Anda di halaman 1dari 14

KEWIRAUSAHAAN ll

Bab 9
Memilih dan Mendirikan Badan Usaha
pada saat awal seseorang medirikan usaha,biasanya mereka tidak memikirkan badan
usaha yang di pilih untuk menaungi usahanya tersebut. Hal ini di sebabkan karena
sebagian besar orang memiliki prinsip asal membuka usaha terlebih
dahulu,sehingga mereka tidak memikirkan badan usahanya.permasalahan yang
banyak di hadapi oleh wirausahawan khususnya bagi mereka yang tidak memiliki
badan usaha adalah kesulitan mendapat bantuan kredit dari bank.
Badan usaha sebenarnya merupakan payung hukum yang membawahi usaha yang di
jalankan oleh seorang wirausahwan. Perusahaan tidak melanggar hukum dalam
menjalankan berbagai aktivitasnya yang berarti bahwa usaha tersebut sah secara
hukum, sehingga jika suatu saat terdapat tuntutan hukum atas usaha yang di
jalankan, perusahaan tersebut dapat di lindungi.
JENIS JENIS BADAN USAHA
Koperasi : organisasi usaha yang dimiliki dan di operasikan oleh orang-orang demi kepentingan bersama.
Tujuan utama pendirian koperasi yaitu membangun dan mengembangkan potensi ekonomi anggota pada
khususnya dan masyarakat umum.
koperasi dapat dibentuk melalui rapat anggota yang minimal terdiri dari 20 anggota orang dan harus
memenuhi beberapa syarat untuk mendirikan koperasi.
1. Mampu melaksanakan tindakan hukum
2. Menerima landasan idiil, asa, dan sendi, dasar koperasi
3. Sanggup dan bersedia melakukan kewajiban dan hak sebagai anggota koperasi
Prinsip koperasi di imdonesia menurut UU No.25 Tahun 1992 adalah:
1. Keangotaan bersifat sukarela dan terbuka
2. Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
3. Pembagian SIIU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa masing-masing anggota
4. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
5. Kemandirian
6. Pendidikan koperasian
7. Kerjasama antar koperasi
Lanjutan..
• BUMN : Badan usaha yang permodalannya atau sebagian dimiliki oleh pemerintah. Status pegawai badan usaha
terebut adalah karyawan BUMN bukan pegawai negeri. BUMN sendiri sekarang ada tiga macam yaitu perjan
(perusahaan jawatan), perum (perusahaan umum), dan persero.
• BUMS : Badan usaha yang didirikan dan di modali oleh seorang atau sekelompok orang. Berdasarkan UUD 1945
pasal 33,bidang-bidang usaha yang diberikan kepada pihak swasta adalah mengelola sumber daya ekonomi yang
bersifat tidak vital dan strategis atau yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak. Berdasarkan bentuk
hukumnya Badan Usaha Milik Swata dibedakan atas:
1. Perusahaan persekutuan : perusahaan yang didirikan oleh dua orang sebagai pemodal atau lebih. Ada 3 bentuk
perusahaan persekutuan yaitu : firma, Persekutuan Komanditer,dan Perseroan Terbatas.
2. Yayasan : suatu badan yang tidak mencari keuntungan, melainkan lebih bersifat sosial,keagamaan dan
kemanusiaan. Yayasan yang di atur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang perubahan atas
Undang-Undang No 16 Tahun 2001 tentang yayasan. Didirikan atas dasar adanya akta notaris dan mempunyai
status Badan hukum setelah akta pendirian memperoleh pengesahan dari mentri kehakiman dan Hak asasi
manusia atau pejabat yang di tunjuk.
3. Perseorangan : perusahaan yang bersifat perseorangan yang dimiliki sendiri oleh seseorang yang menjalankan
usaha tersebut.
PERSEROAN TERBATAS
• Suatu badan hukum yang bertujuan menjalankan usaha yang dimiliki modal terdiri dari saham-saham,yang
pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya.
Mekanisme pendirian Perseroan Terbatas
Pendirian Perseroan Terbatas, harus menggunakan akte resmi (akte yang di buat oleh notaris) yang di
dalamnya dicantumkan nama lain dari Perseroan Terbatas,modal ,bidang usaha, alamat
perusahaan,dll.akte ini harus di sahkan oleh menteri hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
Untuk mendapat izin dari menteri kehakiman harus memenuhi syarat sebagai berikut:
1. Perseroan Terbatas tidak bentangan dengan ketertiban umum dan kesusilaan
2. Akta pendirian memenuhi syarat yang di tetapkan undang-undang
3. Paling sedikit modal yang di tempatkan dan di setor adalah 25% dari moda dasar(sesuai dengan UU No. 1
Tahun 1995 & UU No. 40 Tahun 2007, keduaya tentang perseroan terbatas)
Jenis Perseroan Terbatas
1.PT Terbuka
2.PT Tertutup
3.PT Kosong
kelebihan Perseroan Terbatas(PT)
1.Kewajiban terbatas
2. Masa hidup abadi
3. Efesiensi Manajemen
Kelemahan PT diantaranya untuk mendirikan sebuah PT tidaklah mudah. Selain
biayanya yang tidak sedikit, PT juga membutuhkan akta notaris dan izin khusus
untuk usaha tertentu. Lalu dengan besarnya perusahaan tesebut, biaya
pengorganisasian akan keluar sangat besar.belum lagi kendala yang terjadi dalam
tingkat personel.
Memilih Badan Usaha yang sesuai
1. Kesepakatan Pemegang Saham
2. Jumlah Modal Tersedia
3. Cakupan Usaha
4. Target Pasar
5. Rencana Jangka Panjang
Cara Mendirikan Badan Usaha
1. Membuat kesepakatan bersama antar pemegang saham
2. Menuangkan notulen rapat dalam akta notaris
3. Pendaftaran ke pengadilan negeri setempat
4. Pemberitahuan dalam lembaran negara
1. ADAKAH PASAR YANG AKAN KITA MASUKI…?

2. SEBERAPA BESAR YANG ADA DIPASAR


BAB 10 TERSEBUT…?

MEMAHAMI PANGSA
PASAR DENGAN
bb 4
PERTANYAAN
3. BAGAIMANA KONDISI PERSAINGAN DALAM
PASAR …?

4. BAGAIMAN CARA UNTUK BISA MEMASUKI


PASAR TERSEBUT…?
QUESTIONAI
RE

EXPERIMENT INTERVIEW

MARKETIN
OBSEVATION G FGD
RESEARCH

SURVEY ETNOGRAPHY

SHADOWING
MARKETING MARKET STRATEGI
RESEARCH TARGETING POSITIONING
SEGMENTATION PEMASARAN
MARKET
PENETRATION

STRATEGI
MARKETING

MARKET PRODUCT
DEVELOPMENT DEVELOPMENT
TRUST
penelitian Rachmadi (2010) motivasi,
partisipasi, dan komunikasi berpe-ngaruh
signifikan terhadap kinerja karyawan.
Berdasarkan temuan dari penelitian-
penelitian tersebut dapat dikemukakan
bahwa komunikasi berkolerasi erat
dengan kinerja karyawan Oleh karena itu
perlu diuji apakah komunikasi mem-
berikan pengaruh signifikan terhadap
kinerja karyawan dengan merumuskan
hipo-tesis