Anda di halaman 1dari 25

PENINGKATAN PELAKSANAAN PENYULUHAN KESEHATAN

MENGENAI PENYAKIT DIARE BAGI WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN


DI LAPAS KELAS IIA LUBUKLINGGAU

Oleh

SYOFWATUN NGULYA, S.Kep.,Ners


NDH : 03

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia


Sumatera Selatan

BPSDM Daerah Sumatera Selatan


LATAR BELAKANG
Peraturan Lembaga
Undang-undang nomor 5 Peraturan Pemerintah
Administrasi Negara
tahun 2014 tentang Nomor 11 Tahun 2017
tentang Manajemen Republik Indonesia
Aparatur Sipil Negara Nomor 25 Tahun 2017
Pegawai Negeri Sipil

PELATIHAN DASAR CPNS


Isu mengenai
WOG, Pelayanan
Publik, dan
Lapas Kelas II A
AKTUALISASI Manajemen ASN
Lubuklinggau
yang dikaitkan
dengan nilai-nilai
Peningkatan Pelaksanaan ANEKA
Penyuluhan Kesehatan Bagi
WBP Mengenai Penyakit
Diare di Lapas Kelas IIA
Lubuklinggau
TUJUAN

• Mengatasi isu permasalahan di satuan kerjanya


• memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada WBP di
Lapas Kelas IIA Lubuklinggau mengenai penyakit diare

• Menerapkan nilai-nilai dasar ASN ANEKA


• mampu menerapkan nilai-nilai dasar ASN ANEKA dalam
melakukan pekerjaan di satuan kerja masing-masing

• Memahami penerapan peran dan fungsi ASN


• mampu memahami penerapan peran dan fungsi ASN yaitu dalam Pelayanan
publik, Whole of Government, dan Manajemen ASN di satuan kerja masing-
masing

3
MANFAAT
• untuk menambah pemahaman,
meningkatkan kualitas kinerja dan
• Bagi CPNS menjadi pegawai yang profesional
dalam melaksanakan tugas

• menjadi abdi negara yang bekerja dengan sepenuh hati,


bertekad untuk bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja ikhlas
• Bagi Negara dan bersikap profesional dalam menjalankan tugas demi
terciptanya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang
sejahtera, berdaulat, adil dan makmur

• menjalankan perintah sesuai dengan


• Bagi Pimpinan kaidah yang berlaku dan berdaya guna

• memberikan pelayanan yang bermutu,


• Bagi Masyarakat dan dapat memberikan kepuasan bagi
masyarakat

4
Kegiatan Aktualisasi
No Kegiatan
1 Meminta persetujuan atasan
2 Menyiapkan sarana dan prasarana kegiatan penyuluhan kesehatan
3 Membuat SAP kegiatan penyuluhan kesehatan
4 Melakukan pembuatan banner dan leaflet mengenai penyakit diare
5 Menyiapkan materi penyuluhan (power point dan video animasi)
mengenai penyakit diare
6 Melakukan penyuluhan tentang penyakit diare kepada WBP
7 Membuat jadwal penyuluhan kesehatan
8 Melakukan evaluasi terhadap kegiatan penyuluhan kesehatan
Kegiatan 1: Meminta persetujuan atasan
Tanggal Kegiatan : 02 – 14 Juli 2018 (Terlaksana)
• pelaksanaan tugas secara • Membuat konsep kegiatan penyuluhan
jujur, bertanggung jawab, dan • Menemui atasan
berintegritas
• Menjelaskan kegiatan penyuluhan yang akan
dilakukan
• Menerima saran dan masukan terkait kegiatan
• Mendapatkan persetujuan atasan
• Manajemen • Tahapan Kegiatan
ASN

• Nilai ANEKA • Dampak

• Akuntabilitas: Transparansi, Responsibilitas • Dengan berkoordinasi pada atasan


rencana kegiatan dapat dibuat yang
• Nasionalisme: Persatuan dan Mufakat
akan dilakukan, jadwal kegiatan,
• Etika Publik: Menghargai komunikasi, konsultasi, dan permasalahan yang akan dihadapi,
kerjasama serta solusi yang akan diambil
• Komitmen mutu: Efektif dan Efisien sehingga penyuluhan kesehatan
dapat terlaksana dengan baik
• Anti Korupsi: Jujur dan Tanggung Jawab
Kegiatan 2: Menyiapkan sarana dan prasarana kegiatan
penyuluhan kesehatan
• Tanggal : 09 – 21 Juli 2018 (Terlaksana)
• Berkoordinasi dengan atasan mengenai sarana dan prasarana yang
• Partisipasi berbagai pihak untuk dibutuhkan untuk kegiatan penyuluhan
meningkatkan efektifitas kegiatan • Berkoordinasi dengan bagian umum untuk menyiapkan sarana kegiatan
penyuluhan penyuluhan seperti aula, kursi dan meja, proyektor, leptop, microphone
• Berkoordinasi dengan pihak Pengamanan untuk menyiapkan WBP ,
melakukan pengumuman kepada WBP untuk penyuluhan kesehatan

