Anda di halaman 1dari 60

L/O/G/O

Pemilihan Indikator dan


Penyusunan Kamus Indikator

RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang


Apakah anda mengetahui?

• Mengapa dokter atau bidan mengukur


berat badan bayi secara reguler?
• Mengapa pengemudi
memeriksakecepatan laju kendaraan?
• Mengapa pelari maraton mengukur waktu
pencapaian lari?
• Mengapa petugas meteorologi mengukur
kecepatan angin?

www.themegallery.com
Mengapa perlu
melakukan pengukuran?

www.themegallery.com
Manfaat pengukuran:
• Untuk mengidentifikasi kondisi saat ini
• Untuk membandingkan kondisi saat ini dengan standar
• Untuk membandingkan dengan pihak lain / pesaing
• Untuk melakukan monitor:
– Stabil
– Meningkat
– Menurun
• Untuk mengidentifikasi kondisi yang perlu ditingkatkan
• Untuk menyadarkan organisasi akan adanya masalah yang
mungkin terjadi

www.themegallery.com
KEJELASAN
INDIKATOR
PENINGKATAN
PRIORITAS
MUTU PERLU:
YANG
DIGUNAKAN
PENILAIAN INDIKATOR DAPAT DIGUNAKAN UNTUK
MENILAI MUTU BERBAGAI KONDISI
5
www.themegallery.com
DEFINISI INDIKATOR

Indikator adalah suatu cara


utk menilai penampilan dari
suatu kegiatan  merupakan
variabel yg digunakan utk
menilai perubahan

www.themegallery.com
Monitoring Kinerja

Tinjau Tentukan
Tentukan Deskripsi-
literatur prioritas
area Bentuk tim kan
(bukti dan dan pilih
evaluasi indikator
praktek) indikator

Rencana
Tabulasi Validasi Kumpulkn Kumpulkn
pngumpul
data data data data awal
an data

Analisis
Analisis Rekomend Tindak
akar PDCA
data asi lanjut
masalah

www.themegallery.com
Apa itu Prioritas?
• Upaya untuk
memfokuskan
peningkatan mutu

• Upaya untuk
memfokuskan
sumber daya

www.themegallery.com
L/O/G/O

Pemilihan Indikator Prioritas

RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang


Sumber daya di RS terbatas

RS tidak dapat mengumpulkan data untuk


menilai semua hal yg diinginkan

RS harus memilih proses dan hasil praktik


klinis dan manj yg paling penting dinilai dng
mengacu :
- misi RS
- kebutuhan pasien
- jenis pelayanan

Penilaian perlu berfokus pada proses yang


berimplikasi risiko tinggi, diberikan
dalam volume besar atau cenderung
menimbulkan masalah.
www.themegallery.com
Jenis Indikator PMKP
Indikator Area Klinis
Indikator Indikator Area
Rumah Sakit Manajemen
Indikator Area Sasaran
Keselamatan Pasien

Indikator Indikator Area Klinis

Unit Kerja Indikator Area


Pelayanan Manajemen

Indikator Unit Indikator Area Sasaran


Kerja Keselamatan Pasien
Unit Kerja
Indikator Area
Non
Manajemen
Pelayanan

www.themegallery.com
Yang harus diperhatikan dalam
penentuan indikator prioritas unit kerja

• Penilaian rumah sakit secara menyeluruh dan perbaikan


prioritas yang ditetapkan oleh Direktur Rumah Sakit
yang terkait secara spesifik dengan departemen atau
unit layanan mereka.
• Penilaian yang terkait dengan prioritas departemen/unit
layanan secara spesifik untuk mengurangi variasi,
meningkatkan keselamatan untuk tindakan/tata laksana
berisiko tinggi, meningkatkan tingkat kepuasan pasien,
dan meningkatkan efisiensi.
• Penilaian spesifik di unit pelayanan ini juga diharapkan
dapat dipergunakan untuk melakukan evaluasi praktik
profesional berkelanjutan dari para profesional pemberi
asuhan (PPA).
www.themegallery.com
Berdasar atas butir 1 sampai dengan 3 maka jumlah
minimal indikator mutu di unit pelayanan klinis diserahkan
ke rumah sakit, yang penting di sini sudah memenuhi
kriteria 1 sampai dengan 3

