Anda di halaman 1dari 30

GOUT ARTHRITIS

DEFINISI

• Gout adalah penyakit metabolisme purin yang ditandai oleh


peningkatan kadar asam urat (uric acid) dan deposisi urat (umumnya
berbentuk kristal) di dalam sendi dan jaringan lainnya.

• Gout adalah suatu kondisi metabolik dimana terjadi peningkatan uric


acid (hyperuricemia) yang seharusnya dikeluarkan melalui ginjal.
Beberapa kristal asam urat terdeposisi di dalam sendi dan
menimbulkan inflamasi atau sering disebut gouty arthritis
KLASIFIKASI
KLASIFIKASI

• Gout primer suatu gangguan metabolik yang tidak diketahui penyebab


terhadap terjadinya peningkatan kadar asam urat dalam serum.

• Gout sekunder adanya peningkatan kadar asam urat terjadi karena:


• Turnover sel yang berlebihan seperti pada penyakit leukemia dan myeloma

• Gangguan ekskresi asam urat oleh ginjal yang disebabkan karena penyakit gagal
ginjal kronik atau efek obat pada ginjal seperti penggunaan diuretik.
ETIOLOGI
• Gout merupakan akibat dari
akumulasi yang berlebihan asam
urat (monosodium urate crystals)
yang selanjutnya terdeposisi di
dalam tubuh.

http://www.eorthopod.com/images/ContentImages/ge
neral_topics/general_gout/general_gout_intro01.jpg
GOUT ATTACK LOCATIONS
Risk factors for gout.
 Ageing
 Male sex
 Hyperuricaemia
 Family history
 Genetic predisposition
 Hypertension
 Central obesity
 Alcohol consumption
 Renal insufficiency
 Trauma
PATOFISIOLOGI

• Kristal asam urat di dalam sendi mengiritasi  mendorong respon


inflamasinyeri arthritis.
• Kulit disekitar sendi merah dan panas
• Sendi bengkak dan melunak
• Kristal asam urat dapat juga terdeposit dalam tulang  membentuk
penonjolan seperti kiste (tophi).
MANIFESTASI KLINIK

4 tahapan gout (Kelley):

1. Hiperuricemia asimptomatic
2. Artritis gout akut
3. Gout intercritical
4. Gout tophaceous kronik
HIPERURICEMIA ASIMPTOMATIC

• Kadar asam urat meningkat

• Tetapi tidak terdapat gejala arthritis

• Tidak terdapat tophi

• Tidak terdapat batu (calculi)

•  5% akan menjadi gouty arthritis

• Hiperuricemia: asam urat ≥ 7.0 mg/100 mL (pria); ≥ 6.0 mg/100 mL


(wanita)

• Jika ► 7.0 mg/100 mL --resiko bantu ginjal gout attack

• Gout biasanya terjadi setelah 20-30 tahun hiperuricemia terus-menerus.


ARTRITIS GOUT AKUT

• Nyeri hebat arthritis, biasanya monoartikular, dimulai pada malam


hari.

• Nyeri berat/sangat berat terjadi akibat dari respon inflamasi

• Sendi membengkak, merah dan melunak disekitar sendi

• Klien tidak tahan terhadap penakanan oleh sprei atau bantal


sekalipun

• Dapat disertai demam


ARTRITIS GOUT AKUT

• Durasi serangan mendadak, singkat


• Gejala dapat hilang sendiri  3-10 hari tanpa pengobatan.
• 90% pd sendi jari tangan (metatarsophalangeal)
• Sendi lain: pergelangan kaki (ankle),tarsal, lutut.
• Serangan akut dapat disebabkan oleh trauma minor, pembedahan atau
konsumsi alkohol.
GOUT INTERCRITICAL

• Setelah serangan akut gout, 7% klien tidak lagi mengalami


episode kedua.
• Kebanyakan akan terjadi serangan lainnya dalam waktu 1 th/dg
interval  10 th
• Serangan kedua adalah berupa polyarticular dan lebih berat,
lebih lama dan disertai demam.
GOUT TOPHACEOUS KRONIK

• Jika untreatment dpt berkembang menjadi penyakit polyarticular kronik dan


terbentuk tophi

• Tophi terjadi pada kartilago, membran sinovial, dan jaringan lunak

• Jika tophi ulserasi akan tampak isinya berupa kapur yang berwarna putih yang
merupakan kristal asam urat