• Pelayanan • Tahapan
Publik

• Nilai ANEKA • DAMPAK:


• Akuntabilitas: Transparansi, Integritas
• Nasionalisme: Integritas
• Etika Publik: Menjalankan tugas secara profesional, • Dengan adanya persiapan
memberikan layanan kepada publik dengan jujur, tanggap, sarana dan prasarana penunjang
cepat, tepat kegiatan penyuluhan kesehatan
• Komitmen Mutu: Efektif, Efisien maka kegiatan dipastikan dapat
• Anti Korupsi: Kerja Keras berjalan dengan lancar dan
tanpa hambatan.
Kegiatan 3 : Membuat SAP kegiatan penyuluhan kesehatan

• Tanggal Kegiatan : 23 - 28 Juli 2018 (Terlaksana)


• Berkoordinasi dengan atasan terkait SAP
• SAP menjadi panduan kegiatan penyuluhan kesehatan
atau pedoman dalam • Membuat SAP kegiatan penyuluhan kesehatan
melakukan penyuluhan
• Mensosialisasikan SAP kegiatan penyuluhan
kesehatan di klinik Lapas

• Managemen ASN • Tahapan

• Nilai ANEKA • Dampak


• Akuntabilitas: Integritas, Kejelasan, • Dengan adanya SAP kegiatan
Konsistensi penyuluhan kesehatan
• Nasionalisme: Integritas, Cinta tanah air mempermudah Perawat dalam
• Etika Publik: melaksanakan tugas secara melakukan kegiatan penyuluhan
profesional kesehatan dengan adanya acuan
• Komitmen mutu: Efisien dan inovasi dalam proses pelaksanaan kegiatan
penyuluhan tersebut sehingga
• Anti Korupsi: Tanggung jawab dan disiplin
kegiatan dapat berjalan sesuai
dengan yang direncanakan
Kegiatan 4 : Melakukan pembuatan banner dan leaflet
mengenai penyakit diare
• Tanggal Kegiatan : 30 Juli 2018 s/d 11 Agustus 2018 (Terlaksana)
• menyediakan media • Merancang banner mengenai penyakit
informasi dalam kegiatan diare
pelaksanaan penyuluhan • Merancang leaflet mengenai penyakit
kesehatan mengenai diare
penyakit diare sehingga • Mencetak banner dan leaflet
mempermudah pemahaman • Memasang banner di tempat strategis
(halaman kunjungan dan blok WBP)
• Manajemen ASN • Tahapan

• Nilai ANEKA • Dampak


• Akuntablitas: transparansi, • Kegiatan pembuatan
responsibilitas banner dan leaflet dapat
• Nasionalisme: integritas, cinta tanah mempermudah pelaksanaan
air penyuluhan kesehatan
• Etika Publik: Menjalankan tugas secara kepada WBP karena dapat
profesional, Memberikan layanan kepada publik memberikan informasi
dengan jujur, tanggap, cepat, tepat kepada seluruh WBP dan
• Komitmen mutu: inovasi, efektif lebih mudah untuk dibaca
atau dipahami,
• Anti korupsi: Kerja keras, peduli
penyebaran iinformasi
lebih luas
Kegiatan 5 : Menyiapkan materi penyuluhan (power point dan
video animasi) mengenai penyakit diare
• Tanggal kegiatan : 13 – 18 Agustus 2018 (Terlaksana)
• Membuat materi penyuluhan untuk
ditampilkan di power point
• menyediakan media informasi dalam • Menyiapkan video animasi tentang penyakit
kegiatan pelaksanaan penyuluhan diare
kesehatan mengenai penyakit diare • Meminta persetujuan atasan mengenai materi
sehingga mempermudah pemahaman penyuluhan (power point dan video animasi)

• Pelayanan publik • Tahapan

• Nilai ANEKA • Dampak


• Kegiatan membuat power pint
• Akuntabilitas: Transparansi, dan video animasi menjadi
responsibilitas penunjang pelaksanaan
• Nasionalisme: Intergritas kegiatan penyuluhan sehingga
penyuluhan dapat berjalan
• Etika Publik: Menjalankan tugas secara dengan baik, pemutaran video
profesional animasi mengenai peyakit
• Komitmen mutu: inovasi, efektif diare dianggap lebih menarik
minat dan memberikan
• Anti korupsi: tanggung jawab, kerja
informasi dengan lebih luas
keras kepada WBP


