Anda di halaman 1dari 25

PRESENT BY:

KELOMPOK
Nur Halimah
(4163131020)
Nurhadi Syahputra
Pohan (4163131021)
Siti Khodijah Dalimunthe
(4161131036)
Veren Raenovta
(4163131032)
LOGAM
ALKALI

Sifat Fisik Logam Sifat Kimia atau Reaksi


Alkali Khas Logam Alkali dan
Sifat Periodik Senyawanya
Logam Alkali
Cara Mendapatkan Manfaat Logam
Logam Alkali dan Alkali dan
Senyawanya Senyawanya
CAPAIAN PEMBELAJARAN
1 Mengidentifikasi dan mendeskripsikan sifat Fisika Logam Alkali

2 Menganalisa dan mendeskripsikan sifat Periodik Logam Alkali

Menganalisa dan mendeskripsikan sifat Kimia (Reaksi – reaksi Khas) Logam Alkali
3
dan Senyawanya
Menganalisa dan mendeskripsikan sifat Kimia (Reaksi – reaksi Khas) Logam
4
Alkali dan Senyawanya
Menganalisa dan mendeskripsikan manfaat logam alkali dan senyawanya bagi industri
5
maupun kehidupan sehari – hari
LOGAM ALKALI
• Unsur-unsur golongan IA yang dikenal sebagai logam alkali merupakan unsur
logam yang reaktif, dapat melepaskan elektron valensi pada kulit ns1 dan
membentuk senyawa dengan bilangan oksidasi +1.
Senyawa utamanya adalah ionik dan larut dalam air (Sunarya, 2012).
• Unsur-unsur ini sangat reaktif sehingga tidak dijumpai bebas di alam, melainkan
di jumpai dalam bentuk senyawanya, seperti Na sebagai NaCl dalam air laut dan
mineral halit, kalium sebagai KCl dalam biji sawit, dan unsur alkali yang lain
sedikit sekali dijumpai seperti Fransium yang bersifat radioaktif (Partana. dkk,
2003).
SIFAT – SIFAT FISIK LOGAM
ALKALI
SIFAT FISIK YANG DAPAT DILIHAT SECARA LANGSUNG

Semua logam alkali (Li, Na, K, Rb, Cs, Dan Fr), berkenampakan mengkilat dan warnanya
keperakan. Wujudnya padat.
Tabel 1. Sifat – sifat fisik logam alkali

Karakteristika 3Li 11Na 19K 37Rb 55Cs 87Fr


Titik leleh (0C) 180,5 97,8 63,2 39,0 28,5 -
Titik didih (0C) 1347 881,4 765,5 688 705 -
Densitas (g cm-3 20oC) 0,534 0,968 0,856 1,532 1,90 -
∆𝐻 𝑎𝑡𝑜𝑚𝑖𝑠𝑎𝑠𝑖 / kJ mol-1 162 110 90 88 79 -
Warna nyala Merah Kuning Violet Merah Biru -
tua violet
(𝜆 = 𝑛𝑚 ) 670,8 589,2 766,5 780,0 455,5 -
WARNA NYALA LOGAM ALKALI
• Logam alkali bersifat sangat lunak, dan semakin lunak dengan naiknya
nomor atom.
• Titik didih logam alkali dalam satu golongan dari atas ke bawah semakin
kecil.
• Sebagian besar logam mempunyai titik leleh yang sangat tinggi tetapi alkali
mempunyai titik leleh yang rendah, dan semakin rendah dengan naiknya
nomor atom.
• Densitas atau massa jenis logam alkali semakin besar dengan naiknya
nomor atom
• Kelunakan dan kerendahan titik leleh logam-logam alkali dapat dikaitkan
dengan sangat lemahnya ikatan metalik dalam unsur-unsur ini.
• Entalpi atomisasi logam-logam umumnya berharga 400-600 kj mol-1, tetapi
untuk logam-logam alkali nilai ini sangat lebih rendah (79-162 kj mol-1)
(Partana.dkk, 2003)
SIFAT – SIFAT PERIODIK
LOGAM ALKALI
Tabel 2. Sifat – sifat periodik logam alkali
Karakteristika 3Li 11Na 19K 37Rb 55Cs 87Fr
Konfigurasi elektronik [2He] [10Ne] [18Ar] [36Kr] [54Xe] [86Rn]
2s1 3s1 4s1 5s1 6s1 7s1
Jari-jari atomic (pm) 152 186 227 248 265 -
Jari-jari ionik M+ (pm) 76 102 138 152 167 180
Energy ionisasi (kJ mol-1 520 496 419 403 376 375
0K)

Elektronegatifitas 1,0 0,9 0,8 0,8 0,7 -


Afinitas elektron 59,63 52,86 48,38 46,88 45,50 -
Potensial reduksi standar -3,03 -2,713 -2,925 -2,93 -2,92 -
SIFAT PERIODIK LOGAM ALKALI
POTENSIAL REDUSKSI
JARI – JARI ATOM JARI – JARI ION STANDAR

