Anda di halaman 1dari 18

March Feredrik J.L.

Tobing
 Nervus fasialis merupakan salah satu nervus kranialis yang berfungsi untuk motorik sensorik
somatik, dan aferen eferen visceral.
 Nervus fasialis mengandung 4 macam serabut, yaitu:
1. Serabut somato-motorik, yang mensarafi otot-otot wajah (kecuali
m.levator palpebrae (N.III)), otot platisma, stilohioid, digastrikus bagian
posterior dan stapedius di telinga tengah.
2. Serabut visero-motorik (parasimpatis) yang datang dari nukleus
salivarius superior. Serabut saraf ini mengurus glandula dan mukosa
faring, palatum, rongga hidung, sinus paranasal, dan glandula
submaksilar serta sublingual dan lakrimalis.
3. Serabut visero-sensorik yang menghantar impuls dari alat pengecap
didua pertiga bagian depan lidah
4. Serabut somato-sensorik rasa nyeri (dan mungkin juga rasa suhu dan rasa raba dari
sebagian daerah kulit dan mukosa yang disarafi oleh n.trigeminus. Daerah overlapping
(disarafi oleh lebih dari satu saraf (tumpang tindih) ini terdapat di lidah, palatum, meatus
akustikus eksterna dan bagian luar gendang telinga.

Tempat keluar di tengkorak: meatus acusticus internus, canalis fasialis, foramen sylomastoideus
 Nervus fasialis terbagi atas lima cabang terminal, yaitu:

a. Ramus Temporalis muncul dari pinggir atas glandula dan mempersarafi muskulus
aurikularis anterior dan superior, venter frontalis muskulus oksipitofrontalis, muskulus
orbikularis okuli dan muskulus corrugator supercilii.
b. Ramus zigomatikus muncul dari pinggir anterior glandula dan mempersarafi muskulus
orbikularis okuli.
c. Ramus bukalis muncul dari pinggir anterior glandula di bawah duktus parotideus dan
mempersarafi muskulus buksinator dan otot – otot bibir atas serta nares.
d. Ramus mandibularis muncul dari pinggir anterior glandula dan mempersarafi otot – otot
bibir bawah.
e. Ramus servikalis muncul dari pinggir bawah glandula dan berjalan ke depan di leher
bagian bawah mandibular untuk mempersarafi muskulus platysma. Saraf ini dapat
menyilang pinggir bawah mandibular untuk mempersarafi muskulus depressor anguli oris
 Saraf fasialis berasal dari sudut cerebellopontine - bagian lateral dari
persimpangan pontomedullary
 Memiliki dua akar saraf yang berdekatan yakni motor root (lebih besar, lebih
medial)dan saraf intermedius (lebih kecil, lebih lateral) - disebut saraf intermedius
karena ditemukan di antara dua saraf yang lebih besar (akar utama VII dan VIII).
Nervus intermedius memiliki serat parasimpatis dan sensorik dan yang awalnya
merupakan bagian dari saraf VIII.
 Saraf fasialis utamanya berperan dalam memasok impuls untuk otot-otot ekspresi
wajah.
 Disamping itu nervus fasialis juga berfungsi sebagai: • Penyalur sensasi dari
bagian anterior lidah dan rongga mulut • Melalui persarafan parasimpatis saraf
facialis, kelenjar saliva,lakrimal, hidung dan kelenjar palatina bisa menghasilkan
sekret
 Penyakit Parotis
 Tumor parotis, trauma atau operasi parotis dapat merusak cabang dari saraf fasialis. Hal ini akan
mengakibatkan palsy wajah ipsilateral(satu sisi) dan kehilangan fungsi fungsionalnya. Sejauh ini tidak
ada pasien yang dapat pulih sempurna dari kondisi ini.