Catatan: Komite pencegahan dan pengendalian infeksi,


unit fasilitas, unit radiologi dan laboratorium klinis
mempunyai program berkala untuk upaya pengawasan
serta pengendalian yang tercantum dalam prioritas
penilaian dan dijabarkan dalam standar terkait dengan
pelayanan tersebut. (lihat juga AP 5.9, AP 6.7, PPI10, dan
MFK 10)

www.themegallery.com
Indikator lain yang ada di RS

• Indikator PPI (surveilans infeksi nosokomial)


• Indikator kinerja
• Indikator terkait implementasi panduan praktik
klinik dan alur klinis
• Indikator mutu terkait kontrak
• Indikator mutu terkait penggunaan teknologi
medik dan obat baru
• Indikator mutu untuk mengevaluasi dan
memantau budaya keselamatan
• Indikator mutu PPRA
www.themegallery.com
Tips untuk menyusun indikator

• Semakin sedikit semakin baik


• Hubungkan dengan proses yang
membutuhkan perbaikan
• Berdasar pada kriteria prioritas
• Spesifik untuk melakukan perubahan
strategi

www.themegallery.com
Indikator yang lemah
• Terlalu mudah untuk dihitung
• Terlalu mudah untuk dicapai
• Target yang sewenang-wenang
• Tidak ada perubahan sejalan pengalaman

www.themegallery.com
Proses Pemilihan Indikator

1. TENTUKAN KRITERIA PENENTUAN INDIKATOR DAN TUANGKAN


KRITERIA PENENTUAN INDIKATOR TERSEBUT DALAM SEBUAH
KEBIJAKAN

2. KENALI PERMASALAHAN DI UNIT KERJA

3. KLASIFIKASIKAN PERMASALAHAN YANG TELAH DITENTUKAN


BERDASARKAN JENIS INDIKATOR

4. LAKUKAN SKORING UNTUK MENENTUKAN INDIKATOR

www.themegallery.com
1. Kriteria Penentuan Indikator

• TENTUKAN KRITERIA PENENTUAN INDIKATOR


– High risk?
– High volume?
– Problem prone?

• TUANGKAN KRITERIA PENENTUAN INDIKATOR


TERSEBUT DALAM SEBUAH KEBIJAKAN

www.themegallery.com
CONTOH KRITERIA PENENTUAN INDIKATOR

NO KRITERIA PENJELASAN
1 High Risk Apabila topik masalah yang diangkat merupakan suatu kondisi yang
beresiko tinggi pada pasien
2 Apabila topik masalah yang diangkat merupakan suatu kondisi yang
High Volume
sering terjadi
3 Apabila topik masalah yang diangkat merupakan suatu kondisi yang
Problem Prone
rawan masalah
4 Apabila topik masalah yang diangkat merupakan suatu kondisi yang
Important to mission
sangat penting untuk mewujudkan misi RS
5 Apabila topik masalah yang diangkat merupakan suatu kondisi yang
Customer Satisfaction
dapat meningkatkan kepuasan pasien
6 Apabila topik masalah yang diangkat merupakan suatu kondisi yang
Staff Satisfaction
dapat meningkatkan kepuasan staf
7 Apabila topik masalah yang diangkat merupakan suatu kondisi yang
Physician Satisfaction
dapat meningkatkan kepuasan dokter
8 Apabila topik masalah yang diangkat merupakan suatu kondisi yang
Clinical Outcome
berpengaruh pada outcome pelayanan klinis
9 Apabila topik masalah yang diangkat merupakan suatu kondisi yang
Safety dapat meningkatkan keamanan bagi pasien, keluarga pasien, dan
seluruh staf dan karyawan RS
10 Regulatory Apabila topik masalah yang diangkat bertujuan untuk memenuhi
Requirement
www.themegallery.com peraturan yang berlaku
Contoh Kriteria Penentuan Indikator Yang
Telah Dipilih:
• High risk
• High volume
DI TUANGKAN
• High cost
DALAM SEBUAH
• Problem prone KEBIJAKAN
• Efek domino
• Mampu laksana

