Anda di halaman 1dari 12

STANDAR ASUHAN

KEPERAWATAN

OLEH :KELOMPOK 3
Badri ilham p.
Abdullah
Satria w.
Dharma t.
m. Hudi nastain
PENDAHULUAN
 Pada hakekatnya, setiap anggota profesi akontabel
terhadap kinerjanya dan harus dapat
mempertanggung jawabkan pelayanan yang
diberikan.
 Akontabilitas membutuhkan evaluasi terhadap
efektifitas kinerja yang ditampilkan seseorang
sesuai tanggung jawabnya.
 Untuk mempertahankan dan meningkatkan
kualitas asuhan keperawatan, diperlukan alat
ukur yaitu standar asuhan keperawatan
 seperti tersebut di dalam , Direktorat jendral
pelayanan medik .Depkes RI bersama dengan
Organisasi profesi keperawatan diberlakukan
untuk diterapkan diseluruh Rumah sakit,
melalui SK Direktur Jendral pelayanan
Medik,no. YM. 00.03.2.6.7637
Standar-standar yang ditetapkan dalam
Askep terdiri dari
 1. Pengkajian keperawatan
 2. Diagnosa keperawatan
 3. Perencanaan keperawatan
 4. Intervensi keperawatan
 5. Evaluasi keperawatan
Standar asuhan Keperawatan
 Merupakan suatu rangkaian kegiatan sistematis
yang menggunakan pendekatan proses
keperawatan, terdiri dari:
pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan
keperawatan, pelaksanaan dan evaluasi.
STANDAR 1 : Pengkajian

Perawat mengumpulkan data yang akurat dan


komprehensif terkait situasi dan kondisi
kesehatan klien.
Kriteria :
•Mengumpulkan data secara primer dan
sekunder (pengertian primer dan sekunder
dimasukan ke glossary) dengan menggunakan
instrument yang relevan secara sistematik dan
berkelanjutan

SAK 6
STANDAR 2 : Diagnosa Keperawatan
 Perawat menganalisis data hasil pengkajian untuk
menetapkan diagnosa atau isu-isu keperawatan
 Kriteria :
 Melakukan proses diagnosis yang terdiri dari analisis, &
interpretasi data menyeluruh, identifikasi masalah klien
dan perumusan diagnosis keperawatan
 Melakukan validasi diagnosis dengan klien, keluarga,
orang/ pihak lain yang berhubungan, dan sejawat tenaga
kesehatan lain
 Mendokumentasikan diagnosis yang dapat memudahkan
penentuan hasil yang diharapkan dan perencanaan.

SAK 7
STANDAR 3 : Perencanaan
 Perawat mengembangkan rencana yang
menggambarkan strategi dan alternatif untuk
mencapai hasil yang diharapkan
Kriteria :
 Memformulasikan tujuan bersama klien dan
tenaga kesehatan lain

SAK 8
STANDAR 4: INTERFENSI KEPERAWATAN

 Interfensi keperawatan adalah pelaksanaan rencana


tindakan yang ditentukan
 dengan maksud agar kebuthan pasien terpenuhi
secara maksimal yang mencakup aspek
 peningkatan, pencegahan, pemeliharaan serta
pemulihan kesehatan serta dengan mengikut
seratakan pasien dan keluarga
STANDAR 5 : Evaluasi
 Perawat mengevaluasi perkembangan dan
kemajuan kesehatan klien berdasarkan tindakan
yang telah dilakukan
 Kriteria :
 Evaluasi dilaksanakan secara sistematik,
berkelanjutan, dengan didasarkan kriteria
 Melibatkan klien, keluarga, orang lain yang
berhubungan, dan tenaga kesehatan dalam
proses evaluasi

SAK 10
KESIMPULAN
 Standar asuhan keperawatan adalah uraian
pernyataan tingkat kinerja yang di inginkan. Sehingga
kualitas struktur, proses dan hasil dapat dinilai.
Standar asuhan keperawatan berarti pernyataan
kualitas yang diinginkan dan dapat dinilai pemberian
asuhan keperawatan terhadap pasien/klien.
SEKIAN terima
kasih