Anda di halaman 1dari 8

Kasus Pemicu Sistem

Perkemihan Pada Pasien


dengan CKD on HD
Nama kelompok 7 :
Qorri Febriyana Romandani
Rizka Dwi Jayanti
Data klinis
• TD 160/100 mmHg, dikarenakan ginjal tidak dapat menyaring darah maka
darah menumpuk dalam ginjal sehingga jantung memompa dengan
adekuat.
• Edema pada ekstremitas bawah, Jika pergelangan kaki membengkak
seperti balon, maka sebaiknya cepat diperiksa ke dokter. Karena, tungkai
kaki yang bengkak merupakan indikasi dari fungsi ginjal menurun. Hal ini
karena adanya retensi natrium, sehingga menyebabkan pembengkakan
pada tungkai kaki. Penderita yang mengalami chf terjadi pembengkakan
di kaki akibat penumpukan cairan.
• Pucat pada konjungtiva, Fungsi ginjal yang berkurang menyebabkan
produksi hormon EPO lebih rendah. Ini bertindak sebagai pemicu untuk
memproduksi lebih banyak oksigen. Bila darah Anda kekurangan oksigen,
• Balance cairan +600cc , Output 0 dikarenakan menumpuk cairan dalam
tubuh (eksremitas) serta pasien sedang membatasi minum sebanyak 600
cc/ hari
• Bau aseton, Bila ginjal dan tubuh terakumulasi oleh racun. Ini disebut
dengan uremia, yang bisa meninggalkan rasa tidak enak di mulut dan juga
bau mulut.
• Murmur halus, Fungsi jantung menurun diduga punya penyakit
jantung koroner yang berat dengan prognosis yang buruk. Dengan
indikasi: penyakit jantung pada pemeriksaan ditemukan adanya
bising jantung (mur mur), CHF, Valuasi kondisi aorta
• Pembesaran jantung pada perkusi jantung, Ictus cordis (+).
Dikarenakan kerja jantung yang semakin berat menyebabkan
jantung mengalami pembesaran jantung
• Abdomen tampak tegang berkilat , Lingkar perut 123 cm, Pulsasi
(+) dikarenakan menumpuknya cairan di ginjal
• Kulit purpura, kering, pucat , uremic frosst (+), Gatal. Uremic frosst
terjadi akibat timbunan kristal uremik (ureum) yang dikeluarkan
bersama dengan keringat. Ditemukan di wajah dan tungkai. Kulit
kering dikarenakan kerusakan kelenjar keringat dan minyak serta
metabolisme Vit A dalam tubuh
• BB naik dari 70 kg menjadi 75 Kg dan naik menjadi 81,5kg setelah
HD
• Mual, tidak nafsu makan (makan habis 1/4 -1/2 porsi) Ginjal
yang rusak akan kehilangan kemampuan untuk menyaring
sisa-sisa metabolisme, salah satunya asam amino.
Tumpukan asam amino ini akan mengganggu sistem kontrol
nafsu makan di otak, sehingga orang cenderung tidak merasa
lapar dan nafsu makan berkurang.
• Tidak berguna lagi karena tidak bisa bekerja, sudah
meninggalkan sholat karena putus asa. Dikarenakan
penurunan mental.
• Sesak dan Ronchi +/+ , Karena kadar oksigen yang lebih
rendah membawa sel darah merah dan retensi cairan di paru-
paru, hal itu dapat menyebabkan sesak napas. Hal ini
dianggap sebagai salah satu tanda awal penyakit ginjal yang
samar dikenali.
Data Penunjang
Data Nilai abnormal Nilai Normal
CRT 54% 50%
Hb 7,5 g/dl 14-17 g/dl
Eritrosit 3,27 juta 5- 6 Juta
Hematokrit 24,8 % 41-50%
EF 50% > 60%
Ph 7,32 7,35
Albumin 3.0 3,4-5,4 g/dl
Kreatinin 7,5 mg/dl 0,5-1.5 mg/dl
Ureum 165 mg/dl 20-40 mg/dl
Serum iron 21 60-160
TIBC 160 240-360 m/dl
Globulin 4 g/dl 2.3 – 3.2 g/dl
Data Nilai Abnormal Nilai Normal
Feritin 165 100 g/l
Na 134 mEq/L 135-144 mEq/L
K 5.5 3,5 – 5.0 mEq/L
Saturasi tranferin 13% 25-50%
Echo LV Hipertropy
LED 50 mm/jam 0- 20 mm/jam
Anemia terjadi 80-90% pada pasien ckd.
Ada faktor-faktor lain : memendeknya
umur sel darah merah, inhibisi sumsum
tulang, dan defisiensi zat beso dan folat.
Entropoetin secara konsistem menjaga
dan memperbaiki kadar Hb,Ht
penggunaan EPO juga dapat menurunkan
kebutuhan transfusi pada pasien ckd.