www.themegallery.com
2. Kenali Permasalahan

Buat daftar permasalahan unit kerja dengan kriteria


sebagai berikut:
 Bad performance
 Sesuai dengan proses bisnis unit kerja

www.themegallery.com
2. Kenali Permasalahan
KENALI MASALAH DI UNIT KERJA
ANDA

 Menemukan permasalahan di area


masing-masing, analisis situasi
memahami kesenjangan antara kondisi
nyata dengan standar/ regulasi/
kebijakan/ SPO dll (keluhan/
komplain/ insiden).

 Lakukan dengan brainstorming”.


Braintorming merupakan kegiatan
terstruktur nyata yang bertujuan
untuk mengumpulkan ide-ide tentang
suatu subjek dalam jangka waktu
pendek
www.themegallery.com
Langkah Melakukan Brainstorming

 Bentuk tim di area masing-masing (konsen terhadap mutu dan


paham terhadap pelayanan)
Pilih 1 orang sebagai pimpinan dan 1 orang sebagai notulis,
 Semua anggota mempunyai kesempatan yang sama untuk
penyampaian permasalahan yang berfokus pada pelayanan.
 Penyampaian permasalahan dilakukan berurutan berputar.
Tidak bolah ada peserta yang bicara bertele-tele atau
menyanggah pendapat lain.
 Setelah semua peserta menyatakan pendapat selama 2 atau 3
putaran, notulis mereview semua masukan. Jika ada yang sama di
coret salah satu.
 Prioritaskan topik permasalahan tersebut
www.themegallery.com
Contoh Permasalahan Yang Terkumpul:
• Waktu tunggu operasi terlalu lama
• Catatan instruksi medis farmakologis dalam rekam
medis pasien sering tidak lengkap
• Angka pembatalan operasi masih tinggi
• SBAR tidak ditulis lengkap dan tidak diverifikasi dalam
waktu 24 jam
• BOR ruangan terlalu tinggi
• Pasien sering dirawat jauh lebih lama dari PPK
• Petugas masih malas cuci tangan sesuai 6 langkah 5
momen
• Petugas masih malas menggunakan APD
www.themegallery.com
Contoh Permasalahan Yang Terkumpul:
• Surgical safety checklist sering tidak terisi lengkap
• Pengkajian awal di rekam medis pasien sering tidak
terisi lengkap
• Discharge planning di rekam medis pasien sering tidak
terisi lengkap
• Pasien sering tidak diidentifikasi dengan benar sebelum
dilakukan terapi / tindakan
• Gelang identitas pasien sering tidak ditulis sesuai
ketentuan
• Rekam medis pasien tidak diberikan label identitas
pasien perlembar
• dll
www.themegallery.com
3. KLASIFIKASIKAN PERMASALAHAN YANG TELAH
DITENTUKAN BERDASARKAN JENIS INDIKATOR

KLASIFIKASI
• Indikator mutu area klinis (Berhubungan
langsung dengan pelayanan pasien)
• Indikator mutu area manajemen (Tidak
berhubungan langsung dengan pelayanan
pasien, meningkatkan kinerja manajemen)
• Indikator mutu area sasaran keselamatan pasien

www.themegallery.com
Contoh Pelaksanaan Klasifikasi:
Indikator Mutu Area Klinis
• Catatan instruksi medis farmakologis dalam rekam medis pasien
sering tidak lengkap
• Pasien sering dirawat jauh lebih lama dari PPK
• Pengkajian awal di rekam medis pasien sering tidak terisi lengkap
• Discharge planning di rekam medis pasien sering tidak terisi
lengkap
• dll

