Anda di halaman 1dari 6

OLEH : KETUT ELFIRASANI

INTELIGENSI
PENGERTIAN

 INTELIGENSI INTELLIGENCE =
MENGHUBUNGKAN SATU SAMA LAIN
 INTELIGENSI DAYA MENYESUAIKAN
DIRI DENGAN KEADAAN BARU
MENGGUNAKAN ORGAN BERPIKIR SESUAI
TUJUANNYA (STERN, DALAM WALGITO,
2008)
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI

 FAKTOR LINGKUNGAN
PEMBERIAN GIZI YANG BAIK, ANAK YANG DI
DIDIK DALAM LINGKUNGAN YG HANGAT
DAN PENUH PERHATIAN DAPAT
MENINGKATKAN INTELIGENSI SESEORANG
 FAKTOR GENETIK
INDIVIDU YANG BERSANAK SAUDARA NILAI
IQ MEREKA LEBIH TINGGI (0.50) DIANTARA
INDIVIDU YANG TIDAK BERSANAK SAUDARA
(0.20)
KLASIFIKASI INTELIGENSI

 SKALA INTELIGENSI :
VERY SUPERIOR : IQ DIATAS 128
SUPERIOR : IQ 120-127
BRIGHT NORMAL : IQ 111-119
AVERAGE : IQ 91-110
DULL NORMAL : IQ 80-9-
BORDERLNE : IQ 66-79
MENTAL DEFEVTIVE : IQ 65 KE BAWAH
PENGUKURAN INTELEGENSI

 MELAKUKAN TES INTELIGENSI UNTUK


MENGETAHUI IQ SESEORANG
 RUMUS IQ PADA ANAK-ANAK:
IQ = MA/CA X 100
KET :
MA = MENTAL AGE
CA = CHRONOLOGICAL AGE (UMUR
SEBENARNYA)
TES INTELIGENSI UNTUK DEWASA : TEST
STANFORD-BINET DAN WECHSLER ADULT
INTELLIGENCE SCALE
GANGGUAN INTELEGENSI

 RETARDASI MENTAL : KEADAAN DENGAN


INTELIGENSI KURANG SEJAK MASA
PERKEMBANGAN ATAU KEADAAN
KEKURANGAN INTELIGENSI
 DEMENSIA : KEMUNDURAN INTELIGENSI
KARENA KERUSAKAN OTAK YANG SUDAH
TIDAK BISA DIPERBAIKI LAGI (TIDAK BISA
MENGINGAT SESUATU YANG TELAH
DIALAMINYA)