Jari – jari atom logam


Jari – jari atom logam alkali Potensial reduksi standar logam
alkali bertambah dalam
bertambah dalam satu golongan alkali bernilai negatif karena
satu golongan dari atas ke
dari atas ke bawah cenderung melepaskan elektron
bawah
daripada menerima elektron

(Partana.dkk, 2003)
SIFAT PERIODIK LOGAM ALKALI
ENERGI IONISASI AFINITAS ELEKTRON ENERGI KOHESI

Energi ionisasi logam Unsur-unsur logam alkali Logam alkali mempunyai


kecil, semakin besar mempunyai keelektronegatifan energi kohesi yang kecil
nomor atomnya energi kecil, sehingga mudah sehingga bersifat lunak. Dalam
ionisasinya semakin membentuk senyawa ion. Sangat satu golongan semakin besar
berkurang mudah bereaksi dengan unsur- nomor atomnya energi
unsur yang mempunyai kohesinya semakin kecil
keelektronegatifan besar
(Partana.dkk, 2003)
SIFAT KIMIA ATAU REAKSI KHAS LOGAM
ALKALI DAN SENYAWANYA
1

Reaksi antar logam alkali dengan oksigen akan menghasilkan oksida (M2O),
proksida (M2O2), dan superoksida (MO2).
Li → Li2O
Na → Na2O + Na2O2
K → K2O2+ KO2
Rb → RbO2
Cs → CsO2
Oleh kerena itu logam alkali harus disimpan dalam minyak tanah atau hidrokarbon
lain yang inert
SIFAT KIMIA ATAU REAKSI KHAS LOGAM
ALKALI DAN SENYAWANYA
2 3

Bereaksi dengan air: Li bereaksi lambat, Logam alkali juga bereaksi dengan unsur
Na disertai panas yang tinggi dan logam bukan logam lain, misalnya : halogen, N2,
lainnya bereaksi semakin hebat disertai H2, S, P membentuk MX, M3N, MH, M2S,
dengan ledakan. dan M3P. keterangan : M= logam alkali,
2M + 2H2O 2MHO + H2 hanya Li yang bereaksi dengan nitrogen
SIFAT KIMIA ATAU REAKSI KHAS LOGAM
ALKALI DAN SENYAWANYA
4 5 6

Bereaksi dengan asam encer


Bereaksi dengan gas
membentuk garam disertai Bereaksi dengan aluminium
amoniak pada 4000C
dengan ledakan. klorida jika dipanaskan
2M + 2NH3 → 2MNH2 + H2
2M + 2H+ → 2M++ H2 3M + AlCl3 → 2MCl + Al

(Partana.dkk, 2003)
CARA MEMPEROLEH ATAU MEMPRODUKSI LOGAM ALKALI
DAN SENYAWANYA

• Logam-logam alkali merupakan reduktor kuat sehingga


sehingga tidak mungkin diperoleh dengan mereduksi
oksidasinya.
• Logam alkali diperoleh dengan jalan elektrolisis
terhadap leburan garamnya. Elektrolisis terhadap
larutannya dalam air tidak akan diperoleh logamnya,
kecuali menggunakan katoda merkuri (Hg) sehingga
akan terbentuk amalgama.
NATRIUM
Logam natrium pertama kali diisolasi pada tahun 1807 oleh
Humphry Davy. Natrium diperoleh dengan proses Down,
yaitu elektrolisis terhadap leburan NaCl (titik lebur 8000C)
yang ditambahkan CaCl2 58% dan sedikit KP untuk
menurunkan titik leburnya sampai 5050C. Elektrolisis
terhadap leburan KCl memerlukan suhu tinggi. Sekarang KCl
dibuat dengan mengalirkan uap natrium melalui leburan KCl.
KALIUM
Kalium lebih mudah dibuat dengan cara reduksi biasa daripada melalui
elektrolisis garam klorida. Untuk proses komersial, lelehan kalium klorida
direaksikan dengan logam natrium pada 8700C, persamaannya:
Na(l) + KCl(l) NaCl(l) + K(s)
Reaksi berlangsung menurut arah seperti yang dituliskan pada persamaan
kimia, sehingga uap kalium yang terbentuk meninggalkan ruang reaktor dan
selanjutnya dikondensasikan.
RUBIDIUM DAN CESIUM
Logam alkali lain, seperti rubidium dan cesium juga dibuat melalui
reduksi garamnya. Contohnya, jika lelehan CsCl dipanaskan pada 7000C
sampai 8000C bersama-sama logam kalsium pada tekanan rendah, uap cesium
yang terbentuk akan meninggalkan campuran reaksi. Persamaan kimianya
adalah sebagai berikut:
2CsCl(l) + Ca(l) CaCl2(l) + 2Cs(g) (Sunarya, 2012).
MANFAAT LOGAM ALKALI

Logam Natrium Logam Litiun


MANFAAT SENYAWA
LOGAM ALKALI

Litium Hidroksida (LiOH) Natrium Hidroksida (NaOH)

Natrium Klorida (NaCl)


MANFAAT SENYAWA
LOGAM ALKALI
Natrium karbonat Natrium bikarbonat
(Na2CO3) (NaHCO3)

Kalium klorida (KCl)