Indikator Mutu Area Manajemen


• Waktu tunggu operasi terlalu lama
• Angka pembatalan operasi masih tinggi
• BOR ruangan terlalu tinggi
• dll
www.themegallery.com
Contoh Pelaksanaan Klasifikasi:
Indikator Mutu Area Sasaran Keselamatan Pasien
SKP 1
• Pasien sering tidak diidentifikasi dengan benar sebelum dilakukan
terapi / tindakan
• Gelang identitas pasien sering tidak ditulis sesuai ketentuan
• Rekam medis pasien tidak diberikan label identitas pasien
perlembar
• dll
SKP 2,3,4,5,6  klasifikasikan indikator per SKP
• SBAR tidak ditulis lengkap dan tidak diverifikasi dalam waktu 24 jam
• Petugas masih malas cuci tangan sesuai 6 langkah 5 momen
• Petugas masih malas menggunakan APD
• Surgical safety checklist sering tidak terisi lengkap
• Dll
www.themegallery.com
Catatan:
• Pastikan agar setiap jenis indikator tidak
hanya memiliki satu opsi permasalahan
saja

www.themegallery.com
4. Lakukan Skoring Untuk
Menentukan Indikator

• Lakukan skoring permasalahan untuk


menentukan indikator prioritas untuk
setiap jenis indikator
• Kriteria skoring dilakukan berdasarkan
kebijakan kriteria penentuan indikator
yang telah dibuat

www.themegallery.com
Contoh BERDASAR KEBIJAKAN KRITERIA
PENENTUAN INDIKATOR YANG TELAH
penentuan DIBUAT

indikator:
Permasalahan Area High High High Problem Efek Mampu
No Total
SKP 1 risk volume cost prone domino laksana
Pasien sering tidak
diidentifikasi dengan
1 5 5 4 4 5 5 28
benar sebelum dilakukan
terapi / tindakan
Gelang identitas pasien
2 sering tidak ditulis sesuai 5 4 4 3 4 5 25
ketentuan
Rekam medis pasien tidak
3 diberikan label identitas 3 5 4 3 4 5 24
pasien perlembar

Kesimpulan : permasalahan yang terpilih adalah Pasien sering tidak diidentifikasi


dengan benar sebelum dilakukan terapi / tindakan
Nama Indikator: Persentase kepatuhan pelaksanaan identifikasi pasien rawat inap
www.themegallery.com
PERHATIAN

• PENENTUAN INDIKATOR HARUS DILAKUKAN SECARA


BERSAMA-SAMA OLEH SEMUA STAF UNIT KERJA
YANG BERKEPENTINGAN DENGAN DIPIMPIN
LANGSUNG OLEH KEPALA UNIT KERJA

• NOTULEN RAPAT PENENTUAN INDIKATOR HARUS


DIBUAT OLEH SETIAP UNIT KERJA SEBAGAI BUKTI
PELAKSANAAN PENINGKATAN MUTU DAN
KESELAMATAN PASIEN

www.themegallery.com
L/O/G/O

Pembuatan Kamus Indikator

RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang


Critical Questions
• Mengapa kita mengumpulkan data ini?
• Alat analisis data apa yang kita butuhkan?
• Apa sumber datanya?
• Siapa yang akan bisa memberikan data ini?
• Tipe data apa yang akan kita kumpulkan?
• Bagaimana cara mengumpulkan datanya?
• Siapa yang akan mengumpulkan data?
• Bagaimana cara mengkomunikasikan data?

www.themegallery.com
Buat format kamus indikator
a) judul indikator;
b) definisi operasional;
c) tujuan dan dimensi mutu;
d) dasar pemikiran/alasan pemilihan indicator;
e) numerator, denominator, dan formula pengukuran;
f) metodologi pengumpulan data;
g) cakupan data;
h) frekuensi pengumpulan data;
i) frekuensi analisis data;
j) metodologi analisis data;
k) sumber data;
l) penanggung jawab pengumpul data; dan
m) publikasi data.

