044.594.573
penyesuaian alokasi anggaran. Memperhatikan besarnya anggaran, saat ini diprioritaskan
alokasi sebesar Rp 1.020,24 Milyar dari total revisi anggaran untuk pembayaran Tahap I
BLM dan tambahan Rp 348,25 dari total revisi anggaran untuk pembayaran Tahap II BLM.

Selain anggaran Rp 540,00 Milyar tersebut terdapat alokasi pendamping sebesar Rp 22,80
2 PISEW 540.000.000 540.000.000
Milyar.

Terdapat pergeseran output kegiatan sebesar Rp 30 Milyar untuk Kegiatan Stunting dan
3 SANIMAS 167.009.890 197.725.000
Start Up Kementerian PUPR.

Terdapat pengurangan jumlah lokasi TPS 3R, sehingga alokasi anggaran juga mengalami
4 TPS 3R 46.124.635 45.000.000
penyesuaian.
Akan dilakukan penambahan loan sebesar Rp 602,36 Milyar pada Satker
5 PAMSIMAS 1.261.750.000 775.935.000 Pengembangan Permukiman Berbasis Masyarakat dan akan direalokasi pada Satker
PIP Kab/Kota.
TOTAL 3.550.684.525 2.603.254.573

Keterangan:
Berdasarkan hasil revisi anggaran, pagu untuk Program Padat Karya Tunai DJCK akan bertambah menjadi Rp 3.383,115 Milyar, terdapat kekurangan sebesar
Rp 167,57 Milyar yang disebabkan oleh penyesuaian penanganan Program KOTAKU.