Kegiatan 6 : Melakukan penyuluhan tentang penyakit diare
kepada WBP
• Tanggal Kegiatan : 20 Agustus – 14 September 2018 (Terlaksana)

• Mengumpulkan WBP peserta penyuluhan


• Memberikan pelayanan
kesehatan dengan • Melakukan penyuluhan di aula untuk WBP
menambah wawasan menggunakan power point dan video animasi
mengenai penyakit diare • Tanya jawab dengan WBP terkait materi
penyuluhan

• Pelayanan • Tahapan
Publik

• Nilai ANEKA • Dampak


• Akuntabilitas: Tanngung jawab, Kejelasan • Penyuluhan kesehatan diharapkan
• Nasionalisme: keadilan, integritas dapat memberikan infowmasi dan
• Etika publik: menjalankan tugas secara wawasan kepada WBP mengenai
profesional, memberikan layanan secara jujur, penyakit, cara mencegah dan
tanggap, akurat mengatasi penyakit diare tersebut
sehingga dengan memberikan
• Komtmen mutu: Efektif, efisien, mutu pengetahuan dapat menurunkan
• Anti korupsi: peduli angka kesakitan akibat diare
Kegiatan 7 : Membuat jadwal penyuluhan kesehatan
• Tanggal Kegiatan : 17 - 22 September 2018 (Terlaksana)

• Menyusun jadwal kegiatan penyuluhan


kesehatan per bulan
• Adanya jadwal penyuluhan
menjadi pedoman petugas • Mencetak jadwal kegiatan penyuluhan
kesehatan dalam melaksanakan kesehatan
kegiatan penyuluhan di bulan- • Memasang jadwal kegiatan penyuluhan
bulan berikutnya kesehatan di klinik Lapas

• Manajemen • Tahapan
ASN

• Nilai ANEKA • Dampak


• Akuntabilitas: kejelasan, integritas • Pembuatan jadwal kegiatan
• Nasionalisme: persatuan penyuluhan kesehatan diharapkan
• Etika publik: membuat keputusan berdasarkan dapat menjadi acuan pelaksanaan
keadilan, menjalankan tugas secara penyuluhan kesehatan kedepannya
profesional untuk WBP, baik itu untuk kelompok
• Komitmen mutu: Efisien WBP yang baru ataupun penyuluhan-
penyuluhan lain terkait penyakit yang
• Anti korupsi: Disiplin
banyak ditemukan di Lapas
Kegiatan 8 : Melakukan evaluasi terhadap kegiatan
penyuluhan kesehatan
• Tanggal Kegiatan : 24 September 2018 s/d 6 Oktober 2018(Terlaksana)
• Manajemen ASN • Mengatur jadwal evaluasi kegiatan penyuluhan
• Melakukan evaluasi terkait pelaksanaan kegiatan
• Evaluasi menunjukan
penyuluhan kesehatan yang telah dilakukan
pelaksanaan tugas dilakukan
secara cermat dan disiplin • Membuat laporan hasil kegiatan penyuluhan
kesehatan

• Pelayanan publik: Responsif


• Tahapan

• Nilai ANEKA • Dampak


• Akuntabilitas: Responsibilitas, Kepercayaan • Evaluasi akan memberikan kontrol
• Nasionalisme: Integritas dan penilaian terhadap kegiatan
• Etika publik: Menghargai komunikasi, konsultasi, penyuluhan kesehatan yang telah
kerjasama; mempertanggungjawabkan kineranya dilakukan sehingga kedepannya
• Komitmen mutu: Mutu dapat dilaksanakan penyuluhan
kesehatan berkelanjutan dan
• Anti Korupsi: Tanggung jawab
berkualitas
Capaian Kegiatan
Kesimpulan dan Rekomendasi
Kesimpulan

Seluruh kegiatan yang telah direncanakan dalam rancangan aktualisasi dapat


terlaksana dengan baik, Adanya peningkatan pelaksanaan penyuluhan kesehatan
mengenai diare menyebabkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman WBP
mengenai penyakit diare, cara pencegahan dan penanganan dini diare sehingga
dapat menghindari komplikasi yang lebih berat. Selain itu juga dengan meningkatkan
pengetahuan dapat menurunkan angka kesakitan akibat diare.
Rekomendasi

1. Peran Atasan : selalu memberikan bimbingan, arahan serta


mendukung petugas untuk melakukan kegiatan demi
meningkatkan kesehatan WBP
2. Petugas Kesehatan : senantiasa meningkatkan pengetahuan dan
pemahaman mengenai kesehatan agar dapat diaplikasikan di
lingkungan kerja
3. Peran Pegawai : ikut berperan serta dalam memelihara dan
meningkatkan kesehatan semua yang berada di lingkungan kerja

Anda mungkin juga menyukai