www.themegallery.com
1 Nama Indikator :
O Stakeholder O Finansial
2 Perspektif (pilih salah satu dengan tanda "√") : O Proses Bisnis Internal O Pengembangan Personil & Organisasi
*diisi jika indikator dijadikan sebagai KPI
3 Sasaran Strategis : *diisi jika indikator dijadikan sebagai KPI
4 Bobot KPI (%) : *diisi jika indikator dijadikan sebagai KPI
5 Alasan memilih indikator :
6 Definisi :
7 Numerator :
8 Denominator :
9 Formula :
Kriteria:
10 a. Kriteria Inklusi :
b. Kriteria Eksklusi :
11 Tipe Indikator (pilih salah satu dengan tanda "√") : O Struktur O Proses O Outcome O Proses & Outcome
12 Sumber Data :
Melakukan Sampling:
O Tidak
13 Sampel (pilih salah satu dengan tanda "√") : O Ya,
>Metode Sampling : O Systematic Random Sampling O Convenience Sampling
>Besar Sampel :
☐ Diagram Garis ☐ Diagram Batang
14 Rencana Analisis (beri tanda"√") :
☐Diagram Pie ☐ Lainnya, Sebutkan...........
15 Wilayah pengamatan :
Metode Pengumpulan Data (pilih salah satu dengan
16 O Retrospektif O Concurrent
tanda "√")
17 Penanggung Jawab Indikator :
18 Pengumpul Data Indikator :
19 Frekuensi Penilaian Data :
20 Periode pelaporan :
Internal : Performance board/Laporan Jaga/Rapat internal/Morning Briefing/Lainnya........., setiap....
Pimpinan RS : /setiap...
Pihak Terkait : /setiap...
21 Rencana penyebaran hasil capaian:
Publik : /setiap...
Lainnya :

22 Formulir Pengumpulan Data :


23 2015 2016 2017 2018 2019
Target capaian :

www.themegallery.com
06/Rev03/MKK/2014
www.themegallery.com
Contoh Format Kamus Indikator
JENIS INDIKATOR
1 Nama indikator
2 Tipe indikator Input Proses Output
3 Tujuan
Kemanjuran Keselamatan
Kelayakan Efisiensi
Ketersediaan Kesinambungan
4 Dimensi mutu
Efektivitas Kompetensi
Ketepatan waktu Kemudahan akses
Kenyamanan
5 Definisi operasional
Rasionalisasi
6
pemilihan indikator
Referensi / literatur
7
/ dasar hukum
8 Kriteria inklusi
9 Kriteria eksklusi
10 Numerator (A)
11 Denominator (B)
12 Formula

www.themegallery.com
Contoh Format Kamus Indikator
13 Standar
Rekam medis Hasil survei
14 Sumber data Sensus harian Lainnya:
SIM RS ………………………..
15 Ukuran sampel
Wilayah
16
pengamatan
Metodologi
17 Retrospektif Concurrent
pengumpulan data
18 Pengumpul data
Frekuensi Harian Bulanan
19
pengumpulan data Mingguan Triwulan
Pelaksana analisis
20
data
Rencana analisis
21
data
Periode analisis Bulanan Caturwulan
22
data dan pelaporan Triwulan Tahunan
Communication
23
plan

www.themegallery.com
Penyusunan Kamus Indikator
JENIS INDIKATOR

Disi sesuai jenis indikator:

Contoh: indikator prioritas unit kerja

www.themegallery.com
Penyusunan Kamus Indikator

1 Nama indikator

Disi sesuai nama indikator:


(ambil nama indikator dari hasil skoring
tertinggi dalam pemilihan indikator)

Contoh: Persentase kelengkapan


pengkajian ulang risiko jatuh pasien
rawat inap

www.themegallery.com
Penyusunan Kamus Indikator
JENIS INDIKATOR

2 Tipe indikator Input Proses Output

Berikan tanda silang (X) pada tipe


indikator yang dipilih

Input: pengukuran sumber daya yang digunakan untuk aktivitas / proses


- Persentase staf dengan kompetensi sesuai
- Persentase unit kerja yang memiliki jumlah SDM sesuai rasio aman

