Anda di halaman 1dari 22

Kelompok 1

Oleh :

Arita Maulida (1404104010053)


Afrilaton Ar
Aongan Hawaliya
Ahlul Fikri (1404104010005)
Sejarah metabolisme
 Pada akhir 1950-an sekelompok kecil arsitek
dan desainer muda Jepang bergabung
dengan pasukan di bawah judul
"Metabolism".
 visi mereka untuk masa depan kota dihuni
oleh masyarakat massa yang ditandai
dengan skala besar, fleksibel, dan struktur
diperluas yang menimbulkan proses
pertumbuhan organik. Dalam pandangan
mereka, hukum-hukum tradisional tetap
bentuk dan fungsi yang usang. Metabolisme
muncul pasca-Perang Dunia II Jepang.
Pengertian arsitektur
metabolism

 Arsitektur Metabolism merupakan bagian dari


arsitektur modern, Pokok yang mendasar dari
Metabolisme adalah merupakan kelanjutan dari
dialog tentang penyatuan dalam satu bahasa
antara unsur publik atau umum dengan ruang
yang bersifat pribadi.
 Metabolisme bermakna koeksistensi dari
berbagai elemen oleh karena itu berarti bahwa
ada yang tetap dimana terjadi perubahan.
Dalam berbagai hal Metabolisme menjadi
analogi biologis, ditujukan untuk menganti analogi
mekanik dalam arsitektur modern sebelumnya
yang memisahkan secara fungsional
CIRI—CIRI ARSITEKTUR
METABOLISM

 Bersifat
utopis
 Konsepnya terjadi karena latar belakang
hitam dan selanjutnya dikembangkan
berdasarkan pandangan kemasa depan
yang penuh optimis
 Pengakomodasian ekologi,kultur dan
tekhnologi berciri khas jepang
1.shizuoka building
2.Nakagin Capsule Tower (Ginza, Tokyo,
1970-1972)
Metabolisme
 Satu kelompok arsitek pada akhir tahun 50 an bersama
mengadakan gerakan yang mengadakan metabolism,
yang dicetuskan di konferensi internasional di tokyo
pada tahun 1960.

 Salah satu tokohnya yaitu kisho kurokawa yang


menyelesaikan pendidikan arsitekturnya di kyoto dan
tokyo university

 Apartemen nagakin tokyo merupakan karya kurokawa


yang spektakuler berupa menara dari 140 kamar dalam
bentuk kapsul menempel pada dua buah inti (core).

 Core meruncing keatas berwarna gelap kontras


dengan kapsul-kapsul kamar yang berwarna cerah,
yang berfungsi untuk kelengkapan mekanikal, elektrikal
dan tangki air

 Bentuk konstruksi dan warna mencermikan konsep dan ciri


metabolisme
Arsitektur modern jepang

 Arsitektur modern jepang berkembang dalam berbagai bentuk


dan aliran, semuanya memadukan konsep-konsep sinto, budha,
tradisi seni dan arsitektur jepang dengan elemen-elemen
modern.

 Atara isozaki, tokoh modern di luar kelompok metabolis lahir di


Kyusu pada tahun 1931. ia belajar arsitektur di Universitas Tokyo.

 Rancangan isozaki merupakan perpaduan antara Barat


Amerika, Barat Eropa, dan tradisi Jepang sehingga sering disebut
Neo-Eklektik karena mengambil elemen yang di anggapnya
terbaik kemudian dipadukan dalam bentuk arsitektur.

 Isozaki memadukan Karya-karyanya sering disebut sebagai


bentuk Neo- rasionalisme, memadukan kontras ruang-ruang dari
Rudolph dan geometrik tidak teratur dari stirling.
• Pada tahun 1972 Isozaki merancang Bank Fukuoka Sogo, di Fukoa
Jepang,
•Detail kontruksi
- Kontruksi kolom sangat besar
dari sebenarnya, karena di
dalam silinder tersebut kosong
digunakan untuk ruang
komputer.

