Anda di halaman 1dari 12

KELOMPOK 4

KOMPUTER FARMASI
SISTEM INFORMASI FARMASI
BERBASIS WEB

Disusun oleh ;
PENGERTIAN SISTEM
INFORMASI BERBASIS WEB

Sistem informasi berbasis web adalah sebuah sistem


informasi yang menggunakan teknologi web atau internet
untuk memberikan informasi dan layanan kepada pengguna
atau sistem informasi lain . Sebuah sistem informasi web
biasanya terdiri dari satu atau lebih aplikasi web yang masing
masing komponen mempunyai fungsi tertentu, dimana
masing masing komponen tersebut saling dukung satu
dengan yang lain guna mencapai fungsi sistem informasi
berbasis web secara umum
Syarat membentuk sistem
informasi berbasis web
1. Web Server
karna berbabsis web syarat utama tentunya harus ada sebuah
web server yang mumpuni untuk mendukung sistem
informasi tersebut, saat ini web server yang paling terkenal
adalah Apache Web Server
2. Software Pemrograman Web
harus ada sebuah bahasa pemrograman web sebagai
pengganti HTML, salah satu yang terkenal yang paling
populer adalah PHP
3. Database
database yang dipergunakan harus mampu menangani
berjuta juta data dan dapat diakses dengan sangat cepat,
contohnya Oracle dan MySQL
Contoh sistem informasi farmasi
berbasis web
SIM Apotek merupakan sistem informasi pencatatan obat dan alat
kesehatan di Apotek. Dengan menggunakan SIM Apotek alur obat
mulai dari penerimaan, pencatatan di gudang obat dan penjualan ke
pasien terekam dalam database sehingga stok opname dapat
dilakukan secara otomatis dan real time. SIM Apotek sangat tepat
diaplikasikan di Rumah Sakit, Klinik Kesehatan, Puskesmas dan
Toko Obat (Apotek).
Fasilitas di SIM Apotek

• Penyusunan dan pencetakan formularium obat


• Pengkodean item obat dan alkes
• Penentuan harga jual tiap item obat atau alkes dibantu oleh
sistem
• Permintaan dan pembelian obat atau alkes kepada
suplier/PBF
• Penerimaan obat atau alkes dari suplier/PBF
• Penukaran dan retur obat atau alkes ke PBF
• Pencatatan transaksi penjualan obat resep dan non resep
•Penghitungan total harga secara otomatis per pasien
•Pencetakan nota penjualan
•Pencatatan retur obat pasien
•Update posisi stok otomatis secara FIFO berdasarkan tanggal kedaluarsanya
•Monitoring posisi stok aktual (real time)
•Transaksi kehilangan obat atau alat
•Pembuatan laporan penjualan obat atau alkes per resep dan rekapitulasinya
•Pembuatan laporan posisi stok aktual obat atau alat per tanggal kedaluarsa
maupun total
•Pembuatan laporan penjualan obat yang dalam pengawasan ke Depkes
•Penyediaan data-data transaksi yang dibutuhkan oleh bagian Hutang
Piutang/Akuntansi
•Pembuatan laporan 10 besar penjualan obat per periode (grafis dan numerik)
•Laporan obat fast moving
•Laporan obat slow moving
•Laporan obat stagnan
•Laporan / warning obat kedaluwarsa
•Laporan / obat dibawah stok minimum
Contoh sistem informasi farmasi
Pengelolaan data pada aplikasi sistem informasi
farmasi
Data Obat, meliputi nama obat, jenis obat, kandungan obat,
indikasi obat, produsen obat, masa berlaku obat, efek samping obat
Data Penyakit, meliputi nama penyakit, penyebab penyakit, gejala
penyakit, pengobatan penyakit
Data Resep, meliputi nama obat, jumlah obat, penggunaan,
penyakit, pasien, harga, dokter, tanggal resep
Data Racikan, meliputi nama resep, komposisi obat-obatan,
penggunaan, indikasi, efek samping
Data Pasien, meliputi nama pasien, no telepon, alamat pasien,
penyakit yang diderita
Data apoteker, meliputi nama, alamat apoteker, no telepon
Manfaat aplikasi sistem informasi farmasi
1. Membantu pendataan resep, menggunakan sistem pencatatan
resep dapat dilakukan dengan mudah, caranya hanya tinggal
menginput resep-resep yang dibuat agar dapat dilakukan
manajemen di waktu yang akan datang.
2. Membantu pendataan obat-obatan dan racikan, memberikan
kemudahan pada seorang farmasi tentang pendataan obat-obatan
yang ada, misalnya nama obat, indikasi obat, efek samping obat,
tanggal kadaluarsa dan juga kegunaan obat. selain obat pendataan
yang dilakukan juga mendata resep, resep disni adalah data
pembuatan resep terhadap jenis penyakit tertentu.
3. Membantu Pengelolan administratif farmasi, pelayanan
administratif tersebut misalnya pencatatan resep beserta jenis obat
serta pasien atau penderita penyakit
4. Membantu pendataan penyakit serta informasi obat dan racikan,
info lengkap mengenai jenis penyakit serta obat dan racikan yang
di gunakan untuk masa penyembuhan
5. Membantu pengelolaan pengarsipan, kegiatan farmasi sangat
banyak sekali beraktifitas tentang berkas-berkas serta arsip. Untuk
mengelola itu semua sangat mudah dilakukan dengan
menggunakan program sistem informasi. Arsip-arsip tersebut
misalnya ada arsip resep, arsip, konsultasi.
6. Membantu pembuatan laporan, membuat laporan laporan akhir
atau pembukuan dapat menggunakan apliksi ini laporan yang
dibuat misalnya laporan jumlah pasien, laporan pembelian, laporan
penggunaan obat, laporan penyakit dan penggunaan resep
kesimpulan
• Informatika farmasi merupakan sistem yang
diorganisir untuk pengumpulan, pengolahan,
pelaporan, dan penggunaan informasi untuk
pengambilan keputusan yang dapat dikerjakan
secara komputerisasi agar lebih efektif dan efisien
serta informasi yang tersedia secara tepat waktu.
Kelebihan dari pengunaan SIM apotek adalah
pelayanan pembayaran di kasir tidak membutuhkan
waktu lama, pemantauan inventory tidak
membutuhkan waktu yang lama, serta memudahkan
dalam pengambilan keputusan yang tepat.