Proses: menggambarkan komponen-komponen proses


- Response time pelaporan hasil kritis
- Persentase alat medik yang dikalibrasi tepat waktu

Output: mengukur akibat dari layanan yang diberikan


- Penurunan angka infeksi, angka kematian, ALOS
- Peningkatan kepuasan
www.themegallery.com
Penyusunan Kamus Indikator

3 Tujuan

Disi sesuai dengan apa yang diharapkan


dari adanya pemantauan indikator
tersebut:

Contoh: meningkatkan kepatuhan


petugas / menurunkan angka kejadian /
meningkatkan keselamatan pasien, dll

www.themegallery.com
Penyusunan Kamus Indikator

Kemanjuran Keselamatan
Kelayakan Efisiensi
Ketersediaan Kesinambungan
4 Dimensi mutu
Efektivitas Kompetensi
Ketepatan waktu Kemudahan akses
Kenyamanan

Berikan tanda silang (X) pada dimensi mutu


yang dipilih. Boleh dipilih lebih dari satu

Dimensi mutu berdasarkan WHO:


effective, efficient, accessible, accepted
(patientcentred), equity, and safe
www.themegallery.com
Penyusunan Kamus Indikator

Penjelasan detil tentang indikator untuk


mengurangi peluang bias

5 Definisi operasional

Contoh : Kelengkapan penilaian ulang risiko jatuh pasien rawat inap adalah
terisinya dengan lengkap Formulir Penilaian Risiko Jatuh (Skala Humpty Dumpty
untuk pasien anak, Skala Morse untuk pasien dewasa) untuk seluruh pasien
rawat inap.

Kelengkapan yang dinilai adalah identitas pasien, hasil skoring untuk setiap poin
www.themegallery.com
yang dinilai dan tanda tangan serta nama petugas yang melakukan penilaian.
Penyusunan Kamus Indikator

Penjelasan rinci terkait kenapa indikator


tersebut dipilih, lengkapi dengan data
pendukung bahwa indikator memang
masih menjadi problem (didukung
dengan data)

Rasionalisasi
6
pemilihan indikator

Harus jelas bahwa indikator ini memang masih jadi problem


Apabila belum pernah diukur, maka harus dilakukan survei pendahuluan

Contoh : Pengkajian risiko jatuh harus dilakukan berulang secara lengkap untuk
menghindari terjadinya pasien jatuh. Kelengkapan pengkajian ulang risiko jatuh
pasien rawat inap Tahun 2016 hanya mencapai 63,5% dari standar 100%
www.themegallery.com
Penyusunan Kamus Indikator

Tulis referensi / literatur / dasar hukum


yang digunakan. Bisa berupa buku,
jurnal, peraturan perundangaan,
Permenkes, kebijakan, SOP, dll

Referensi / literatur
7
/ dasar hukum

www.themegallery.com
Penyusunan Kamus Indikator

Kriteria inklusi : Karakteristik spesifik pemilihan subjek


dari populasi target yang akan diukur

Contoh: Seluruh pasien rawat inap yang berisiko tinggi


dan atau mengalami perubahan kondisi

8 Kriteria inklusi
9 Kriteria eksklusi

Kriteria eksklusi: Menghilangkan/mengeluarkan subjek yang memenuhi


kriteria inklusi dari pengukuran karena berbagai sebab

Contoh: Pasien yang mempunyai risiko tinggi jatuh dan tidak perlu dikaji
(Pasien anak < 12 tahun, pasien di ruang intensif, pasien pasca operasi dan
www.themegallery.com
prosedur invasif selama dalam pengaruh sedasi, pasien pasca prosedur mata)
Penyusunan Kamus Indikator

Bagaimana indikator akan dihitung capaiannya yang


diperlukan untuk menyusun formula

Numerator/Pembilang:
Contoh: Jumlah pasien rawat inap yang disurvei yang
berisiko tinggi jatuh dan/atau mengalami perubahan
kondisi yang dikaji ulang risiko jatuh secara lengkap