*Pandangan dari jalan raya

- Bangunan ini mempunyai bentuk dan


warna khas.
- Dinding dari granit warna merah
- Bentuk kolom silindris
- Bagian atas terdiri dari sepuluh lantai
dibuat dari batu berpola kotak-kotak
*gambar ruang dalam
(interior)

Pada interior mis hall, bersih,


kosong dan hening tanpa
elemen hiasan, dengan
bahan dinding cerah,
megkilap, berpola kotak-
kotak merupakan penerapan
konsep tradisional.
• Kenzo Tange (1913-) arsitek jepang tokoh ‘Metabolism’, karyanya
yaitu Gedung Olahraga Takamatsu, jepang (1980an).

Gambar Detail ujung bangunan


dan ruang dalam

*Gambar pandangan dari luar


Bentuknya seperti sebuah kapal,
tetapi tidak ada berkaitan
dengan kosep maupun
tujuannya.
• Museum Gumma, di Gumma dekat Takasi, Jepang (1971-4)
rancangan Arata Isozaki.

Unsur kolam pada halaman seperti


mematulkan arsitektur. Komposisi
kotak- kotak dibentuk oleh kaca dan
rangkanya, merupakan bagian dari
arsitektur rumah tradisional jepamng.

•Konsepnya kesederhanaan,
•kemurnian dari arsitektur
fungsionalisme.
•Bentuk-bentuk yang kubis, Linier
horisontal dinding putih bersih
menhgkilap
•Berpola kotak-kotak dari
alimunium.
Salah satu ruang
dalam ujung kompleks

* Museum gumma, gumma, jepang


1974
Elemen-elemen struktur dan
fungsional ditonjolkan seperti :
dinding yang condong ke dalam
yang di beberapa tempat menyatu
menjadi atap, struktur segi tiga
trapesium
 *International
Conference Hall di Kyoto Jepang (1996)
Rancangan Sochio Ohtani.

Interior internatitoal
conference hall

Rancangan Sochio Ohtani,


bentuk menjalar horisontal
seolah-olah tumbuh, kejujuran
antara bagian dalam
bangunan dengan
pandangan dari luar menjadi
ciri dari aliran metabolism
terlihat pada kompleks
bangunan ini
Arsitektur “Techno-
Arthistic”
 Arsitektur Techno- Arthistic yaitu rancangan
dengan tekologi pabrikasi lebih besar dan
lebih maju dengan konstruksi utama metal
atau logam,
 Arsitektur Techno- Arthistic berkembang
pada akhir 1980 dan awal 1990.
 Awalnya kemunculan techno artistic pada
zaman modern di anggap bukan hasil seni
tetapi hasil industri.
 Tidak mengambil bentuk absrak
Karakteristik
 konstruksi dan teknologi yang
diekspos menjadi unsur
dekorati/estetika
 Diekspos baik interior maupun
eksterior
 menggunaan kabel - kabel baja
 penggunakan bahan kaca atau
transparan.
 konstruksi utama menggunakan
bahan metal dan logam.
‘CULTURAL CENTER GEORGE
POMPIDOU’ PARIS (1972-1997)
Sebagai tempat musium, pusat audio visual, perpustakaan umum, toko buku ,
teater, kantor penerbit buku dan majalah budaya, dll

• Menggunakan material
kaca dan fibreglass Tangga berjalan condong dan gang
transparan, menuju ruang-ruang tiap lantai ,
• Bahan kontruksinya hampir seperti tabung kaca terlihat pada sisi
semua dari metal dan kabel terpanjang pada bangunan
tahan karat.
Pipa cerobong dan
peralatan mekanikal
lainnya di beri warna-
warna dasan merah, hijau,
biru, putih, kuning
‘Institut du monde arabe’ paris
• Menggunakan
(1987) material kaca
,
• Bahan
Konstruksinya
dari metal,
alumminium,
dan
Elemen baja
tahan karat ;
arsitektural
konstruksi,
mekanikal-
elektrikal di
ekspos menjadi
unsur dekoratif
Elemen struktural
terdapat pada
dinding kaca yaitu
jendela dalam
kerangka metal
jumlahnya 240 buah.

• Bentuknya seperti
dipragma seperti pada
kamera,
• Dapat diatur secara
otomatis cahaya matahari
yang masuk.
‘HONGKONG AND SHANGHAI
BANK’ Hongkong (1979-1984)
Bahannya :
kerangkanya dari
metal dan
berdinding kaca

Kerangka
diekspos
menjadi unsur
dekoratif
SEKIAN….