Anda di halaman 1dari 9

PERADABAN DI

INDONESIA

AUFA NABILA
DHANIA ASYURA
HOTMA YONATAN
M. ADITYA RANGGARA
RIVIA R
YASMIN GHAISANI
ZAMAN BATU TUA

ZAMAN BATU TENGAH

ZAMAN BATU MUDA

ZAMAN BATU BESAR

ZAMAN LOGAM
MATA PENCAHARIAN

- MEMAKAN IKAN DAN KERANG

- MEMBURU BINATANG DENGAN KAPAK BATU,


TONGKAT SERTA TOMBAK KAYU

- MANUSIA MENETAP DI GUA DAN BERPINDAH KETIKA


MAKANAN HABIS
PERALATAN & PERLENGKAPAN HIDUP
Kjokkenmoddinger (Sampah Dapur)

Kjokkenmoddinger adalah istilah yang berasal dari bahasa Denmark


yaitu kjokken artinya dapur dan modding artinya sampah jadi
Kjokkenmoddinger arti sebenarnya adalah sampah dapur. Dalam
kenyataan Kjokkenmoddinger adalah timbunan atau tumpukan kulit
kerang dan siput yang mencapai ketinggian ± 7 meter dan sudah
membatu atau menjadi fosil. Kjokkenmoddinger ditemukan
disepanjang pantai timur Sumatera yakni antara Langsa dan Medan.
Kapak Genggam Sumatera

Kapak genggam yang ditemukan di dalam bukit kerang tersebut


dinamakan dengan pebble/kapak genggam Sumatra (Sumatralith)
sesuai dengan lokasi penemuannya yaitu dipulau Sumatra. Bahan-
bahan untuk membuat kapak tersebut berasal batu kali yang
dipecah-pecah.
Batu Pipisan

Batu pipisan selain dipergunakan untuk menggiling makanan juga


dipergunakan untuk menghaluskan cat merah. Bahan cat merah
berasal dari tanah merah. Cat merah diperkirakan digunakan untuk
keperluan religius dan untuk ilmu sihir.
SISTEM ORGANISASI
(KEMASYARAKATAN)

PADA MASA INI MANUSIA HIDUP DI GUBUK KAYU


SEDERHANA, DALAM KELOMPOK YANG
BERUKURAN KECIL SEMACAM SUKU.
SISTEM KEPERCAYAAN

DINAMISME ADALAH KEPERCAYAAN BAHWA SETIAP BENDA


MEMILIKI ROH TAU KEKUATAN GAIB. SEDANGKAN ANIMISME
ADALAH KEPERCAYAAN BAHWA NENEK MOYANG YANG TELAH
MENINGGAL MASIH ADA DI DUNIA DAN DILAKUKAN
PEMUJAAN.

PADA ZAMAN MESOLITIKUM, BUKTI ADANYA SIATEM


KEPERCAYAAN ANIMISME DAN DINAMISME ADALAH DENGAN
ADANYA LUKISAN DI GOA LEANG-LEANG, SULAWESI YANG
BERGAMBARKAN TELAPAK TANGAN WANITA DAN GAMBAR
HEWAN YANG DIPERCAYA DAPAT MENGUSIR ROH JAHAT