• Manifestasi lain:
• Disfungsi renal (90%)
• Albuminuria (permulaan)
• Batu ginjal (10-15%)
• Peningkatan kadar trigliserida
• Hipertensi
TATALAKSANA
1. Obat antigout
2. NSAID
3. Analgesic dan antipiretik
4. Nonfarmakologi
MEDICATIONS TO PREVENT ATTACKS OF GOUT

Allopurinol: to
decrease
production of
uric acid

Gout
Colchicine: to
Probenecid: t
decrease the
o increase the
ability of uric acid
excretion of uric
crystals to cause
acid
inflammation.
NONFARMAKOLOGIK

1. Menghindari obesitas

2. Menghidnari alkohol

3. Diet rendah purin

4. Kompres es atau panas untuk menurunkan proses inflamasi

5. Istirahatkan sendi yang terkena

6. Latihan olahraga secara hati-hati: apabila serangan akut telah membaik.


Complications of gout.

Disability
Tophi
Arthritis erosif dan deformitas
Renal disease

 Uric acid calculi (10–15%)

 Chronic urate nephropathy


 Acute uric acid nephropathy
(usually secondary to
chemotherapy)
 Avascular necrosis of the femoral
head
RIWAYAT KESEHATAN

• Keluhan utama: nyeri berat pada sendi

• Kaji faktor predisposisi:


• Obesitas

• Hipertensi

• Alkoholik

• Kebiasaan diet

• Keluhan psikososial : kehilangan interaksi


sosial karena nyeri dan imobilitas
PEMERIKSAAN FISIK
• Edema

• Eritema

• Lunak sendi terkena (jari tangan/ metatarso-


phalangeal (podagra), pergelangan kaki (ankle),
tarsal, lutut.

• Demam.

• Tophi
INTERVENSI
MENINGKATKAN KENYAMANAN

• Istirahatkan sendi yang


terkena

• Cegah klien berdiri dengan


tumpuan berat badan pada
sendi yang terkena

• Kompres es untuk
menurunkan inflamasi
MENINGKATKAN KENYAMANAN

• Kolaborasi pemberian medikasi :


1. Indomethacin (indocin) :

• dosis bervariasi, maksimum 200 mg per hari.

2. Phenylbutazone (butazolidin) :

• 400-600 mg per hari diberikan dalam dosis terbagi untuk


beberapa hari selama serangan akut

• Kemudian scr bertahap dosis diturunkan setelah 6-8 hari.


3. Allopurinol (zyloprim) :
• 50-100 mg per hari, menurunkan kadar asam urat
serum dengan cara menurunkan pembentukan asam
urat;
• Dosis secara bertahap ditingkatkan dengan kenaikan
100 mg setiap 2-4 minggu sampai total dosis sehari
300-600 mg dan asam urat serum berada pada level
normal.
4. Analgetik-antipiretik: aspirin 600-1000 mg tiap 4 jam
MENINGKATKAN MOBILITAS FISIK BERTAHAP

• Tinggikan dan lindungi sendi yang


terkena selama serangan akut

• Bantu aktivitas sehari-hari klien

• Lakukan latihan ROM hati-hati


setelah nyeri akut sembuh.

• Dorong untuk melakukan aktivitas


seperti normal.
MENINGKATKAN PENGETAHUAN: PENYAKIT
DAN PENANGANANNYA

Ajarkan klien dan keluarga tentang :

• Sifat/karakteristik penyakit gout

• Pentingnya untuk :
• Meningkatkan intake cairan  untuk cegah batu ginjal

• Menurunkan berat badan


MENINGKATKAN PENGETAHUAN: PENYAKIT DAN
PENANGANANNYA

• Menghindari makanan tinggi purin (jeroan, sarden, ikan teri,


kerang; jagung, strawberi, buah/puding krem) jika sedang
dianjurkan diet rendah purin.

• Menghindari konsumsi alkohol

• Memakan makanan seperti: susu, sayuran, buah-buahan

• Menghindari obat yang dapat meningkatkan kadar asam urat

• Efek samping pengobatan serta tanda dan gejalanya.


SEKIAN
Terima kasih