 Gangguang pada otot Stapedius: hyperacusis[2]


Disfungsi dari otot terkecil diakibatkan oleh saraf fasialis dapat menyebabkan gejala yang
menyedihkan. Otot stapedius mengatur gerakan dari rantai tulang pendengaran dan jika
tidak aktif, suara akan menyimpang dan bergema yang diswebut kelainan hyperacusis[2]

 Bell palsy
Merupakan kelainan yang sering dijumpai akibat kerusakan saraf fasialis, biasa disebut facial
palsy. Etiologi sebenarnya hingga kini masih belum diketahui secara pasti. Akan tetapi
beberapa faktor seperti spasme pembuluh darah arteri di kanal wajah yang memasok nutrisi
dari saraf fasialis ataupun peradangan dan pembengkakan saraf dalam kanal tulang
kemungkinan bertanggung jawab terhadap kondisi ini.
Terima Kasih
Mohon Asupan
 Saraf vestibulokoklear itu saraf kranial kedelapan yang berperan dalam proses
mendengar dan menjaga keseimbangan tubuh.
 Makna kata vestibulokolear berasal dari 2 kata yaitu
vestibular (keseimbangan)
kolear (pendengaran)
 Saraf vestibulokolear berasal dari bagian lateral dari sudut yang dibentuk antara
cerebelum dan pons. Melewati saraf VII menuju internal acoustic meatus di bagian
tulang temporal bone. Bagian koklear terletak di anterior sedangkan vestibular
dibagian posteriornya
 Di dalam telinga dalam terdapat saluran koklear yang bersambung dengan
saccule, utricle dan saluran semicircular mereka membentuk sebuah sistem
tertutup yang mengandung endolimfe yang merupakan turunan dari otocyst.
Kelainan koklear sejatinya bisa berpengaruh terhadap sistem vestibular dan
begitu juga sebaliknya
 Tuli konduktif
Ketulian ini disebabkan oleh gangguan dari penyaluran
gelombang suara ke endolimfe. Hal ini bisa dikarenakan penutupan
dari meatus akustikus eksternus, kerusakan membran timpani,
kelainan pada gerakan tulang pendenganran, dislokasi rantai tulang
pendengaran, penyakit sendi tulang pendengaran,dll

 Tuli Sensorineural
Ketulian ini disebabkan gangguan pada koklea, saraf
vestibulokoklear, ataupun jalur auditori. Jenis tuli ini harus
dibedakan dengan jenis tuli konduktif karena sifatnya yang lebih
ireversible. Salah satu contoh tuli sensorineural yakni presbyacusis
(tuli karna usia).

 Tuli Saraf
 Tuli Saraf
Tuli saraf merupakan bagian dari tuli sensorineural yang spesifik terhadap
gangguan pada saraf vestibulokolearnya. Akan tetapi kondisi ini jarang ditemukan
karena persarafan dari nukleus saraf yang bilateral (dua arah).
 Hiperakusis
Meupakan keadaan yang disebabkan kelainan pada tulang stapedius. Kondisi ini
bisa mengakibatkan sensasi bergema yang ganjil pada penderita, walau tidak selamanya
terdengar terlalu keras (hiperakusis).
Nistagmus
Merupakan keadaan yang disebabkan kelainan dari sistem vestibular,
cerebelum, dan fasiculus longitudinal media dari batang otak. Kondisis nistagmus
ditunjukkan dengan adanya gerakan mata lambat pada satu arah yang diikuti gerakan
cepat pada bagian mata yang lainnya.
 Mabuk kendaraan
Kelainan yang biasa ditemukan pada orang yang berada dalam perjalanan.
Gejala yang paling menonjol adalah rasa mual dan muntah. Hal ini menunjukkan
hubungan dari jalur vestibular dan cerebelum dengan pusat muntah di medula.
 Penyakit Meniere
Penyakit Meniere menunjukkan kondisi yang terdiri dari beberapa gejala
yakni serangan ketulian,vertigo, dan tinitus. Hal ini disebabkan kelainan dari
endolimfe, dan gejala yang ditimbulkan juga menunjukkan kontinuitas dari
endolimfe antara koklea,sakula,utrikel, dan saluran semisirkularis