Denominator/Penyebut:
Contoh: Jumlah seluruh pasien rawat inap yang disurvei
yang berisiko tinggi jatuh dan/atau mengalami
perubahan kondisi
10 Numerator (A) Formula:
11 Denominator (B) Jumlah pasien rawat inap yang disurvei yang berisiko tinggi
12 Formula jatuh dan/atau mengalami perubahan kondisi yang dikaji
ulang risiko jatuh secara lengkap x 100%
Jumlah seluruh pasien rawat inap yang disurvei yang berisiko
tinggi jatuh dan/atau mengalami perubahan kondisi
www.themegallery.com
Penyusunan Kamus Indikator
13 Standar

Berdasarkan pada:
1. Ketetapan yang diturunkan – BUK,
JKN,dll Jika targetnya membandingkan dengan
2. Internal dan External Benchmarking: eksternal, perlu disertakan keterangan
• Literatur/referensi bagaimana proses pengumpulan dan
• Dengan standar-standar yang ada pelaporan data sumber eksternal, dan jika
• Praktik-praktik yang diinginkan data tersebut diperbaharui (apakah
3. Ditetapkan berdasarkan capaian data waktunya sesuai)
sebelumnya

www.themegallery.com
Penyusunan Kamus Indikator

Rekam medis Hasil survei


14 Sumber data Sensus harian Lainnya:
SIM RS ………………………..

Berikan tanda silang (X) pada sumber


data indikator yang dipilih

www.themegallery.com
Penyusunan Kamus Indikator

15 Ukuran sampel

Tulis angka sampelnya

Besar sampling:
• Jika total populasi (n) ≥ 640, sampel yang diambil adalah 128 sampel
• Jika “n”= 320-639, sampel yang dinilai adalah 20% dari total populasi
• Jika “n”= 64-319, sampel diambil 64 sampel
• Jika “n”= <64, sampel yang dinilai adalah 100% atau seluruh populasi dinilai

Atau besar sampling lainnya yang dapat dipertanggungjawabkan dasar penetapannya

www.themegallery.com
www.themegallery.com
Penyusunan Kamus Indikator

Wilayah
16
pengamatan

Wilayah tempat mengumpulkan


data (sumber pengumpulan data)

Contoh: Instalasi rawat inap

www.themegallery.com
Penyusunan Kamus Indikator

Berikan tanda silang (X) pada metodologi


pengumpulan data indikator yang dipilih

Metodologi
17 Retrospektif Concurrent
pengumpulan data

Retrospektif
 Audit dengan telaah dokumen/catatan
data/ rekam medik, dll
• Kelengkapan Penilaian Ulang Risiko Jatuh Pasien Rawat Inap
• Kelengkapan pengisian pengkajian awal 1x24 jam

Concurrent
Observasi saat kegiatan sedang berlangsung

• Kepatuhan cuci tangan petugas


• Kepatuhan penggunaan APD
www.themegallery.com
Penyusunan Kamus Indikator

Nama pihak yang mengumpulkan


data (sumber pengumpulan data)

Contoh: perawat instalasi rawat inap

18 Pengumpul data
Frekuensi Harian Bulanan
19
pengumpulan data Mingguan Triwulan

Berikan tanda silang (X) pada frekuensi


pengumpulan data indikator yang dipilih

www.themegallery.com
Penyusunan Kamus Indikator

Menampilkan data dari


waktu ke waktu Proporsi

Pelaksana analisis
20
data
Rencana analisis
21
data

Menampilkan data
untuk membandingkan
beberapa kategori

www.themegallery.com
Penyusunan Kamus Indikator

Periode analisis Bulanan Caturwulan


22
data dan pelaporan Triwulan Tahunan

Berikan tanda silang (X) pada periode


analisis data indikator yang dipilih

www.themegallery.com
Penyusunan Kamus Indikator

Di isi dengan bagaimana cara ka unit


kerja atau koordinator mutu akan
menyampaikan hasil capaian indikator
kepada staf

Communication
23
plan

www.themegallery.com
L/O/G/O

Thank You!

RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang